Sabtu, 19 Juli 2014

Takut Kalah, Sabotase dan Penyusupan Dijalankan

Pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) meminta kader dan relawan untuk tidak turun ke jalan pada 22 Juli 2014 mendatang. Apalagi, pasangan nomor urut dua itu juga sudah mengeluarkan imbauan serupa.
Pendukung Jokowi-JK melalui akun Facebook Butet Kartaredjasa malah menyatakan, seorang pentolan Partai Golkar membagikan baju kotak-kotak ke preman tanpa tujuan yang jelas.

Jokowi Presiden, IHSG > 6 ribu, Ngibul?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bisa mencapai level 6.000 apabila Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla sebagai pemenang pemilu presiden (pilpres).
"Aliran dana asing (inflow) akan masuk ke Indonesia," kata Direktur PT Bahana TWC Investment Management, Budi Hikmat, di Jakarta, Sabtu (19/7/2014).
Ia meminta Jokowi-Jusuf Kalla merealisasikan program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

Rekapitulasi KPU di 19 Provinsi: Jokowi-JK Unggul 51,92%

Sejak kemarin Jumat (18/7/2014) hingga hari ini Sabtu (19/7/2014), Komisi Pemilihan Umum (KPU) tingkat provinsi melakukan rekapitulasi perolehan suara pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014. Berdasarkan data yang dihimpun Beritasatu.com sampai berita ini diturunkan, baru 19 KPU tingkat provinsi yang menyelesaikan proses rekapitulasi, sedangkan 14 KPU provinsi lainnya kemungkinan menyelesaikan tugasnya pada hari ini.

Jumat, 18 Juli 2014

Sifat Jokowi Mirip Cerita di Dongeng

Penulis Dewi "Dee" Lestari mengatakan figur yang dinginkannya menjadi calon Presiden Indonesia hanya ada di dongeng saja. Namun, ketika melihat sosok dan perilaku Joko Widodo atau Jokowi, Dee mengaku persis dengan figur yang ada di dongengnya.
"Saya tidak pernah melihat figur seperti itu," kata Dewi dalam acara 7 Hari untuk Kemenangan Rakyat di Komunitas Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (18/7/2014).

Relawan Jokowi Palsu Bermunculan

Munculnya berbagai relawan mendukung Capres-Cawapres Jokowi-JK merupakan gerakan 'politik kampungan', dengan alih-alih mendukung Jokow-JK menjadi presiden dinilai hanya membuat gaduh, Salah satunya adalah Srikandi Revolusi mental yang membagi selebaran di Bundaran HI Jakarta Jumat (18/7/2014).
Ketua Umum Srikando Jokowi, Vivi Jap Evilia, memastikan Srikandi Revolusi Mental yang membagi-bagikan selebaran di Bundaran Hotel Indonesia, agar masyarakat menolak hasil Pilpres, dipastikan relawan palsu. Pasalnya nama relawan tersebut tidak ada dalam jajaran Relawan Jokowi.

SBY Berencana Pertemukan Prabowo dan Jokowi di Istana

Guna menjaga situasi dan kondisi proses penghitungan suara pilpres hingga pasca penetapan keputusan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) tetap kondusif. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berencana akan memanggil kedua pasang calon ke Istana."Rencananya pada hari Minggu 20 Juli 2014, kedua calon presiden diundang ke istana negara, bersama ketua lembaga negara untuk membuat suasana ini menjadi lebih kondusif, lebih sejuk lah", ujar Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Marzukie Ali, di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (18/7/2014).

60 Ribu Orang Danai Jokowi-JK Nyapres

Sekretaris Tim Pemenangan Jokowi-JK Akbar Faizal mengatakan dalam pelaporan dana kampanye terdapat dana sumbangan yang dilakukan masyarakat untuk pasangan Jokowi-JK ke dalam rekening pasangan nomor urut 2 tersebut.
"Sumbangan masyarakat termasuk rekening yang kami buka, demokrasi kita untuk pertama kalinya mencatat masyarakat memberikan sumbangan untuk capres dan itu dilakukan pak Jokowi-JK, sebesar Rp105.844.462.408," kata Akbar usai melaporkan dana kampanye di media center KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (18/7/2014).

