Elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) terus meroket, sinyal pencapresannya
pun semakin kuat. Seiring terbukanya jalan Jokowi ke RI-1, muncul DVD
kaleng dari sumber yang merahasiakan identitasnya.
Cover DVD
tersebut bergambar foto Jokowi dengan latar belakang siluet Monas dan
gedung menjulang di Jakarta. Di depan foto Jokowi tertulis 'Kami Pegang
Janji JOKOWI'. DVD tersebut diterima detikcom Kamis (16/1/2014). Sang
pengirim merahasikan identitasnya.
Dibuka di komputer ternyata
DVD tersebut berisi film pendek berdurasi sekitar 7 menit. DVD ini
membawa pesan menagih janji Jokowi.
Arsip terlengkap seputar kegiatan Jokowi mulai tahun 2013 hingga Jokowi Terindikasi Melindungi Koruptor.
Kamis, 16 Januari 2014
Ibu Ani: Saya Jengkel Seolah Tidak Urusi Banjir
Ibu Negara Ani Yudhoyono akhirnya buka suara di balik komentarnya di instagram yang tertulis "Ibu Jokowi dan Ibu Ahok kemana ya, kok saya yang dimarahi."
Pernyataan Ibu Ani itu disampaikan saat rapat paripurna SIKIB di Istana Negara, Kamis (16/1/2014). "Follower saya 246 ribu, cukup banyak sekali, di-upload jadi banyak dibaca, kalau ramai-ramai sedikit, menambah follower lebih banyak lagi, tapi saya tidak mengharapkan seperti itu, tapi saya jengkel.
Pernyataan Ibu Ani itu disampaikan saat rapat paripurna SIKIB di Istana Negara, Kamis (16/1/2014). "Follower saya 246 ribu, cukup banyak sekali, di-upload jadi banyak dibaca, kalau ramai-ramai sedikit, menambah follower lebih banyak lagi, tapi saya tidak mengharapkan seperti itu, tapi saya jengkel.
Bus Wisata Tak Bikin Macet Seperti LCGC
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bus tingkat wisata yang diluncurkan hari ini tidak akan menambah kemacetan. Beda dengan program mobil murah dan ramah lingkungan (Low Cost Green Car/LCGC) yang digagas pemerintah pusat.
"Wong cuma lima kok, macet gimana. Kalau mobil murah, baru tuh bikin macet," ujar Jokowi saat mencoba peluncuran bis tingkat wisata, Kamis (16/1/2014).
"Wong cuma lima kok, macet gimana. Kalau mobil murah, baru tuh bikin macet," ujar Jokowi saat mencoba peluncuran bis tingkat wisata, Kamis (16/1/2014).
DKI Bangun 4 Tower Rusun di Lokbin Rawabuaya
Pemprov DKI Jakarta tahun 2014 akan membangun empat tower rumah susun
(rusun) di lahan lokasi binaan pedagang Kaki-5 Rawabuaya, Cengkareng,
Jakarta Barat (Jakbar). Pedagang yang ada tidak akan digusur tapi
ditempatkan di bagian bawah.
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan hal tersebut saat meninjau warga korban banjir di Rawabuaya yang ditampung di Lokbin, Kamis (16/1/2014). Ikut mendampingi Walikota Jakbar, H. Fatahillah dan Camat Cengkareng, Junaidi.
“Jadi realisasinya tinggal menunggu pengesahan APBD DKI Jakarta Tahun 2014 oleh DPRD. Setelah disahkan pembangunan bisa langsung dilaksanakan,” jelas Jokowi.
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan hal tersebut saat meninjau warga korban banjir di Rawabuaya yang ditampung di Lokbin, Kamis (16/1/2014). Ikut mendampingi Walikota Jakbar, H. Fatahillah dan Camat Cengkareng, Junaidi.
“Jadi realisasinya tinggal menunggu pengesahan APBD DKI Jakarta Tahun 2014 oleh DPRD. Setelah disahkan pembangunan bisa langsung dilaksanakan,” jelas Jokowi.
