Kepala Sub bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Jakarta Selatan,
Komisaris Aswin, mengatakan api yang menghanguskan posko pendukung
Jokowi di Jalan Sultan Agung Setiabudi, Jakarta Selatan, pada 26 Mei
2014 pukul 02.00 WIB, adalah kebakaran.
"Bukan pembakaran,
karena belum ada saksi-saksi yang menjurus ke sana (dibakar)," kata
Aswin kepada Tempo di Polres Jakarta Selatan, Senin (26/5/2014).
Aswin
juga belum bisa memastikan apakah peristiwa tersebut sebagai teror.
Arsip terlengkap seputar kegiatan Jokowi mulai tahun 2013 hingga Jokowi Terindikasi Melindungi Koruptor.
Senin, 26 Mei 2014
Masih Jam Kerja, Jokowi Tak Mau Komentari Tentang Posko Yang Dibakar
Kandidat presiden Joko Widodo (Jokowi) enggan berkomentar saat ditanya pendapatnya terkait pembakaran rumah relawannya di Setia Budi, Jakarta Selatan, Senin (26/5/2014) dini hari.
Hadiri Taher Foundation
Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara peresmian program
Taher Foundation for Children A Charity Campaign to Fight againts Cancer
di Rumah Sakit Mayapada, Jakarta Selatan. Jokowi mengimbau para
pengusaha untuk mau mengikuti jejak pengusaha Taher ini.
"Kalau semua pengusaha melakukan ini (berdonasi). Misalnya bagian kanker Pak Taher, jantung Pak Taher lagi juga boleh. Dibagi-bagi, akan selesai," ujar Jokowi di RS Mayapada di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (26/5/2014).
"Tapi ini kan butuh dari dalam, dari hati. Buat apa sih uang banyak-banyak," imbuhnya yang langsung disambut tawa oleh para hadirin. Taher merupakan bos Mayapada Grup.
"Kalau semua pengusaha melakukan ini (berdonasi). Misalnya bagian kanker Pak Taher, jantung Pak Taher lagi juga boleh. Dibagi-bagi, akan selesai," ujar Jokowi di RS Mayapada di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (26/5/2014).
"Tapi ini kan butuh dari dalam, dari hati. Buat apa sih uang banyak-banyak," imbuhnya yang langsung disambut tawa oleh para hadirin. Taher merupakan bos Mayapada Grup.
Ahok Tak Terima Pesan Terakhir dari Jokowi
Joko Widodo mulai nonaktif dari jabatannya sebagai Gubernur DKI
Jakarta pada 1 Juni 2014. Rapat Senin (26/5/2014) menjadi rapat pimpinan
terakhirnya.
Namun, dia tidak memberikan pesan apapun dalam rapat terakhirnya untuk wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama, yang akan menjadi pelaksana tugasnya saat mulai nonaktif.
Hal ini disampaikan sendiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta. Pria yang akrab disapa Ahok itu mengatakan Jokowi tidak memberikan pesan khusus pada rapim yang dimulai sejak pagi.
Namun, dia tidak memberikan pesan apapun dalam rapat terakhirnya untuk wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama, yang akan menjadi pelaksana tugasnya saat mulai nonaktif.
Hal ini disampaikan sendiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta. Pria yang akrab disapa Ahok itu mengatakan Jokowi tidak memberikan pesan khusus pada rapim yang dimulai sejak pagi.
Gunting Pita, Jokowi Resmikan Pasar Kelapa Gading Jakut
Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pasar Kelapa Gading,
Jakarta Utara. Setelah meresmikan dengan memotong pita, Jokowi sempat
meninjau bangunan pasar.
Jokowi tiba di Pasar Kelapa Gading yang terletak di Kelurahan Kelapa Gading Timur pada sekitar pukul 13.00 WIB, Senin (26/5/2014).
Jokowi tiba di Pasar Kelapa Gading yang terletak di Kelurahan Kelapa Gading Timur pada sekitar pukul 13.00 WIB, Senin (26/5/2014).
