Cawapres pasangan Joko Widodo, M Jusuf Kalla, tak membuang waktu untuk merebut hati masyarakat Indonesia termasuk di Sumatera.
Arsip terlengkap seputar kegiatan Jokowi mulai tahun 2013 hingga Jokowi Terindikasi Melindungi Koruptor.
Sabtu, 07 Juni 2014
Tak Bisa Baca Al-Quran, Prabowo Tak Berani Terima Tantangan JK
Calon presiden dari koalisi yang dipimpin Partai Gerakan Indonesia Raya, Prabowo Subianto, mengaku tak terlalu fasih melantunkan ayat Al-Quran. “Jelas lebih baik orang lain,” kata Prabowo setelah menghadiri deklarasi dukungan 77 anggota Dewan Perwakilan Daerah di Balai Kartini, Sabtu malam (7/6/2014).
Jokowi Temui Pimpinan Majelis Buddha Dharma Indonesia
Calon presiden dari koalisi rakyat, Joko Widodo menyambangi pemimpin
Majelis Buddha Dharma Indonesia di kompleks Kuil Myogan-Ji, Megamendung,
Bogor, Sabtu (7/6) malam.
Namun Jokowi tidak memberi pernyataan atau menjelaskan visi-misinya, lantaran waktu kampanye yang ditetapkan KPU sudah lewat.
Anak-anak di Kampanye Terbuka Jokowi
Anak-anak diikutsertakan pada kampanye terbuka calon presiden Joko
Widodo (Jokowi) di Lapangan Siaga, Kabupaten Bogor, Sabtu (7/6/2014).
Komisi Pemilihan Umum (KPU) melarang anak-anak diikutsertakan dalam
kampanye pemilu.
"Anak saya suka sama Jokowi jadi ingin ikut," kata Ari Kristanto, warga Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, yang hadir di kampanye itu. Ia hadir bersama putirnya yang berusia 7 tahun. Ketika ditanya perihal larangan dari KPU mengikutsertakan anak-anak dalam kampanye, Ari mengatakan tahu aturan itu. "Dia ingin ikut," ujar Ari.
Sejumlah warga lain juga tampak datang dengan anak-anak mereka.
"Anak saya suka sama Jokowi jadi ingin ikut," kata Ari Kristanto, warga Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, yang hadir di kampanye itu. Ia hadir bersama putirnya yang berusia 7 tahun. Ketika ditanya perihal larangan dari KPU mengikutsertakan anak-anak dalam kampanye, Ari mengatakan tahu aturan itu. "Dia ingin ikut," ujar Ari.
Sejumlah warga lain juga tampak datang dengan anak-anak mereka.
Kunjungi DPC PDIP Cibinong
Dari Bogor, capres Jokowi tancap gas ke Cibinong. Jokowi mengunjungi
posko BP Pemilu 2014 di kantor DPC PDIP Kabupaten Bogor di Cibinong.
Mantan Walikota Solo itu tiba sekitar pukul 18.00 WIB Jl Tegar Beriman Cibinong, Jawa Barat, Sabtu (7/6/2014). Jokowi langsung berpidato di depan ratusan pendukungnya di halaman kantor DPC PDIP.
"Merdeka!" kata Jokowi mengawali pidatonya.
Mantan Walikota Solo itu tiba sekitar pukul 18.00 WIB Jl Tegar Beriman Cibinong, Jawa Barat, Sabtu (7/6/2014). Jokowi langsung berpidato di depan ratusan pendukungnya di halaman kantor DPC PDIP.
"Merdeka!" kata Jokowi mengawali pidatonya.
Kunjungi NU Bogor
Safari politik capres Jokowi masih berlanjut di Bogor. Dia mengunjungi
kantor pengurus cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor dan
disambut lantunan salawat.
Jokowi tiba di PCNU, Bogor, sekitar pukul 17.20 WIB, Sabtu (7/6/2014).
Warga NU menyambut Jokowi dengan lantunan salawat. Acara tersebut merupakan deklarasi aliansi masyarakat nahdliyin (Amanah) untuk kemenangan capres-cawapres Jokowi-JK.
Acara tersebut dihadiri ulama, tokoh masyarakat, dan warga NU. Deklarasi dibacakan oleh Ketua PC NU Bogor Ramdoni. Lalu diikuti oleh semua warga NU.
Jokowi tiba di PCNU, Bogor, sekitar pukul 17.20 WIB, Sabtu (7/6/2014).
