Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah mengantongi enam
usulan nama untuk kabinetnya mendatang. Jokowi mengatakan, ia kini
tengah dalam proses menggodok enam usulan nama tersebut.
"Ada enam usulan, tapi masih proses," ujar gubernur DKI Jakarta tersebut di Balai Kota, Senin (22/9/2014).
Arsip terlengkap seputar kegiatan Jokowi mulai tahun 2013 hingga Jokowi Terindikasi Melindungi Koruptor.
Senin, 22 September 2014
Isyarat Jokowi Akan Stop Mobil LCGC
Masa jaya mobil murah ramah lingkungan atawa low cost
green car (LCGC), boleh jadi tinggal menunggu waktu. Sebab, kecil
kemungkinan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan pemberian
fasilitas pembebasan pajak bagi LCGC di pemerintahannya.
Belum jelas alasan Jokowi menghentikan program mobil murah ini. Spekulasi yang beredar, program LCGC ini sudah salah kaprah, dituding sebagai biang pemborosan bahan bakar minyak (BBM) subsidi, plus biang kerok kemacetan.
Belum jelas alasan Jokowi menghentikan program mobil murah ini. Spekulasi yang beredar, program LCGC ini sudah salah kaprah, dituding sebagai biang pemborosan bahan bakar minyak (BBM) subsidi, plus biang kerok kemacetan.
Teganya, SBY Tinggali Utang BBM Subsidi Rp 60 Triliun ke Jokowi
Ekonom Faisal Basri kembali menyentil kebijakan Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono yang tidak berani menaikkan harga BBM subsidi. Menurut Faisal,
seharusnya SBY menaikkan harga BBM subsidi sebesar Rp 1.800 pada
September ini.
Faisal menyebut, jika SBY tidak menaikkan harga BBM subsidi saat ini, maka Jokowi akan menanggung beban Rp 60 triliun.
Faisal menyebut, jika SBY tidak menaikkan harga BBM subsidi saat ini, maka Jokowi akan menanggung beban Rp 60 triliun.
Tak Disetujui DPRD, Jokowi dan Ahok Tetap Bisa Dilantik
Presiden terpilih Joko Widodo tetap dapat dilantik sebagai presiden pada
20 Oktober mendatang, meskipun DPRD DKI Jakarta belum memberikan
jawaban soal pengunduran dirinya sebagai gubernur. Kondisi serupa juga
bisa berlaku buat wakil Jokowi saat ini, Basuki Tjahaja Purnama, yang
tetap bisa dilantik menjadi gubernur meski pimpinan DPRD DKI belum
dilantik secara resmi.
Jokowi Wajib Hormat pada Mega Tapi Tak Boleh Taat pada Mega
Filsuf Franz Magnis Suseno berharap Presiden RI terpilih Joko Widodo
(Jokowi) bisa menjalankan pemerintahan dengan baik ketika resmi memegang
kekuasaan.
Menurut Magnis, Jokowi memiliki kemampuan belajar yang baik, terutama dalam dunia politik dan pemerintahan. Jokowi juga diminta bisa otonom dan tidak terlalu melibatkan partai dalam kepemimpinannya lima tahun ke depan.
Menurut Magnis, Jokowi memiliki kemampuan belajar yang baik, terutama dalam dunia politik dan pemerintahan. Jokowi juga diminta bisa otonom dan tidak terlalu melibatkan partai dalam kepemimpinannya lima tahun ke depan.
Arie Sudjito Menebak Alasan Jokowi Jadikan Mega Ketum PDIP Lagi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengusulkan Megawati kembali jadi Ketum PDIP. Cukup mengejutkan
memang bagi sebagian pihak, alamat tak ada regenerasi di partai banteng
itu. Tapi apa yang dilakukan Jokowi dan kader PDIP lain dinilai sebagai
langkah taktis.
"Itu jalan taktis saja karena PDIP belum menemukan figur yang kuat di luar trah Sukarno, PDIP juga mengalami keraguan untuk mendukung di luar Mega," terang pengamat politik UGM Arie Sudjito, Senin (22/9/2014).
