Dalam puncak HUT ke-486 Jakarta, Gubernur Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan tumpeng raksasa kepada warga kehormatan. Selain tumpeng raksasa, sebanyak 486 tumpeng bakal menambah meriahnya acara.
Ketua HUT ke 486 Jakarta Sylviana Murni mengatakan, Jokowi akan menyerahkan tumpeng raksasa kepada dua orang warga kehormatan. Yang pertama akan diberikan kepada istri mendiang mantan Gubernur DKI Jakarta, Henk Ngantung.
"Akan diberikan pada warga kehormatan. Yang pertama istri dari bapak almarhum Henk Ngantung, beliau adalah mantan Gubernur DKI. Kedua diberikan pada tokoh masyarakat Betawi dan juga mantan Wakil Gubernur DKI, Mayjen TNI Purnawirawan AD HC H. Edi Marzuki Nalapraya," jelas Sylviana, Jakarta, Jumat (21/6/2013).
Sylviana menegaskan, Jokowi bakal menyerahkan secara langsung tumpeng raksasa kepada kedua orang yang menjadi warga kehormatan itu. Selain mantan Wakil Gubernur Jakarta, Edi Marzuki Nalapraya merupakan tokoh Betawi dan jago pencak silat.
Kemudian, sebanyak 486 tumpeng yang menghiasi tumpeng raksasa tersebut, nantinya akan dimakan beramai-ramai oleh warga Jakarta. Menurut Sylviana, 486 tumpeng yang berukuran kecil itu terbagi 3 tingkat.
"Yang pertama 6 bungkus, kedua 8 bungkus, yang ketiga 4 bungkus. Jadi kalau masyarakat itu ngambil, nanti didalamnya itu udah ada lauk pauk, sama sendok," jelas Sylviana.
"Ini ide original gubernur yang akan memberikan pelayanan pada masyarakat. Kitalah yang punya kewajiban mengemas ini dengan sebaik-baiknya," tandasnya.
Sumber :
merdeka.com
Arsip terlengkap seputar kegiatan Jokowi mulai tahun 2013 hingga Jokowi Terindikasi Melindungi Koruptor.
Jumat, 21 Juni 2013
Gagal Ucapkan HUT ke Jokowi, Artis Cilik Amel Carla Pulang dengan Kecewa
Artis cilik Amel Carla ingin merayakan hari ulang tahun Gubernur DKI
Jakarta Joko Widodo. Namun setelah menunggu lama, sosok yang
ditunggu-tunggunya ternyata tak jua datang. Amel pun pulang dengan
perasaan kecewa.
Amel datang ke Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (21/6/2013) sekitar pukul 08.30 WIB. Amel datang bersama ibundanya. Niatnya hanya ingin mengucapkan 'Selamat Hari Ulang Tahun' kepada Jokowi yang berulang tahun hari ini.
"Ya kecewa sih. Maunya bisa kasih ucapan selamat langsung," kata Amel di Balai Kota.
Amel bercerita dirinya tiba di Balai Kota sejak pagi dan langsung menunggu di selasar gedung Balai Kota bersama ibundanya. Namun sayangnya, hingga pukul 12.30 WIB, Jokowi tidak juga muncul di Balai Kota.
Akhirnya Amel memutuskan memberikan kue ulang tahun yang tadinya dikhususkan untuk Jokowi, kepada para wartawan yang biasa mengikuti Jokowi blusukan.
Jokowi berulang tahun hari ini. Tak tampak perayaan apapun di Balaikota tempat Jokowi berkantor. Hanya ada papan ucapan selamat dari KNPI dan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.
Sumber :
detik.com
Amel datang ke Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (21/6/2013) sekitar pukul 08.30 WIB. Amel datang bersama ibundanya. Niatnya hanya ingin mengucapkan 'Selamat Hari Ulang Tahun' kepada Jokowi yang berulang tahun hari ini.
"Ya kecewa sih. Maunya bisa kasih ucapan selamat langsung," kata Amel di Balai Kota.
Amel bercerita dirinya tiba di Balai Kota sejak pagi dan langsung menunggu di selasar gedung Balai Kota bersama ibundanya. Namun sayangnya, hingga pukul 12.30 WIB, Jokowi tidak juga muncul di Balai Kota.
Akhirnya Amel memutuskan memberikan kue ulang tahun yang tadinya dikhususkan untuk Jokowi, kepada para wartawan yang biasa mengikuti Jokowi blusukan.
Jokowi berulang tahun hari ini. Tak tampak perayaan apapun di Balaikota tempat Jokowi berkantor. Hanya ada papan ucapan selamat dari KNPI dan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.
Sumber :
detik.com
Jokowi: Malam Muda-mudi Bukan untuk Mojok
Untuk memeriahkan HUT DKI Jakarta ke-486, Gubernur DKI Jakarta Joko
Widodo (Jokowi) membuat acara malam muda-mudi atau 'Jakarta Nite
Festival'. Jokowi menegaskan, acara tersebut bukan sebagai ajang mojok pasangan muda, namun sekadar untuk memberi hiburan bagi warga DKI.
"Mojok gimana? Lampu Jakarta begitu terang kok," ujar Jokowi di Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (21/6/2012).
Jokowi meminta masyarakat menyikapi acara yang berlangsung di jalan protokol Sudirman dan Thamrin tersebut secara positif. Meskipun acara serupa pernah diadakan pada masa Gubernur Ali Sadikin di tahun 1970-an, yang kabarnya menjadi ajang pacaran pada waktu itu.
"Kita jangan suudzon dululah, belum dijalanin kan? Jadi jangan bandingin zaman dululah, kan beda," kata pria yang hari ini berulang tahun ke-52.
Jokowi berharap warga Jakarta bisa menikmat acara yang berlangsung pada tanggal 22 Juni 2013 besok. Berbagai panggung musik mulai rock 'n roll hingga keroncong dan aneka hiburan lainnya disajikan dari pukul 20.00 hingga 23.00 WIB. Jokowi akan hadir memeriahkan acara tersebut.
"Pilihlah musik yang kalian suka. Suka dangdut ya nonton dangdut," kata Jokowi.
Sumber :
detik.com
"Mojok gimana? Lampu Jakarta begitu terang kok," ujar Jokowi di Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (21/6/2012).
Jokowi meminta masyarakat menyikapi acara yang berlangsung di jalan protokol Sudirman dan Thamrin tersebut secara positif. Meskipun acara serupa pernah diadakan pada masa Gubernur Ali Sadikin di tahun 1970-an, yang kabarnya menjadi ajang pacaran pada waktu itu.
"Kita jangan suudzon dululah, belum dijalanin kan? Jadi jangan bandingin zaman dululah, kan beda," kata pria yang hari ini berulang tahun ke-52.
Jokowi berharap warga Jakarta bisa menikmat acara yang berlangsung pada tanggal 22 Juni 2013 besok. Berbagai panggung musik mulai rock 'n roll hingga keroncong dan aneka hiburan lainnya disajikan dari pukul 20.00 hingga 23.00 WIB. Jokowi akan hadir memeriahkan acara tersebut.
"Pilihlah musik yang kalian suka. Suka dangdut ya nonton dangdut," kata Jokowi.
Sumber :
detik.com
Jokowi Ternyata Blusukan ke Pulau Seribu
Teka-teki hilangnya Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), akhirnya terkuah juga. Sejak pagi tadi, Jokowi menghabiskan
waktu di Kepulauan Seribu. Jokowi tak nampak di Balaikota Jakarta.
"Mohon maaf teman-teman. Pagi-pagi Pak Gubenur kunjungan ke Pulau seribu. Pengarahan Bupati, Kasubdin, Camat, Lurah beserta staf Kabupaten Pulau Seribu," ujar salah satu staf Jokowi, Devid melalui pesan singkatnya, Jakarta, Jumat (21/6/2013).
Diketahui, Jokowi hari ini berulang tahun. Gubernur yang dekat dengan wong cilik ini genap berusia 52 tahun. Tapi tak ada pesta perasaan sama sekali. Jokowi memang mengaku tak pernah merayakan ulang tahun.
Hari ini seharusnya Jokowi menerima pemerintah Federal Australia. Dia juga dijadwalkan menghadiri rapat paripurna DPR. tapi acara tersebut dibatalkan karena Jokowi pilih ke pulau Seribu.
Sumber :
merdeka.com
"Mohon maaf teman-teman. Pagi-pagi Pak Gubenur kunjungan ke Pulau seribu. Pengarahan Bupati, Kasubdin, Camat, Lurah beserta staf Kabupaten Pulau Seribu," ujar salah satu staf Jokowi, Devid melalui pesan singkatnya, Jakarta, Jumat (21/6/2013).
Diketahui, Jokowi hari ini berulang tahun. Gubernur yang dekat dengan wong cilik ini genap berusia 52 tahun. Tapi tak ada pesta perasaan sama sekali. Jokowi memang mengaku tak pernah merayakan ulang tahun.
Hari ini seharusnya Jokowi menerima pemerintah Federal Australia. Dia juga dijadwalkan menghadiri rapat paripurna DPR. tapi acara tersebut dibatalkan karena Jokowi pilih ke pulau Seribu.
Sumber :
merdeka.com
Jokowi Menghilang Hindari Banjir Karangan Bunga dan Kue Ultah di Rumah Dinas Jokowi
Di hari Ulang tahun ke-52, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menghilang tak ketahuan kemana rimbanya. Sejumlah karangan bunga dikirim ke rumah dinas
Jokowi di Jl Taman Suropati, Jakarta. Ada karangan bunga besar, ada juga
yang berbentuk jambangan.
Pantauan di rumah dinas itu, Jumat (21/6/2013) hingga pukul 15.00 WIB, karangan bunga besar disimpan di luar, sedangkan karangan bunga kecil dibawa masuk ke dalam.
Beberapa orang juga terlihat datang mengantarkan kue ulang tahun. Kue itu diterima seorang petugas yang berjaga. "Bapak pergi dari rumah sejak pagi," bisik seorang petugas yang enggan disebutkan namanya.
Jokowi sebenarnya tak mau menerima karangan bunga atau kue itu. Tapi karena menghargai pemberian akhirnya diterima. Jokowi sebenarnya sudah mewanti-wanti agar seluruh kiriman terkait ulang tahun diarahkan ke balai kota.
"Bapak ingin kesederhanaan," bisik petugas yang memakai batik itu lagi.