Sitompul: Indah Sekali Jika Mega Menghadap SBY Minta Dukungan Koalisi
Partai Demokrat belum menutup pintu jika PDIP ingin meminta
bantuan dukungan untuk Jokowi di Pilpres nanti. Demokrat masih menunggu
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang mungkin bakal datang bertemu
dengan Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk membahas
koalisi.
Juru Bicara Demokrat Ruhut Sitompul mengatakan, ada baiknya jika Mega datang bertemu dengan SBY. Hal ini dilakukan semata-mata untuk membangun bangsa lebih baik lagi ke depan.
Juru Bicara Demokrat Ruhut Sitompul mengatakan, ada baiknya jika Mega datang bertemu dengan SBY. Hal ini dilakukan semata-mata untuk membangun bangsa lebih baik lagi ke depan.
Pembakaran Posko Jokowi-JK Adalah Teror
Posko Komunikasi Rakyat yang mendukung pemenangan calon presiden Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Joko Widodo dini hari tadi, Senin, 26 Mei 2014, dibakar orang tak dikenal. Pihak PDIP menganggap hal tersebut sebagai teror yang ditujukan kepada para relawan Jokowi.
"Itu bagian dari aksi-aksi yang maksudnya menakut-nakuti," kata Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristianto kepada Tempo, Senin, 26 Mei 2014. Teror semacam itu, menurut dia, mulai banyak terjadi mendekati masa pemilihan presiden.
Terkait kejadian tersebut, Hasto mengatakan telah memberikan intruksi kepada seluruh relawan dan kader untuk selalu berwaspada.
"Itu bagian dari aksi-aksi yang maksudnya menakut-nakuti," kata Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristianto kepada Tempo, Senin, 26 Mei 2014. Teror semacam itu, menurut dia, mulai banyak terjadi mendekati masa pemilihan presiden.
Terkait kejadian tersebut, Hasto mengatakan telah memberikan intruksi kepada seluruh relawan dan kader untuk selalu berwaspada.
Tenda Besar Tak Selalu Menang
PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat optimistis pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla mampu mengalahkan kandidat lain, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang diusung enam partai politik.
Wakil Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto mengatakan, koalisi besar tidak menjamin menang dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.
"Kalau Pileg kekuatan partai terbangun oleh kekuatan caleg masing-masing. Kalau untuk Pilpres saya pikir lebih kepada figuritas calon presidennya." ujar Ade saat dihubungi, Senin (26/5/2014).
Wakil Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto mengatakan, koalisi besar tidak menjamin menang dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.
"Kalau Pileg kekuatan partai terbangun oleh kekuatan caleg masing-masing. Kalau untuk Pilpres saya pikir lebih kepada figuritas calon presidennya." ujar Ade saat dihubungi, Senin (26/5/2014).
Fahri: Pendukung Jokowi Cuma Tipu-tipu
Wasekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah meminta
kader-kadernya aktif mendukung pasangan Prabowo-Jokowi lewat sosial
media. Fahri menilai cara ini lebih efektif daripada beriklan."Uang
mereka banyak. Tapi jemari kita lebih kuat. Lawan mereka dengan apa
yang kita mampu. Mereka punya iklan kita punya social media," twit
Fahri, Senin (26/5/2014).
Ejekan Sitompul: Jokowi Menang Mega=RI-1, JK=RI-2, Puan=RI-3, Jokowi=RI-4
Juru Bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial kepada Capres PDIP Joko Widodo (Jokowi). Kali ini, dia meyakini jika terpilih menjadi presiden, Jokowi tidak akan pernah bisa lepas dari bayang-bayang Megawati Soekarnoputri.
Ruhut mengaku mengamati gerak-gerik kedua capres yang akan bertarung di pilpres 9 Juli nanti. Menurut dia, Prabowo lebih independen ketimbang Jokowi yang harus izin dahulu kepada Mega jika ingin melakukan sesuatu.