"Itu jalan taktis saja karena PDIP belum menemukan figur yang kuat di luar trah Sukarno, PDIP juga mengalami keraguan untuk mendukung di luar Mega," terang pengamat politik UGM Arie Sudjito, Senin (22/9/2014).
Demokrat: Pilkada Langsung "YES", Koalisi dengan Jokowi "Nyuwun Sewu"
Perubahan sikap Partai Demokrat terkait RUU Pilkada dianggap tak
berkorelasi langsung dengan dukungan terhadap koalisi pendukung Joko
Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Kalau pun ada, hal itu baru terlihat
setelah Jokowi mengumumkan jajaran kabinetnya.
"Tak ada kaitan langsung yang kelihatan dari luar. Kita tak tahu secara infra," ujar anggota Komite I DPD, Paulus Yohanes Sumino, Senin (22/9/2014).
"Tak ada kaitan langsung yang kelihatan dari luar. Kita tak tahu secara infra," ujar anggota Komite I DPD, Paulus Yohanes Sumino, Senin (22/9/2014).
Gerindra Pastikan PAN dan PPP Tetap Setia pada Prabowo Sampai Kapanpun
Ketua Fraksi PAN Tjatur Spato Edy menjawab spekulasi bergabungnya PAN ke
kabinet Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK) dengan menyatakan tak ada jaminan partainya tetap
berada di Koalisi Merah Putih. Apa tanggapan Partai Gerindra?
"Gerindra punya pandangan yang tak tergantung pada orang lain, kita punya pandangan sendiri sejak awal," kata anggota Dewan Pertimbangan Partai Gerindra Martin Hutabarat di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/9/2014).
"Gerindra punya pandangan yang tak tergantung pada orang lain, kita punya pandangan sendiri sejak awal," kata anggota Dewan Pertimbangan Partai Gerindra Martin Hutabarat di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/9/2014).
Koalisi dengan PAN dan PPP Sudah Final, Benarkah?
Meskipun dari kubu Koalisi Merah Putih selalu menyatakan bahwa partai-partai dalam koalisinya hanya tunduk pada Prabowo, tetapi hal yang berbeda diungkapkan oleh politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Eriko Sotarduga yang
mengatakan negosiasi koalisi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan
Partai Amanat Nasional (PAN) sudah mendekati tahap final.
Sukmawati Pasang Iklan Demi Jadi Menteri Jokowi
Macam-macam sikap anak Bung Karno soal Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi).
Jika Rachmawati Soekarnoputri selalu menyerang Jokowi, lain dengan
Sukmawati yang menjadi pendukung Jokowi.
Sukmawati sampai beriklan di Majalah Tempo supaya terpilih menjadi menteri Kabinet Jokowi. Adik Megawati ini mengajukan diri menjadi menteri pariwisata dan ekonomi kreatif.
Sukmawati sampai beriklan di Majalah Tempo supaya terpilih menjadi menteri Kabinet Jokowi. Adik Megawati ini mengajukan diri menjadi menteri pariwisata dan ekonomi kreatif.
Koalisi Merah Putih Tak Akan Pernah Bisa Dirayu Jokowi dan Hanya Akan Setia Pada Prabowo
Kubu presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK) terus merayu partai
politik anggota Koalisi Merah Putih (KMP). Kubu Jokowi-JK dikabarkan
menawarkan banyak kursi menteri kepada partai politik yang berani keluar dari
KMP.
Namun, menurut juru bicara KMP, Tantowi Yahya, mengatakan KMP tidak akan pernah tergiur tawaran Jokowi-JK. KMP tetap solid dan setia hanya pada Prabowo Subianto.
Namun, menurut juru bicara KMP, Tantowi Yahya, mengatakan KMP tidak akan pernah tergiur tawaran Jokowi-JK. KMP tetap solid dan setia hanya pada Prabowo Subianto.
