Pusat Kajian Pancasila, Hukum dan Demokrasi Universitas Negeri
Semarang (PUSKAPHDEM-UNNES) menilai Pilpres 2014 dapat dikatakan sebagai
momentum capres muda berlaga di ajang pemilihan presiden.
Hal itu
diutarakan oleh Peneliti PUSKAPHDEM-UNNES, Pujiono dalam survei bertema
"Menakar Potensi Modal Sosial dan Politik Capres Muda di Pilpres 2014"
di Hotel Grand Melia, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (9/2/2014).
Arsip terlengkap seputar kegiatan Jokowi mulai tahun 2013 hingga Jokowi Terindikasi Melindungi Koruptor.
Minggu, 09 Februari 2014
Surva-surve LSN: Warga Jakarta Mending Megawati daripada Jokowi
Sejak menjabat sebagai
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) kerap digadang-gadang sebagai calon
Presiden 2014. Kinerjanya sebagai Gubernur Jakarta dianggap layak
dijadikan bukti untuk menunjukkan kemampuannya memimpin Indonesia.
Namun, tidak semua orang berpendapat demikian. Lembaga Survei Nasional (LSN) memberikan bukti baru. Masyarakat Jakarta ternyata tidak merestui rencana PDI-P untuk mencalonkan Jokowi sebagai capres 2014.
Namun, tidak semua orang berpendapat demikian. Lembaga Survei Nasional (LSN) memberikan bukti baru. Masyarakat Jakarta ternyata tidak merestui rencana PDI-P untuk mencalonkan Jokowi sebagai capres 2014.
Surva-surve LSN: 71,2 % Warga DKI Tolak Jokowi Nyapres
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) memuncaki hampir semua survei capres saat
ini. Namun, hasil survei Lembaga Survei Nasional (LSN) mengatakan bahwa
mayoritas warga DKI kurang setuju dengan pencapresan Jokowi di Pemilu
2014. Setuju dengan hasil survei ini?
"Mayoritas publik DKI atau 71,2 persen mengaku kurang setuju jika Jokowi maju sebagai capres pada Pemilu 2014. Dan hanya 27,5 persen saja yang menyatakan setuju Jokowi diusung sebagai capres 2014," ulas peneliti senior LSN Gema Nusantara saat jumpa pers di Century Park Hotel, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (9/2/2014).
"Mayoritas publik DKI atau 71,2 persen mengaku kurang setuju jika Jokowi maju sebagai capres pada Pemilu 2014. Dan hanya 27,5 persen saja yang menyatakan setuju Jokowi diusung sebagai capres 2014," ulas peneliti senior LSN Gema Nusantara saat jumpa pers di Century Park Hotel, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (9/2/2014).
Warga Jakarta Mulai Ragukan Kinerja Jokowi Atasi Banjir dan Macet
Banjir dan kemacetan parah yang terjadi di Jakarta membuat warga
Jakarta mulai meragukan kinerja Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) membenahi masalah
ibukota.
Peneliti senior Lembaga Survei Nasional (LSN), Dipa Pradipta, mengatakan kinerja Jokowi sebagai orang nomor satu di Jakarta dalam kurun waktu 16 bulan belum menunjukkan sinyal yang jelas mau dibawa kemana keadaan Jakarta.
"Keadaan sekarang lebih buruk dibanding tahun lalu. Merosotnya kinerja Jokowi dalam berbagai bidang, membuat persentase warga Jakarta yang puas akan kinerja Jokowi menurun signifikan," kata Dipa di hotel Atlet Century, Minggu (9/2/2014).
Peneliti senior Lembaga Survei Nasional (LSN), Dipa Pradipta, mengatakan kinerja Jokowi sebagai orang nomor satu di Jakarta dalam kurun waktu 16 bulan belum menunjukkan sinyal yang jelas mau dibawa kemana keadaan Jakarta.