Memang, tak ada pesta dalam perayaan ultah Jokowi. Mantan wali kota Solo ini mengaku dirinya hanya orang desa dan tak biasa merayakan Ultah.
Sumber :
detik.com
Pantauan di rumah dinas itu, Jumat (21/6/2013) hingga pukul 15.00 WIB, karangan bunga besar disimpan di luar, sedangkan karangan bunga kecil dibawa masuk ke dalam.
Beberapa orang juga terlihat datang mengantarkan kue ulang tahun. Kue itu diterima seorang petugas yang berjaga. "Bapak pergi dari rumah sejak pagi," bisik seorang petugas yang enggan disebutkan namanya.
Jokowi sebenarnya tak mau menerima karangan bunga atau kue itu. Tapi karena menghargai pemberian akhirnya diterima. Jokowi sebenarnya sudah mewanti-wanti agar seluruh kiriman terkait ulang tahun diarahkan ke balai kota.
"Bapak ingin kesederhanaan," bisik petugas yang memakai batik itu lagi.
Memang, tak ada pesta dalam perayaan ultah Jokowi. Mantan wali kota Solo ini mengaku dirinya hanya orang desa dan tak biasa merayakan Ultah.
Sumber :
detik.com
Eva PDIP: Jokowi Soekarno Banget
Politisi PDIP Eva Sundari berbagi kisah tentang sosok Joko Widodo. Kisah
itu diberikan Eva bertepatan dengan hari lahirnya Gubernur DKI Jakarta
yang sering dipanggil Jokowi itu.
Menurut dia, Jokowi seperti sosok yang melahirkan ideologi milik PDIP, Soekarno. "Jokowi itu bukan saja paham soal Soekarno tapi juga menjalani cara Soekarno," kata Eva dalam pesan singkatnya, di Jakarta, Jumat (21/6/2013).
Menurut dia, pria asli Surakarta yang lahir pada 21 Juni 1961 itu memiliki pikiran dan tindakan seperti sang Proklamator. Terutama dalam perihal menyatu dengan wong cilik atau rakyat.
"Berpikir dan bertindak seperti Soekarno. Dari tindakan-tindakan yang menyatu dengan rakyat adalah Soekarno banget," ujar Eva.
Tindak tanduk Jokowi yang menyatu dan cinta warganya, kata Eva, sangat mirip dengan Soekarno. "Bung Karno itu mencintai rakyat begitu meluap sekaligus menjaga martabat," ungkap dia.
Setipe juga dengan penolakan-penolakan Jokowi terhadap intervensi asing, kata Eva, itu sangat mirip dengan sosok Bung Karno. "Nolak bantuan World Bank karena njlimet, bikin kita kayak jongos," ucap anggota Komisi III DPR RI itu.
Jokowi lahir di Surakarta, 21 Juni, 52 tahun lalu. Sementara Bung Karno meninggal dunia pada tanggal yang sama pada 21 Juni 1970.
Jokowi menjabat Gubernur DKI Jakarta terhitung sejak 15 Oktober 2012. Ia merupakan gubernur ke-17 yang memimpin ibu kota Indonesia.
Sebelumnya, Jokowi menjabat Wali Kota Surakarta (Solo) selama dua periode, 2005-2010 dan 2010-2015, namun baru 2 tahun menjalani periode keduanya, ia mendapat amanat dari warga Jakarta untuk memimpin Ibukota. Dalam masa jabatannya di Solo, ia didampingi FX Hadi Rudyatmo sebagai wakil walikota.
Sumber :
liputan6.com
Menurut dia, Jokowi seperti sosok yang melahirkan ideologi milik PDIP, Soekarno. "Jokowi itu bukan saja paham soal Soekarno tapi juga menjalani cara Soekarno," kata Eva dalam pesan singkatnya, di Jakarta, Jumat (21/6/2013).
Menurut dia, pria asli Surakarta yang lahir pada 21 Juni 1961 itu memiliki pikiran dan tindakan seperti sang Proklamator. Terutama dalam perihal menyatu dengan wong cilik atau rakyat.
"Berpikir dan bertindak seperti Soekarno. Dari tindakan-tindakan yang menyatu dengan rakyat adalah Soekarno banget," ujar Eva.
Tindak tanduk Jokowi yang menyatu dan cinta warganya, kata Eva, sangat mirip dengan Soekarno. "Bung Karno itu mencintai rakyat begitu meluap sekaligus menjaga martabat," ungkap dia.
Setipe juga dengan penolakan-penolakan Jokowi terhadap intervensi asing, kata Eva, itu sangat mirip dengan sosok Bung Karno. "Nolak bantuan World Bank karena njlimet, bikin kita kayak jongos," ucap anggota Komisi III DPR RI itu.
Jokowi lahir di Surakarta, 21 Juni, 52 tahun lalu. Sementara Bung Karno meninggal dunia pada tanggal yang sama pada 21 Juni 1970.
Jokowi menjabat Gubernur DKI Jakarta terhitung sejak 15 Oktober 2012. Ia merupakan gubernur ke-17 yang memimpin ibu kota Indonesia.
Sebelumnya, Jokowi menjabat Wali Kota Surakarta (Solo) selama dua periode, 2005-2010 dan 2010-2015, namun baru 2 tahun menjalani periode keduanya, ia mendapat amanat dari warga Jakarta untuk memimpin Ibukota. Dalam masa jabatannya di Solo, ia didampingi FX Hadi Rudyatmo sebagai wakil walikota.
Sumber :
liputan6.com
Pada Hari Ulang Tahun ke-52, Jokowi Dikirimi Karangan Bunga dan Tumpeng
Ada yang berbeda dari tampilan selasar depan balai kota hari ini. Karangan bunga berisi ucapan selamat ulang tahun untuk Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), ke-52 dan HUT DKI ke-486.
Di sisi kanan teras balai kota terdapat 2 karangan bunga dari Kementerian Dalam Negeri. Yang pertama karangan bunga untuk Ulang Tahun DKI Jakarta dikirim atas nama Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, dan Sekjen Kemendagri, Diah Anggraeni. Keduanya didominasi dengan warna kuning pada tulisan dan latar belakangnya.
Selain itu, di sisi kiri juga terdapat karangan bunga kiriman DPD KNPI DKI Jakarta. Karangan bunga kali ini didominasi warna biru langit khas KNPI pada latar belakang pengirimnya.
Menurut salah satu petugas pamdal, Ngatiyo, SN, karangan bunga dari kementerian tiba pukul 07.00 WIB. Sedangkan kiriman dari KNPI tiba pukul 11.00 WIB.
"Tadi pagi yang Kemendagri datang kurang lebih jam 07.00 WIB. Kalau yang KNPI jam 11.00 WIB," terang Ngatiyo.
Selain karangan bunga tersebut, pihak pamdal juga sempat menerima tumpeng yang dibawa oleh 6 orang perwakilan guru bantu Jakarta. Namun, karena Jokowi tak kunjung datang, akhirnya pada pukul 13.00 WIB mereka memutuskan untuk pulang dan menitipkan tumpeng untuk diserahkan pada gubernur mereka.
"Mereka datang dari jam 06.00 WIB dan pulang jam 13.00 WIB tadi," lanjutnya.
Sejak pagi, orang nomor satu Jakarta ini memang sudah tak tampak di kantornya. Ia yang biasanya datang pagi, hingga siang ini masih belum menampakkan diri.
Di hari ulang tahunnya yang ke-52 ini, saat beberapa orang menunggunya di kantor untuk mengucapkan selamat ulangtahun, ia justru pergi blusukan entah kemana.
Sumber :
detik.com
Di sisi kanan teras balai kota terdapat 2 karangan bunga dari Kementerian Dalam Negeri. Yang pertama karangan bunga untuk Ulang Tahun DKI Jakarta dikirim atas nama Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, dan Sekjen Kemendagri, Diah Anggraeni. Keduanya didominasi dengan warna kuning pada tulisan dan latar belakangnya.
Selain itu, di sisi kiri juga terdapat karangan bunga kiriman DPD KNPI DKI Jakarta. Karangan bunga kali ini didominasi warna biru langit khas KNPI pada latar belakang pengirimnya.
Menurut salah satu petugas pamdal, Ngatiyo, SN, karangan bunga dari kementerian tiba pukul 07.00 WIB. Sedangkan kiriman dari KNPI tiba pukul 11.00 WIB.
"Tadi pagi yang Kemendagri datang kurang lebih jam 07.00 WIB. Kalau yang KNPI jam 11.00 WIB," terang Ngatiyo.
Selain karangan bunga tersebut, pihak pamdal juga sempat menerima tumpeng yang dibawa oleh 6 orang perwakilan guru bantu Jakarta. Namun, karena Jokowi tak kunjung datang, akhirnya pada pukul 13.00 WIB mereka memutuskan untuk pulang dan menitipkan tumpeng untuk diserahkan pada gubernur mereka.
"Mereka datang dari jam 06.00 WIB dan pulang jam 13.00 WIB tadi," lanjutnya.
Sejak pagi, orang nomor satu Jakarta ini memang sudah tak tampak di kantornya. Ia yang biasanya datang pagi, hingga siang ini masih belum menampakkan diri.
Di hari ulang tahunnya yang ke-52 ini, saat beberapa orang menunggunya di kantor untuk mengucapkan selamat ulangtahun, ia justru pergi blusukan entah kemana.
Sumber :
detik.com
Sejumlah Warga Jakarta Dukung Jokowi Maju di Pilpres 2014
Sejumlah
warga Jakarta mendukung Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk maju
sebagai bakal calon presiden 2014-2019 pada Pemilu 2014.
Sumber :
republika.co.id
Beberapa warga
yang ditemui Antara di Jakarta, Jumat menyatakan alasannya, karena
mantan wali kota Solo itu terus turun ke bawah untuk menemui warganya
untuk menyelesaikan berbagai masalah mereka.
"Saya setuju sekali Pak Jokowi
jadi presiden, setahu saya selama saya hidup di Jakarta, belum ada
gubernur yang terjun ke got, berarti dia itu turun ke masyarakat," kata
pedagang rujak, Wisnu (75) ketika dimintai komentarnya tentang situasi
menyambut hari ulang tahun Jakarta ke-486.
Menurut dia, jasa Jokowi sudah
diakui dari tingkat wilayah hingga Asia, bahkan dunia. Saat menjabat
sebagai wali kota Surakarta, Jokowi terpilih menjadi wali kota terbaik
ketiga sedunia dalam pemilihan World Mayor Project 2012 yang di
selenggarakan oleh The City Mayors Foundation, yayasan walikota sedunia
di Inggris.