Ini yang Bakal Terjadi bila Koalisi Merah Putih Sukses Jegal Jokowi
Kemenangan Joko Widodo sebagai presiden terpilih Indonesia tak membuat
filsuf Franz Magnis Suseno girang. Bagi Franz Magnis, Indonesia masih
berada dalam situasi yang sangat mengkhawatirkan.
Franz membandingkan sosok Gubernur DKI Jakarta yang disapa Jokowi itu dengan Presiden Amerika Barack Obama. Saat pertamakali terpilih, hampir seluruh dunia menganggap Obama sebagai sang penyelamat. Namun, Obama ternyata belum mencapai apa-apa karena dijegal Partai Republik.
Franz membandingkan sosok Gubernur DKI Jakarta yang disapa Jokowi itu dengan Presiden Amerika Barack Obama. Saat pertamakali terpilih, hampir seluruh dunia menganggap Obama sebagai sang penyelamat. Namun, Obama ternyata belum mencapai apa-apa karena dijegal Partai Republik.
Abdul Latief Temui Jokowi di Balai Kota
Mantan Menteri Tenaga Kerja Abdul Latief mendatangi Presiden terpilih
Joko Widodo (Jokowi) di Gedung Balai Kota. Ia datang untuk meminta Jokowi hadir
pada perayaan Hari Batik Nasional.
"Tadi mengundang Pak Jokowi untuk hadir pada perayaan Hari Batik Nasional," kata Abdul Latief usai bertemu Jokowi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/9/2014).
"Tadi mengundang Pak Jokowi untuk hadir pada perayaan Hari Batik Nasional," kata Abdul Latief usai bertemu Jokowi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/9/2014).
Tak Usah Rayu-rayu, PKS Jamin KMP Akan Dukung Jokowi Jika "Baik" untuk "Rakyat"
Tak perlu tawari kursi meneteri, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjamin bahwa Koalisi Merah Putih (KMP) berjanji akan mendukung program Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) jika menurut PKS program Jokowi "baik" untuk kepentingan "rakyat" (rakyat atau PKS?).
Lebih lanjut Ketua Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid, mengatakan, KMP tetap akan mengkritisi program pemerintah ke depan jika dinilai tidak berpihak kepada rakyat.
Lebih lanjut Ketua Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid, mengatakan, KMP tetap akan mengkritisi program pemerintah ke depan jika dinilai tidak berpihak kepada rakyat.
Dengan Gagah Berani, PKS Tolak Mentah-mentah Ajakan Bergabung dari Jokowi
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku presiden terpilih Joko Widodo
(Jokowi) sering mengajak partai berlambang bulan sabit kembar tersebut
masuk di kabinetnya.
Hal itulah yang dikatakan oleh anggota Majelis Syuro PKS Refrizal. Menurutnya, PKS sendiri telah berkomitmen untuk tidak menjadi bagian di pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla, serta tetap setia mendukung Koalisi Merah Putih sebagai penyeimbang di pemerintahan mendatang.
Hal itulah yang dikatakan oleh anggota Majelis Syuro PKS Refrizal. Menurutnya, PKS sendiri telah berkomitmen untuk tidak menjadi bagian di pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla, serta tetap setia mendukung Koalisi Merah Putih sebagai penyeimbang di pemerintahan mendatang.
Effendi Simbolon: Sejak Awal PAN Ingin Merapat Ke Jokowi-JK
Politikus PDIP Effendi Simbolon menyatakan sejak awal
Partai Amanat Nasional memang ingin merapat ke partainya. "Kalau Hatta
(Ketua Umum PAN), sejak awal maunya dengan PDIP," kata Effendi dalam
Bincang Pagi Metro TV di Jakarta, Senin (22/9/2014).
Hingga kini, kabinet bentukan Jokowi masih terus digodok.
Hingga kini, kabinet bentukan Jokowi masih terus digodok.