"Keadaan sekarang lebih buruk dibanding tahun lalu. Merosotnya kinerja Jokowi dalam berbagai bidang, membuat persentase warga Jakarta yang puas akan kinerja Jokowi menurun signifikan," kata Dipa di hotel Atlet Century, Minggu (9/2/2014).
Koin untuk `Truk Sampah Jokowi-Ahok` Kembali Digelar di Bundaran HI
Sekumpulan warga yang tergabung dalam 'Gerakan Koin Warga untuk Truk Sampah Jakarta' kembali melakukan penggalangan dana. Aksi dilakukan di sela Hari Bebas Kendaraan Bermotor alias Car Free Day.
Menurut pantauan di lapangan, aksi penggalangan dana digelar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (9/2/2014). Penggalangan dana untuk membeli truk sampah bagi Pemprov DKI pimpinan Jokowi-Ahok ini disambut antusias warga yang berolahraga.
Menurut pantauan di lapangan, aksi penggalangan dana digelar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (9/2/2014). Penggalangan dana untuk membeli truk sampah bagi Pemprov DKI pimpinan Jokowi-Ahok ini disambut antusias warga yang berolahraga.
Bursa Capres PPP: Jokowi Bertahan, Samad Dicoret
Partai Persatuan Pembangunan akhirnya menyepakati tujuh tokoh yang
bakal dijadikan kandidat calon presiden dalam Pemilu 2014. Tiga nama
lain yang diusul sebelumnya yakni Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi
Abraham Samad, Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan salah satu putri
Gusdur Yenni Wahid dicoret dalam bursa calon presiden itu.
"Hasil Musyawarah Kerja Nasional PPP memiliki alasan berbeda sehingga mereka tidak jadi dicalonkan," ujar Sekretaris Majelis Pakar PPP Ahmad Yani di lokasi Mukernas PPP, Grand Preanger Hotel, Bandung, Jawa Barat, Minggu dinihari (9/2/2014).
"Hasil Musyawarah Kerja Nasional PPP memiliki alasan berbeda sehingga mereka tidak jadi dicalonkan," ujar Sekretaris Majelis Pakar PPP Ahmad Yani di lokasi Mukernas PPP, Grand Preanger Hotel, Bandung, Jawa Barat, Minggu dinihari (9/2/2014).
Sabtu, 08 Februari 2014
Seknas Jokowi Sultra Dideklarasikan
Seknas Jokowi Sulawesi Tenggara, Sabtu (8/2/2014), dideklarasikan di
pelataran eks MTQ (depan Taman Walikota Kendari.) Acara dihadiri
tokoh-tokoh pemuda dan wakil-wakil pemuda se Kabupaten kota di seluruh
wilayah Sulawesi Tenggara.
Menurut Erwin Razak, wakil Seknas Jokowi pusat yang dikirim ke lokasi, usai deklarasi presidium Seknas Jokowi Sultra yang terdiri dari Asdin Satria, Asrur Hari, Armanto (juru bicara) beserta para pendukungnya akan langsung melakukan rapat kerja.
Menurut Erwin Razak, wakil Seknas Jokowi pusat yang dikirim ke lokasi, usai deklarasi presidium Seknas Jokowi Sultra yang terdiri dari Asdin Satria, Asrur Hari, Armanto (juru bicara) beserta para pendukungnya akan langsung melakukan rapat kerja.
'Apakah Jokowi dengan niat baiknya mampu memimpin Indonesia?'
Sepak terjang Joko Widodo Jokowi semenjak menjadi gubernur DKI Jakarta tidak hanya menjadi sorotan media nasional. Sosok Jokowi juga berkali-kali diulas dalam pemberitaan berbagai media asing. Bahkan, mereka penasaran, apakah Jokowi akan benar-benar menjadi the next president?