Ruhut mengaku mengamati gerak-gerik kedua capres yang akan bertarung di pilpres 9 Juli nanti. Menurut dia, Prabowo lebih independen ketimbang Jokowi yang harus izin dahulu kepada Mega jika ingin melakukan sesuatu.
Ketua DPD Partai Golkar Tarakan Dukung Jokowi-JK
Perpecahan di tubuh Golkar pascadukungan partai berlambang pohon beringin itu berlanjut di daerah. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Tarakan Udin Hianggio menolak keputusan partainya untuk mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres dan cawapres) Prabowo-Hatta.
Mantan Wali Kota Tarakan itu mendukung sepenuhnya pasangan capres-cawapres Jokowi-JK untuk menjadi presiden dan wakil presiden dalam pemilihan presiden (pilpres) pada 9 Juli mendatang.
Mantan Wali Kota Tarakan itu mendukung sepenuhnya pasangan capres-cawapres Jokowi-JK untuk menjadi presiden dan wakil presiden dalam pemilihan presiden (pilpres) pada 9 Juli mendatang.
Gerindra: Kita Tidak Butuh Pemimpin Yang Merakyat
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani menyatakan bahwa negara Indonesia butuh
pemimpin yang tegas dan berani. Dia tidak yakin negeri yang majemuk
seperti Indonesia mampu dipimpin oleh capres yang menjual gaya merakyat
di pilpres.
"Negara ini besar, majemuk dan luas, kita mencari pemimpin bukan mencari orang yang sederhana merakyat, pemimpin harus amanah dan pemimpin yang mengambil tindakan cepat, tepat dan berani," kata Muzani di Gedung DPR, Jakarta, Senin (26/5/2014).
"Negara ini besar, majemuk dan luas, kita mencari pemimpin bukan mencari orang yang sederhana merakyat, pemimpin harus amanah dan pemimpin yang mengambil tindakan cepat, tepat dan berani," kata Muzani di Gedung DPR, Jakarta, Senin (26/5/2014).
Jokowi Hadiri Rapat Terakhir Sebagai Gubernur DKI
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, selalu melakukan rapat pimpinan
dengan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah pada Senin. Nah, rapat
Senin (26/5/2014), menjadi rapat pimpinan terakhir kali yang
dihadirinya, sebelum nonaktif.
Minggu depan, Joko Widodo tidak akan hadir dalam rapat pimpinan. Pasalnya, pria yang akrab dipanggil Jokowi itu sudah mulai nonaktif sebagai Gubernur DKI pada 1 Juni 2014.
Jokowi akan nonaktif setelah Komisi Pemilihan Umum mengumumkan namanya sebagai salah satu kandidat Calon Presiden dalam Pilpres 9 Juli. Pengumuman akan dilakukan pada 31 Mei ini.
Minggu depan, Joko Widodo tidak akan hadir dalam rapat pimpinan. Pasalnya, pria yang akrab dipanggil Jokowi itu sudah mulai nonaktif sebagai Gubernur DKI pada 1 Juni 2014.
Jokowi akan nonaktif setelah Komisi Pemilihan Umum mengumumkan namanya sebagai salah satu kandidat Calon Presiden dalam Pilpres 9 Juli. Pengumuman akan dilakukan pada 31 Mei ini.
PKB Kalteng Kerahkan Kekuatan Menangkan Jokowi-JK
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Kalimantan Tengah akan mengerahkan kekuatan untuk memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK).
"Kami akan turun dengan kekuatan penuh bersama partai anggota koalisi untuk memenangkan pasangan Jokowi-JK. Kami optimistis Jokowi-JK akan memenangi pemilu presiden dan wakil presiden," Ketua DPW PKB Provinsi Kalimantan Tengah, M Asera dihubungi dari Sampit, Senin (26/5/2014).
