Rabu, 13 Agustus 2014

Cak Imin Temui Jokowi di Kantor Transisi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) malam ini bertemu dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Kantor Transisi, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat.
Dengan mengenakan kemeja putih dan celana hitam, Jokowi enggan berkomentar perihal agenda pertemuannya dengan Cak Imin.
"Opo? Nanti ya," kata Jokowi kepada wartawan sembari masuk ke dalam kantor bernomor 10 itu, Rabu (13/8/2014) malam.

Jokowi Tak Sekalipun Mau Nonton

Pihak Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa mengadukan atas adanya kecurangan dalam proses Pilpres yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sidang setidaknya sudah dilaksanakan sebanyak tiga kali.
Presiden terpilih periode 2014-2019 Joko Widodo ( Jokowi ) mengatakan, tidak pernah sekali pun menyaksikan sidang di MK, meski hanya lewat layar kaca. Jokowi mempercayakan sepenuhnya kepada pengacara.

Jokowi Tetap Rahasiakan Biaya Operasional Tim Transisi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sampai saat ini tidak ingin mengungkapkan berapa pengeluaran untuk menjalankan Tim Transisi Jokowi-JK.
Jokowi kembali mengulang jawabannya ketika ditanya mengenai biaya tim transisi, bahwa biaya tersebut dari dana urunan yang dilakukan antara dirinya, Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla dan partai pendukung.

Jokowi Dapat Ucapan Selamat dari Kim Jong Un

Presiden sekaligus Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Su Yong di Balai Kota DKI Jakarta. Jokowi mengatakan dalam pertemuan tersebut tidak ada pembicaraan mengenai kerja sama luar negeri. Sebab dirinya hanya menerima pernyataan selamat dari Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un.

PDIP: Tamu Asing Bukan Intervensi

Sekretaris Jenderal PDIP, Tjahjo Kumolo, menampik tudingan bahwa kunjungan sejumlah tamu negara asing yang menemui presiden terpilih, Joko Widodo, memiliki kepentingan terselubung.
"Namanya itu kan tamu negara sahabat. Begitu hasil KPU diumumkan, mereka langsung memberi selamat," kata dia saat ditemui pada acara pembekalan kader PDIP di Bidakara, Rabu (13/8/2014).

Yang Mulia Presiden Terpilih Jokowi ...

Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri So-Yong menyambangi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) di Balaikota DKI. Usai bertemu, Menlu Ri menyampaikan rasa kekagumannya kepada Jokowi. Ri mengaku terkesan dengan Jokowi yang dinilai merakyat. Bahkan Ri memanggil Jokowi dengan sebutan 'Yang Mulia'.

Habis Dubes Koresl, Giliran Menlu Korut Kunjungi Jokowi

Siang ini, Rabu 13 Agustus 2014) Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat kunjungan dari Menteri Luar Negeri Korea Utara, Ri Su-Yong di Balai Kota, Jakarta Pusat.
Ri Su-Yong yang berpakaian resmi, mengenakan setelan jas berwarna hitam dengan dasi biru ini turun dari mobilnya, Sedan Mercedes Benz E250 berwarna hitam di depan halaman pendopo Balai Kota sekitar pukul 15.00 WIB.

Jokowi Geram Programnya Tak Masuk APBN 2015

Program-program presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015 sehingga pada awal pemerintahannya APBN Jokowi disusun oleh pemerintah sebelumnya yang tentu saja tidak akan sesuai dengan apa yang diinginkan Jokowi.
"Tidak tahu. Kita tidak bisa masuk ruangan (rapat pembahasan APBN 2015--red)," kata Jokowi di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (13/8/2104).

Jokowi: Patung Pancoran Tak Terawat

Presiden sekaligus Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku belum mengetahui secara pasti berapa besaran anggaran yang akan digunakan untuk pembersihan Patung Pancoran di Jakarta Selatan dan Patung Pangeran Diponegoro yang terletak di kawasan Monas Jakarta Pusat.
Menurut Jokowi, masalah penggunaan anggaran untuk membersihkan patung bersejarah itu merupakan urusan anak buahnya di tingkat dinas.

