Setelah Jusuf Kalla (JK) diputuskan sebagai calon wakil presiden
(cawapres), Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jendral PDI P, Hasto
Kristiyanto, menemui Ketua KPK Abraham Samad. Hasto menilai bahwa ada
kekecewaan yang terlihat dari Abraham Samad, dan kemudian sikapnya
berubah.
"Bahkan kemudian saya tanyakan bagaimana aspirasi kedepan ketika nanti
pak Jokowi-JK dipercaya rakyat menjadi presiden dan wakil presiden. Dan
pada saat itu juga pak Abraham menyampaikan jawaban kepada saya. Jadi
seolah ada persoalan pribadi disitu," ujar Hasto, di Kantor Tim Sukses
Pemenangan Jokowi-JK, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis
(22/1/2015).
Arsip terlengkap seputar kegiatan Jokowi mulai tahun 2013 hingga Jokowi Terindikasi Melindungi Koruptor.
Kamis, 22 Januari 2015
PDIP: Abraham Samad Sadap Penentuan Cawapres Jokowi
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad
dituding menyadap pembicaraan internal partai Koalisi Indonesia Hebat
(KIH) saat tentukan calon wakil presiden pendamping Jokowi. Hal tersebut
dikatakan Samad saat Hasto Kristiyanto disuruh Jokowi untuk menyatakan
bahwa cawapres yang terpilih adalah Jusuf Kalla (JK).
"Ketika saya ceritakan pada Abraham Samad, beliau mengatakan, "Ya, saya tahu. Karena saya sudah melakukan penyadapan. Bahwa saya tahu yang menyebabkan kegagalan saya ini adalah bapak Budi Gunawan.
"Ketika saya ceritakan pada Abraham Samad, beliau mengatakan, "Ya, saya tahu. Karena saya sudah melakukan penyadapan. Bahwa saya tahu yang menyebabkan kegagalan saya ini adalah bapak Budi Gunawan.
Relawan Jokowi Tolak Kriminalisasi dan Politisasi KPK
Relawan Presiden Joko Widodo yang tergabung dalam Koalisi Aksi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Koki Masak) menolak upaya-upaya kriminalisasi ataupun politisasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut kasus dugaan gratifikasi Calon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan.
"Kami mendukung KPK untuk mengusut tuntas kasus Budi Gunawan," kata salah satu Relawan Salam Dua Jari Fadjroel Rachman dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (22/1/2015).
"Kami mendukung KPK untuk mengusut tuntas kasus Budi Gunawan," kata salah satu Relawan Salam Dua Jari Fadjroel Rachman dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (22/1/2015).
PDIP Buka-bukaan Soal Samad Mega Tak Terlibat
Plt Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto buka-bukaan soal Ketua KPK Abraham
Samad. Dia menyerang Samad yang menggelar pertemuan sampai lima kali
dengan elite PDIP agar bisa menjadi Cawapres Jokowi.
Apakah langkah Hasto yang buka-bukaan atas restu Megawati?
"Ini sebuah keyakinan politik saya, keyakinan kebenaran, ini saya tanggungjawabkan secara pribadi, buat saya pribadi, juga dengan etika politik dan hukum. Ini inisiatif saya," jelas Hasto dalam jumpa pers di Apartemen Capital Residence, SCBD, Jakarta, Kamis (22/1/2015).
Apakah langkah Hasto yang buka-bukaan atas restu Megawati?
"Ini sebuah keyakinan politik saya, keyakinan kebenaran, ini saya tanggungjawabkan secara pribadi, buat saya pribadi, juga dengan etika politik dan hukum. Ini inisiatif saya," jelas Hasto dalam jumpa pers di Apartemen Capital Residence, SCBD, Jakarta, Kamis (22/1/2015).
Jokowi: Semua Bupati Senang Sekali Perppu Pilkada Disahkan
Perppu Pilkada Langsung telah disahkan menjadi UU oleh DPR RI. Presiden
Joko Widodo mengatakan keputusan itu disambut baik oleh para bupati yang
mengikuti rapat kerja dengannya di Istana Bogor, Jawa Barat.