Habibie Restui Jokowi Terpilih Sebagai Presiden


Presiden ke-3 RI, BJ Habibie mengakui bahwa ia adalah seorang Warga Negara Indonesia yang merestui Joko Widodo (Jokowi) terpilih menjadi presiden ke-7 RI.

Presiden Jokowi Kunjungi Presiden RI ke-3

Presiden Joko Widodo, bersilaturahmi ke rumah Presiden RI ke-3, BJ Habibie, di Jalan Patra Kuningan XIII No 5, Jakarta Selatan, Jumat (18/7/2014).

Presiden Jokowi kunjungi kantor The Jakarta Post

Setelah menunaikan Shalat Jumat di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (18/7/2014). Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi kantor Harian The Jakarta Post di Palmerah, Jakarta Barat.  Seperti diketahui, pada pilpres 2014 Harian The Jakarta Post secara terbuka menyatakan dukungannya kepada pasangan Jokowi-JK. 

Jokowi Minta Relawan Doa Syukuran di Rumah Masing-masing

Presiden Joko Widodo kembali mengungkapkan tidak ada pengerahan massa dari pihaknya pada saat pengumuman hasil rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Sudah saya sampaikan tidak ada pengerahan massa," ujar Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi usai menunaikan ibadah Shalat Jumat di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (18/7/2014).

Kamis, 17 Juli 2014

Hadiri Acara 7 Hari Untuk Kemenangan Rakyat

Presiden Joko Widodo (Jokowi), menghadiri acara bertajuk 7 Hari Untuk Kemenangan Rakyat yang digelar oleh para seniman pendukungnya dan Jusuf Kalla. Acara tersebut digelar di Teater Salihara, Jalan Salihara, Jakarta Selatan, Kamis (17/7/2014).
Mengenakan kemeja putih favoritnya, Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 21.30 WIB. Seperti biasa, kedatangan Jokowi membuat heboh para hadirin.

Diminta Ikut Menggambar, Jokowi Tulis 'Indonesia'

Presiden Joko Widodo menulis "Indonesia" di wall of fame panggung pertunjukan "Tujuh Hari untuk Kemenangan Rakyat", di Rumah Salihara Pasar Minggu, Jakarta Pusat, Kamis (17/7/2014). Aksi itu menghebohkan pengunjung pertunjukan. Aksi Jokowi itu merupakan permintaan dari pembawa acara Indra Bekti dan Olga Lidya di sela-sela atraksi tujuh gitaris di panggung itu.

Jokowi: Saya Nggak Mau Ngomong yang Bikin Suasana Panas

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak dengan sopan pertanyaan yang menyerang pihak lawan. Jokowi juga tak mau berkomentar atas pertanyaan yang bisa membuat suasana panas.

Isi Pertemmuan Rahasia di Jalan Subang

Hari ini Jokowi menggelar sejumlah pertemuan rahasia, salah satunya di sebuah rumah di Jalan Subang, Menteng, Jakpus. Apa isi pertemuan tersebut?

Rampok Teriak Maling, Prabowo Sebut Jokowi Tak Siap Kalah

Calon presiden Prabowo Subianto kembali menyindir rivalnya, Presiden Joko Widodo yang tak pernah mengatakan akan siap menerima keputusan dari Komisi Pemilihan Umum terkait Pemilu Presiden 2014. Hal tersebut disampaikan Prabowo kepada wartawan ketika ditanya mengenai imbauannya kepada masyarakat terkait penetapan presiden terpilih oleh KPU pada 22 Juli mendatang.

Jokowi Larang Massa Pendukung Hadiri Pengumuman Hasil Pilpres

Presiden Joko Widodo alias Jokowi menyadari adanya potensi kericuhan saat acara pengumuman hasil pemilu presiden (pilpres) tanggal 22 Juli mendatang. Karenanya, Jokowi berjanji tidak akan mengerahkan massa pendukungnya untuk menghadiri acara tersebut.
Bahkan ia berani menjamin tidak ada satupun pendukungnya yang hadir atas inisiatif sendiri.

Presiden Jokowi Tak Mau Tanggapi Pemanggilan Mega ke KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengusut kasus dugaan korupsi pemberian Surat Keterangan Lunas Likuiditas Bank Indonesia (SK BLBI). Salah satu yang disebut menjadi saksi kunci adalah Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) enggan menanggapi hal tersebut. Menurutnya, suasana politik saat ini masih belum baik dan bisa saja komentarnya bisa membuat kondisi politik kian memanas.