Keliling Jakarta Naik Bus Wisata, Jokowi: Rasanya Seperti di London
Bus wisata tingkat kini resmi beroperasi di Jakarta. Gubernur DKI
Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang pertama yang menjajal bus ini
berkeliling Kota Jakarta.
"Rasanya seperti di London," kata Jokowi usai menjajal bis tingkat, Kamis (16/1/2014).
Jokowi berpendapat bus wisata di Jakarta lebih bagus dibandingkan dari tempat lain. "Tapi lebih bagus di sini, di sini baru, di sana lama.
"Rasanya seperti di London," kata Jokowi usai menjajal bis tingkat, Kamis (16/1/2014).
Jokowi berpendapat bus wisata di Jakarta lebih bagus dibandingkan dari tempat lain. "Tapi lebih bagus di sini, di sini baru, di sana lama.
Bus Wisata Tingkat Terbentur Ranting Pohon
Kelima bus tingkat wisata Jakarta hari ini diuji coba di jalanan
Jakarta. Saat menikmati perjalanan tiba-tiba, para penumpang dikagetkan
ranting yang menabrak bagian atas bus.
"Aduh, saya kira apa," kata salah seorang warga bernama Meiliana saat menjajal bus tingkat pariwisata, Kamis (16/1/2014). Meiliana diajak ikut rombongan bus bersama suaminya yang anggota polisi.
Ranting pohon yang membuat bodi bus baret terletak di jalan Medan Merdeka Barat.
"Aduh, saya kira apa," kata salah seorang warga bernama Meiliana saat menjajal bus tingkat pariwisata, Kamis (16/1/2014). Meiliana diajak ikut rombongan bus bersama suaminya yang anggota polisi.
Ranting pohon yang membuat bodi bus baret terletak di jalan Medan Merdeka Barat.
Bus Wisata Gratis Tapi Ribet Tiketnya
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) hari ini meresmikan bus wisata
tingkat City Tour Jakarta. Wisatawan bisa menikmati fasilitas ini
secara gratis, namun penumpang harus menggunakan tiket.
Jokowi mengatakan bus ini disediakan bagi para turis yang ingin menikmati wisata kota Jakarta. Bagi wisatawan baik dalam maupun luar negeri yang ingin menaiki bus ini, akan disediakan tiket yang bisa diambil di tempat yang telah ditentukan.
Jokowi mengatakan bus ini disediakan bagi para turis yang ingin menikmati wisata kota Jakarta. Bagi wisatawan baik dalam maupun luar negeri yang ingin menaiki bus ini, akan disediakan tiket yang bisa diambil di tempat yang telah ditentukan.
Saling Lempar Tanggung Jawab di Banjir Jakarta
Jakarta banjir lagi. Persis satu tahun, setelah pada 15 Januari 2013 air merendam sebagian Jakarta. Awal pekan ini, Senin 13 Januari 2014 Ibu Kota kembali diserang banjir.
Kepolisian mencatat 10 persen wilayah kota Jakarta tergenang air. Ada 49 titik genangan dengan ketinggian 15-200 sentimeter.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dituding menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas banjir yang terjadi kali ini.
Kepolisian mencatat 10 persen wilayah kota Jakarta tergenang air. Ada 49 titik genangan dengan ketinggian 15-200 sentimeter.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dituding menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas banjir yang terjadi kali ini.
Jokowi Jenguk Korban Banjir Rawa Buaya
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menjenguk para pengungsi akibat yang berada di Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Para korban banjir tersebut akibat dari luapan anak sungai Angke, Jakarta Barat.
Selain itu, Jokowi juga memberikan bantuan berupa buku-buku tulis untuk anak-anak dan beras. Menurut Jokowi, saat ini para pengungsi sudah berkurang, lantaran banjir yang merendam rumah warga telah surut.
"Kita datang kesini untuk memberi bantuan, tapi warga yang mengungsi sudah berkurang, sudah pada pulang, tinggal sedikit lagi ini. Gak ada 20 persen, yang lain pada pulang untuk bersih-bersih rumah. Ya mudah-mudahan gak ada hujan lagi gak ada banjir," ujar Jokowi di lokasi, Kamis (16/01/2014).