Jokowi mengatakan sebelum rapat dimulai, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo melaporkan hasil rapat Kemendagri bersama Komisi II DPR RI yang menyatakan Perppu Pilkada langsung telah disahkan. Mendengar itu, para bupati se-Sumatera yang rapat dengan Jokowi bertepuk tangan.
Jokowi mengatakan sebelum rapat dimulai, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo melaporkan hasil rapat Kemendagri bersama Komisi II DPR RI yang menyatakan Perppu Pilkada langsung telah disahkan. Mendengar itu, para bupati se-Sumatera yang rapat dengan Jokowi bertepuk tangan.
Presiden Jokowi Ajari Bupati Trik Jaga Inflasi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan kepada para bupati di Istana
Bogor, Kamis (22/1/2015). Pertemuan dan rapat kerja antara presiden dengan
kepala daerah digelar secara tertutup.
Setelah pertemuan itu, Presiden mengungkapkan pokok bahasan bersama para bupati. Jokowi menekankan pentingnya mendongkrak pertumbuhan ekonomi.
Setelah pertemuan itu, Presiden mengungkapkan pokok bahasan bersama para bupati. Jokowi menekankan pentingnya mendongkrak pertumbuhan ekonomi.
Seskab Masih Ragu Samad Berani Temui Elite PDIP Soal Cawapres
Seskab Andi Widjajanto masih ragu bila Ketua KPK Abraham Samad bertemu
elite PDIP bicara soal menjadi Cawapres Jokowi. Sejumlah alasan diungkap
Andi yang dahulu menjadi tim sukses Jokowi ini.
"Setahu saya tidak dimungkinkan karena Abraham Samad tak mungkin bergerak sendirian tanpa pengawal-pengawal KPK. Saya belum tahu apa yang disampaikan Hasto (Plt Sekjen PDIP) dan Hendro (Hendropriyono)," jelas Andi di Istana Bogor, Kamis (22/1/2015).
"Setahu saya tidak dimungkinkan karena Abraham Samad tak mungkin bergerak sendirian tanpa pengawal-pengawal KPK. Saya belum tahu apa yang disampaikan Hasto (Plt Sekjen PDIP) dan Hendro (Hendropriyono)," jelas Andi di Istana Bogor, Kamis (22/1/2015).
Tanggapan KPK Atas "Buka-bukaan" PDIP
Pelaksana tugas Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menuding Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad, sakit hati lantaran gagal mendampingi Presiden Joko Widodo dalam pemilihan presiden 2014 lalu. Bahkan, dalam jumpa persnya hari ini, dia membeberkan dan memperagakan bukti-bukti adanya lobi-lobi antara Samad dengan petinggi partai politik pendukung Jokowi di sebuah kamar apartemen Pacific Place, Jakarta.
PDIP Tebar "Misteri Smad" Tapi Tak Berani Buka Rapor Merah dari KPK
PDIP buka-bukaan soal pertemuan dengan Abraham Samad terkait lobi
politik menjadi Cawapres Jokowi. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengaku
alasan dia buka-bukaan karena Samad menyebut isi sebuah blog tentang
pertemuan yang dilakukan dengan tim PDIP soal Cawapres Jokowi sebagai
fitnah. Bukan karena Komjen BG tersangka? Meskipun demikian, PDIP sejauh ini belum berani secara terang-terangan membuka "rapor" yang dulu diberikan KPK pada saat Jokowi menjaring menteri, yang oleh Abraham Samad dikatakan bahwa di "rapor" tersebut telah tercantum nama komjen BG yang distabilo merah sedang menurut PDIP Jokowi sama sekali belum diberi tahu KPK tentang kasus BG.
Samad Sebut Kegagalannya Jadi Cawapres Jokowi Karena Budi Gunawan
PDIP tak sembarang menggelar jumpa pers soal Abraham Samad. Semua
terkait dengan Komjen Budi Gunawan yang ditetapkan KPK menjadi tersangka
kasus korupsi.
Dalam jumpa pers yang digelar di Rumah Cemara, Jakarta, Kamis (22/1/2015), Hasto memakai masker dan topi yang menurutnya gaya seperti saat Samad saat bertemu dirinya di masa Jokowi mencari Cawapres.