Warga NU menyambut Jokowi dengan lantunan salawat. Acara tersebut merupakan deklarasi aliansi masyarakat nahdliyin (Amanah) untuk kemenangan capres-cawapres Jokowi-JK.
Acara tersebut dihadiri ulama, tokoh masyarakat, dan warga NU. Deklarasi dibacakan oleh Ketua PC NU Bogor Ramdoni. Lalu diikuti oleh semua warga NU.
Jokowi Tak Mau Tanda Tangannya Ditukar Duit Pelicin
Bakal calon presiden Joko Widodo mengaku dirinya lebih suka
blusukan ke kampung-kampung ketimbang duduk di kantor selama berjam-jam.
Menurut dia, permasalahan yang sebenarnya terjadi di lapangan bukan
terjadi di kantor-kantor.
"Kenapa saya hanya di kantor cuma 2 jam, 8 jam, 10 jam, 12 jam itu sisanya saya keluarkan di lapangan, di bantaran sungai. Karena masalah-masalah yang ada itu sebenarnya di lapangan bukan di kantor," ujar Jokowi di Lapangan Siaga, Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/6/2014).
"Kenapa saya hanya di kantor cuma 2 jam, 8 jam, 10 jam, 12 jam itu sisanya saya keluarkan di lapangan, di bantaran sungai. Karena masalah-masalah yang ada itu sebenarnya di lapangan bukan di kantor," ujar Jokowi di Lapangan Siaga, Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/6/2014).
Bawaslu Pastikan Jokowi Tak Langgar Aturan Kampanye
Badan Pengawas Pemilu menyatakan capres-cawapres
Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) tidak melakukan pelanggaran jadwal kampanye, seperti yang dilaporkan oleh kubu Prabowo-Hatta Rajasa beberapa hari terakhir.
Hal itu disampaikan Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nelson Simanjuntak dalam konferensi pers yang dilakukan di Jakarta, Sabtu (7/6/2014) petang.
Hal itu disampaikan Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nelson Simanjuntak dalam konferensi pers yang dilakukan di Jakarta, Sabtu (7/6/2014) petang.
Sombong Terpaksa
Bakal calon presiden Joko Widodo meminta masyarakat agar tidak
terpengaruh isu negatif yang beredar. Salah satunya, huruf H yang ada di
depan namanya dan banyak disebut singkatan dari 'Herbertus'.
Mantan wali kota Solo ini mengatakan dirinya menjadi haji sejak tahun 2003 lalu dan beberapa kali melaksanakan ibadah umroh.
Mantan wali kota Solo ini mengatakan dirinya menjadi haji sejak tahun 2003 lalu dan beberapa kali melaksanakan ibadah umroh.
JK Menyoal Pemanggilan Jokowi Oleh Bawaslu
Cawapres Jusuf Kalla (JK) tak terima ketika mengetahui Badan Pengawas
Pemilu (Bawaslu) memanggil capres Joko Widodo (Jokowi) pada Sabtu (7/6)
pagi WIB. Dia menilai, Jokowi tak melakukan pelanggaran apalagi mencuri start kampanye sebelum waktu penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Jokowi Kampanye di Bojong Gede
Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kampanye terbuka di
Lapangan Siaga, Bojong Gede, Bogor. Dalam kampanye tersebut, Jokowi
mengaku pernah merasakan penderitaan menjadi rakyat kecil.
Jokowi bercerita dilahirkan di pinggir sungai daerah Solo, Jawa Tengah, dan lahir dari keluarga yang tidak mampu. Namun ia mampu berjuang untuk maju dan sukses seperti saat ini.
Jokowi bercerita dilahirkan di pinggir sungai daerah Solo, Jawa Tengah, dan lahir dari keluarga yang tidak mampu. Namun ia mampu berjuang untuk maju dan sukses seperti saat ini.
Pedagang: Pak Jokowi, Jangan Beli Sayur di Mall
Calon presiden yang diusung oleh PDI Perjuangan Joko Widodo diberi
imbauan oleh para pedagang agar tidak berbelanja sayur mayur di mall
saat mengunjungi Pasar Anyar, Jalan Dewi Sartika, Bogor Selatan, Bogor,
Jawa Barat, Sabtu (7/6/2014).
"Pak, jangan beli sayur di mall ya pak," ujar seorang pedagang diketahui namanya Sulistyo ini.
"Pak, jangan beli sayur di mall ya pak," ujar seorang pedagang diketahui namanya Sulistyo ini.