Di Balai Kota Jakarta, kehadiran jurnalis asing kini menjadi pemandangan biasa. Beberapa kali mereka ikut langsung blusukan dengan Jokowi atau meminta sesi wawancara khusus untuk mengorek keterangan dari mantan wali kota Solo itu, terutama keinginannya menjadi presiden.
Di Balai Kota Jakarta, kehadiran jurnalis asing kini menjadi pemandangan biasa. Beberapa kali mereka ikut langsung blusukan dengan Jokowi atau meminta sesi wawancara khusus untuk mengorek keterangan dari mantan wali kota Solo itu, terutama keinginannya menjadi presiden.
Elektabiltas Jokowi Tidak Bernilai Bagi Suara PDIP
Kubu pendukung Joko Widodo (Jokowi) dianggap terlalu jauh melangkah.
Jokowi seolah lebih menonjolkan pada upaya membangun citra pribadi,
berada di luar Parpol dan berusaha menekan dan menyetir internal PDI
Perjuangan agar memilih Jokowi sebagai Capres.
"PDIP dihuni oleh para politisi handal, internalnya cenderung kuat, apalagi jika ditekan oleh pihak luar, barisan PDIP semakin kokoh dan rapat. Itulah kenapa Jokowi menjadi sosok yang tidak menarik di internal PDIP, Jokowi lupa bahwa rumus dalam PDIP adalah strategi injury time," kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei Independen Nusantara (LSIN), Yasin Mohammad, dalam rilisnya, Sabtu (8/2/2014).
"PDIP dihuni oleh para politisi handal, internalnya cenderung kuat, apalagi jika ditekan oleh pihak luar, barisan PDIP semakin kokoh dan rapat. Itulah kenapa Jokowi menjadi sosok yang tidak menarik di internal PDIP, Jokowi lupa bahwa rumus dalam PDIP adalah strategi injury time," kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei Independen Nusantara (LSIN), Yasin Mohammad, dalam rilisnya, Sabtu (8/2/2014).
Surva-surve Alvara: Pendukung Jokowi Cerdas Tapi Galau
Elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) masih menduduki posisi tertinggi di
survei Alvara Research Center. Bahkan elektabilitas Jokowi melonjak dari
22,1% pada pertengahan 2013 menjadi 42,5% di awal 2014. Ternyata Jokowi
mendapat dukungan signifikan dari kelas menengah.
"Elektabilitas Jokowi paling tinggi di semua tipe pemilih kelas menengah Indonesia terutama di tipe pemilih cerdas dan pemilih galau," kata pendiri Alvara, Hasanuddin Ali, menyampaikan kesimpulan surveinya dalam siaran pers, Sabtu (8/2/2014).
"Elektabilitas Jokowi paling tinggi di semua tipe pemilih kelas menengah Indonesia terutama di tipe pemilih cerdas dan pemilih galau," kata pendiri Alvara, Hasanuddin Ali, menyampaikan kesimpulan surveinya dalam siaran pers, Sabtu (8/2/2014).
Belum Capres, Kaus Jokowi Sudah Laris di Semarang
Budi (39), penjual kaus
bertuliskan “Jokowi” di Jalan Simongan, Semarang, tampak sumringah
menjajakan dagangannya. kausnya laris manis diburu pembeli. Budi
tergolong kreatif menjual hasil karyanya. Tiap kaus yang dijualnya
selalu laku di pasaran.
Kaus Jokowi dijual dengan harga tiap potong Rp 55.000. Motifnya, kaus putih polos dengan tulisan pada bagian depan “Jokowi 2014". Di belakang kaus tertulis kalimat, “He Is My President”. Ada juga kaus putih yang bergambar wajah Jokowi dengan tulisan di dada “Menuju Indonesia Baru".
Kaus Jokowi dijual dengan harga tiap potong Rp 55.000. Motifnya, kaus putih polos dengan tulisan pada bagian depan “Jokowi 2014". Di belakang kaus tertulis kalimat, “He Is My President”. Ada juga kaus putih yang bergambar wajah Jokowi dengan tulisan di dada “Menuju Indonesia Baru".