"Kami akan turun dengan kekuatan penuh bersama partai anggota koalisi untuk memenangkan pasangan Jokowi-JK. Kami optimistis Jokowi-JK akan memenangi pemilu presiden dan wakil presiden," Ketua DPW PKB Provinsi Kalimantan Tengah, M Asera dihubungi dari Sampit, Senin (26/5/2014).
Dukung Jokowi-JK, Agus Gumiwang Dicopot Dari Pimpinan Komisi I
Partai Golkar nampaknya bergerak cepat untuk menertibkan para
pembelot di internalnya. Agus Gumiwang yang mendukung Jokowi-JK di
pilpres langsung dicopot dari jabatannya sebagai wakil ketua Komisi I
DPR.
Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin mengatakan, pihaknya baru saja mendapat informasi soal dicopotnya Agus dari pimpinan komisi.
Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin mengatakan, pihaknya baru saja mendapat informasi soal dicopotnya Agus dari pimpinan komisi.
Tjahjo Anggap Wajar Video JK
Beredar video wawancara mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang
menyebut Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) belum pantas menjadi
pemimpin Indonesia. Video yang diunggah di Youtube itu memunculkan
berbagai reaksi, termasuk tuduhan tidak konsisten terhadap JK yang
bersedia menjadi calon wakil presiden pendamping Jokowi.
Ketua Tim Gabungan Pemenangan Jokowi-JK, Tjahjo Kumolo menilai munculnya video itu menjadi hal wajar dalam dunia politik.
Ketua Tim Gabungan Pemenangan Jokowi-JK, Tjahjo Kumolo menilai munculnya video itu menjadi hal wajar dalam dunia politik.
Kader PDIP Wajib Menangkan Jokowi-JK
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
(PDIP) Ahmad Basarah menegaskan, setiap kader partai wajib memenangkan
Jokowi-JK dalam bursa Pilpres 2014. Tak terkecuali dengan mereka yang
kini menjabat sebagai kepala daerah.
"Sebagai kader mereka ada kewajiban untuk pemenangan pilpres Jokowi-JK. Bukan kepala daerah, tapi sebagai kader partainya. Mereka tak boleh gunakan fasilitas daerah," tegas Basarah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/5/2014).
"Sebagai kader mereka ada kewajiban untuk pemenangan pilpres Jokowi-JK. Bukan kepala daerah, tapi sebagai kader partainya. Mereka tak boleh gunakan fasilitas daerah," tegas Basarah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/5/2014).
Rumah Koalisi Reinkarnasi Jokowi Center
Relawan pendukung Joko Widodo di Jakarta muncul ketika kader PDIP itu maju calon gubernur DKI tahun 2012.
Untuk mewadahi aktivitas relawan Jokowi, pengusaha kosmetik Mustika Ratu, Bandoro Raden Ajeng (BRA) Mooryati Soedibyo menyediakan satu bangunan yang menempel di pekarangan kediamannya di Jalan Mangusarkoro, kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Untuk mewadahi aktivitas relawan Jokowi, pengusaha kosmetik Mustika Ratu, Bandoro Raden Ajeng (BRA) Mooryati Soedibyo menyediakan satu bangunan yang menempel di pekarangan kediamannya di Jalan Mangusarkoro, kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Jokowi Akan Hadir di Peringatan 8 Tahun Lapindo
Wakil Ketua Panitia Peringatan 8 tahun Lumpur Lapindo, Gugun Muhammad menjelaskan calon presiden Jokowi--sapaan Joko Widodo--akan mendatangi peringatan 8 tahun lumpur lapindo yang akan dilaksanakan mulai hari ini, Senin, 26 Mei 2014, hingga 29 Mei sebagai malam puncak.
"Pak Jokowi sampai detik ini masih memastikan bisa hadir pada tanggal 29 Mei nanti," kata Gugun kepada Tempo disela-sela pemasangan 110 patung manusia di tanggul lumpur lapindo, Senin (26/5/2014).
"Pak Jokowi sampai detik ini masih memastikan bisa hadir pada tanggal 29 Mei nanti," kata Gugun kepada Tempo disela-sela pemasangan 110 patung manusia di tanggul lumpur lapindo, Senin (26/5/2014).