Deklarasi #JariTengahUngu Dukung Jokowi-JK
Sejumlah aktivis dan seniman, hari ini menggelar deklarasi
#JariTengahUngu untuk menggalang dukungan kemenangan bagi Joko Widodo -
Jusuf Kalla
Menariknya, di antara aktivis itu, ada Wanda Hamida, yang merupakan aktivis dan tokoh Partai Amanat Nasional, serta Charles Bonar Sirait yang merupakan tokoh Golkar.
Menariknya, di antara aktivis itu, ada Wanda Hamida, yang merupakan aktivis dan tokoh Partai Amanat Nasional, serta Charles Bonar Sirait yang merupakan tokoh Golkar.
Jokowi Janjikan Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar
Bakal calon presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini melakukan kampanye
di Lapangan Siaga, Bojong Gede, Bogor. Dalam kampanye tersebut, Jokowi
menjanjikan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Sehat
(KJS) yang sukses diterapkan di Jakarta akan diperluas ke seluruh
Indonesia.
"Pas saya jadi wali kota Solo saya berikan biaya kesehatan gratis. Gratis bukan hanya omong kosong. Kalau di Jakarta, ada KJS. Kalau di Indonesia nanti ada Kartu Indonesia Sehat," ujar Jokowi dalam orasinya, Sabtu (7/6/2014).
"Pas saya jadi wali kota Solo saya berikan biaya kesehatan gratis. Gratis bukan hanya omong kosong. Kalau di Jakarta, ada KJS. Kalau di Indonesia nanti ada Kartu Indonesia Sehat," ujar Jokowi dalam orasinya, Sabtu (7/6/2014).
Khofifah : Kampanye Hitam Dilakukan Calon yang Tidak Percaya Diri
Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menyesalkan adanya black campaig atau kampanye hitam menjelang pelaksanaan pilpres.
Kampanye hitam itu hanya dilakukan orang yang tidak percaya diri dengan kemampuan kandidatnya.
Black campaig yang mendiskreditkan salah satu calon itu seperti munculnya peredaran tabloit Obor yang menjelekkan salah satu kandidat.
Kampanye hitam itu hanya dilakukan orang yang tidak percaya diri dengan kemampuan kandidatnya.
Black campaig yang mendiskreditkan salah satu calon itu seperti munculnya peredaran tabloit Obor yang menjelekkan salah satu kandidat.
500 Ahli IT dan 2 Juta Relawan Disiapkan Cegah Kampanye Hitam Jokowi-JK
Mengantisipasi serangan yang ditujukan kepada duet Joko Widodo dan Jusuf Kalla, Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) yang juga organ sayap kemahasiswaan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) siap tempur di sosial media.
"Sikap ujub diri seperti itu harus dilawan. Apalagi berkaitan dengan serangan yang ditujukan kepada Jokowi selama ini yang sudah di luar batas kepatutan, moral dan etika,'ujar Ketua Umum DPN Gemasaba, Ghozali Munir, di Jakarta, Sabtu (7/6/2014).
Hal tersebut kata Ghozali dilakukan terkait adanya berbagai kampanye hitam yang ditujukan kepada pasangan capres-cawapres Jokowi-JK.
"Sikap ujub diri seperti itu harus dilawan. Apalagi berkaitan dengan serangan yang ditujukan kepada Jokowi selama ini yang sudah di luar batas kepatutan, moral dan etika,'ujar Ketua Umum DPN Gemasaba, Ghozali Munir, di Jakarta, Sabtu (7/6/2014).
Hal tersebut kata Ghozali dilakukan terkait adanya berbagai kampanye hitam yang ditujukan kepada pasangan capres-cawapres Jokowi-JK.
Wanda: Jokowi Sosok yang Sederhana
Selebritis dan juga politisi Partai Amanat nasional (PAN) Wanda Hamidah mengatakan Joko Widodo atau yang karib disapa Jokowi adalah sosok yang sederhana.
"Jokowi yang saya kenal adalah sosok yang memiliki kesederhanaan dan juga keramahan," ujar Wanda saat deklarasi Gerakan Jari Tengah Ungu, di Manggarai, Jakarta, Sabtu (7/6/2014).
"Jokowi yang saya kenal adalah sosok yang memiliki kesederhanaan dan juga keramahan," ujar Wanda saat deklarasi Gerakan Jari Tengah Ungu, di Manggarai, Jakarta, Sabtu (7/6/2014).
Nadia Ayesha: Jokowi Tahu Apa yang Diinginkan Rakyat
Artis dan pesinetron yang sedang naik daun, Nadia Ayesha, menyatakan Indonesia membutuhkan calon pemimpin yang tak banyak janji, tapi sudah jelas menunjukkan kerjanya seperti Joko Widodo.