Setelah tujuh tahun memimpin Surakarta, Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta sejak 15 Oktober 2012.
Menurut survei yang diadakan oleh
Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Jokowi menjadi
kandidat presiden yang paling diminati oleh responden.
Dari 1.635 responden di 31
provinsi, Jokowi mendapatkan 28.6 persen. Angka tersebut melampaui
dukungan untuk Prabowo Subianto (15.6 persen) dan Megawati Soekarnoputri
(5.4 persen).
Seorang karyawan, Inda (29),
menyatakan menyetujui Jokowi mencalonkan diri menjadi presiden karena
gubernur DKI Jakarta tersebut mau turun langsung membantu warga menengah
kebawah.
"Saya senang gubernurnya Jokowi,
untuk menengah ke bawah dia itu mau (merangkul). Kalau (gubernur) yang
sebelumnya kan beda, dia menengah ke atas. Saya setuju Jokowi jadi
presiden," kata Inda.
Walaupun Jokowi mendapat respon
positif dari warga tentang capres 2014, Jokowi sendiri menegaskan ia
belum berminat menjadi capres dan lebih tertarik membenahi persoalan
kota Jakarta.
"Ngurusin KJS sama rusun saja saya sudah loncat-loncat begini," kata Jokowi.
Sumber :
republika.co.id
Takut Dimarahi, Ahok Tak Beri Jokowi Kado Ulang Tahun
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) berulang tahun ke-52 hari ini. Namun Wakil Gubernur DKI
Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak akan memberi kado ulang
tahun karena khawatir justru dimarahi Jokowi.
"Kalau kado nanti dimarahi, beliau tidak suka tuh. Kalau mau kirim kue ke rumah saya saja," kata Ahok sambil tertawa di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (21/6/2013).
Ahok juga belum memberi selamat pada Jokowi. Rencananya ucapan akan diberikan Ahok saat rapat paripurna di DPRD siang nanti. "Beliau kan tidak pegang HP, nanti saja pas ketemu (beri ucapan), biasanya juga begitu," katanya.
Saat ditanya mengenai doa dan harapan kepada Jokowi, Ahok berharap Jokowi panjang umur, sehat dan bahagia. "Dan tetap harus taat pada konsitusi dari pada konstituen," kata Ahok yang memakai jas hitam ini.
Joko Widodo lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961. Dia merupakan anak pasangan Noto Mihardjo dan Sujiatmi Notomiharjo. Kehidupan yang sulit membuat Jokowi mengenal dunia dagang. Dia juga mewarisi kepintaran bertukang kayu dari ayahnya. Setelah dewasa, Jokowi menjadi pengusaha eksportir hasil kayu, sebelum akhirnya menjadi Walikota Solo lalu Gubernur Jakarta.
Sumber :
detik.com
"Kalau kado nanti dimarahi, beliau tidak suka tuh. Kalau mau kirim kue ke rumah saya saja," kata Ahok sambil tertawa di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (21/6/2013).
Ahok juga belum memberi selamat pada Jokowi. Rencananya ucapan akan diberikan Ahok saat rapat paripurna di DPRD siang nanti. "Beliau kan tidak pegang HP, nanti saja pas ketemu (beri ucapan), biasanya juga begitu," katanya.
Saat ditanya mengenai doa dan harapan kepada Jokowi, Ahok berharap Jokowi panjang umur, sehat dan bahagia. "Dan tetap harus taat pada konsitusi dari pada konstituen," kata Ahok yang memakai jas hitam ini.
Joko Widodo lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961. Dia merupakan anak pasangan Noto Mihardjo dan Sujiatmi Notomiharjo. Kehidupan yang sulit membuat Jokowi mengenal dunia dagang. Dia juga mewarisi kepintaran bertukang kayu dari ayahnya. Setelah dewasa, Jokowi menjadi pengusaha eksportir hasil kayu, sebelum akhirnya menjadi Walikota Solo lalu Gubernur Jakarta.
Sumber :
detik.com
Komentar dan Harapan Warga Jakarta Pada HUT Jokowi
Hari ini menjadi hari yang spesial untuk Gubernur DKI Joko Widodo.
Ucapan selamat ulang tahun pun datang dari berbagai kalangan, mulai dari
warga sampai dengan rekan kerja Jokowi di pemerintahan Jakarta, Wagub
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
"Kita harapkan beliau panjang umur, sehat dan bahagia mengemban tugas ini," kata Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (21/6/2013)
Ahok mengatakan tidak ada hal yang spesial dengan ulangtahun pasangan kerjanya tersebut. Ia hanya meminta agar Jokowi tetap konsentrasi mengurusi warganya keseluruhan.
"Taat sama konstitusi bukan sama konstituen," lanjut Ahok tegas.
Warga Jakarta pun tak mau ketinggalan merayakan ulangtahun pemimpinannya tersebut. Salah satu tukang ojek yang sering mangkal di jalan Jaksa, Aning (50), mengaku tidak mengetahui ulangtahun Gubernurnya tersebut. Namun, dia langsung mengucapkan sejumlah doa dan harapannya.
"Selamat ulangtahun pak Jokowi, semoga sukses menjalankan tugas di DKI. Sukseskan dulu DKI. Nanti kalo dia udah sukses dengan DKI baru saya dukung buat nyapres," kata Aning dengan wajah berseri.
Senada dengan Aning, Wahyu yang sehari-hari membersihkan sepanjang jalan Wahid Hasyim. Sambil tersenyum, ia pun berharap agar Jokowi tidak mencalonkan diri menjadi presiden di 2014.
"Lebih setuju kalo mengurus Jakarta dulu. Jangan nyapres sekarang," kata Wahyu.
Apakah Jokowi akan mendengarkan suara warganya yang ingin agar ia membenahi Jakarta dulu? Atau menerima bisikan-bisikan yang memintanya mencalonkan diri menjadi presiden?
Sumber :
detik.com
"Kita harapkan beliau panjang umur, sehat dan bahagia mengemban tugas ini," kata Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (21/6/2013)
Ahok mengatakan tidak ada hal yang spesial dengan ulangtahun pasangan kerjanya tersebut. Ia hanya meminta agar Jokowi tetap konsentrasi mengurusi warganya keseluruhan.
"Taat sama konstitusi bukan sama konstituen," lanjut Ahok tegas.
Warga Jakarta pun tak mau ketinggalan merayakan ulangtahun pemimpinannya tersebut. Salah satu tukang ojek yang sering mangkal di jalan Jaksa, Aning (50), mengaku tidak mengetahui ulangtahun Gubernurnya tersebut. Namun, dia langsung mengucapkan sejumlah doa dan harapannya.
"Selamat ulangtahun pak Jokowi, semoga sukses menjalankan tugas di DKI. Sukseskan dulu DKI. Nanti kalo dia udah sukses dengan DKI baru saya dukung buat nyapres," kata Aning dengan wajah berseri.
Senada dengan Aning, Wahyu yang sehari-hari membersihkan sepanjang jalan Wahid Hasyim. Sambil tersenyum, ia pun berharap agar Jokowi tidak mencalonkan diri menjadi presiden di 2014.
"Lebih setuju kalo mengurus Jakarta dulu. Jangan nyapres sekarang," kata Wahyu.
Apakah Jokowi akan mendengarkan suara warganya yang ingin agar ia membenahi Jakarta dulu? Atau menerima bisikan-bisikan yang memintanya mencalonkan diri menjadi presiden?
Sumber :
detik.com
Rencana Kegiatan Jokowi-Ahok Hari Ini
Di hari Jumat ini, agenda Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan wakilnya
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tetap padat. Jokowi memulai harinya dengan wawancara khusus dengan para wartawan.
"Pukul 09.00 WIB menerima kunjungan Pemerintah Federal Australia di Ruang Rapat Pimpinan," demikian informasi dari Humas dan Protokoler DKI Jakarta, jumat (21/6/2013).
Sedangkan Ahok dijadwalkan menerima Direktur Utama PDAM pagi ini.
"Pukul 09.00 WIB rapat pembahasan masalah kewajiban SIPPT PT Karyadeka Graha lestari (Alamanda Tower) melebarkan jalan TB Simatupang-Pangeran Antasari Jakarta Selatan di Ruang Rapat Wagub."
Siang harinya, Jokowi dan Ahok sama-sama menghadiri paripurna di DPRD yang ditutup dengan pengucapan janji anggota DPRD.
"Menghadiri Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta dalam rangka Pelantikan Wakil Ketua dan Anggota DPRD Pengganti Antar Waktu di Ruang Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta."
Sumber :
jakarta.go.id
"Pukul 09.00 WIB menerima kunjungan Pemerintah Federal Australia di Ruang Rapat Pimpinan," demikian informasi dari Humas dan Protokoler DKI Jakarta, jumat (21/6/2013).
Sedangkan Ahok dijadwalkan menerima Direktur Utama PDAM pagi ini.
"Pukul 09.00 WIB rapat pembahasan masalah kewajiban SIPPT PT Karyadeka Graha lestari (Alamanda Tower) melebarkan jalan TB Simatupang-Pangeran Antasari Jakarta Selatan di Ruang Rapat Wagub."
Siang harinya, Jokowi dan Ahok sama-sama menghadiri paripurna di DPRD yang ditutup dengan pengucapan janji anggota DPRD.
"Menghadiri Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta dalam rangka Pelantikan Wakil Ketua dan Anggota DPRD Pengganti Antar Waktu di Ruang Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta."
Sumber :
jakarta.go.id
Selamat Ulang Tahun Pak Jokowi
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) merayakan ulang tahunnya ke-52 yang
jatuh pada hari ini. Ini adalah kali pertama Jokowi merayakan ulang
tahunnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Jokowi lahir di Surakarta, 21 Juni 1961. Jokowi lahir dari pasangan pasangan Noto Mihardjo dan Sujiatmi Notomiharjo. Jokowi yang ditanyakan soal ulang tahunnya itu memilih menjawab tidak merayakannya karena merasa dari desa.
"Ya gimana? Wong saya ndeso, Saya nggak pernah ulang tahun," ujar Jokowi.
Jokowi ditetapkan sebagai penguasa DKI Jakarta sejak 2012 yang lalu dan bersama Wakil Gubernur Basuki Tjahja Purnama (Ahok).
Banjir Ucapan Selamat Ulang Tahun
Melalui akun pribadi Jokowi, @jokowi_do2, ratusan tweeps mengucapkan selamat hari ulang tahun. Seperti yang dikatakan salah seorang warga dengan akun @Tami_dr.
