Senin, 21 Juli 2014

PKS Akan Bawa Kekalahan Prabowo ke Mahkamah Konstitusi

Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring mengatakan, partainya memiliki bukti-bukti penting terkait pelanggaran Pilpres 2014. Data-data tersebut didapat dari saksi-saksi PKS dan akan digunakan untuk beradu argumen di Mahkamah Konstitusi (MK).
"Kita punya bukti juga kan, saksinya hampir 80 persen PKS ya. Jadi kita bawa data-data," ujar Tifatul di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (21/7/2014).

Real Count KPU: Data Masuk 96,56%, Jokowi-JK Unggul 53,27%

Data perolehan suara pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 terus diunggah di situs Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Data yang diunggah adalah formulir C1 yang berisi perolehan suara di setiap tempat pemungutan suara (TPS), formulir DA1 yang merupakan rekapitulasi suara tingkat kecamatan, formulir rekapitulasi suara untuk tingkat kabupaten/kota yang disebut DB1, serta rekapitulasi tingkat provinsi dalam formulir DC1.
Berdasarkan pantauan Beritasatu.com hingga Senin (19/7/2014) pukul 12.00 WIB, jumlah data dari rekapitulasi suara tingkat kabupaten/kota (formulir DB1) di seluruh Indonesia mencapai 96,56 persen.

Antisipasi Sabotase/teror, Jokowi-JK Tak Tanggung Jawab Kelompok Pakai Baju Kotak-kotak

Kubu Joko Widodo-Jusuf Kalla menegaskan pihaknya telah meminta relawan tidak menggunakan simbol pasangan nomor urut dua. Larangan penggunaan baju kotak-kotak pada tanggal 22 Juli 2014 untuk mengantisipasi adanya sabotase berupa pengerahan massa dengan identitas pendukung Jokowi-JK.

Jaga Perasaan Prabowo, Kemenangan Jokowi Tak Akan Dirayakan Berlebihan, Cuma Tumpeng 7 Meter Saja

Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal mengumumkan pemenang Pilpres 2014 besok. Kubu Jokowi-JK mengaku tidak ada persiapan khusus untuk menghadapi pengumuman tersebut.
Politikus senior PDIP, Pramono Anung menegaskan, pihaknya hanya menginstruksikan agar para relawan tidak turun ke jalan menghadapi pengumuman besok.

Jokowi Diprediksi Menang, Rupiah Unjuk Gigi

Pada transaksi awal pekan (21/7/2014), rupiah mencatatkan penguatan terbesar di antara mata uang Asia lainnya. Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 09.54 WIB, rupiah di pasar spot perkasa 0,4% menjadi 11.570 per dollar AS. Ini merupakan level paling perkasa sejak 10 Juli lalu.
Sebagai perbandingan, berdasarkan data Bloomberg di pasar offshore, nilai kontrak rupiah untuk pengantaran satu bulan ke depan menguat 0,4% menjadi 11.624 atau lebih lemah 0,5% dari posisi spot.

Pohan Setia Sampai Akhir Hayat pada Prabowo, Ibas "Tunggu Dulu!"

Sekretaris Jenderal dan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono dan Ramadhan Pohan, berbeda pendapat ihwal partai yang didirikan SBY itu merapat ke koalisi kubu Jokowi-JK, jika calon presiden dan calon wakil presiden itu memenangkan pemilu.

Edhie Baskoro, yang biasa disapa Ibas, mengatakan tak tertutup kemungkinan partainya berkoalisi dengan pemenang pemilihan presiden, meskipun yang menang adalah Jokowi-JK.

Setelah Lebaran, Jokowi Jadi Gubernur Lagi

Setelah Idul Fitri, Joko Widodo (Jokowi) akan kembali bertugas di Jakarta sebagai gubernur aktif.
Sekertaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-JK, Andi Widjajanto mengatakan, cuti nyapres Jokowi sebenarnya habis pada tanggal 22 Juli. Namun, Jokowi meminta cuti tambahan tiga hari yang diambil dari cuti regulernya sebagai gubernur.

Minggu, 20 Juli 2014

SBY Diapit Presiden Jokowi dan Mantan Rival Presiden Jokowi (+)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sore hari ini memenuhi undangan buka puasa bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara, Jakarta. Selain Jokowi-JK juga hadir mantan rival Jokowi-JK pada Pilpres 2014, Prabowo Subianto dan Hatta Radjasa, juga tampak dihadiri sejumlah pejabat negara, Minggu (20/7/2014).

Presiden Jokowi Penuhi Undangan Presiden SBY


Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), tampak kompak tiba di Istana Negara, Jakarta, Minggu (20/7/2014) sekitar pukul 16:46 WIB.