Akhirnya Warga Turun Jalan Bantu Jokowi Cari Dana untuk Truk Sampah
Puluhan orang pendukung Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) melakukan aksi unjuk rasa di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Aksi ini dilakukan terkait penolakan anggaran pengadaan 200 truk sampah yang dilakukan oleh DPRD DKI Jakarta.
Menurut pantauan, Sabtu (8/2/2014), sekelompok masa yang menamakan Posko Relawan Rakyat (Pos Raya) dan Beranda Jakarta Baru (BJB) ini melakukan penggalangan koin kepada para pengendara untuk pembelian truk sampah sejak pukul 10.00 WIB.
Menurut pantauan, Sabtu (8/2/2014), sekelompok masa yang menamakan Posko Relawan Rakyat (Pos Raya) dan Beranda Jakarta Baru (BJB) ini melakukan penggalangan koin kepada para pengendara untuk pembelian truk sampah sejak pukul 10.00 WIB.
Jokowi Masih Setia di Tengah Ketidakpastian
Tingginya elektabilitas Joko Widodo (Jokowi) membuat Jokowi dilirik jadi capres maupun
cawapres banyak parpol. Namun Jokowi bergeming, belum bermanuver dan
memilih setia meskipun pencapresan lewat PDIP oleh publik dianggap belum pasti.
Salah satu partai yang memasukkan Jokowi ke bursa capresnya adalah PPP. Partai pimpinan Suryadharma Ali ini sedang menggelar Mukernas untuk membahas capres.
Salah satu partai yang memasukkan Jokowi ke bursa capresnya adalah PPP. Partai pimpinan Suryadharma Ali ini sedang menggelar Mukernas untuk membahas capres.
Komentar Ara Tentang Masuknya Jokowi dalam Bursa Capres PPP
Nama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) masuk dalam bursa capres Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Menanggapi hal ini, Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Maruarar Sirait (Ara), mengatakan,
"Saya rasa Jokowi jelas kader PDIP, kalau PPP atau yang lain mau mencapreskan tentunya setiap partai punya ideologi sendiri. Pak Jokowi sangat loyal ke PDIP," kata Ara, Sabtu (8/2/2014).
Menurut Ara, saat ini semakin banyak parpol yang merapat ke Jokowi. Wajar saja karena Jokowi masih memuncaki survei capres saat ini.
"Saya rasa Jokowi jelas kader PDIP, kalau PPP atau yang lain mau mencapreskan tentunya setiap partai punya ideologi sendiri. Pak Jokowi sangat loyal ke PDIP," kata Ara, Sabtu (8/2/2014).
Menurut Ara, saat ini semakin banyak parpol yang merapat ke Jokowi. Wajar saja karena Jokowi masih memuncaki survei capres saat ini.
Surva-surve Alvara: Jokowi Stabil Jadi Capres No 1
Survei Alvara Research Center mencatat lonjakan elektabilitas Gubernur
DKI Joko Widodo (Jokowi) pada kisaran Januari 2014. Di internal PDIP, Jokowi dinilai
sebagai capres yang paling stabil di posisi teratas.
"Memang sudah setahun ini Mas Jokowi stabil di nomor 1 di berbagai survei yang ada. Jadi ini tentu suatu hal yang kita syukuri karena elektabilitas PDIP juga cukup tinggi," kata Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait (Ara), Sabtu (8/2/2014).
"Memang sudah setahun ini Mas Jokowi stabil di nomor 1 di berbagai survei yang ada. Jadi ini tentu suatu hal yang kita syukuri karena elektabilitas PDIP juga cukup tinggi," kata Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait (Ara), Sabtu (8/2/2014).
