Jumat, 06 Juni 2014

400 Ribu Suara Warga Sulsel di Jateng Dipastikan untuk Jokowi-JK

Sedikitnya 400 ribu suara dari kelaurga Sulawesi Selatan yang berdiam di Jawa Tengah diberikan untuk calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2 Jokowi-JK. Komunitas bernama Keluarga Nusantara Sulawesi Selatan yang tersebar di Tegal, Pekalongan, Solo, Kendal, dan Semarang memilih Kota Semarang sebagai tempat mendeklarasikan dukungan mereka. Deklarasi pun dihadiri perwakilan kabupaten dan kota se-Jawa Tengah.

Ganjar Sudah Siapkan Strategi Pemenangan Jokowi-JK

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo siap memenangkan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2 Jokowi-JK. Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengaku sudah menyiapkan strategi khusus untuk memenangkan Jokowi-JK di Jawa Tengah.
"Sudah ada dong (strategi)," ujar Ganjar ketika dihubungi Metrotvnews.com, Jumat (6/6/2014).
Sayangnya, Ganjar tak mau berbagi kira-kira strategi apa yang akan dia maksimalkan untuk meraup suara di wilayah itu.

Ratusan Tokoh Halmahera Barat jadi Relawan Jokowi-JK

Ratusan tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat di Halmahera Barat, Maluku Utara menyatakan diri sebagai relawan pemenangan Jokowi-JK. Deklarasi diselenggarakan di Rumah Kerja Sama Politik di Kelurahan Tedeng, Jailolo, Halmahera Barat. Deklarasi dilanjutkan pengukuhan oleh Ketua Tim Relawan Kieraha Jokowi-JK Maluku Utara, Irene Yosiana Roba Putri, Jumat (6/5/2014).

GemaJKW4P7 Banjarmasin Gelar Aksi Simpatik untuk Jokowi-JK

Dukungan untuk calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2 Jokowi-JK datang dari sejumlah perempuan yang tergabung dalam Gema JKW for Presiden ke-7 (GemaJKW4P7). Mereka membagikan bunga kepada pengguna jalan di prempatan Jalan Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (6/5/2014). Sembari membagikan bunga, mereka juga mengumpulkan tanda tangan serta mengajak masyarakat memenangkan pasangan Jokowi-JK dalam Pemilu Presiden 9 Juli mendatang.

Tukang Bangunan Sisihkan Gaji untuk Disumbangkan ke Jokowi-JK

Dukungan terhadap calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2 Jokowi-JK berdatangan dari berbagai kalangan. Tak hanya pengusaha, buruh dan tukang bangunan di Banyuwangi, Jawa Timur pun ikut ambil bagian mendanai pemenangan pasangan yang dijuluki capres-cawapres sederhana itu.
Mereka menyisihkan gaji senilai Rp 50 ribu hingga Rp100 ribu untuk disumbangkan melalui rekening pemenangan Jokowi-JK. Hari ini, Jumat (6/5/2014), tujuh orang buruh dan tukang bangunan kantor behasil mengumpulkan Rp 550 ribu.

Warga Medan Kumpulkan Koin untuk Jokowi-JK

Sejumlah relawan mengumpulkan koin untuk disumbangkan ke calon presiden nomor urut 2 Joko Widodo. Mereka menggunakan cara berbeda untuk mengumpulkan dana pemenangan pria yang akrab disapa Jokowi ini.
Relawan dan simpatisan yang tergabung dalam Laskar Rakyat Jokowi menggelar acara kuda kepang atau kuda lumping di lapangan sepak bola Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara Jumat (6/5/2014). Selain mengumpulkan dana serta memperkenalkan Jokowi-JK, kuda kepang juga dijadikan acara hiburan bagi masyarakat setempat yang mayoritas berasal dari Jawa.

Kamis, 05 Juni 2014

Jokowi Ingin Bangun Rel Kereta di Papua

Calon presiden Joko Widodo menilai, persoalan utama yang ada di Papua adalah ketidakmerataan pembangunan.