JK Segera Undang 33 DPD Golkar Syukuran

Pasca-pengumuman hasil Pilpres 2014, cawapres Jusuf Kalla akan mengundang 33 pimpinan DPD I Golkar Propinsi se-Indonesia.
Ketua Koordinator Eksponen Tri Karya Golkar, Zainal Bintang mengatakan, acaranya nanti syukuran penetapan pasangan nomor urut 2, Jokowi-JK sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2014-2019, dibarengi buka puasa bersama.

Putra Amien Rais Akui Kemenangan Jokowi-JK

Putra Amien Rais (tokoh yang dikenal sangat kejam pada Jokowi), Hanafi Rais secara terbuka mengucapkan selamat kepada pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai pememang pemilu presiden (pilpres). Ucapan selamat Hanafi untuk duet yang dikenal dengan jokowi-JK itu disampaikan melalui akunnya di Facebook.
“Sebagai generasi muda Partai Amanat Nasional (PAN), kami mengucapkan SELAMAT kepada Bapak Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang akan memegang tampuk kepemimpinan nasional dalam waktu 5 tahun mendatang,” tulis Hanafi beberapa saat lalu.

Meski Prabowo Nangis Gulung-gulung, KPU Tetap Jalan Sesuai Jadwal

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ferry Kurnia Rizkiyansyah tak ingin menanggapi permintaan tim sukses calon presiden nomor urut 1, Prabowo Subianto untuk menunda pengumuman hasil pemilihan presiden 2014.
"Sampai saat ini kami tetap menjalankan aktivitas sesuai tahapan KPU," kata Ferry di gedung KPU, Jalan Imam bonjol, Jakarta Pusat, Minggu (20/7/2014).

Ketika Harga Diri Prabowo Diobral Murah, KPU Dikepung sampai Minta Pemilu Diulang

Tim pemenangan pasang Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunda rekapitulasi suara pemilu presiden di tingkat nasional. Permintaan itu tentu menuai protes dari sebagian kalangan masyarakat. Menurut Pengamat Politik Universitas Gajah Mada Ari Dwipayana, wacana itu menunjukkan kepanikan atas hasil real count yg dilakukan oleh KPU secara berjenjang.

Di 33 Provinsi, Jokowi-JK Unggul 53,18% Apa Prabowo Masih Ngotot Menang/Tawuran/PSU?

Mulai hari ini, Minggu 20 Juli 2014, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar rapat pleno rekapitulasi perolehan suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014. Sebelumnya, 33 KPU tingkat provinsi telah menyelesaikan rekapitulasi suara dari tingkat kabupaten/kota. 
Dari 497 kabupaten/kota di Indonesia, perolehan suara dari 495 kabupaten/kota telah masuk ke KPU provinsi dan KPU.

KPU Gelar Rekapitulasi Nasional, Inilah Hari Awal Serangan Stroke Mengancam Capres

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar acara rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara peserta pemilu presiden dan wakil presiden secara nasional di lantai 2 gedung KPU di Jakarta Pusat, Minggu (20/7/2014) pagi. Apabila sesuai rencana, rekapitulasi suara nasional ini akan dimulai pada pukul 10.00 WIB nanti hingga selesai.
Sejak pukul 08.00 WIB pagi, proses pengamanan di sekitar kantor KPU sudah mulai diperketat.

Rekapitulasi DKI: Jokowi Menang, Prabowo Ngotot Minta Diulang

KPUD DKI Jakarta telah menyelesaikan rekapitulasi perhitungan suara untuk provinsi tersebut. Meski diwarnai aksi walk out dari saksi Prabowo-Hatta, pasangan Jokowi-JK dinyatakan unggul 53,1 % suara.
Rekapitulasi diselenggarakan di Hotel Borobudur, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, mulai pukul 22.00 WIB, Sabtu (19/7/2014) hingga pukul 01.30 WIB, Minggu (20/7/2014) dini hari. Sebelum dimulai, rekapitulasi diwarnai hujan keberatan dari kubu Prabowo-Hatta.

Sabtu, 19 Juli 2014

Ini Pembelaan Sang Pencari Kekuasaan Mahfud MD

Menjelang petang di hari pencoblosan, 9 Juli lalu, kegaduhan muncul. Sebab kubu pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla mendeklarasikan kemenangan dalam pemilihan presiden.
Pernyataan sikap itu berdasarkan hasil hitung cepat meski belum selesai. Untuk mengimbangi, duet Prabowo-Subianto-Hatta Rajasa mengambil langkah serupa.

"Hukuman Mati" Bagi Ical Paling Lambat Oktober 2014

Sejatinya, hampir semua kader Partai Golkar lebih memilih mendukung Jusuf Kalla (JK) sebagai calon wakil presiden yang berpasangan dengan Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2014.
Namun, karena ada ancaman DPP Partai Golkar pimpinan Aburizal Bakrie akan memecat yang mendukung JK secara terbuka, maka dukungan dari 33 DPD I Partai Golkar itu masih tertahan dalam dalam hati sampai penetapan hasil resmi Komisi Pemilihan Umum tanggal 22 Juli 2014.