Jokowi Harap Buruh Tak Kepung KPU pada 22 Juli 2014

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal berencana mengerahkan 10 ribu buruh untuk mengawal hasil perhitungan resmi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Juli mendatang. Dia berjanji, buruh tidak akan membuat rusuh di KPU.
Menanggapi pengerahan massa dari buruh, calon presiden nomor urut dua Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pengerahan massa ini tidak perlu dilakukan.

Jokowi: Black Campaign di DKI Enggak Ngefek

Capres Joko Widodo menegaskan jika kemenangan dirinya di Jakarta bukan hasil kecurangan. Sebab sebelumnya, dia pernah memberikan semangat kepada para relawan dan kader partai koalisi dengan mengatakan akan kalah di Jakarta. Cara itu digunakan agar relawan mau bekerja keras memenangkan dirinya.

Amir Syamsuddin Tak Bantah Demokrat Merapat Ke Jokowi-JK

Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin tak membantah ada upaya komunikasi partainya dengan pasangan calon presiden Joko Widodo dan wakilnya, Jusuf Kalla. Namun ia tetap berkukuh Demokrat ikut dalam deklarasi koalisi permanen pengusung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Diam-diam, Jokowi Sudah Dekati Hampir Semua Tokoh Partai

Partai Demokrat dan Partai Golkar dikabarkan telah melakukan lobi-lobi terhadap pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK). Hal ini disampaikan oleh Jokowi. Dia mengatakan sudah melakukan pertemuan bukan hanya dengan tokoh partai politik.
"Semua tokoh. Tokoh partai. Ya rahasia," jelasnya di Jalan Subang nomor 23, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/7/2014).

Jokowi Janji Bicara Kasus BLBI jika Jadi Presiden

Presiden Joko Widodo (Jokowi) enggan berkomentar saat ditanya tentang penyelesaian kasus dugaan korupsi terkait penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Menurut Jokowi, hal tersebut lebih baik dibahas setelah dirinya resmi menjadi presiden.
Politisi PDI Perjuangan (PDIP) ini menilai komentar tentang BLBI hanya akan membuat panas suasana.

Jokowi: Saya Taat Konstitusi

Calon presiden nomor urut 2, Joko Widodo menjawab tantangan Calon presiden nomor urut 1, Prabowo Subianto yang meminta agar dirinya menyatakan diri siap kalah dalam Pemilihan Presiden (Pilpres). Pria yang akrab disapa Jokowi ini kembali menegaskan dirinya taat terhadap konstitusi apabila dirinya kalah dalam Pilpres, sesuai penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tanggal 22 Juli 2014 mendatang.
"Saya akan tunduk pada konstitusi dan kehendak rakyat," ujar Jokowi usai melakukan pertemuan tertutup dengan timses di Jalan Subang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/7/2014).

Setelah 22 Juli 2014, Jokowi-JK Siap Rekonsiliasi dengan Prabowo-Hatta

Terkait polemik yang terjadi dalam Pilpres 2014, pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla siap untuk berekonsiliasi dengan pihak Prabowo Subianto-Hatta Rajasa guna mencegah perpecahan di tengah masyarakat.
"Rekonsiliasi kita siap demi bangsa kita, bangsa ini harus bersatu terus," tegas Jusuf Kalla di rumah lamanya, Jalan Lembang No 9, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/7/2014).

Presiden Jokowi Gelar Pertemuan Tertutup di Posko Pemenangan Jokowi-JK

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan tertutup dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Pertemuan dilakukan di kediaman JK di Jalan Lembang Nomor 9, Menteng, Jakarta Pusat.

Petinggi Gerindra Akui Kemenangan Jokowi-JK

Ketua Bidang Pendayagunaan Aparatur Partai Gerindra, Pius Lustrilanang, mengakui hasil rekapitulasi suara Kawal Pemilu yang mengunggulkan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla. Dalam catatan di akun Facebooknya yang berjudul "Beroposisi Sama Terhormatnya dengan Memerintah" yang diunggah hari ini, Kamis (17/7/2014), Pius mengatakan perhitungan Kawal Pemilu sama dengan hasil hitungan data DB1-nya yang diunggah oleh Komisi Pemilihan Umum.