Jokowi Menyoal Mobil Dinas

Pemprov DKI Jakarta mengganti skema pemberian kendaraan operasional bagi para PNS dengan cara menariknya dan menggantinya dengan tunjangan operasional. Presiden sekaligus Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) berpendapat rencana kebijakan tersebut dikarenakan beberapa faktor.
Beberapa faktor yang dimaksud di antaranya yaitu penghitungan BBM dan suku cadang kendaraan tersebut.

Orang Asing Terus Ngantri Temui Jokowi

Meski belum resmi menjabat sebagai presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) belakangan sudah disibukkan dengan kedatangan tamu sejumlah diplomat asing, tamu-tamu mancanegara ini seakan-akan tak mau mendengar jeritan sang pecudang yang sedang mengobrak-abrik Mahkamah Konstitusi dengan tuntutannya untuk membatalkan penetapan KPU. Sebagian besar mereka menemui Jokowi di Balai Kota.

Lemhanas Puji Tim Transisi Jokowi

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Budi Susilo Soepanji memuji langkah presiden terpilih, Joko Widodo, yang membentuk tim transisi guna menyambut tongkat estafet pemerintahan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Menurut Budi, tim tersebut sangat membantu kinerja pemerintahan Jokowi, sapaan Joko Widodo. "Karena memindahkan sebuah pemerintahan itu masalah yang pelik," kata Budi di kantornya di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (13/8/2014).

Jokowi Terima Kunjungan Dubes Korea Selatan di Balai Kota

Presiden sekaligus Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan dari Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Cho Tai-Young.
Dalam kunjungannya, dubes Korea Selatan menyampaikan ucapan selamat untuk kemenangannya dalam Pilpres 2014. Selain itu Jokowi dan dubes Cho Tai-Young mereka juga membahas rencana kerja sama bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan.

Selasa, 12 Agustus 2014

Jokowi Minta Wiranto Berterima Kasih Pada Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) blak-blakan meminta Ketua Umum Partai Hanura Wiranto untuk berterima kasih kepadanya di depan puluhan pendiri dan pengurus harian Partai Hanura.
Hal ini diungkapkan Jokowi saat menyambangi kantor DPP Hanura di Tanjung Karang, Jakarta Pusat. Mengenakan kemeja putih dan sepatu kets favoritnya, Jokowi tiba di lokasi pukul 17.30 WIB.

Jokowi Sambangi Kantor DPP Partai Hanura, Wiranto Janji Kawal Jokowi

Presiden terpilih Joko Widodo hari ini, Selasa (12/8/2014) setelah menyelesaikan tugas kegubernurannya mulai menjalankan agenda politik.
Sekitar pukul 17.00 WIB, pria yang sapaan akrabnya Jokowi ini meninggalkan kantornya, Balai Kota, Jakarta, menuju ke DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Jokowi Seleksi Sendiri Calon Pokja Transisi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akui menyeleksi dan mengawasi sendiri calon anggota kelompok kerja (pokja) transisi Jokowi-JK untuk menjalankan program aksi kabinetnya kelak.
"Enggak ada cv, langsung saya telusuri saja dengan dunia yang sangat terbuka saat ini. Apa sulitnya tinggal telusuri," ujar Jokowi di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (12/8/2014).

Jokowi Temui Delapan Bupati

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan delapan bupati dalam sebuah pertemuan tertutup guna membahas berbagai masalah daerah.
"Tadi bertemu delapan bupati, makan-makan, mereka ingin beri masukan berkaitan masalah di daerah," kata Jokowi usai pertemuan itu di Jakarta, Selasa (12/8/2014).
Pertemuan itu antara lain membahas masasalah bagaimana pengelolaan desa yang bagus, bantuan desa nantinya, masalah peternakan, dan masalah kesehatan.

Jokowi Akui Minta Saran Ahok

Presiden sekaligus Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah meminta saran kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk susunan kabinet apabila diputuskan menang oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Namun, Jokowi enggan menyebutkan saran apa yang diberikan dari Ahok tersebut.
"Ya semuanya dimintai saran, Pak Wagub saya mintai saran. Semuanya dimintai saran," ujar Jokowi di Balai Kota Jakarta, Selasa (12/8/2014).