Jokowi Akui Suara Kelas Menengah Penting

Calon presiden Joko "Jokowi" Widodo menyasar suara kelas menengah atau middle class income di Indonesia dalam Pemilihan Presiden 9 Juli 2014 yang akan datang. Ia pun menilai suara dari kelas menengah ini penting dan berpengaruh.
Di sela-sela safari politiknya di Jayapura, Papua, pada Kamis (5/6/2014), Jokowi mengungkapkan bahwa meski berjumlah kecil, suara kelas menengah di Indonesia sangat penting.
"Mereka punya jaringan dan kekuatan untuk memengaruhi. Sehingga, biasanya apa yang disuarakan kelas menengah, diikuti oleh kanan dan kirinya," ujar Jokowi.

Megawati Samakan Jokowi dengan Soekarno

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyamakan calon presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan ayahnya, almarhum Soekarno. Hal itu diungkapkan dalam kampanye terbuka di GOR Waringin, Kotaraja, Jayapura, Papua, Kamis (5/6/2014).

Kunjungi Cendrawasih Pos

Calon presiden dari koalisi PDIP, PKB, NasDem dan Hanura, Joko Widodo memilih Papua sebagai daerah pertama untuk safari politiknya menjelang pemilu presiden. Pria yang dikenal dengan sapaan Jokowi itu mengatakan, Papua menjadi pilihannya karena provinsi yang berbatasan dengan Papua Nugini itu sangat penting bagi Indonesia.
"Ya saya memilih Papua pada masa kampenye perdana, karena Papua sangat penting bagi Indonesia saat ini," ujar Jokowi kepada wartawan usai melakukan kunjungan ke Pasar Phara Sentani, Kamis(5/6/2014).

Bukan Tentang Kegarangan, Tapi Ketegasan

Capres dengan latar belakang militer, sering diidentikan sebagai sosok yang tegas sesuai kebutuhan Indonesia. Meski berasal dari kalangan sipil, bukan berarti Jokowi tidak tahu bagaimana harus bersikap tegas sebagai seorang pemimpin bangsa kelak.
Bagaimana ketegasan menurut Jokowi?
"Berani memutuskan! Berani mengambil resiko!" jawab Jokowi dalam acara Tanya Kandidat di Metro TV, Kamis (5/6/2014) malam.

100 Hari Pertama Pemerintahan Jokowi-JK

Seolah sudah menjadi kewajiban bagi setiap kepala pemerintahan baru RI untuk menetapkan program kerja 100 pertamanya sejak resmi dilantik. Tentu saja tidak semua program kerja sudah dapat dilihat hasilnya dalam waktu 100 hari yang sebenarnya sangat singkat.
Lantas apa program kerja Jokowi yang dapat diujudkan dalam jangka waktu 100 hari bila kelak resmi menjadi Presiden RI 2014-2019?

Dari Papua Jokowi Tanggapi Isu Babinsa

Dugaan ada Babinsa di Jakarta Pusat mencari tahu kecenderungan warga terhadap dua pasangan kontestan Pilpres 2014, ditanggapi hati-hati oleh Jokowi. Capres yang diusung PDIP-NasDem-PKB-Hanura-PKPI ini mengingatkan jajaran aktif TNI harus benar-benar menjaga diri tidak terseret dinamika politik suksesi kepempimpinan nasional.
"Saya hanya mendengar kabarnya, yang seperti itu harus dibuktikan dahulu. Kita kan belum pegang bukti," ujar Jokowi.

Biar Kurus Tapi Gede Nyali

Politisi PDI Perjuangan Rieke Dyah Pitaloka yakin Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) mampu membawa Indonesia ke arah lebih baik. "Biar kurus-kurus gitu, saya yakin nyalinya (Jokowi) luar biasa," kata Rieke saat pidato di acara Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi-JK Pro TKI di Gedung Yayasan TKI, Jakarta Selatan, Kamis (5/6/2014).
Anggota Komisi IX itu mengajak seluruh tenaga kerja Indonesia (TKI) memilih Jokowi-JK pada pemilihan presiden, 9 Juli mendatang. "Sebanyak-banyaknya," teriak Oneng, sosok perempuan yang dilakoni Rieke dalam komedi situasi Bajaj Bajuri.