Jumat, 07 Februari 2014
Pendukung Tolak Jokowi Jadi Cawapres Prabowo
Deklarator Seknas Jokowi, Gusti Agung Putri Astrid Kartika mengatakan
Prabowo dan Partai Gerindra melakukukan distorsi politik dengan
meletakkan Joko Widodo (Jokowi) dalam bursa calon wakil presiden. Padahal, kata
dia, dalam setiap survei, baik Jokowi dan PDI Perjuangan berada di
urutan teratas. Menurut dia, Prabowo tanpa memperhitungkan survei
melakukan siasat.
Surva-Surve PPP: Jokowi-Mahfud Populer di Pesantren
Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan melakukan survei internal terhadap tokoh yang digadang sebagai calon presiden di matakalangan kiyai dan santri pada Desember 2013 hingga Januari 2014. Survei yang dirilis dalam pertemuan tertutup Musyawarah Kerja Nasional PPP di Grand Preanger Hotel, Bandung, Jawa Barat, Jumat malam 7 Februari 2014 itu, menyebutkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo adalah tokoh paling pupuler di kalangan pesantren.
Jokowi Hanya Tersenyum Melihat Fotonya Dipajang di Poster Caleg PDIP
Jika sosok Megawati dipajang dalam poster para caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), itu sudah
menjadi hal biasa. Namun, di poster caleg untuk pemilu 2014 muncul foto
Jokowi (Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta) yang sedang berpose bersama salah satu caleg PDIP untuk DPRD
Provinsi.
Adalah Jhonny Simanjuntak, SH. caleg PDIP nomor urut 1 yang menyasar kursi DPRD Prov DKI Jakarta. Ia bertarung di dapil 2 Jakarta yakni di wilayah Jakarta Utara.
Poster ini terpampang di beberapa lokasi rusun yang ada di wilayah Jakut, Jumat (7/2/2014). Antara lain di rusun Sindang Koja dan Rusun Pekerja Pelindo di Cilincing Jakarta Utara.
Adalah Jhonny Simanjuntak, SH. caleg PDIP nomor urut 1 yang menyasar kursi DPRD Prov DKI Jakarta. Ia bertarung di dapil 2 Jakarta yakni di wilayah Jakarta Utara.
Poster ini terpampang di beberapa lokasi rusun yang ada di wilayah Jakut, Jumat (7/2/2014). Antara lain di rusun Sindang Koja dan Rusun Pekerja Pelindo di Cilincing Jakarta Utara.
Sering Blusukan, Jokowi Cuma Sakit Flu
Meski terlihat bugar dan sehat saat blusukan, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku pernah merasakan sakit, seperti manusia lainnya. Hal itu dikarenakan saat melakukan blusukan, mantan Walikota Solo ini, harus rela berbasah-basahan atau berpanas-panasan untuk meninjau wilayahnya.
Ketika Jokowi sedang santai usai meninjau rumah susun (Rusun) Nelayan, Cilincing, Jakarta Utara, wartawan menanyakan apakah dirinya pernah sakit. Sebab kegiatannya sebagai gubernur lebih banyak dilakukan di luar ruangan.
Ketika Jokowi sedang santai usai meninjau rumah susun (Rusun) Nelayan, Cilincing, Jakarta Utara, wartawan menanyakan apakah dirinya pernah sakit. Sebab kegiatannya sebagai gubernur lebih banyak dilakukan di luar ruangan.
Jokowi: Saya Ndak Mau "Tolkang-Talking" Tok
Blusukan
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) ke dua rumah susun di Jakarta, Jumat
(7/2/2014) hari ini, menunjukkan beratnya pekerjaan Pemerintah Provinsi
DKI Jakarta. Buruknya komunikasi antara lini instansi pemerintah
menyebabkan persoalan tataran akar rumput menumpuk dan menggunung.
Hasilnya, rakyatlah yang lagi-lagi menjadi korban.
Rusun Sindang, Koja, Jakarta Utara, adalah titik pertama yang jadi sasaran blusukan. Rusun yang bersebelahan dengan Kali Sindang itu tampak tak terawat. Cat tembok kusam serta terkelupas. Halamannya digenangi air hujan. Sampah juga berserakan dan bau tidak sedap menyeruak.