Dalam jumpa pers yang digelar di Rumah Cemara, Jakarta, Kamis (22/1/2015), Hasto memakai masker dan topi yang menurutnya gaya seperti saat Samad saat bertemu dirinya di masa Jokowi mencari Cawapres.
"Penghuni" Istana Bogor Marah pada Jokowi?
Ada kejadian yang membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi), Wakil Presiden
Jusuf Kalla (JK), para menteri kabinet kerja dan seluruh kepala daerah
se-Sumatera terganggu ketika acara pembukaan Pertemuan Presiden dengan
Bupati dan Walikota Seluruh Indonesia di Istana Bogor, Jawa Barat.
Gangguan ini dikarenakan adanya suara bising ini ditimbulkan gangguan sound system, sehingga suaranya menjadi 'Nging' yang mengganggu telinga.
Gangguan ini dikarenakan adanya suara bising ini ditimbulkan gangguan sound system, sehingga suaranya menjadi 'Nging' yang mengganggu telinga.
Sindo: Jokowi Bakal Karam di Karang Ketiga
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pergi begitu saja usai menyampaikan pernyataan di Istana Merdeka, Jumat malam, pekan lalu. Dia tidak menyalami dua petinggi Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang berdiri tegap mengapitnya bersama Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Tedjo Edhy Purdjianto, dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Padahal, nasib kedua jenderal polisi itu - Jenderal Sutarman dan Komisaris Jenderal Badrodin Haiti - baru saja ditentukan oleh Sang Presiden.
Pertumbuhan Ekonomi Dipatok 5,8%, Ini Kata Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, pentingnya mencapai target pertumbuhan ekonomi pada tahun ini. Tercatat, di dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2015, target pertumbuhan ekonomi dipatok 5,8 persen.
Jokowi menjelaskan, pertumbuhan ekonomi pada tahun 2014 mencapai 5,1 persen, sedangkan untuk tahun ini ditargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,8 persen.
Jokowi menjelaskan, pertumbuhan ekonomi pada tahun 2014 mencapai 5,1 persen, sedangkan untuk tahun ini ditargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,8 persen.
Jokowi Kumpulkan Para Kepala Daerah di Istana Bogor
Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengumpulkan kepala daerah seluruh
Indonesia di Istana Bogor, Jawa Barat. Kali ini, Jokowi mengundang para
bupati untuk memberikan arahan dan mendengar keluhan sebagaimana para
gubernur beberapa waktu lalu.
Presiden Jokowi mengenakan kemeja batik berwarna cokelat ditemani oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) telah hadir di ruangan Garuda Istana Bogor sekitar pukul 10.00 WIB.
Presiden Jokowi mengenakan kemeja batik berwarna cokelat ditemani oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) telah hadir di ruangan Garuda Istana Bogor sekitar pukul 10.00 WIB.
@jokowi_do2 Bukan Akun Resmi Presiden. Konflik Internal?
Presiden Joko Widodo (Jokowi) aktif menggunakan akun media sosial Twitter dan
Facebook. Bahkan sering saling sindir dengan mantan Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono (SBY) terkait pemerintahan tirani diakhir tahun 2014. Namun
akun itu tidak dikelola secara resmi oleh Presiden.
Politisi PDI-P Aria Bima, mengatakan, postingan di akun yang sudah terverifikasi itu tidak sepenuhnya mewakili pendapat Jokowi sebagai presiden.
Politisi PDI-P Aria Bima, mengatakan, postingan di akun yang sudah terverifikasi itu tidak sepenuhnya mewakili pendapat Jokowi sebagai presiden.
Rabu, 21 Januari 2015
Jokowi Koq Cuek?
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dianggap membiarkan munculnya gangguan terhadap
Komisi Pemberantasan Korupsi, yang tengah mengusut Komisaris Jenderal
Budi Gunawan. Setelah Markas Besar Kepolisian mengajukan gugatan
praperadilan atas penetapan tersangka Budi, calon Kepala Polri ini
mengerahkan pengacara untuk memperkarakan KPK ke Pengadilan Tata Usaha
Negara.
Lowongan Kerja: Juru Bicara Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai punya gaya komunikasi yang buruk. Dari hasil survei Pusat Studi Sosial dan Politik Indonesia (Puspol Indonesia) mantan Gubernur DKI Jakarta itu diminta untuk menggunakan juru bicara.