Posko Kemenangan Jokowi di Setiabudi Dibakar
Pondok Komunikasi Rakyat untuk mendukung kemenangan calon presiden Joko
Widodo yang terletak di Jalan Sultan Agung, Setiabudi, Jakarta Selatan,
dibakar oleh orang tidak dikenal.
Kader Gerindra Bali Membelot ke Jokowi-JK
Aksi membelot ke pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla
(Jokowi-JK) oleh kader partai pengusung pasangan Prabowo Subianto-Hatta
Rajasa di Bali terus bertambah. Setelah sebelumnya, puluhan kader Golkar
Bali yang dimotori Ketua Bappilu Dewa Ayu Sriwigunawati yang membelot
ke kubu Jokowi-JK, kini giliran kader dari Partai Gerindra Bali
menyeberang ke kubu Jokowi-JK. Kader Partai Gerindra Bali yang dimaksud
adalah I Gede Wija Kusuma. Kusuma rupanya juga membelot ke pasangan
Jokowi-JK, setelah karena merasa lebih cocok dan nyaman dengan
Jokowi-JK.
Forum Akar Rumput Sulsel Solid Dukung Jokowi-JK
Pasangan Jokowi-JK terus mendapat dukungan dari berbagai elemen di Sulsel karena dianggap Capres dan Cawapres paling ideal.
Kali ini dukungan datang dari organisasi rakyat Forum Akar Rumput (FAR) Sulawesi Selatan. FAR adalah organisasi yang beranggotakan sejumlah aktivis.
Mereka menilai sosok Jokowi yang merakyat, tegas dan sederhana membuat masyarakat simpati dan sosok JK yang memiliki sifat kenegarawanan dan integritas yang tinggi.
Kali ini dukungan datang dari organisasi rakyat Forum Akar Rumput (FAR) Sulawesi Selatan. FAR adalah organisasi yang beranggotakan sejumlah aktivis.
Mereka menilai sosok Jokowi yang merakyat, tegas dan sederhana membuat masyarakat simpati dan sosok JK yang memiliki sifat kenegarawanan dan integritas yang tinggi.
Seknas Jokowi Sumbar Targetkan 55% Suara untuk Jokowi-JK
Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi Sumatera Barat menargetkan 55 persen suara untuk pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) pada Pemilihan Presiden 2014.
"Kita pasang target yang realistis saja, paling tidak 55 persen suara untuk memenangkan Jokowi-JK pasangan Capres dan Cawapres," kata Presedium Seknas Jokowi Sumbar, Yogi, di Padang, Senin (26/5/2014).
Ia menjelaskan, saat ini anggota Seknas Jokowi Sumatera barat sebanyak 175 orang dan sudah terbentuk di enam Kabupaten yaitu Padang Pariaman, Payakumbuh, Agam, Bukittinggi, Limapuluh Kota, dan Padang.
"Kita pasang target yang realistis saja, paling tidak 55 persen suara untuk memenangkan Jokowi-JK pasangan Capres dan Cawapres," kata Presedium Seknas Jokowi Sumbar, Yogi, di Padang, Senin (26/5/2014).
Ia menjelaskan, saat ini anggota Seknas Jokowi Sumatera barat sebanyak 175 orang dan sudah terbentuk di enam Kabupaten yaitu Padang Pariaman, Payakumbuh, Agam, Bukittinggi, Limapuluh Kota, dan Padang.
Minggu, 25 Mei 2014
KH Abdul Aziz Mansur Tasbihkan Jokowi Sebagai Warga NU
Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) ternyata pandai juga membaca Sholawat.
Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Abdul Aziz Mansur meyakinkan bahwa bakal calon presiden, Joko Widodo (Jokowi), adalah warga Nahdlatul Ulama.
Dia membuktikan itu dari cara Jokowi yang dinilai fasih membaca shalawat nabi.