Selain itu, Jokowi juga memberikan bantuan berupa buku-buku tulis untuk anak-anak dan beras. Menurut Jokowi, saat ini para pengungsi sudah berkurang, lantaran banjir yang merendam rumah warga telah surut.
"Kita datang kesini untuk memberi bantuan, tapi warga yang mengungsi sudah berkurang, sudah pada pulang, tinggal sedikit lagi ini. Gak ada 20 persen, yang lain pada pulang untuk bersih-bersih rumah. Ya mudah-mudahan gak ada hujan lagi gak ada banjir," ujar Jokowi di lokasi, Kamis (16/01/2014).
Agen Travel Desak Jokowi Datangkan Banyak Bus Tingkat
Lima bus tingkat untuk pariwisata telah mengaspal di jalan Jakarta. Kedatangan bus ini sudah lama dinantikan oleh warga Jakarta. Karena itu diharapkan Gubernur DKI Jakarta Jokowi mendatangkan lebih banyak lagi bus tingkat untuk pariwisata.
Ketua Asosiasi Tour and Travel (Asita) se Jakarta Hasiyanna S. Ashadi mengatakan sudah menunggu kedatangan bus pariwisata ini sejak lima tahun lalu. Bahkan, ia masih tidak percaya kalau kelima tersebut sudah ada di depannya.
Ketua Asosiasi Tour and Travel (Asita) se Jakarta Hasiyanna S. Ashadi mengatakan sudah menunggu kedatangan bus pariwisata ini sejak lima tahun lalu. Bahkan, ia masih tidak percaya kalau kelima tersebut sudah ada di depannya.
Jokowi Resmikan Bus Wisata Tingkat
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meresmikan bus tingkat
pariwisata City Tour di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Jokowi menjajal bus
tingkat yang dibeli dari Cina ini.
Jokowi tiba di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2014) pukul 12.00 WIB. Begitu tiba, Jokowi langsung melakukan ceremony pelepasan bus tingkat tersebut.
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, hari ini 16 Januari 2014, dengan ini bus tingkat pariwisata City Tour resmi diluncurkan," kata Jokowi yang diikuti dengan pemencetan sirine.
Jokowi tiba di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2014) pukul 12.00 WIB. Begitu tiba, Jokowi langsung melakukan ceremony pelepasan bus tingkat tersebut.
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, hari ini 16 Januari 2014, dengan ini bus tingkat pariwisata City Tour resmi diluncurkan," kata Jokowi yang diikuti dengan pemencetan sirine.
Jokowi Jawab Tuduhan Penyerobotan oleh Kemen PU
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) membantah Pemerintah Provinsi DKI
Jakarta sering menyerobot proyek milik Kementerian Pekerjaan Umum (PU),
seperti yang dikatakan Menteri PU Djoko Kirmanto.
"Ah ndak kok. Kayak kurang kerjaan saja ngambil-ngambil. Wong kita juga kerjaannya banyak kok," ujarnya saat blusukan ke titik pengungsian Rawa Buaya, Jakarta Barat, Kamis (16/1/2014).
"Ah ndak kok. Kayak kurang kerjaan saja ngambil-ngambil. Wong kita juga kerjaannya banyak kok," ujarnya saat blusukan ke titik pengungsian Rawa Buaya, Jakarta Barat, Kamis (16/1/2014).
Menurut Jokowi Lurah Telah Bergerak Cepat Beri Bantuan Banjir
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) membantah penanganan korban banjir di sejumlah wilayah di Jakarta tersendat akibat kurang kooperatif-nya para lurah setempat. Sebelumnya, BPBD menilai lurah kurang kooperatif dalam memberikan informasi serta penanganan banjir di daerahnya masing-masing.
"Tersendat apa? Jam 3, jam 8 sudah tersedia. Saya kan cek di lapangan kok," kata Jokowi di Balai Kota, Kamis (16/1/2014).