"Dari segi gaya komunikasi Presiden Jokowi, mendapat angka 5,76 dari skala 1-10. Artinya harus diperbaiki komunikasi. Saya mengusulkan presiden perlu juru bicara," kata Direktur Eksekutif Puspol Indonesia, Ubaedillah Badrun di sela-sela diskusi hasil survei terhadap Jokowi-JK selama tiga bulan kepemimpinannya di Bakoel Koffie, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Rabu, (21/1/2015).
"Dari segi gaya komunikasi Presiden Jokowi, mendapat angka 5,76 dari skala 1-10. Artinya harus diperbaiki komunikasi. Saya mengusulkan presiden perlu juru bicara," kata Direktur Eksekutif Puspol Indonesia, Ubaedillah Badrun di sela-sela diskusi hasil survei terhadap Jokowi-JK selama tiga bulan kepemimpinannya di Bakoel Koffie, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Rabu, (21/1/2015).
Jelang 100 Hari Jokowi-JK Masih Urai Kekusutan Politik Internal
Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Mauladi, menyatakan, menjelang 100 hari pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla masih sibuk mengurai kekusutan politik di internalnya sehingga belum optimal bekerja.
"Seharusnya Presiden Jokowi harus berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan partai politik atau kelompok," sebut Mauladi, di Jakarta, Rabu (21/1/2015).
"Seharusnya Presiden Jokowi harus berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan partai politik atau kelompok," sebut Mauladi, di Jakarta, Rabu (21/1/2015).
PDIP: Mega "Tak Pernah" Ikut Campur Pemerintahan Jokowi
Isu santer dominasi Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menganggu
pemerintahan Presiden Jokowi dibantah oleh elite PDIP. PDIP yakin Mega
tak ikut campur mengurus pemerintahan.
"Setahu saya selaku petugas partai, terakhir Ibu mengatakan bahwa PDIP tidak pernah dan tidak akan pernah mencampuri pemerintahan Jokowi, termasuk dalam penyusunan kabinet," ujar anggota komisi III Fraksi PDIP Junimart Girsang kepada detikcom, Rabu (21/1/2015).
"Setahu saya selaku petugas partai, terakhir Ibu mengatakan bahwa PDIP tidak pernah dan tidak akan pernah mencampuri pemerintahan Jokowi, termasuk dalam penyusunan kabinet," ujar anggota komisi III Fraksi PDIP Junimart Girsang kepada detikcom, Rabu (21/1/2015).
Tak Sabar Menunggu Kedatangan Jokowi, Ternyata ...
Dentuman musik tanjidor sudah mulai dimainkan di antara ribuan masyarakat Kabupaten Sambas yang sudah berkumpul memadati lokasi yang direncanakan menjadi lokasi kunjungan kerja dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Tebas Kuala, Rabu (21/1/2015).
Begitu pula para tamu undangan sudah memenuhi tenda-tenda yang di siapkan panitia di sekitar dermaga penyeberangan Tebas Kuala.
Begitu pula para tamu undangan sudah memenuhi tenda-tenda yang di siapkan panitia di sekitar dermaga penyeberangan Tebas Kuala.
Presiden Siap Bangun Jalan 4 Jalur di Perbatasan RI-Malaysia
Pemerintah segera menata kawasan perbatasan Indonesia
dengan negara tetangga. Penataan dimulai di kawasan perbatasan Indonesia
dan Malaysia, wilayah Entikong, Kalimantan Barat, Maret 2015.
"Semuanya (permasalahan) tetap akan diselesaikan, satu per satu dulu. Kebetulan yang di Entikong akan dikerjakan dalam waktu dekat ini," kata Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Entikong, Rabu (21/1/2015).
"Semuanya (permasalahan) tetap akan diselesaikan, satu per satu dulu. Kebetulan yang di Entikong akan dikerjakan dalam waktu dekat ini," kata Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Entikong, Rabu (21/1/2015).
Pemerintah benahi perbatasan Entikong mulai Maret
Pemerintah akan membenahi kawasan perbatasan Entikong di Kalimantan Barat (Kalbar) pada Maret 2015 mulai dari sisi pelayanan hingga fisik.