"Selamat ultah Pak @jokowi_do2, sukses selalu,,, gak nyangka ultah kita sama Pak," ujar Tami dalam akunnya, Jumat (21/6/2013).
Bahkan salah seorang seorang tweeps terlihat pernah mengenal Jokowi muda sewaktu sekolah dulu. Dengan kata yang menggelitik, Abdurrahman Arif menyebut pernah nongkrong bersama dengan Jokowi muda di kantin sekolah.
"Selamat ultah pak @jokowi_do2, skrg udah sukses lah, msh ingat ga dulu waktu makan gorengan dikantin sd terus kaga bayar? Jgn lupa makan2," kata Ari lewat akunnya @arifVoA 1m.
Harapan pun tidak lupa disampaikan oleh warga Jakarta lainnya. Mereka berharap Jakarta dapat maju lebih baik di tangan Jokowi.
"Happy birthday pak @jokowi_do2 semoga bisa ngerubah DKI jakarta menjadi jakarta yang nyaman teratur dan bersih," kata Ahmad dengan akun @AhmedGGMU.
Jokowi lahir di Surakarta, 21 Juni 1961. Jokowi lahir dari pasangan pasangan Noto Mihardjo dan Sujiatmi Notomiharjo. Jokowi yang ditanyakan soal ulang tahunnya itu memilih menjawab tidak merayakannya karena merasa dari desa.
"Ya gimana? Wong saya ndeso, Saya nggak pernah ulang tahun," ujar Jokowi.
Jokowi ditetapkan sebagai penguasa DKI Jakarta sejak 2012 yang lalu dan bersama Wakil Gubernur Basuki Tjahja Purnama (Ahok).
Banjir Ucapan Selamat Ulang Tahun
Melalui akun pribadi Jokowi, @jokowi_do2, ratusan tweeps mengucapkan selamat hari ulang tahun. Seperti yang dikatakan salah seorang warga dengan akun @Tami_dr.
"Selamat ultah Pak @jokowi_do2, sukses selalu,,, gak nyangka ultah kita sama Pak," ujar Tami dalam akunnya, Jumat (21/6/2013).
Bahkan salah seorang seorang tweeps terlihat pernah mengenal Jokowi muda sewaktu sekolah dulu. Dengan kata yang menggelitik, Abdurrahman Arif menyebut pernah nongkrong bersama dengan Jokowi muda di kantin sekolah.
"Selamat ultah pak @jokowi_do2, skrg udah sukses lah, msh ingat ga dulu waktu makan gorengan dikantin sd terus kaga bayar? Jgn lupa makan2," kata Ari lewat akunnya @arifVoA 1m.
Harapan pun tidak lupa disampaikan oleh warga Jakarta lainnya. Mereka berharap Jakarta dapat maju lebih baik di tangan Jokowi.
"Happy birthday pak @jokowi_do2 semoga bisa ngerubah DKI jakarta menjadi jakarta yang nyaman teratur dan bersih," kata Ahmad dengan akun @AhmedGGMU.
Kamis, 20 Juni 2013
Jokowi Minta Polisi Izinkan Jakmania Nonton Laga Persija vs Persib
Larangan bagi penonton untuk menyaksikan duel Persija Jakarta melawan Persib Bandung yang akan digelar pada Sabtu (22/6/2013) besok di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, ditanggapi oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).
Karena laga itu bertepatan dengan HUT Provinsi DKI Jakarta, Jokowi mengaku berniat menonton pertandingan itu secara langsung. Karena itulah ia meminta polisi memberikan izin untuk penonton bisa menyaksikan laga tersebut secara langsung di stadion
"Ya sudah kita surati untuk boleh ditonton, tapi belum dapat jawaban. Kita ingin berusaha," kata Jokowi di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (20/6/2013).
Jokowi mengatakan, Polda Metro Jaya mungkin memiliki pertimbangan-pertimbangan lain, sehingga melarang ada penonton di pertandingan itu. "Mungkin Polda belum memberikan izin, mereka punya pertimbangan lain karena ini melawan Persib," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya sudah memberikan izin untuk menggelar pertandingan Persija vs Persib di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, namun dengan syarat tanpa penonton.
Hal ini untuk mengantisipasi adanya kericuhan antar suporter kedua klub, seperti yang sebelumnya sering terjadi. Polisi tidak mau mengambil risiko jatuhnya korban jiwa akibat bentrokan suporter, sehingga memutuskan laga itu harus digelar tanpa penonton.
Sumber :
tibunnews.com
Karena laga itu bertepatan dengan HUT Provinsi DKI Jakarta, Jokowi mengaku berniat menonton pertandingan itu secara langsung. Karena itulah ia meminta polisi memberikan izin untuk penonton bisa menyaksikan laga tersebut secara langsung di stadion
"Ya sudah kita surati untuk boleh ditonton, tapi belum dapat jawaban. Kita ingin berusaha," kata Jokowi di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (20/6/2013).
Jokowi mengatakan, Polda Metro Jaya mungkin memiliki pertimbangan-pertimbangan lain, sehingga melarang ada penonton di pertandingan itu. "Mungkin Polda belum memberikan izin, mereka punya pertimbangan lain karena ini melawan Persib," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya sudah memberikan izin untuk menggelar pertandingan Persija vs Persib di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, namun dengan syarat tanpa penonton.
Hal ini untuk mengantisipasi adanya kericuhan antar suporter kedua klub, seperti yang sebelumnya sering terjadi. Polisi tidak mau mengambil risiko jatuhnya korban jiwa akibat bentrokan suporter, sehingga memutuskan laga itu harus digelar tanpa penonton.
Sumber :
tibunnews.com
Jokowi Segera Lengserkan Kepala BLU TransJakarta
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) akan segera melengserkan kepala BLU Transjakarta, M
Akbar. Alasan pergantian itu dikarenakan pelayanan buruk yang masih
diberikan oleh TransJakarta kepada konsumen.
"Busnya ya dikelola, di-manage tidak kelihatan. rusak-rusak," ujar Jokowi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2013).
Selain itu Jokowi melihat jumlah bus yang ada saat ini belum bertambah dan belum ada peningkatan soal pelayanan dari TransJakarta.
"Paling penting pelayanan supir ramah-ramah," terangnya.
Jokowi mengaku menerima semua keluhan dari masyarakat dan itu yang paling utama dalam peningkatan mutu TransJakarta.
"Saya selalu memantau dengan survei. Sudah kita beri kesempatan untk memperbaiki TransJakarta," kata Jokowi.
Sumber :
detik.com
"Busnya ya dikelola, di-manage tidak kelihatan. rusak-rusak," ujar Jokowi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2013).
Selain itu Jokowi melihat jumlah bus yang ada saat ini belum bertambah dan belum ada peningkatan soal pelayanan dari TransJakarta.
"Paling penting pelayanan supir ramah-ramah," terangnya.
Jokowi mengaku menerima semua keluhan dari masyarakat dan itu yang paling utama dalam peningkatan mutu TransJakarta.
"Saya selalu memantau dengan survei. Sudah kita beri kesempatan untk memperbaiki TransJakarta," kata Jokowi.
Sumber :
detik.com
Jokowi Ingin Belajar Pengelolaan Lingkungan pada 'Pitung' Kali Pesanggrahan
'Si Pitung' Kali Pesanggrahan, H. Chaerudin, menyebut Gubernur DKI
Jakarta Joko Widodo (Jokowi) harus belajar pada dirinya dalam mengelola lingkungan. Jokowi
yang dimintai komentarnya mengaku telah bertemu dengan penerima hadiah
Kalpataru sebanyak dua kali itu.
"Sudah, saya sudah ketemu dua kali sama dia. Tapi ke lapangannya belum," ujar Jokowi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2013).
Bahkan Jokowi mengaku tidak mempermasalahkan dirinya harus belajar kepada H. Chaeruddin soal pengelolaan lingkungan.
"Ya enggak apa-apa. Kan yang positif ya belajar sama siapapun toh," kata Jokowi.
H. Chaerudin, yang dijuluki ‘Si Pitung’ Kali Pesanggrahan mendapat penghargaan Kalpataru 2013 sebagai perintis lingkungan hidup.
Bang Idin, sapaannya, terinspirasi tokoh legenda Si Pitung. Bukan hanya gaya pakaiannya, tapi filosofi Si Pitung juga dia ikuti. Keras terhadap pemerintah namun tetap hidup bersahaja membantu yang susah dan membangun lingkungan.
Dia sudah 17 tahun mengabdikan hidupnya untuk mengembalikan lingkungan di Kali Pesanggrahan, mulai dari titik pembuangan sampah di kawasan Cinere, Lebak Bulus. Kini tempat itu menjadi hutan kota Sangga Buana.
Sumber :
detik.com
"Sudah, saya sudah ketemu dua kali sama dia. Tapi ke lapangannya belum," ujar Jokowi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2013).
Bahkan Jokowi mengaku tidak mempermasalahkan dirinya harus belajar kepada H. Chaeruddin soal pengelolaan lingkungan.
"Ya enggak apa-apa. Kan yang positif ya belajar sama siapapun toh," kata Jokowi.
H. Chaerudin, yang dijuluki ‘Si Pitung’ Kali Pesanggrahan mendapat penghargaan Kalpataru 2013 sebagai perintis lingkungan hidup.
Bang Idin, sapaannya, terinspirasi tokoh legenda Si Pitung. Bukan hanya gaya pakaiannya, tapi filosofi Si Pitung juga dia ikuti. Keras terhadap pemerintah namun tetap hidup bersahaja membantu yang susah dan membangun lingkungan.
Dia sudah 17 tahun mengabdikan hidupnya untuk mengembalikan lingkungan di Kali Pesanggrahan, mulai dari titik pembuangan sampah di kawasan Cinere, Lebak Bulus. Kini tempat itu menjadi hutan kota Sangga Buana.
Sumber :
detik.com
Jokowi Persilakan Demokrat Temui Megawati Soal Konvensi Capres
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) seolah menjadi magnet untuk
Partai Demokrat. Partai berlambang Bintang Mercy itu akan mengundang
Jokowi ikut konvensi capres. Terkait itu, Jokowi hanya menanggapi
santai.
"Loh loh loh, saya itu sekarang gubernur Jakarta. Ngurusnya ya ngurus Jakarta," kata Jokowi di Balai Kota Jakarta, Kamis (20/6/2013).