Jokowi Ajak Rayakan Hari Kemerdekaan Dengan Kegembiraan

Republik Indonesia akan merayakan Hari Kemerdekaan ke-69 pada 17 Agustus mendatang. Presiden RI terpilih 2014-2019 Joko Widodo ( Jokowi ) mengajak masyarakat untuk merayakan Agustusan dengan kegembiraan
"Peringatan hari kemerdekaan hendaknya dirayakan dengan kegembiraan," kata Jokowi dalam fanpage Facebook-nya, Selasa (12/8/2014).

Relawan Rela Mati Demi Jokowi

Relawan pendukung presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mengaku siap mengawal Jokowi dan Jusuf Kalla (JK) selama duduk di pemerintahan, terlebih lagi apabila ada ada kementerian-kementerian yang hendak menjerumuskan Jokowi-JK.
"Mengawal Jokowi-JK sebuah harga mati," Koordinator Bara JP Sihol Manullang, Selasa(12/8/2014).

Jokowi: 10 Tahun Lagi Indonesia Belum Bisa Menangkan Persaingan Pasar Bebas Asean

Indonesia akan menghadapi era persaingan pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mulai 2015. Kompetisi sengit dan dinamis ditengarai tidak hanya dalam keunggulan produk barang dan jasa, namun juga tenaga kerja atau kualitas sumber daya manusia (SDM) masing-masing negara anggotanya. Hal ini akan menjadi tantangan besar bagi Indonesia.

Tanggapan Jokowi Soal Banjir di Jakarta Kemarin

Presiden sekaligus Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan masih berusaha menyelesaikan semua permasalahan Ibu Kota sebelum dirinya menduduki jabatan baru sebagai Presiden Republik Indonsia. Salah satu permasalahan itu adalah banjir, yang menjadi problem utama di Jakarta.
Jokowi beralasan pemerintah DKI membutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengatasi banjir.

Jokowi Terima Kunjungan Menlu Jepang

Menteri Luar Negeri (Menlu) Jepang  menemui Presiden sekaligus Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (12/8/2014).
Menlu Kishida beserta rombongan tiba sekitar pukul 09.00 WIB di Balai Kota dan langsung masuk menemui Jokowi.
Usai bertemu Jokowi, Menlu Kishida menolak berbicara pada wartawan. Dia langsung meninggalkan Balai Kota.

Senin, 11 Agustus 2014

Sekjen PDIP pastikan menteri Jokowi tidak terkena kasus korupsi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan wakilnya Jusuf Kalla (JK) dipastikan tidak akan memilih calon menteri yang terkena kasus oleh penegak hukum.
"Dengan istilahnya membentuk kabinet profesional, kabinet kerja dan kabinet bersih (dalam arti tidak menjadi tersangka oleh penegak hukum ataupun terindikasi masalah korupsi)," kata Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Tjahjo Kumolo di Jakarta, Senin (11/8/2014).

Jokowi Bakal Bicarakan Peleburan Kementerian Bulan Depan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak menampik wacana pengurangan jumlah menteri di kabinet Jokowi-JK. Peleburan kementerian dimungkinkan untuk menghindari tumpang tindih jabatan dalam menjalankan programnya kelak.
"Ada kemungkinan dilebur. Nanti kira-kira awal September atau pertengahan baru bicara itu," kata Jokowi, Senin (11/8/2014).

Belum Bahas Kabinet, Tetapi Sambut Baik Usulan Kadin

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, kabinetnya dibangun atas koalisi tanpa syarat, bukan praktik balas budi. Dia bersikukuh, menteri yang ikut dalam kabinetnya harus melepas jabatan di partai politik (parpol).
"Kami belum bicara nama menteri dan susunan kabinet. Apalagi berbicara jatah. Dulu sudah saya sampaikan, syaratnya (berkoalisi) itu tanpa syarat. Sudah jelas toh?" kata Jokowi, Senin (11/8/2014).

Jokowi Masa Bodoh dengan HAM

Presiden Joko Widodo mengungkapkan dirinya tidak peduli isu HAM terkait dugaan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono terlibat pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).
"Itu kan katanya dan diduga. Kita ini repot kalau diduga-duga gitu," ujar Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Senin (11/8/2014).