"Kita tak butuh yang tegas dan otoriter. Tapi kita butuh sosok yang terjun langsung ke masyarakat dengan rendah hati untuk tahu apa keinginan rakyat, dan kemudian melaksanakannya melalui program pemerintah," kata Nadia di sela-sela rapat koordinasi relawan Kawan Jokowi, di Jakarta, Sabtu (7/6/2014).
Putri pasangan musisi Ekki Soekarno dan artis Soraya Haque itu, menyatakan dirinya meyakini figur demikian ada pada diri calon presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) yang berpasangan dengan Jusuf Kalla (JK). Pasangan dengan nomor urut 2 itu diyakininya akan memenuhi ekspektasi masyarakat Indonesia akan sosok pemimpin negara yang bertipe pekerja dan menyayangi.
"Kita tak butuh yang tegas dan otoriter. Tapi kita butuh sosok yang terjun langsung ke masyarakat dengan rendah hati untuk tahu apa keinginan rakyat, dan kemudian melaksanakannya melalui program pemerintah," kata Nadia di sela-sela rapat koordinasi relawan Kawan Jokowi, di Jakarta, Sabtu (7/6/2014).
Putri pasangan musisi Ekki Soekarno dan artis Soraya Haque itu, menyatakan dirinya meyakini figur demikian ada pada diri calon presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) yang berpasangan dengan Jusuf Kalla (JK). Pasangan dengan nomor urut 2 itu diyakininya akan memenuhi ekspektasi masyarakat Indonesia akan sosok pemimpin negara yang bertipe pekerja dan menyayangi.
okowi Resmikan Armada Kampanye LED Mobile
LED Mobile merupakan armada TV berjalan yang akan di gunakan sebagai
alat kampanye Jokowi-JK. Armada ini diberikan oleh Forum Rakyat dengan
Mediatronic Indonesia.Dengan memcahkan kendi berisi air dan memotong bunga yang ada di armada berbentuk kontainer ini, Jokowi meresmikan LED mobile berukuran 17 meter dengan tinggi 4 meter dengan TV LED berukuran 4x8 meter.
"Saya resmikan ya. Prak!," kata Jokowi saat memecahkan kendi meresmikan armada kampanye di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/6/2014).
Sementara Marketing Mediatronic Indonesia, Doddy Hartanta mengatakan, pengadaan armada bertujuan untuk memberikan dukungan kampanye bagi Jokowi-JK. LED Mobile ini akan mengelilingi kota Jawa selama 1 bulan.
Publik Mulai Meragukan Jokowi Jadi Presiden
Pada awalnya banyak masyarakat yang kagum terhadap sosok Joko Widodo sang calon presiden, terlebih lagi saat-saat pertama kali dia menjadi gubernur DKI Jakarta hingga ditetapkan menjadi kandidat orang nomor satu di Indonesia.
Akan tetapi, sekarang publik mulai meragukan sosok Joko Widodo. Jokowi dianggap kini kurang meyakinkan.
Setidaknya, ada dua momen yang membuat publik meragukan Jokowi, pertama pada acara resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat pengambilan nomor urut dan deklarasi kampanye damai.
Akan tetapi, sekarang publik mulai meragukan sosok Joko Widodo. Jokowi dianggap kini kurang meyakinkan.
Setidaknya, ada dua momen yang membuat publik meragukan Jokowi, pertama pada acara resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat pengambilan nomor urut dan deklarasi kampanye damai.
Doa untuk Kemenangan Jokowi dari Puncak Semeru
36 Orang anggota Komunitas Penikmat Alam 'Track Mountain' yang juga
tergabung dalam Relawan for Jokowi melakukan pendakian ke Gunung Semeru.
Sesampainya di puncak gunung tertinggi di Pulau Jawa itu, anak-anak
muda ini mengibarkan bendera Merah Putih dan bendera harapan, bendera
perjuangan dengan gambar Jokowi.
Blusukan, Jokowi Bagikan Poster Dokumentasi Perjalanan Hajinya dan Keluarga
Capres Joko Widodo blusukan ke Pasar Kebon Kembang Bogor. Gubernur DKI
Jakarta nonaktif ini membagi-bagikan poster yang berisi dokumentasi
perjalanan ibadah haji dan umrohnya.
Ketika Jokowi tengah blusukan, bergerak menyusuri lorong-lorong pasar Kebon Kembang Bogor, Sabtu (7/6/2014), timses yang ada di belakangnya membagi-bagikan poster kepada warga dan penjual.