Jokowi Mau Tegakkan Keadilan di Papua

Calon presiden (capres) Joko Widodo tak menutup mata ada ketimpangan ekonomi dan ketidakadilan yang menjalar di Papua. Sebab itu, capres yang akrab disapa Jokowi itu ingin menegakkan keadilan di Bumi Cendrawasih.
"Papua sumber daya alamnya melimpah. Tapi jangan sampai sumber daya alam di sini dibawa ke sana. Kita harus kelola di sini, mendirikan pabrik untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan pajak yang sebesar-besarnya. Peredaran uang harus di sini," kata Jokowi ketika berkampanye di Papua, Kamis (5/6/2014).

Pasukan Cyber Dominasi Perbincangan di Sosial Media


Elektabilitas pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) di dunia maya mengalami penurunan.
Katapedia melakukan riset terhadap elektabilitas Jokowi-JK dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di media online dan sosial media (sosmed). Salah satu penelitian menyebutkan akun berbayar mendominasi perbincangan di Sosmed.

Jokowi-JK Akan Kaji Ulang LCGC

Benarkah keberadaan mobil hijau-murah (LGCG/low cost green car) mengurangi kemacetan lalulintas di kota-kota Indonesia dan mengonservasi lingkungan?
Tim pasangan calon presiden-wakil presiden, Joko Widodo-Jusuf Kalla, menyatakan, akan mengkaji ulang program otomotif itu.
"Kita kembalikan (kaji) mobil ramah lingkungan, apakah dibolehkan (menggunakan) BBM dengan oktan di bawah 90," kata salah satu tim pemenangan Jokowi-JK bidang ekonomi, Arif Budimanta, di sela-sela diskusi Arah Perekonomian Indonesia menurut Jokowi-JK,  di Jakarta, Kamis (5/6/2014).

Surya Paloh Sebut Alasan Dukung Jokowi-JK Dihadapan Rakyat Aceh

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mendampingi calon wakil presiden Mohammad Jusuf Kalla menggelar kampanye akbar di Aceh, Kamis (5/6/2014).
Dalam orasi politiknya saat menggelar kampanye terbuka yang di rumah salah seorang tokoh Aceh, di Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh, Paloh menyebutkan alasan partainya memilih untuk mendukung pasangan Jokowi-JK.
"Saya melihat kesederhanaan pada sosok Jokowi. Begitu tenang. Bahkan, saya sempat meragukan apakah benar Jokowi akan mencalonkan diri sebagai capres, ternyata Jokowi sangat pantas untuk menjadi presiden terpilih," katanya.

Tol Laut Jokowi Sampai Papua

Calon Presiden Joko Widodo mengisi kampanye perdana di Kampung Yoka, Papua hari ini.
Di tempat ini, Jokowi banyak membahas solusi permasalahan Papua dalam kampanye perdananya. Infrastruktur dan pendidikan adalah dua fokus utama yang disampaikan Jokowi.
"Kita ingin bikin jalan tol laut. Tapi jalan tol laut bukan berarti jalan tol di atas laut. Maksudnya itu kapal besar dari ujung barat Sumatera sampai ujung Timur di papua yang terus berkeliling," ungkap Jokowi, Kamis (5/6/2014).

Jokowi Pede Akan Kalahkan "Jenderal" Prabowo

Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) yakin akan memenangkan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) pada 9 Juli mendatang. Meski tak pernah menyampaikan strategi yang digunakan, Jokowi yakin tim pemenangannya jauh lebih siap dibandingkan tim dari Prabowo Subianto.
"Strategi tidak pernah saya bicarakan terbuka, karena strategi. Tapi optimis (menang). Kita jauh lebih siap," jelasnya di Kampung Yoka, Sentani, Jayapura, Kamis (5/6/2014).