Politikus PDI Perjuangan ini mengatakan, jika partai politik lain ingin mencalonkan dirinya sebagai capres, harus meminta izin ke Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Sebab, tugas utamanya dari partai hanya untuk mengurusi Ibu Kota.
"Mestinya itu minta izin ke partai. Ya coba tanyakan ke Ibu Ketua Umum. Urusan saya urusan Jakarta," tandasnya.
Sebelumnya, Partai Demokrat melirik sosok Jokowi untuk dijadikan calon presiden 2014. Karena itu, partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu berencana mengundang Jokowi dalam konvensi capres Demokrat, yang akan digelar pada Agustus nanti.
"Bisa juga (Jokowi diundang), kenapa enggak," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf.
Sumber :
merdeka.com
"Loh loh loh, saya itu sekarang gubernur Jakarta. Ngurusnya ya ngurus Jakarta," kata Jokowi di Balai Kota Jakarta, Kamis (20/6/2013).
Politikus PDI Perjuangan ini mengatakan, jika partai politik lain ingin mencalonkan dirinya sebagai capres, harus meminta izin ke Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Sebab, tugas utamanya dari partai hanya untuk mengurusi Ibu Kota.
"Mestinya itu minta izin ke partai. Ya coba tanyakan ke Ibu Ketua Umum. Urusan saya urusan Jakarta," tandasnya.
Sebelumnya, Partai Demokrat melirik sosok Jokowi untuk dijadikan calon presiden 2014. Karena itu, partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu berencana mengundang Jokowi dalam konvensi capres Demokrat, yang akan digelar pada Agustus nanti.
"Bisa juga (Jokowi diundang), kenapa enggak," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf.
Sumber :
merdeka.com
Jokowi Akn Buat Teater Terbuka di Waduk Pluit
Bersiap-siaplah warga Jakarta! Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) punya rencana indah di Waduk Pluit, Jakarta Utara. Tak hanya
rimbun pepohonan saja yang akan ditebar di atas lahan seluas sekitar 80
hektare itu. Sebuah amphitheatre atau teater terbuka juga akan disediakan sebagai hiburan bagi warga.
Rencananya, jogging track di sepanjang bantaran waduk juga tak ketinggalan bakal dibangun. Saat ini Waduk Pluit masih dalam proses pengerukan. Namun bantaran sisi barat waduk sudah dapat ditanami pepohonan.
"Tema kami, cepat-cepatan setelah dibersihkan. Sekarang kami mulai tanam. Ada waduk, hijauan-hijauan dan jogging track. Masyarakat bisa menggunakan," ujar Jokowi di Jalan Pluit Timur Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (20/6/2013).
"Juga akan ada amphitheatre untuk menonton seni dan budaya. Nanti masyarakat juga bisa nikmati. Untuk hiburan juga," imbuhnya.
Mantan Walikota Solo itu pun memamerkan beberapa gambar rancangan Waduk Pluit. Jokowi menuturkan, Pemprov DKI telah memiliki perencanaan lengkap. Selain penyediaan fasilitas publik, daerah resapan air dan tampungan air hujan, serta taman kota, semuanya sekaligus dalam 1 lokasi.
"Fungsi itu akan muncul di Waduk Pluit," ucap Jokowi.
Sementara itu, Pemrov DKI juga terus berupaya menambah jumlah rumah susun bagi relokasi warga Waduk Pluit. Salah satunya yakni rusun Daan Mogot di Jakarta Barat yang sudah mulai dibangun. Jokowi pun berharap rusun-rusun itu dapat segera digunakan tahun depan.
Sumber :
liputan6.com
Rencananya, jogging track di sepanjang bantaran waduk juga tak ketinggalan bakal dibangun. Saat ini Waduk Pluit masih dalam proses pengerukan. Namun bantaran sisi barat waduk sudah dapat ditanami pepohonan.
"Tema kami, cepat-cepatan setelah dibersihkan. Sekarang kami mulai tanam. Ada waduk, hijauan-hijauan dan jogging track. Masyarakat bisa menggunakan," ujar Jokowi di Jalan Pluit Timur Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (20/6/2013).
"Juga akan ada amphitheatre untuk menonton seni dan budaya. Nanti masyarakat juga bisa nikmati. Untuk hiburan juga," imbuhnya.
Mantan Walikota Solo itu pun memamerkan beberapa gambar rancangan Waduk Pluit. Jokowi menuturkan, Pemprov DKI telah memiliki perencanaan lengkap. Selain penyediaan fasilitas publik, daerah resapan air dan tampungan air hujan, serta taman kota, semuanya sekaligus dalam 1 lokasi.
"Fungsi itu akan muncul di Waduk Pluit," ucap Jokowi.
Sementara itu, Pemrov DKI juga terus berupaya menambah jumlah rumah susun bagi relokasi warga Waduk Pluit. Salah satunya yakni rusun Daan Mogot di Jakarta Barat yang sudah mulai dibangun. Jokowi pun berharap rusun-rusun itu dapat segera digunakan tahun depan.
Sumber :
liputan6.com
Jokowi Kembali Ajak Makan Siang Warga Waduk Pluit Pekan Depan
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) pernah memanggil perwakilan warga Pluit dalam perjamuan makan
untuk membahas proses pengerukan Waduk Pluit. Selasa depan, kali ini Jokowi kembali mengundang 18 warga Waduk Pluit untuk makan siang di
Balaikota.
"Saya enggak mau sambutan, kali ini saya mau ngajak 15 orang warga untuk makan siang sama saya hari Selasa nanti," kata Gubernur Joko Widodo saat didaulat memberikan sambutan di atas panggung acara penanaman pohon di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Kamis (20/6/2013)
Jokowi menunjuk langsung warga yang akan diajaknya makan. Orang pertama hingga ketiga adalah orang yang menerima secara simbolis pohon yang akan ditanam sendiri oleh warga.
"Yang pertama, saya panggil bapak daeng Sampra Daeng Ali, ini yang kedua yang di samping saya, yang lainnya saya mau tunjuk langsung," ucap Jokowi yang disambut tepuk tangan warga.
Suasana pun tiba-tiba menjadi menjadi riuh. Para ibu-ibu yang semula duduk langsung berdiri dan unjuk tangan. Sesekali berteriak agar menarik perhatian Jokowi yang masih sedang memilih kontestan warga yang akan makan siang bersamanya. Beberapa ibu-ibu yang disebutkan ciri-cirinya oleh Jokowi pun berlari suka cita menuju panggung.
Usai memilih 15 orang, warga masih tetap meminta agar Jokowi menambah jumlah yang akan makan bersamanya. Akhirnya ia pun mengalah dengan menambah tiga orang lagi.
"Ya sudah, saya tambah 3 lagi. Tidak bisa banyak-banyak soalnya ruangan di balaikota juga kecil," tutur Jokowi sambil tersenyum.
Saat ditanyai apakah itu salah satu caranya untuk membujuk warga Pluit pindah, Jokowi menyangkal hal itu.
"Apanya yang politik makan siang, ini hanya makan siang biasa. Nanti mereka kita panggil bergiliran," pungkasnya.
Sumber :
detik.com
"Saya enggak mau sambutan, kali ini saya mau ngajak 15 orang warga untuk makan siang sama saya hari Selasa nanti," kata Gubernur Joko Widodo saat didaulat memberikan sambutan di atas panggung acara penanaman pohon di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Kamis (20/6/2013)
Jokowi menunjuk langsung warga yang akan diajaknya makan. Orang pertama hingga ketiga adalah orang yang menerima secara simbolis pohon yang akan ditanam sendiri oleh warga.
"Yang pertama, saya panggil bapak daeng Sampra Daeng Ali, ini yang kedua yang di samping saya, yang lainnya saya mau tunjuk langsung," ucap Jokowi yang disambut tepuk tangan warga.
Suasana pun tiba-tiba menjadi menjadi riuh. Para ibu-ibu yang semula duduk langsung berdiri dan unjuk tangan. Sesekali berteriak agar menarik perhatian Jokowi yang masih sedang memilih kontestan warga yang akan makan siang bersamanya. Beberapa ibu-ibu yang disebutkan ciri-cirinya oleh Jokowi pun berlari suka cita menuju panggung.
Usai memilih 15 orang, warga masih tetap meminta agar Jokowi menambah jumlah yang akan makan bersamanya. Akhirnya ia pun mengalah dengan menambah tiga orang lagi.
"Ya sudah, saya tambah 3 lagi. Tidak bisa banyak-banyak soalnya ruangan di balaikota juga kecil," tutur Jokowi sambil tersenyum.
Saat ditanyai apakah itu salah satu caranya untuk membujuk warga Pluit pindah, Jokowi menyangkal hal itu.
"Apanya yang politik makan siang, ini hanya makan siang biasa. Nanti mereka kita panggil bergiliran," pungkasnya.
Sumber :
detik.com
Jokowi Tanam Pohon di Waduk Pluit
Pengerukan waduk pluit masih terus berlangsung. Berlatar belakang 4
eskavator yang masih terus mengeruk, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menanam pohon yang di sisi
Waduk Pluit.
Jokowi tiba di kawasan Waduk pluit pukul 15.45 WIB dengan menggunakan mobil Innova hitam bernopol B 1124 BH dan langsung disambut oleh tepuk tangan warga. Seperti biasa, ia langsung dikerumuni ibu-ibu untuk foto bersama.
Lebih dari 100 warga sekitar Waduk Pluit memenuhi tenda tempat acara berlangsung. Setelah bersalaman dengan masyarakat, ia langsung menuju lokasi penanaman pohon di sisi yang langsung berbatasan dengan Waduk Pluit. Ia tak tampak canggung untuk mencangkul tanah dan menyiram pohon tersebut.
"Memang kita cepat-cepatan setelah dibersikan, sekarang kita mulai tanam," kata Jokowi di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Kamis (20/6/2013)
Usai menanam, Jokowi lalu mengecek pengerjaan Waduk Pluit sambil bercakap-cakap dengan pihak Ancol Jaya yang merancang pembangunan waduk pluit.
"Jadi Pluit akan jadi seperti ini. Ada waduk, hijauan dan jogging track," terang Jokowi sambil menunjukkan gambar perencanaan Waduk Pluit.
Dalam acara ini, Jokowi juga memanggil 18 orang perwakilan warga untuk makan siang bersama di Balai Kota, Selasa (25/6/2013).
"Saya mau mengundang mereka makan siang saja," terangnya.