Kata warga setempat, jika kali meluap, maka wilayah itu terendam banjir setinggi lutut orang dewasa.
Rusun Sindang, Koja, Jakarta Utara, adalah titik pertama yang jadi sasaran blusukan. Rusun yang bersebelahan dengan Kali Sindang itu tampak tak terawat. Cat tembok kusam serta terkelupas. Halamannya digenangi air hujan. Sampah juga berserakan dan bau tidak sedap menyeruak.
Kata warga setempat, jika kali meluap, maka wilayah itu terendam banjir setinggi lutut orang dewasa.
Jokowi Capres Idaman Investor Asing
Kepala Ekonom Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih, mengatakan bahwa investor di luar negeri masih menunggu kepasitian siapa presiden terpilih Indonesia pada Oktober 2014 nanti. Jika investor memandang bahwa presiden terpilih tidak sesuai dengan harapan mereka maka diperkirakan arus modal masuk (capital inflow) akan berbalik dari Indonesia.
"Investor masih wait and see kepastian siapa presiden di Indonesia. Namun, berdasarkan beberapa survei memang Jokowi diperkirakan akan menjadi presiden. Investor masih menunggu kepastian dari Megawati Soekarnoputri sebagai pengambil keputusan partai," ujar Lana ketika dihubungi, Jumat (7/2/2014).
"Investor masih wait and see kepastian siapa presiden di Indonesia. Namun, berdasarkan beberapa survei memang Jokowi diperkirakan akan menjadi presiden. Investor masih menunggu kepastian dari Megawati Soekarnoputri sebagai pengambil keputusan partai," ujar Lana ketika dihubungi, Jumat (7/2/2014).
Alasan Media Asing Lengket Jokowi
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menjadi sorotan berbagai media. Bahkan kemarin nampak tiga orang media asing mengikuti kegiatan mantan Walikota Solo tersebut. Tiga wartawan itu terdiri dari dua wartawan Amerika dan satu Jepang.
Jurnalis asing ini memiliki pandangan masing-masing mengapa mereka tertarik dengan sosok Jokowi.
Jurnalis asing ini memiliki pandangan masing-masing mengapa mereka tertarik dengan sosok Jokowi.
BNPB Minta Jokowi Perpanjang Darurat Banjir
Kepala Pusat Data
Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo
Nugroho, mengatakan pola banjir Jakarta pada periode 2014 ini berbeda
dengan banjir Januari 2013 lalu.
Kata dia, itu dipengaruhi perbedaan pola hujan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melaporkan pada 2013 hujan hanya sekali tapi intensitasnya tinggi dan berikutnya berkurang. Sedang pada Januari dan Februari 2014, intensitas hujannya lebih rendah tetapi durasinya panjang sehingga banjirnya lama walau tidak setinggi tahun 2013.
Kata dia, itu dipengaruhi perbedaan pola hujan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melaporkan pada 2013 hujan hanya sekali tapi intensitasnya tinggi dan berikutnya berkurang. Sedang pada Januari dan Februari 2014, intensitas hujannya lebih rendah tetapi durasinya panjang sehingga banjirnya lama walau tidak setinggi tahun 2013.
Jokowi Tertawa Disebut Jadi Cawapres Prabowo
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) kembali mengelak ketika ditanya soal kursi urusan Pemilu Presiden. Kali ini, Jokowi tertawa ketika ditanya soal namanya masuk daftar tokoh yang disebut sebagai calon wakil presiden mendampingi Ketua Dewan Pembina Gerindra, Prabowo Subianto.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengatakan partai itu tengah menyeleksi nama sejumlah tokoh yang berpeluang mendampingi Prabowo dalam pemilihan presiden dan wakil presiden tahun ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengatakan partai itu tengah menyeleksi nama sejumlah tokoh yang berpeluang mendampingi Prabowo dalam pemilihan presiden dan wakil presiden tahun ini.