"Maret sudah dimulai, kita harapkan Desember ke sini lagi kita lihat nanti, sistemnya mengikuti, begitu fisik selesai pengerjaannya pelayanan juga berubah. Nanti Desember kita lihat lagi ke sini berubah tidak?," kata Presiden Joko Widodo usai meninjau kawasan perbatasan Entikong, Kalbar, Rabu (21/1/2015).
"Maret sudah dimulai, kita harapkan Desember ke sini lagi kita lihat nanti, sistemnya mengikuti, begitu fisik selesai pengerjaannya pelayanan juga berubah. Nanti Desember kita lihat lagi ke sini berubah tidak?," kata Presiden Joko Widodo usai meninjau kawasan perbatasan Entikong, Kalbar, Rabu (21/1/2015).
Jokowi Dinilai Tak Berdaya Hadapi Tekanan Partai
Koordinator Indonesia Corruption Watch Emerson Yuntho menilai Presiden
Joko Widodo lupa dengan janji-janji yang dibuatnya saat kampanye tempo
lalu. Saat itu, Jokowi berjanji akan memperkuat penegakan hukum.
"Tindakan Jokowi akhir-akhir ini tak mencerminkan penguatan penegak
hukum," ujar Emerson ketika dihubungi, Rabu 21 Januari 2015.
Ini Komentar Fadjroel dan Sutarman Tentang Kapolri Pilihan Jokowi
Pengamat Politik Fadjroel Rachman menuturkan, pada masa pemerintahan sebelumnya, setiap pejabat publik yang sudah menjadi tersangka akan dikeluarkan dari jabatannya.
Menurutnya, jika Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan tetap dilantik sebagai Kapolri, standar politik pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa menjadi lebih rendah dari pada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Menurutnya, jika Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan tetap dilantik sebagai Kapolri, standar politik pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa menjadi lebih rendah dari pada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Jokowi Malu Pos Perbatasan Indonesia Kalah Bagus dari Malaysia
Dalam kunjungan ke kawasan perbatasan Entikong, Kalimantan Barat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resah karena merasa malu. Apa pasal?
Jokowi melihat secara langsung kondisi Pos Pemeriksaan Lintas Batas di Entikong. Presiden merasa pos milik RI kalah bagus dari punya Malaysia. Jokowi kemudian geram dan malu.
"Saya dapat informasi tadi, memang sudah lebih dari 25 tahun enggak di apa-apain, bila dibandingkan dengan negara tetangga memang sangat jauh ketinggalan," kata Jokowi dikutip dari laman Setkab.go.id, Rabu (21/1/2015).
Jokowi melihat secara langsung kondisi Pos Pemeriksaan Lintas Batas di Entikong. Presiden merasa pos milik RI kalah bagus dari punya Malaysia. Jokowi kemudian geram dan malu.
"Saya dapat informasi tadi, memang sudah lebih dari 25 tahun enggak di apa-apain, bila dibandingkan dengan negara tetangga memang sangat jauh ketinggalan," kata Jokowi dikutip dari laman Setkab.go.id, Rabu (21/1/2015).
Presiden Jokowi Kunjungi Etikong
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bersama rombongan pagi ini melanjutkan kunjungan ke Entikong yaitu suatu dareah yang merupakan perbatasan Malaysia-Indonesia di Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat. Presiden Jokowi dan rombongan diantar menuju lokasi kunjungan dengan mengunakan Helikopter milik TNI AU, Rabu (21/1/2015).
Jokowi Ancam Pejabat Daerah 'Penghasil Asap'
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para kepala daerah untuk menekan jumlah
titik api di empat provinsi “penghasil asap” karena kebakaran hutan.
Jika tidak berhasil, Presiden Jokowi akan menjatuhkan sanksi.
Daerah-daerah itu adalah "Jambi, Sumatera Selatan, Riau, dan Kalimantan
Barat," katanya di Pontianak sebelum kunjungan ke tiga titik perbatasan,
Rabu 21 Januari 2015.
Langganan:
Postingan (Atom)

