Sumber :
detik.com
Jokowi tiba di kawasan Waduk pluit pukul 15.45 WIB dengan menggunakan mobil Innova hitam bernopol B 1124 BH dan langsung disambut oleh tepuk tangan warga. Seperti biasa, ia langsung dikerumuni ibu-ibu untuk foto bersama.
Lebih dari 100 warga sekitar Waduk Pluit memenuhi tenda tempat acara berlangsung. Setelah bersalaman dengan masyarakat, ia langsung menuju lokasi penanaman pohon di sisi yang langsung berbatasan dengan Waduk Pluit. Ia tak tampak canggung untuk mencangkul tanah dan menyiram pohon tersebut.
"Memang kita cepat-cepatan setelah dibersikan, sekarang kita mulai tanam," kata Jokowi di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Kamis (20/6/2013)
Usai menanam, Jokowi lalu mengecek pengerjaan Waduk Pluit sambil bercakap-cakap dengan pihak Ancol Jaya yang merancang pembangunan waduk pluit.
"Jadi Pluit akan jadi seperti ini. Ada waduk, hijauan dan jogging track," terang Jokowi sambil menunjukkan gambar perencanaan Waduk Pluit.
Dalam acara ini, Jokowi juga memanggil 18 orang perwakilan warga untuk makan siang bersama di Balai Kota, Selasa (25/6/2013).
"Saya mau mengundang mereka makan siang saja," terangnya.
Sumber :
detik.com
Jokowi : Saya Wong Ndeso, Nggak Pernah Ulang Tahun
Tanggal 21 Juni 2013 besok, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), memasuki usia ke 52. Ulang tahun ke-52 kali ini, merupakan kali pertama Jokowi di Jakarta
sebagai Gubernur. Meskipun demikian Politikus PDI Perjuangan ini mengaku tidak pernah
merayakan hari ulang tahunnya.
"Ya gimana? Wong saya ndeso, Saya enggak pernah ulang tahun," kata Jokowi di Balai Kota Jakarta, Kamis (20/6/2013).
Tetapi, Jokowi mengaku akan merayakan bersama-sama dengan ulang tahun Jakarta yang jatuh pada 22 Juni. "Kalau ultah Jakarta, nanti kita rayakan sama-sama tanggal 22," kata Jokowi.
Dia berharap di ulang tahun Ibu Kota nanti warga dapat menikmati dengan bahagia. Selain itu, dia berharap Jakarta bertambah maju dan terus maju.
"Sekecil apapun yang diberikan Allah, disyukuri, yang sedang, disyukuri," katanya.
Sedangkan, pesta rakyat yang akan dia lakukan nanti memiliki unsur kerakyatan. Sehingga, rakyat dapat bergembira dan berpesta dalam artian, yang jualan bisa mendapatkan keuntungan dan masyarakat dapat menikmati semua.
Sumber :
merdeka.com
"Ya gimana? Wong saya ndeso, Saya enggak pernah ulang tahun," kata Jokowi di Balai Kota Jakarta, Kamis (20/6/2013).
Tetapi, Jokowi mengaku akan merayakan bersama-sama dengan ulang tahun Jakarta yang jatuh pada 22 Juni. "Kalau ultah Jakarta, nanti kita rayakan sama-sama tanggal 22," kata Jokowi.
Dia berharap di ulang tahun Ibu Kota nanti warga dapat menikmati dengan bahagia. Selain itu, dia berharap Jakarta bertambah maju dan terus maju.
"Sekecil apapun yang diberikan Allah, disyukuri, yang sedang, disyukuri," katanya.
Sedangkan, pesta rakyat yang akan dia lakukan nanti memiliki unsur kerakyatan. Sehingga, rakyat dapat bergembira dan berpesta dalam artian, yang jualan bisa mendapatkan keuntungan dan masyarakat dapat menikmati semua.
Sumber :
merdeka.com
Akankah Pesta Muda Mudi Ala Jokowi Jadi Ajang Mesum Remaja DKI?
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) bakal menggelar pesta
muda-mudi dalam rangka HUT ke 486 Kota Jakarta pada tanggal 22 Juni
besok. Jika di luar negeri, pesta rakyat dan pesta malam muda-mudi ini
identik dengan kebebasan termasuk ciuman untuk memadu asmara. Bagaimana
dengan pesta muda-mudi ala Jokowi?
Politikus cantik Nova Riyanti Yusuf atau biasa disapa Noriyu berpendapat, pesta muda-mudi ala Jokowi bisa jadi sebagai ajang kebebasan ekspresi libido. Namun, bukan libido seks. Tetapi ekspresi untuk menyalurkan bakat seni dan budaya.
"Kebebasan bisa juga merupakan ekspresi libido. Bukan libido seks, bisa libido seni. Jadi mungkin akan ada pentas musik, tarian, mural, atau apa lah," ujar Noriyu saat berbincang dengan merdeka.com, Jakarta, Kamis (20/6/2013).
Anggota DPR Ri ini yakin pesta muda-mudi yang dikonsep dan dibangun Jokowi bakal meriah nantinya. Menurut Noriyu, dalam pesta rakyat nantinya, muda-mudi di Jakarta bakal menyalurkan libidonya sesuai versi Jokowi.
"Saya kok yakin ya, malam muda-mudi versi Jokowi itu bukan dengan cara "fisik" yang mana muda-mudi bisa asal peluk cium. Menyalurkan libido versi Jokowi udah pasti bukan libido seksual dan fisik-fisik gitu, tapi yang positif dan memegang nilai-nilai luhur tradisionil," jelas Noriyu.
Sumber :
merdeka.com
Politikus cantik Nova Riyanti Yusuf atau biasa disapa Noriyu berpendapat, pesta muda-mudi ala Jokowi bisa jadi sebagai ajang kebebasan ekspresi libido. Namun, bukan libido seks. Tetapi ekspresi untuk menyalurkan bakat seni dan budaya.
"Kebebasan bisa juga merupakan ekspresi libido. Bukan libido seks, bisa libido seni. Jadi mungkin akan ada pentas musik, tarian, mural, atau apa lah," ujar Noriyu saat berbincang dengan merdeka.com, Jakarta, Kamis (20/6/2013).
Anggota DPR Ri ini yakin pesta muda-mudi yang dikonsep dan dibangun Jokowi bakal meriah nantinya. Menurut Noriyu, dalam pesta rakyat nantinya, muda-mudi di Jakarta bakal menyalurkan libidonya sesuai versi Jokowi.
"Saya kok yakin ya, malam muda-mudi versi Jokowi itu bukan dengan cara "fisik" yang mana muda-mudi bisa asal peluk cium. Menyalurkan libido versi Jokowi udah pasti bukan libido seksual dan fisik-fisik gitu, tapi yang positif dan memegang nilai-nilai luhur tradisionil," jelas Noriyu.
Sumber :
merdeka.com
Jokowi Siapkan Kalkulasi Kenaikan Tarif Angkot
Berapa besar kenaikan tarif angkutan umum di Jakarta setelah harga BBM
naik? Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) bersama Organda, Dishub DKI, dan Dewan
Transportasi sedang menyiapkan perhitungannya.
"Tadi sudah ketemu dengan Organda, semuanya baru diproses hitung-hitungan. Saya sudah perintahkan agar hitung-hitungannya segera disiapkan. Tapi kan kenaikannya belum resmi," ujar Jokowi setelah rapat membahas tarif angkot di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2013).
Jokowi menjelaskan, jika harga BBM nanti benar-benar sudah naik, maka kalkulasi kenaikan tarif angkutan umum sudah siap. Kalkulasi itu berasal dari semua pihak terkait di antaranya Organda, Dishub, dan Dewan Transportasi.
Sekali lagi Jokowi menegaskan bahwa pihaknya belum memutuskan secara final terkait kenaikan tarif angkutan umum.
"Ndak-ndak, belum ketemu. Organda itu kalkulasinya secara final juga belum. Orang kenaikannya aja belum, mau naik gimana," katanya.
Ketika ditanyai tentang angka kenaikan 30 persen dari Organda, Jokowi menjelaskan bahwa Organda telah mengklarifikasinya.
"Itu tadi juga saya tanya, kok 30 persen. 'Oo belum, Pak.' Wong kenaikannya berapa aja belum," ujar Jokowi.
Jokowi berharap Pemerintah Pusat segera memberi kepastian akan kenaikan harga BBM. Sebab, keputusan itu akan berpengaruh di berbagai sisi.
"Karena angka-angka begitu yang mempengaruhinya banyak sekali. Ada harga BBM-nya sendiri, ada sparepart, sparepart juga macem-macem. Ada lagi gaji, gaji sopir dan lain-lain. Semuanya banyak sekali," ulasnya.
Sumber :
detik.com
"Tadi sudah ketemu dengan Organda, semuanya baru diproses hitung-hitungan. Saya sudah perintahkan agar hitung-hitungannya segera disiapkan. Tapi kan kenaikannya belum resmi," ujar Jokowi setelah rapat membahas tarif angkot di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2013).
Jokowi menjelaskan, jika harga BBM nanti benar-benar sudah naik, maka kalkulasi kenaikan tarif angkutan umum sudah siap. Kalkulasi itu berasal dari semua pihak terkait di antaranya Organda, Dishub, dan Dewan Transportasi.
Sekali lagi Jokowi menegaskan bahwa pihaknya belum memutuskan secara final terkait kenaikan tarif angkutan umum.
"Ndak-ndak, belum ketemu. Organda itu kalkulasinya secara final juga belum. Orang kenaikannya aja belum, mau naik gimana," katanya.
Ketika ditanyai tentang angka kenaikan 30 persen dari Organda, Jokowi menjelaskan bahwa Organda telah mengklarifikasinya.
"Itu tadi juga saya tanya, kok 30 persen. 'Oo belum, Pak.' Wong kenaikannya berapa aja belum," ujar Jokowi.
Jokowi berharap Pemerintah Pusat segera memberi kepastian akan kenaikan harga BBM. Sebab, keputusan itu akan berpengaruh di berbagai sisi.
"Karena angka-angka begitu yang mempengaruhinya banyak sekali. Ada harga BBM-nya sendiri, ada sparepart, sparepart juga macem-macem. Ada lagi gaji, gaji sopir dan lain-lain. Semuanya banyak sekali," ulasnya.