Jokowi menegaskan memang ada keterlambatan pemberian bantuan dari Dinas Sosial DKI Jakarta.
"Tersendat apa? Jam 3, jam 8 sudah tersedia. Saya kan cek di lapangan kok," kata Jokowi di Balai Kota, Kamis (16/1/2014).
Jokowi menegaskan memang ada keterlambatan pemberian bantuan dari Dinas Sosial DKI Jakarta.
Rumor, Mega Berencana Deklarasikan Jokowi Sebelum Pileg
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menunjukkan sinyal telah merestui pencapresan Jokowi. Benarkah?
"Tunggu saja pada momentum yang tepat," kata Wasekjen PDIP Hasto Kristianto saat dihubungi, Rabu (15/1/2014).
Hasto menegaskan capres PDIP akan diumumkan pada saat yang tepat. Akan ada momentum yang pas yang sesuai dengan kalkulasi Megawati tepat untuk rakyat Indonesia.
"Tunggu saja pada momentum yang tepat," kata Wasekjen PDIP Hasto Kristianto saat dihubungi, Rabu (15/1/2014).
Hasto menegaskan capres PDIP akan diumumkan pada saat yang tepat. Akan ada momentum yang pas yang sesuai dengan kalkulasi Megawati tepat untuk rakyat Indonesia.
Setelah Banjir Terjang Tanggerang, Baru Sang Walikota Ajak-ajak Jokowi
Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah, mengajak Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) untuk membahas dan mencari solusi musibah banjir Jakarta dan Tangerang.
"Kami harap Pemkot Tangerang dan DKI Jakarta bisa duduk bareng bahas pemecehan banjir karena kedua wilayah sangat keterkaitan aliran kali dan sungai," kata Arief R Wismansyah di Tangerang, Kamis (16/1/2014).
"Kami harap Pemkot Tangerang dan DKI Jakarta bisa duduk bareng bahas pemecehan banjir karena kedua wilayah sangat keterkaitan aliran kali dan sungai," kata Arief R Wismansyah di Tangerang, Kamis (16/1/2014).
Jokowi Resmikan Polsub Sektor Pluit Timur
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Polsub Sektor Pluit
Timur yang merupakan bagian dari Polres Jakarta Utara. Jokowi secara
simbolis menyerahkan kunci kantor polisi itu ke Polda Metro Jaya.
Orang nomor satu Jakarta ini tiba di Polsub Sektor Pluit Timur pada pukul 08.45 WIB pagi, Rabu (16/1/2014). Kedatangan Jokowi bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno disambut sekitar 20 polisi cilik yang berbaris rapi.
Orang nomor satu Jakarta ini tiba di Polsub Sektor Pluit Timur pada pukul 08.45 WIB pagi, Rabu (16/1/2014). Kedatangan Jokowi bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno disambut sekitar 20 polisi cilik yang berbaris rapi.
Jokowi Membalas Kritik dengan Tindakan
Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Gungun Heryanto, berpendapat sikap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang akan mengerjakan wewenang pemerintah pusat merupakan kritikan. Menurut dia, sikap tersebut muncul karena pemerintah pusat dianggap kurang peduli melaksanakan tanggungjawabnya. "Dalam hal ini, Jokowi lebih peduli dengan hal tersebut," kata dia ketika dihubungi Tempo, Kamis (16/1/2014).
Meski demikian, kata Gungun, Jokowi sepatutnya berkoordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah pusat.
Meski demikian, kata Gungun, Jokowi sepatutnya berkoordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah pusat.
Bang Ali pun Kalah dengan Banjir
Banjir memang telah ditakdirkan tumpah dan menggenang di Jakarta sejak dahulu kala. Bak penyakit menahun, semua gubernur yang memerintah Jakarta nyaris selalu terkena dampaknya.
Bukan hanya Jokowi ataupun Fauzi Bowo, Gubernur Ali Sadikin pun pernah dibuat pusing dengan masalah banjir. Banjir itu terjadi sekitar tahun 1972.