Ketika Jokowi tengah blusukan, bergerak menyusuri lorong-lorong pasar Kebon Kembang Bogor, Sabtu (7/6/2014), timses yang ada di belakangnya membagi-bagikan poster kepada warga dan penjual.
Khofifah Yakin 65% Suara Jatim untuk Jokowi-JK
Ketua Tim Pemenangan Jokowi-JK Khofifah Indar Parawansa optimistis
mampu meraup 65 persen suara di Jawa Timur untuk Jokowi-JK. Pasalnya,
Ketua Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ini yakin semua
anggotanya ikut mendukung Jokowi-JK.
Khofifah yang ditemui di Kediri, Jawa Timur, Sabtu (7/6/2014) menyatakan, timnya akan bekerja keras untuk memenangkan. Mereka juga akan menteralisir isu-isu buruk tentang Jokowi.
Khofifah yang ditemui di Kediri, Jawa Timur, Sabtu (7/6/2014) menyatakan, timnya akan bekerja keras untuk memenangkan. Mereka juga akan menteralisir isu-isu buruk tentang Jokowi.
Anies: Reformasi TNI/Polri Diciderai Jika Ada Oknum Aparat Tak Netral
Juru bicara pasangan Jokowi-Jusuf Kalla, Anies Baswedan
mengungkapkan adanya oknum-oknum TNI menggiring masyarakat kepada
pasangan tertentu menciderai netralitas TNI yang sudah diperjuangkan
sejak reformasi 1998 lalu.
Anies tegaskan, sejak reformasi 1998, TNI dan Polri telah bekerja keras untuk menata diri, membebaskan diri dari keterlibatan Politik Praktis.
Anies tegaskan, sejak reformasi 1998, TNI dan Polri telah bekerja keras untuk menata diri, membebaskan diri dari keterlibatan Politik Praktis.
Hendropriyono Prediksikan Jokowi-JK akan Dicurangi
Tim Pemenangan pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Muhammad
Jusuf Kalla, kembali menegaskan agar tim relawan JKWJK memasang mata dan
telinga, serta mencatat apabila terjadi kecurangan yang melibatkan
aparat negara, dalam hal ini Bintara Pembina Desa (Babinsa).
Salah seorang tim pemenangan JKWJK AM Hendropriyono mengingatkan kepada relawan JKWJK agar mewaspadai kecurangan di tengah masyarakat.
Salah seorang tim pemenangan JKWJK AM Hendropriyono mengingatkan kepada relawan JKWJK agar mewaspadai kecurangan di tengah masyarakat.
Jokowi Nggak Neko-neko
Dalam kunjungan maraton di Bogor, capres Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan berkunjung ke dapur redaksi Radar Bogor di Graha Pena, Jalan KH Abdullah Bin Nuh nomor 30 Kota Bogor.
Tiba sekitar pukul 13:30, Jokowi mengenakan kemeja khas kotak-kotak, dan dikawal oleh sejumlah perwakilan partai koalisi. Di Graha Pena, Jokowi berdiskusi singkat dengan CEO Radar Bogor Group Hazairin Sitepu. Sabtu (7/6/2014).
Tiba sekitar pukul 13:30, Jokowi mengenakan kemeja khas kotak-kotak, dan dikawal oleh sejumlah perwakilan partai koalisi. Di Graha Pena, Jokowi berdiskusi singkat dengan CEO Radar Bogor Group Hazairin Sitepu. Sabtu (7/6/2014).
24 Tim Relawan Jokowi-JK Pekanbaru Dikukuhkan
Calon wakil presiden nomor urut 2 Jusuf Kalla mengukuhkan 24 Tim
Relawan Jokowi-JK di Posko Tim Pemenangan Jokowi-JK, Jl Gajah Mada,
Pekanbaru, Riau, Sabtu (7/6/2014). Acara pengukuhan dihadiri ratusan
relawan dari masing-masing tim.
Kunjungan JK di Posko Pemenangan Jokowi-JK disambut langusng Ketua DPW Partai NasDem Riau, Iskandar Hosein yang juga menjabar sebagai Bendahara Tim Koalisi Riau.
Kunjungan JK di Posko Pemenangan Jokowi-JK disambut langusng Ketua DPW Partai NasDem Riau, Iskandar Hosein yang juga menjabar sebagai Bendahara Tim Koalisi Riau.
Langganan:
Postingan (Atom)
