Sumber :
detik.com
Tak Hadirkan Kuasa Hukum, Jokowi Dinilai Tak Serius Tanggapi Gugatan Buruh
Kuasa hukum buruh dari LBH Jakarta, Sudiyanti mengaku kecewa atas
penundaan sidang gugatan penangguhan UMP karena ketidakhadiran kuasa
hukum Pemprov DKI. Menurut Sudiyanti, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo
(Jokowi) tak serius menanggapi gugatan yang diajukan para buruh.
"Ini kan indikator apakah Pemprov serius atau tidak," kata Sudiyanti di PTUN Jalan Sentra Timur, Penggilingan, Jakarta Timur, Kamis (20/6/2013).
Menurutnya, Jokowi tidak menanggapi serius gugatan buruh 7 perusahaan di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) yang disuarakan melalui serikat pekerja. Dampak dari penangguhan UMP itu, para buruh merasa dirugikan.
"Mereka sudah tahu hari ini agendanya gugatan dan jawaban. Harusnya juga ada dari pihak Pemprov," imbuhnya.
Dalam sidang yang berlangsung singkat itu, majelis hakim yang diketuai Husban sempat membacakan 5 poin tuntutan buruh kepada Pemprov DKI. Lima poin itu adalah mengabulkan gugatan yang diajukan oleh para penggugat secara keseluruhan; menyatakan batal atau tidak sah surat keputusan Gubernur DKI Jakarta tentang persetujuan penangguhan UMP oleh tujuh perusahan di KBN yaitu PT Kaho Indah Citra Garmen, PT Misung Indonesia, PT Star Camtex, PT Good Guys Indonesia, PT Yeon Heung Megasari, PT Mhyunsung Indonesia, dan PT Kyunseung Trading Indonesia.
Selanjutnya mewajibkan tergugat mencabut surat keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta tentang persetujuan penangguhan pelaksanakan UMP dari ketujuh perusahaan di atas; mewajibkan kepada tergugat untuk membayar uang paksa yang besarnya Rp 5 juta per hari hingga dijalankan putusan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap; dan majelis hakim mengghukum tergugat untuk membayar seluruh biaya perkara dalam sengketa ini.
Sidang gugatan penangguhan upah minimum provinsi (UMP) terhadap Pemprov DKI di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) ditunda Rabu pekan depan. Penundaan karena ketidakhadiran kuasa hukum Pemprov DKI dalam sidang tersebut. Gugatan diajukan pihak buruh terkait kebijakan Pemprov DKI yang menangguhkan kenaikan UMP.
Sidang yang digelar di PTUN berlangsung sekitar 30 menit. Sidang yang dihadiri sekitar 50 buruh itu berlangsung singkat, karena pihak buruh mempersoalkan perwakilan yang datang dari Pemprov DKI. Pemprov DKI hanya mengutus staf Biro Hukum, bukan kuasa hukum yang ditunjuk. Sementara 50 buruh yang hadir merupakan perwakilan dari 7 perusahaan di Kawasan Berikat Nusantara (KBN).
Sumber :
detik.com
"Ini kan indikator apakah Pemprov serius atau tidak," kata Sudiyanti di PTUN Jalan Sentra Timur, Penggilingan, Jakarta Timur, Kamis (20/6/2013).
Menurutnya, Jokowi tidak menanggapi serius gugatan buruh 7 perusahaan di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) yang disuarakan melalui serikat pekerja. Dampak dari penangguhan UMP itu, para buruh merasa dirugikan.
"Mereka sudah tahu hari ini agendanya gugatan dan jawaban. Harusnya juga ada dari pihak Pemprov," imbuhnya.
Dalam sidang yang berlangsung singkat itu, majelis hakim yang diketuai Husban sempat membacakan 5 poin tuntutan buruh kepada Pemprov DKI. Lima poin itu adalah mengabulkan gugatan yang diajukan oleh para penggugat secara keseluruhan; menyatakan batal atau tidak sah surat keputusan Gubernur DKI Jakarta tentang persetujuan penangguhan UMP oleh tujuh perusahan di KBN yaitu PT Kaho Indah Citra Garmen, PT Misung Indonesia, PT Star Camtex, PT Good Guys Indonesia, PT Yeon Heung Megasari, PT Mhyunsung Indonesia, dan PT Kyunseung Trading Indonesia.
Selanjutnya mewajibkan tergugat mencabut surat keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta tentang persetujuan penangguhan pelaksanakan UMP dari ketujuh perusahaan di atas; mewajibkan kepada tergugat untuk membayar uang paksa yang besarnya Rp 5 juta per hari hingga dijalankan putusan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap; dan majelis hakim mengghukum tergugat untuk membayar seluruh biaya perkara dalam sengketa ini.
Sidang gugatan penangguhan upah minimum provinsi (UMP) terhadap Pemprov DKI di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) ditunda Rabu pekan depan. Penundaan karena ketidakhadiran kuasa hukum Pemprov DKI dalam sidang tersebut. Gugatan diajukan pihak buruh terkait kebijakan Pemprov DKI yang menangguhkan kenaikan UMP.
Sidang yang digelar di PTUN berlangsung sekitar 30 menit. Sidang yang dihadiri sekitar 50 buruh itu berlangsung singkat, karena pihak buruh mempersoalkan perwakilan yang datang dari Pemprov DKI. Pemprov DKI hanya mengutus staf Biro Hukum, bukan kuasa hukum yang ditunjuk. Sementara 50 buruh yang hadir merupakan perwakilan dari 7 perusahaan di Kawasan Berikat Nusantara (KBN).
Sumber :
detik.com
Jokowi, Organda, dan Dishub Cuma Bahas Prosedur Tarif Angkot
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), telah mengadakan rapat dengan Organda dan Dinas Perhubungan DKI
Jakarta terkait penyesuaian tarif angkutan kota pasca kenaikan BBM.
Namun, rapat kali ini hanya membahas prosedur kenaikannya saja tetapi
belum menentukan tarif.
"Rapat tadi membahas prosedur kenaikan tarif seperti apa. Sekarang masih berbincang saja. Tadi Gubernur menanyakan seperti apa, tidak ada yang lain," jelas Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2013)
Rapat ini dihadiri oleh perwakilan dari Organda dan dinas perhubungan DKI Jakarta. Menurut Perda No. 12 Tahun 2003 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, pengaturan tarif harus berdasarkan usulan dari Organda DKI Jakarta dan dibahas bersama Dewan Transportasi Jakarta dan instansi terkait. Selanjutnya usulan tersebut diserahkan pada Gubernur untuk dan dibahas oleh DPRD.
"Setelah ada hasilnya, Pak Gubernur mengirim surat ke DPRD minta persetujuan. Tentunya ada rapat. Itu untuk tarif angkutan umum reguler," jelasnya.
Kenaikan tarif tersebut harus disesuaikan harga bahan bakar dan harga komponen suku cadang yang pasti akan ikut naik seiring dengan kenaikan BBM. Sehingga, kenaikan tarif tersebut harus menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.
"Yang sudah ada formatnya, tapi komponen yang akan diisi di dalamnya kan belum. Seperti suku cadang dan lain-lain," katanya.
Menurut Pristono, target 30 % dari Organda sendiri masih belum pasti karena belum ada surat pengajuan secara resmi yang dilayangkan pada Gubernur.
"Belum ada surat resmi ke Gubernur. Harus ada survei pasar lebih dulu," jelas Pristono.
Kenaikan tarif ini berlaku untuk semua jenis angkuta. Jika mengikuti prosedur yang ada, maka kenaikan tarif angkutan umum akan diumumkan 10 hari setelah pengumuman kenaikan BBM.
Sumber :
detik.com
"Rapat tadi membahas prosedur kenaikan tarif seperti apa. Sekarang masih berbincang saja. Tadi Gubernur menanyakan seperti apa, tidak ada yang lain," jelas Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2013)
Rapat ini dihadiri oleh perwakilan dari Organda dan dinas perhubungan DKI Jakarta. Menurut Perda No. 12 Tahun 2003 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, pengaturan tarif harus berdasarkan usulan dari Organda DKI Jakarta dan dibahas bersama Dewan Transportasi Jakarta dan instansi terkait. Selanjutnya usulan tersebut diserahkan pada Gubernur untuk dan dibahas oleh DPRD.
"Setelah ada hasilnya, Pak Gubernur mengirim surat ke DPRD minta persetujuan. Tentunya ada rapat. Itu untuk tarif angkutan umum reguler," jelasnya.
Kenaikan tarif tersebut harus disesuaikan harga bahan bakar dan harga komponen suku cadang yang pasti akan ikut naik seiring dengan kenaikan BBM. Sehingga, kenaikan tarif tersebut harus menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.
"Yang sudah ada formatnya, tapi komponen yang akan diisi di dalamnya kan belum. Seperti suku cadang dan lain-lain," katanya.
Menurut Pristono, target 30 % dari Organda sendiri masih belum pasti karena belum ada surat pengajuan secara resmi yang dilayangkan pada Gubernur.
"Belum ada surat resmi ke Gubernur. Harus ada survei pasar lebih dulu," jelas Pristono.
Kenaikan tarif ini berlaku untuk semua jenis angkuta. Jika mengikuti prosedur yang ada, maka kenaikan tarif angkutan umum akan diumumkan 10 hari setelah pengumuman kenaikan BBM.
Sumber :
detik.com
Ulasan Tempo: Tantangan Jokowi-Ahok Buat Lurah-Camat-Wali Kota
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), mengapresiasi peningkatan pelayanan birokrasi pemerintah di kelurahan maupun kecamatan selama delapan bulan pemerintahannya. Jokowi pun meminta lurah dan camat semakin banyak turun ke lapangan. Alasannya, 70 persen permasalahan masyarakat justru berada di luar kantor. "Sekarang wali kota, lurah, dan camat harus turun. Permasalahan memang ada di lapangan," kata Jokowi dalam wawancara dengan Tempo, pekan lalu.
Tak hanya turun ke lapangan, Jokowi pun meminta lurah dan camat untuk menempel anggaran mereka tahun ini di kantor RT dan RW sebagai bentuk transparansi. Menurut Jokowi, ini merupakan bentuk terobosan untuk mereformasi birokrasi yang sudah terbentuk lama.
Pada kesempatan berbeda, Wakil Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan akan menambah upayanya mereformasi birokrasi. Menurut dia, pelayanan yang berjalan pada masa-masa awal kepemimpinan Jokowi-Ahok adalah peninggalan masa kepemimpinan yang lama. "Ini yang harus diubah," ujarnya.