Minggu, 21 September 2014
Jokowi Belum Tentukan Kepala BIN Rahasia
Presiden terpilih Joko Widodo menyatakan belum menentukan figur yang
akan menduduki jabatan Kepala Badan Intelijen Negara. Ia pun enggan
mengkonfirmasi nama-nama yang beredar, seperti Hendro Priyono, Luhut
Panjaitan, As'ad Said Ali, atau Jenderal Budiman. "Kami belum bicara
orang sampai detik ini. Siapa pun," ujarnya pada Minggu (21/9/2014).
Jokowi Sudah 3 Kali Ngapusi
Tiga janji sudah diingkari presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi). Pengingkaran
itu mempertontonkan inkonsistensi.
Pertama, dari janji membangun koalisi ramping, kini berpotensi menjadi gemuk. Kedua, dari janji koalisi partai politik (Parpol) tanpa syarat, kini dialokasikan 16 jabatan menteri utk Parpol. Dan ketiga, dari janji membentuk kabinet ramping, Jokowi justru copy paste postur Kabinet Indonesia Bersatu-II yang gendut.
Pertama, dari janji membangun koalisi ramping, kini berpotensi menjadi gemuk. Kedua, dari janji koalisi partai politik (Parpol) tanpa syarat, kini dialokasikan 16 jabatan menteri utk Parpol. Dan ketiga, dari janji membentuk kabinet ramping, Jokowi justru copy paste postur Kabinet Indonesia Bersatu-II yang gendut.
Sutrisno Bachir Pilih Jadi Penasihat Presiden
Ketua Umum Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Sutrisno
Bachir mengaku tidak tertarik menjadi menteri dalam kabinet Joko
Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK). Bagi dia, posisi paling nyaman menjadi pengusaha dan
penasehat presiden.
Menurutnya, dengan menjadi penasihat presiden, dia bisa memberikan masukan untuk kesejahteraan bangsa, dengan cara apapun.
Menurutnya, dengan menjadi penasihat presiden, dia bisa memberikan masukan untuk kesejahteraan bangsa, dengan cara apapun.
Syarat Menteri Jokowi Versi Romo Benny
Gerakan Dekrit Rakyat mengemukakan sejumlah syarat yang menurut mereka
harus dimiliki oleh para menteri yang nanti akan bekerja dalam kabinet
yang akan dibentuk oleh Presiden Republik Indonesia terpilih Joko Widodo
dan Wakil Presiden RI terpilih Jusuf Kalla bulan Oktober nanti.
"Tiga syarat yang tidak bisa ditawar," kata Arif Susanto, anggota Dekrit Rakyat pada jumpa pers di Jakarta, Minggu (21/9/2014).
"Tiga syarat yang tidak bisa ditawar," kata Arif Susanto, anggota Dekrit Rakyat pada jumpa pers di Jakarta, Minggu (21/9/2014).
Jokowi Menyoal Akik
Masyarakat tengah gandrung akan batu akik. Tengok saja di setiap penjual
batu akik, selalu ramai orang berkerumun, baik tua ataupun muda. Tak
sedikit pedagang yang menangguk laba dari meroketnya bisnis batu akik
ini.
Lalu bagaimana dengan presiden terpilih Jokowi soal batu akik?
Lalu bagaimana dengan presiden terpilih Jokowi soal batu akik?
Jokowi Harap-harap Cemas pada PAN dan PPP
Meski sudah memastikan bahwa PPP dan PAN akan merapat ke kubunya,
Presiden terpilih Joko Widodo enggan mengungkap sudah sejauh mana proses
itu. Ia juga tak mau berspekulasi tentang keharusan kedua partai itu
keluar dari Koalisi Merah Putih.
"Masih dalam proses semua. Nanti dilihat," kata Jokowi ketika ditanya kepastian PAN dan PPP merapat. Hal ini ia sampaikan di kediaman JK, Jl Brawijaya, Jakarta Selatan, Minggu (21/9/2014).