"Dengan mengenakan jas hujan, pakaian agak tebal supaya tidak cepat tembus air, topi penahan air hujan, sepatu bot dari karet saya keluar rumah dan nongkrong di Pintu Air Manggarai, mengawasi dan ikut mengatur kalau Banjir Kanal itu naik," kata Ali Sadikin dalam buku 'Bang Ali' karya Ramadhan KH.
Bukan hanya Jokowi ataupun Fauzi Bowo, Gubernur Ali Sadikin pun pernah dibuat pusing dengan masalah banjir. Banjir itu terjadi sekitar tahun 1972.
"Dengan mengenakan jas hujan, pakaian agak tebal supaya tidak cepat tembus air, topi penahan air hujan, sepatu bot dari karet saya keluar rumah dan nongkrong di Pintu Air Manggarai, mengawasi dan ikut mengatur kalau Banjir Kanal itu naik," kata Ali Sadikin dalam buku 'Bang Ali' karya Ramadhan KH.
Rabu, 15 Januari 2014
Jokowi Kayak Sopir Ingin Ngebut, tapi Mesinnya Ngadat
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menilai sejauh ini
upaya Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) dalam mengatasi banjir sudah
maksimal. Namun kinerja yang tinggi itu tidak diimbangi oleh jajaran di
bawahnya.
Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Ashraf Ali menyindir Satuan Kerja Perangkat Daerah (SPKD) Pemprov DKI yang seharusnya bisa optimal menangani banjir menggunakan anggaran tahun lalu.
Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Ashraf Ali menyindir Satuan Kerja Perangkat Daerah (SPKD) Pemprov DKI yang seharusnya bisa optimal menangani banjir menggunakan anggaran tahun lalu.
Pemerintah Pusat Hanya Mengekor Jokowi
Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti Nirwono Yoga mengatakan inisiatif pengerjaan proyek penanggulangan banjir selama setahun terakhir lebih banyak dimulai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pemerintah pusat, kata dia, belakangan memulai pengerjaan setelah sebuah proyek dimulai pemerintah provinsi. "Pemerintah pusat cenderung mengikuti dan melanjutkan apa yang sudah dimulai pemerintah provinsi," kata Nirwono saat dihubungi, Rabu (15/1/2014).
BPBD DKI vs BMKG
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mengklaim telah sukses menurunkan titik banjir tahun ini dibandingkan tahun lalu. Jika di zaman Fauzi Bowo titik banjir mencapai 62 titik, tahun ini Pemprov DKI mengaku hanya punya 35 titik banjir. Menurut BPBD kesuksesan ini tak lepas dari kesigapan Jokowi menangani banjir tahun ini.
Jokowi Prediksi Film 'Comic 8' Bakal Booming
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan diri di tengah-tengah kesibukannya untuk bertemu dengan para pemain film COMIC 8. Pada pertemuan dengan pemain dari film COMIC 8 tersebut, Jokowi memprediksi kalau film komedi itu akan meledak di pasaran.
Pernyataan yang keluar dari mulut orang nomor satu di Jakarta tersebut membuat Indro Warkop dan kawan-kawan senang. Nirinia Zubir, yang juga ikut serta dalam pertemuan itu mengamini hal tersebut. "Kalau bakal booming, kita syukuri aja," ujar Nirina Zubir di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2014).
Pernyataan yang keluar dari mulut orang nomor satu di Jakarta tersebut membuat Indro Warkop dan kawan-kawan senang. Nirinia Zubir, yang juga ikut serta dalam pertemuan itu mengamini hal tersebut. "Kalau bakal booming, kita syukuri aja," ujar Nirina Zubir di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2014).
Jokowi Kunjungi Puskesmas Rawa Malang
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi pemukiman warga dan
Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di RW 010, Rawa Malang, Semper
Timur, Cilincing, Jakarta Utara. Kedatangannya kali ini, ingin melihat
secara langsung pelayanan di Puskesmas yang sempat tergenang antara 10
hingga 15 cm saat terjadi hujan kemarin.
Sesampainya di lokasi, Jokowi mengecek satu-persatu ruang.