Selain blusukan dan transparansi informasi, lelang jabatan camat dan lurah adalah upaya agar orang-orang yang menempati posisi tersebut punya kapabilitas. "Ini memenuhi harapan," ujar Ahok mengomentari lelang jabatan. Orang tak lagi bisa sekadar titip CV agar mendapat jabatan. Tapi benar-benar ada proses seleksi untuk memperoleh sumber daya manusia terbaik. "Sekarang, untuk cari calon camat saja, punya stok 70-80 orang yang bagus."
Ketua Komisi A DPRD DKI, Ida Mahmudah, menyambut baik perubahan birokrasi yang dibawa Jokowi maupun Ahok. Menurut dia, selama ini birokrasi di pemerintah Jakarta sulit untuk berubah ke arah yang lebih baik. Kerja santai pun melekat dan menjadi bagian pegawai sipil Jakarta. Karena itu, ia pun mengapresiasi perubahan pelayanan di tingkat kelurahan maupun kecamatan, meski belum seluruhnya berubah total.
"Kelurahan, kecamatan, ataupun puskesmas memang menjadi ujung tombak pelayanan publik. Kami harus mendukung perubahan itu," katanya.
Sumber :
tempo.co
Tak hanya turun ke lapangan, Jokowi pun meminta lurah dan camat untuk menempel anggaran mereka tahun ini di kantor RT dan RW sebagai bentuk transparansi. Menurut Jokowi, ini merupakan bentuk terobosan untuk mereformasi birokrasi yang sudah terbentuk lama.
Pada kesempatan berbeda, Wakil Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan akan menambah upayanya mereformasi birokrasi. Menurut dia, pelayanan yang berjalan pada masa-masa awal kepemimpinan Jokowi-Ahok adalah peninggalan masa kepemimpinan yang lama. "Ini yang harus diubah," ujarnya.
Selain blusukan dan transparansi informasi, lelang jabatan camat dan lurah adalah upaya agar orang-orang yang menempati posisi tersebut punya kapabilitas. "Ini memenuhi harapan," ujar Ahok mengomentari lelang jabatan. Orang tak lagi bisa sekadar titip CV agar mendapat jabatan. Tapi benar-benar ada proses seleksi untuk memperoleh sumber daya manusia terbaik. "Sekarang, untuk cari calon camat saja, punya stok 70-80 orang yang bagus."
Ketua Komisi A DPRD DKI, Ida Mahmudah, menyambut baik perubahan birokrasi yang dibawa Jokowi maupun Ahok. Menurut dia, selama ini birokrasi di pemerintah Jakarta sulit untuk berubah ke arah yang lebih baik. Kerja santai pun melekat dan menjadi bagian pegawai sipil Jakarta. Karena itu, ia pun mengapresiasi perubahan pelayanan di tingkat kelurahan maupun kecamatan, meski belum seluruhnya berubah total.
"Kelurahan, kecamatan, ataupun puskesmas memang menjadi ujung tombak pelayanan publik. Kami harus mendukung perubahan itu," katanya.
Sumber :
tempo.co
Jokowi Gelar Rapat Hitung-hitungan Kenaikan Tarif Angkutan Umum
Organda berencana akan menargetkan tarif angkutan umum sebesar 30%. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) berencana akan rapat terkait hal ini.
"Hari ini, saya sudah minta. Saya harus bertemu Organda, ketemu sopir, ketemu kernet, ketemu siapapun yang berkaitan dengan transportasi," kata Jokowi.
Hal itu dikatakannya usai berziarah ke makam MH Thamrin di TPU Karet Bivak, Jl Karet Pasar Baru Barat, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2013)
Jokowi belum menentukan tarif menyusul diumumkannya kenaikan harga BBM bersubsidi. Ia mengatakan sudah meminta usulan dari pihak Dinas Perhubungan, Organda dan beberapa pihak terkait.
"Tapi saya sudah minta kalkulasi, nanti Organda seperi apa, Dishub seperti apa, pemerintah pusat hitungannya seperti apa," terangnya.
Menurut pria asal Solo ini, tarif yang diberlakukan haruslah rasional dan dapat dijangkau masyarakat.
"Yang paling penting satu, tidak memberatkan masyarakat."
Sebelumnya, pihak organda mengatakan akan menaikkan tarif angkutan umum sebesar 30% karena naiknya harga BBM bersubsidi. Salah satu penyebabnya karena keputusan kenaikan harga BBM berdampak pada harga suku cadang.
Sumber :
detik.com
Versi Merdeka.com : "Sebelum naikkan tarif angkot, Jokowi akan temui sopir & kernet"
"Hari ini, saya sudah minta. Saya harus bertemu Organda, ketemu sopir, ketemu kernet, ketemu siapapun yang berkaitan dengan transportasi," kata Jokowi.
Hal itu dikatakannya usai berziarah ke makam MH Thamrin di TPU Karet Bivak, Jl Karet Pasar Baru Barat, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2013)
Jokowi belum menentukan tarif menyusul diumumkannya kenaikan harga BBM bersubsidi. Ia mengatakan sudah meminta usulan dari pihak Dinas Perhubungan, Organda dan beberapa pihak terkait.
"Tapi saya sudah minta kalkulasi, nanti Organda seperi apa, Dishub seperti apa, pemerintah pusat hitungannya seperti apa," terangnya.
Menurut pria asal Solo ini, tarif yang diberlakukan haruslah rasional dan dapat dijangkau masyarakat.
"Yang paling penting satu, tidak memberatkan masyarakat."
Sebelumnya, pihak organda mengatakan akan menaikkan tarif angkutan umum sebesar 30% karena naiknya harga BBM bersubsidi. Salah satu penyebabnya karena keputusan kenaikan harga BBM berdampak pada harga suku cadang.
Sumber :
detik.com
Versi Merdeka.com : "Sebelum naikkan tarif angkot, Jokowi akan temui sopir & kernet"
Datangi Balai Kota, Tokoh Betawi Kritik Jokowi
Pagi tadi, tokoh Betawi Syahrudin datang ke Balai Kota Jakarta. Ketua Majelis Talim Raudhotul Jannah itu ingin bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).
Sayang, Syahrudin tidak bisa bertemu Jokowi. Karena sang gubernur ada acara lain yaitu mengunjungi Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.
Syahrudin ingin bertemu Jokowi ada banyak hal yang ia ingin sampaikan. Salah satunya soal kurangnya orang Betawi menduduki jabatan strategis di Pemprov DKI.
"Gubernur DKI Jakarta perlu memberikan kepercayaan kepada tokoh Betawi untuk memegang jabatan strategis. Setidaknya tokoh itu lebih memahami karakter warga Betawi yang jumlahnya 18 persen dari total penduduk Jakarta," ujar Syahrudin di Balai Kota, Jakarta, Rabu (19/6/2013).
Syahrudin menambahkan, kehadiran tokoh Betawi dalam jajaran birokrasi setidaknya dapat menambah kepercayaan diri warga Betawi sebagai warga asli DKI. "Sekarang ini Gubernur DKI Jakarta dari suku Jawa dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dari Tionghoa," tambahnya.
Keberadaan tokoh Betawi dalam jabatan birokrasi, menurut Syahrudin, dibutuhkan mengingat salah satu tujuan Jokowi memimpin DKI Jakarta adalah mem-branding Kota Jakarta dengan simbol-simbol muatan lokal.
"Gubernur berulangkali mengatakan DKI harus punya ciri khas Betawi, baik dari bangunan maupun dari pakain. Yang tahu detail tentang filosofi Betawi yah orang Betawi," jelasnya.
Pasalnya, menurut Syahrudin, Jokowi berniat untuk membuat semua gedung, perkantoran dan lokasi komersil lainnya supaya memiliki ciri khas Betawi. Infrastruktur dan seni hias serta makna dari bangunan budaya Betawi tentunya lebih diketahui oleh tokoh Betawi ketimbang tokoh lainnya.
Terkait kritik itu, Jokowi menanggapinya dengan tenang. "Saya, kita, siapapun berpikiran seperti itu tidak masalah pemimpin daerah dipimpin oleh warga asli daerah itu. Sekali lagi kan rakyat yang menentukan," ujar Jokowi di TMP Kalibata Jakarta.
Sumber :
merdeka.com
Sayang, Syahrudin tidak bisa bertemu Jokowi. Karena sang gubernur ada acara lain yaitu mengunjungi Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.
Syahrudin ingin bertemu Jokowi ada banyak hal yang ia ingin sampaikan. Salah satunya soal kurangnya orang Betawi menduduki jabatan strategis di Pemprov DKI.
"Gubernur DKI Jakarta perlu memberikan kepercayaan kepada tokoh Betawi untuk memegang jabatan strategis. Setidaknya tokoh itu lebih memahami karakter warga Betawi yang jumlahnya 18 persen dari total penduduk Jakarta," ujar Syahrudin di Balai Kota, Jakarta, Rabu (19/6/2013).
Syahrudin menambahkan, kehadiran tokoh Betawi dalam jajaran birokrasi setidaknya dapat menambah kepercayaan diri warga Betawi sebagai warga asli DKI. "Sekarang ini Gubernur DKI Jakarta dari suku Jawa dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dari Tionghoa," tambahnya.
Keberadaan tokoh Betawi dalam jabatan birokrasi, menurut Syahrudin, dibutuhkan mengingat salah satu tujuan Jokowi memimpin DKI Jakarta adalah mem-branding Kota Jakarta dengan simbol-simbol muatan lokal.
"Gubernur berulangkali mengatakan DKI harus punya ciri khas Betawi, baik dari bangunan maupun dari pakain. Yang tahu detail tentang filosofi Betawi yah orang Betawi," jelasnya.
Pasalnya, menurut Syahrudin, Jokowi berniat untuk membuat semua gedung, perkantoran dan lokasi komersil lainnya supaya memiliki ciri khas Betawi. Infrastruktur dan seni hias serta makna dari bangunan budaya Betawi tentunya lebih diketahui oleh tokoh Betawi ketimbang tokoh lainnya.
Terkait kritik itu, Jokowi menanggapinya dengan tenang. "Saya, kita, siapapun berpikiran seperti itu tidak masalah pemimpin daerah dipimpin oleh warga asli daerah itu. Sekali lagi kan rakyat yang menentukan," ujar Jokowi di TMP Kalibata Jakarta.
Sumber :
merdeka.com
Langganan:
Postingan (Atom)