Pengasuh Pondok Pesantren Tarbiyatunnasyi'in, Pacul Gowang, Jombang, Jawa Timur, ini mengaku beberapa kali menyaksikan Jokowi melafalkan kalimat shalawat pada awal sambutannya.
Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Abdul Aziz Mansur meyakinkan bahwa bakal calon presiden, Joko Widodo (Jokowi), adalah warga Nahdlatul Ulama.
Dia membuktikan itu dari cara Jokowi yang dinilai fasih membaca shalawat nabi.
Pengasuh Pondok Pesantren Tarbiyatunnasyi'in, Pacul Gowang, Jombang, Jawa Timur, ini mengaku beberapa kali menyaksikan Jokowi melafalkan kalimat shalawat pada awal sambutannya.
Jokowi Dorong Industrialisasi di Kalimantan Selatan
Bakal calon presiden Joko Widodo menyayangkan banyaknya potensi tambang dan pertanian yang tidak tergarap dengan baik oleh pemerintah pusat di Kalimantan Selatan. Dia pun mengungkapkan strategi untuk mendorong industrialisasi di daerah tersebut.
Saat berkunjung ke kantor Banjarmasin Pos, Minggu (25/5/2014), Jokowi bercerita dia pernah mengunjungi Kalsel sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta. Dia melihat daerah itu memiliki potensi hasil yang besar, semisal batu bara, bauksit, batu mulia, kelapa sawit dan karet.
Saat berkunjung ke kantor Banjarmasin Pos, Minggu (25/5/2014), Jokowi bercerita dia pernah mengunjungi Kalsel sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta. Dia melihat daerah itu memiliki potensi hasil yang besar, semisal batu bara, bauksit, batu mulia, kelapa sawit dan karet.
Mukhlis Basri Bentuk Jaringan Relawan Jokowi-JK
Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Lampung Barat membentuk jaringan relawan nusantara untuk pemenangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) di Provinsi Lampung.
"Kegiatan ini untuk menampung seluruh aspirasi relawan Jokowi-JK yang semakin banyak bermunculan, sehingga dapat mengakomodasi serta menyamakan persepsi dalam memenangkan pasangan calon presiden-wapres Jokowi-JK tersebut," kata Mukhlis yang juga Bupati Lampung Barat itu, di Restoran Rumah Kayu Bandarlampung, Minggu (25/5/2014).
"Kegiatan ini untuk menampung seluruh aspirasi relawan Jokowi-JK yang semakin banyak bermunculan, sehingga dapat mengakomodasi serta menyamakan persepsi dalam memenangkan pasangan calon presiden-wapres Jokowi-JK tersebut," kata Mukhlis yang juga Bupati Lampung Barat itu, di Restoran Rumah Kayu Bandarlampung, Minggu (25/5/2014).
Relawan Dirikan Padepokan Jokowi-JK di Kabupaten Tangerang
Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis (PKKT), Kampung Babakan,
Kelurahan Bonang, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang diresmikan
menjadi padepokan Jokowi-JK. Padepokan itu dideklarasikan sebagai
sentral relawan kemenangan Jokowi-JK dalam Pilpres 9 Juli 2014.
Ketua DPC PDIP Kabupaten Tangerang, Barhum HS yang hadir dalam deklarasi tersebut mengatakan, untuk memenangkan Jokowi-JK dalam pemilihan presiden (Pilpres), dibutuhkan relawan yang mempunyai idealisme kuat serta tanpa pamrih.
Ketua DPC PDIP Kabupaten Tangerang, Barhum HS yang hadir dalam deklarasi tersebut mengatakan, untuk memenangkan Jokowi-JK dalam pemilihan presiden (Pilpres), dibutuhkan relawan yang mempunyai idealisme kuat serta tanpa pamrih.
Langganan:
Postingan (Atom)






+vs+Prabowo+Hatta+(Prahara)+2.jpg)

