” Ya kita cek dulu, apa saja yang perlu diperbaiki kita akan perbaiki apalagi ini pelayanan yang dibutuhkan masyarakat, jadi harus secepatnya di respon,” kata Jokowi, Rabu (15/1/2014).
Sesampainya di lokasi, Jokowi mengecek satu-persatu ruang.
” Ya kita cek dulu, apa saja yang perlu diperbaiki kita akan perbaiki apalagi ini pelayanan yang dibutuhkan masyarakat, jadi harus secepatnya di respon,” kata Jokowi, Rabu (15/1/2014).
Jokowi Tak Akan Pernah Hianati PDIP
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) terus diunggulkan oleh berbagai survei sebagai kandidat calon presiden (capres) dengan elektabilitas tertinggi. Hanya saja, PDI Perjuangan sebagai partai tempat Jokowi berkiprah tak jua mendeklarasikannya sebagai bakal capres.
Namun demikian, PIDP yakin Jokowi tak akan mengkhianati Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Menurut Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo, di PDIP ada istilah "TNI" bagi kader yang patuh pada perintah Megawati. TNI yang dimaksud Tjahjo adalah "taat nurut instruksi".
Namun demikian, PIDP yakin Jokowi tak akan mengkhianati Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Menurut Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo, di PDIP ada istilah "TNI" bagi kader yang patuh pada perintah Megawati. TNI yang dimaksud Tjahjo adalah "taat nurut instruksi".
Tak Main-main, Jokowi Anggarkan 5.1T untuk Bebaskan Jakarta dari Banjir
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengalokasikan anggaran sebesar 5,1T untuk penanggulangan banjir, rob, dan genangan dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah 2014, jumlah ini tercatat sebagai jumlah terbesar sepanjang sejarah perkemabangan kota Jakarta dan tidak dapat diungkiri lagi bahwa hal ini menunjukkan keseriusan Jokowi dalam meminimalisasikan banjir di ibukota.
Dalam RAPBD untuk permasalahan ini, Jakarta masih banyak fokus dipengerukan kali dan waduk.
Dalam RAPBD untuk permasalahan ini, Jakarta masih banyak fokus dipengerukan kali dan waduk.
Hikayat Banjir Jakarta dari Era Jenderal Coen Sampai Jokowi
Jakarta banjir lagi. Hujan mengguyur ibu kota selama dua hari, dari Sabtu hingga Minggu, kemarin menyebabkan debit air Sungai Ciliwung dan beberapa kali kecil lainnya meluber tak terbendung. Air merendam sejumlah pemukiman dengan ketinggian beragam, mulai 60 centimeter hingga 4 meter lebih.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, setidaknya sebanyak 2.466 orang mengungsi, dan 4 di antaranya meninggal. Para pengungsi itu berasal dari 175 rukun warga di 33 kelurahan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, setidaknya sebanyak 2.466 orang mengungsi, dan 4 di antaranya meninggal. Para pengungsi itu berasal dari 175 rukun warga di 33 kelurahan.
BBM Hoax Soal Banjir, Jokowi: Tak Perlu Diurus, Masih Banyak Kerjaan Lain
Broadcast hoax yang mengatasnamakan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja
Purnama (Ahok) soal banjir Kali Ciliwung beredar luas tadi pagi.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) tak mau menanggapi pesan bohong tersebut, sebab
masih banyak yang perlu diurus.
"Itu nggak ada isinya. Kerjaan kita masih banyak," kata Jokowi di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2014).
Sebelumnya, Ahok geram dengan adanya broadcast hoax soal banjir Jakarta yang mengatasnamakan dirinya. Ia merasa isi pesan itu memfitnah dirinya.
"Itu nggak ada isinya. Kerjaan kita masih banyak," kata Jokowi di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2014).
Sebelumnya, Ahok geram dengan adanya broadcast hoax soal banjir Jakarta yang mengatasnamakan dirinya. Ia merasa isi pesan itu memfitnah dirinya.
Langganan:
Postingan (Atom)


