"Masih dalam proses semua. Nanti dilihat," kata Jokowi ketika ditanya kepastian PAN dan PPP merapat. Hal ini ia sampaikan di kediaman JK, Jl Brawijaya, Jakarta Selatan, Minggu (21/9/2014).
Megawati Jadi Ketum, Bukti Jokowi Tak Incar Jabatan Partai
Keputusan Rakernas IV PDI Perjuangan (PDI-P), yang merekomendasikan kongres partai tahun depan menetapkan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum 2015-2020 adalah bukti bahwa Joko Widodo (Jokowi) selalu menepati janjinya.
Sebab jamak dalam praktik politik di Indonesia, ketika seseorang anggota partai menjadi elite negara, maka otomatis dia akan diarahkan jadi pimpinan partai.
Dendam Yang Tak Kunjung Padam
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan akan tetap solid sebagai
oposisi dalam pemerintahan 2014-2019. Menurut Presiden PKS, Anis Matta,
sikap tersebut merupakan wujud konsistensi PKS.
Menurut Anis, saat ini PKS tidak menerima tawaran apapun dari pihak Jokowi-JK. Kalaupun ada kadernya yang menerima tawaran kursi, PKS tidak akan merestui.
Menurut Anis, saat ini PKS tidak menerima tawaran apapun dari pihak Jokowi-JK. Kalaupun ada kadernya yang menerima tawaran kursi, PKS tidak akan merestui.
Ssssssst Bisa Nawar Kursi di Kabinet Jokowi Lo!
Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan postur kabinet yang akan
membantunya menjalankan roda pemerintahan. Jokowi tetap mempertahankan
34 kementerian yang ada saat ini. Sedangkan dari segi komposisi, 18
kursi menteri akan diisi dari kalangan profesional. Sedangkan 16 kursi
dari kalangan partai politik.
Pengamat etika politik Romo Benny Susetyo menilai, pemerintahan Jokowi tidak akan jauh berbeda dengan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.
Pengamat etika politik Romo Benny Susetyo menilai, pemerintahan Jokowi tidak akan jauh berbeda dengan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.
Alasan Jokowi Dukung Mega Tetap Jadi Ketum PDIP
Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mendukung Megawati Soekarnoputri untuk
tetap menjabat sebagai Ketua Umum PDIP periode 2015-2020. Jokowi
beralasan Mega masih sehat dan semangat untuk memimpin partai berlambang moncong putih kebanggaan Jokowi.
"Saya lihat Ibu Mega masih penuh semangat, masih sangat sehat. Insya Allah sehat," kata Jokowi di kediaman JK, Jl Brawijaya, Jakarta Selatan, Minggu (21/9/2014).
"Saya lihat Ibu Mega masih penuh semangat, masih sangat sehat. Insya Allah sehat," kata Jokowi di kediaman JK, Jl Brawijaya, Jakarta Selatan, Minggu (21/9/2014).
Jokowi Hadiri Aqiqah Cucu JK
Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) siang ini menghadiri acara aqiqah cucu
Jusuf Kalla (JK). Keduanya asyik mengobrol dengan santai bersama Ketum NasDem
Surya Paloh dan Ketua Umum Apindo Sofyan Wanandi yang duduk semeja.
Acara aqiqah tersebut berlangsung di kediaman JK, Jl Brawijaya, Jakarta Selatan, Minggu (21/9/2014). Aqiqah ini diselenggarakan untuk cucu ke-12 JK yang bernama Malayeka Athirah Kalla C Noor, anak dari Marah Laut C Noor dan Chairani Jusuf Kalla.
Acara aqiqah tersebut berlangsung di kediaman JK, Jl Brawijaya, Jakarta Selatan, Minggu (21/9/2014). Aqiqah ini diselenggarakan untuk cucu ke-12 JK yang bernama Malayeka Athirah Kalla C Noor, anak dari Marah Laut C Noor dan Chairani Jusuf Kalla.
Langganan:
Postingan (Atom)


