Buruh Migran di Seluruh Dunia Dukung Jokowi-JK

Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau buruh migran yang tersebar di seluruh dunia bersepakat mendukung calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Jokowi dianggap mampu melindungi buruh migran, yang jumlahnya mencapai 7 juta orang.
Dukungan itu disampaikan para buruh migran dalam teleconfrence dari Jakarta, dengan perwakilan tenaga kerja Indonesia (TKI) dari lima negara di gedung YTKI, Jalan Gatot Subroto Kav 44 Kuningan Barat, Jakarta Selatan, Kamis (5/6/2014).

Ketua Adat: Bapak Jokowi Jangan Lupakan Kami

Calon presiden yang diusung poros Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Joko Widodo dalam kunjungannya ke kampung Yoka, Jayapura, Papua, disambut hangat oleh ratusan masyarakat.
Tanda pria yang karib disapa Jokowi ini mendapat sambutan hangat. Hal ini tampak dari para ibu yang menyambut Jokowi dengan tarian adat masyarakat setempat.

Ketika Sangkuni Menyoal Bajaj Arjuna

Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Golkar Idrus Marham menyatakan tim pemenangan Prabowo-Hatta ingin menyambangi seluruh Indonesia dalam kampanye Pilpres 9 Juli. Oleh karena itu, Idrus pun tak menampik jika timnya bakal menyewa pesawat untuk menghemat waktu berkeliling Indonesia.
"Kampanye kita kan cuma 30 hari sementara nusantara ini sangat luas dan kita ingin menjangkau seluruh pelosok Nusantara. Karena itu tim kita ini dalam rangka ingin menjangkau semua rakyat tentu kita menyewa pesawat," kata Idrus usai hadiri kampanye bersama Hatta Rajasa di Stadion Maulana Yusuf Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis (5/6/2014).

Jokowi: Mengaku Kerakyatan, Tapi Tidak Pernah Turun ke Rakyat

Calon presiden yang diusung poros Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Joko Widodo menyindir pemimpin yang mengaku kerakyatan, namun tidak pernah turun ke rakyat.
"Sekarang ada pemimpin yang menyatakan diri kerakyatan, tapi tidak pernah bertemu rakyat, tidak pernah hidup di lingkungan kumuh, tidak pernah bersentuhan kulit dengan rakyat. Apa itu yang kita inginkan?" ujar Jokowi dalam kampanyenya di GOR Waringin, Jayapura, Papua, Kamis (5/6/2014).

Masyarakat tak Butuh Pemimpin Pandai Berpidato tapi Miskin Kerja

Peneliti Senior Forum Masyarakat Pemantau Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus mengatakan pendekatan panggung melalui orasi kerap membungkus banyak kebohongan dan klaim-klaim yang tidak terkonfirmasi. Menurutnya, tipu daya orator dengan kepiawaiannya berpidato jelas akan membodohi pendengar.
Pernyataan ini disampaikan Lucius menanggapi polemik yang membandingkan gaya berpidato Prabowo Subianto dengan Joko Widodo.

Aksi Babinsa Langgar UU dan Melecehkan Kepala Negara

Tim pemenangan pasangan Jokowi - JK, Akbar Faisal, mengatakan apa yang dilakukan anggota babinsa termasuk dalam kategori sebagai disebutkan dalam pasal UU nomor 42 Tahun 2008 tentang pemilu Presiden dan Wakil Presiden Pasal 43.
"Apa pun dalihnya, fakta-fakta sebagaimana diberitakan media, merupakan bentuk pelanggaran pemilu presiden dan wakil presiden," kata Akbar faizal saat konferensi pers Gedung Media Center Jokowi-JK, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, (5/6/2014) sore.

Arah Perekonomian Jokowi-JK Soal "Revolusi Mental dan Daya Saing"

Forum Ekonomi Megawati Institute, mengadakan diskusi yang membahas arah perekonomian menurut Jokowi-JK. Disebutkan bahwa arah perekonomian Jokowi-JK adalah soal "Revolusi Mental dan Daya Saing".
Acara yang diselenggarakan pada hari Kamis, (5/6/2014) di Hopetown Resto, Jakarta, di hadiri oleh Guru Besar Ekonomi UGM Sri Adiningsih, Pengamat Ekonomi IPB Iman Sugema, dan Ketua Megawati Institute Arief Budimanta.