Jokowi Akan Segera Umumkan Kinerja Camat Lurah Hasil Lelang Jabatan 2013
Kinerja para lurah dan camat di Jakarta kembali disorot pasca
tertangkapnya Lurah Kayu Putih, Rosidah oleh Kejaksaan Tinggi Negeri
Jaktim. Jokowi mengaku sudah mendapatkan laporan hasil evaluasi tahap I
dari hasil lelang jabatan lurah dan camat 2013.
"Evaluasi lelang jabatannya sudah ada sama saya. Nanti akan segera diumumkan oleh BKD," kata Jokowi di sela-sela blusukannya, Jumat (7/2/2014).
"Evaluasi lelang jabatannya sudah ada sama saya. Nanti akan segera diumumkan oleh BKD," kata Jokowi di sela-sela blusukannya, Jumat (7/2/2014).
Jokowi Belum Tahu Ada Rencana Perubahan Nama Jalan
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku belum tahu soal rencana perubahan nama Jalan Gunung Sahari menjadi Jalan Usman Harun. "Belum tahu, belum denger," kata Jokowi, Jumat (7/2/2014).
Dia pun tak dapat memastikan pernah-tidaknya berkoordinasi dengan Kepala Staf Angkatan Darat mengenai hal ini. "Coba saya lihat dululah, nanti keliru," kata Jokowi.
Sebelumnya, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut menyatakan sebentar lagi nama pahlawan nasional dari Korps Marinir, Usman Janatin bin Haji Ali Hasan dan Harun bin Said, bakal diabadikan sebagai nama jalan di ibu kota Republik Indonesia, Jakarta.
Dia pun tak dapat memastikan pernah-tidaknya berkoordinasi dengan Kepala Staf Angkatan Darat mengenai hal ini. "Coba saya lihat dululah, nanti keliru," kata Jokowi.
Sebelumnya, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut menyatakan sebentar lagi nama pahlawan nasional dari Korps Marinir, Usman Janatin bin Haji Ali Hasan dan Harun bin Said, bakal diabadikan sebagai nama jalan di ibu kota Republik Indonesia, Jakarta.
Giliran Media Thailand Puja-puji Jokowi
Media nasional bergengsi Thailand, Bangkok Post, menurunkan
tulisan tentang Gubernur DKi Jakarta Joko Widodo yang berjuluk Jokowi. Isinya memuji Jokowi
sebagai pemimpin yang mampu menunjukkan cara yang lebih baik untuk
memimpin Asia Tenggara.
Tulisan itu diawali dengan suasana putus asa atas pergolakan demokrasi di Asia Tenggara, melalui peristiwa beberapa pekan terakhir : penindakan pengunjuk rasa di Kamboja, serangan anti Kristen di Malaysia dan kerusuhan anti Muslim di Myanmar, dan tentu saja, demo besar-besaran saat pemilu di Thailand .
“Yang membuat Joko Widodo menjadi penting adalah kepemimpinannya yang jauh melampaui batas-batas Jakarta, megacity luas saat ini , ” demikian ulasan Bangkok Post.
Tulisan itu diawali dengan suasana putus asa atas pergolakan demokrasi di Asia Tenggara, melalui peristiwa beberapa pekan terakhir : penindakan pengunjuk rasa di Kamboja, serangan anti Kristen di Malaysia dan kerusuhan anti Muslim di Myanmar, dan tentu saja, demo besar-besaran saat pemilu di Thailand .
“Yang membuat Joko Widodo menjadi penting adalah kepemimpinannya yang jauh melampaui batas-batas Jakarta, megacity luas saat ini , ” demikian ulasan Bangkok Post.
Langganan:
Postingan (Atom)