Ini Yang Disebut JK "Tiga Gol, Dua Gol Bunuh Diri"

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) terpilih versi Quick Count Lembaga Survei yang kredibel, menilai pekan terakhir jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli lalu menjadi titik penentuan. Ia menyebutkan, saat itu pihaknya kedapatan banyak keunggulan (gol).
"Yang menentukan minggu terakhir. Itu ada tiga gol ada dua gol bunuh diri," ujar JK di Posko Jenggala, Jl Jenggala, Kebayotan Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (19/7/2014).

Prabowo Minta Rekapitulasi Diundur, Jokowi: Hehehe, Wong Sudah Selesai ...

Rekapitulasi nasional oleh KPU pada 22 Juli nanti diminta diundur oleh capres Prabowo Subianto. Calon presiden Joko Widodo pun menanggapi wacana tersebut dengan santai.
"Hehehe, wong sudah selesai, ditunda untuk apa itu?" ujar Jokowi dengan tawa khasnya usai menghadiri acara di Restoran Horata, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (19/7/2014).

Buka Bersama Relawan

Usai mengunjungi pengurus gereja, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sore ini rupanya masih memiliki agenda. Dirinya sengaja meluangkan waktu untuk berbuka bersama dengan relawan pendukungnya.
Pukul 17.30 WIB, Sabtu (19/7/2014), Jokowi berangkat dari kediamannya di Jalan Sawo, Menteng, Jakpus menuju restoran Horapa yang terletak di kawasan Cikini. Disana Jokowi telah ditunggu oleh sejumlah pendukungnya.
Jokowi disambut beberapa orang relawan yang juga merupakan publik figur seperti penyiar kondang Sys NS, dan drummer band Slank, Bimbim.

Presiden Jokowi Siap Hadiri Undangan Presiden RI ke-6

Tinggal hitungan hari, tepatnya 22 Juli, Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera mengumumkan perolehan suara resmi dua pasangan calon presiden dan wakil presiden 2014. Saat ini, baik Prabowo maupun Jokowi sedang harap-harap cemas siapa yang akhirnya menang.
Sebelum tanggal pengumuman itu tiba, Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan bertemu dengan mereka.

Presiden Jokowi Kunjungi Persekutuan Gereja-gereja Indonesia

Presiden Joko Widodo seusai bersilaturahmi ke kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), melanjutkan agenda silaturahmi ke kantor Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (19/7/2014).
Pantauan Tribunnews.com, Joko Widodo turun dari mobilnya, Kijang Innova Putih bernomor polisi B 1538 SHT di kantor PGI pada pukul 15.40 WIB.

Kunjungi Kantor KWI

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengumumkan hasil rekapitulasi nasional pada 22 Juli mendatang, sekaligus penetapan pemenang Pemilu Presiden (Pilpres). Jelang pelaksanaannya, masyarakat diresahkan dengan sejumlah isu adanya kerusuhan melalui media sosial dan pesan singkat.
Menanggapi itu, Presiden Joko Widodo mengaku telah meminta kader maupun simpatisannya untuk tidak keluar rumah. Dirinya pun menyarankan agar tidak ada pengerahan massa meski dia diumumkan sebagai pemenangnya.

Takut Kalah, Sabotase dan Penyusupan Dijalankan

Pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) meminta kader dan relawan untuk tidak turun ke jalan pada 22 Juli 2014 mendatang. Apalagi, pasangan nomor urut dua itu juga sudah mengeluarkan imbauan serupa.
Pendukung Jokowi-JK melalui akun Facebook Butet Kartaredjasa malah menyatakan, seorang pentolan Partai Golkar membagikan baju kotak-kotak ke preman tanpa tujuan yang jelas.

Jokowi Presiden, IHSG > 6 ribu, Ngibul?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bisa mencapai level 6.000 apabila Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla sebagai pemenang pemilu presiden (pilpres).
"Aliran dana asing (inflow) akan masuk ke Indonesia," kata Direktur PT Bahana TWC Investment Management, Budi Hikmat, di Jakarta, Sabtu (19/7/2014).
Ia meminta Jokowi-Jusuf Kalla merealisasikan program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

Rekapitulasi KPU di 19 Provinsi: Jokowi-JK Unggul 51,92%

Sejak kemarin Jumat (18/7/2014) hingga hari ini Sabtu (19/7/2014), Komisi Pemilihan Umum (KPU) tingkat provinsi melakukan rekapitulasi perolehan suara pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014. Berdasarkan data yang dihimpun Beritasatu.com sampai berita ini diturunkan, baru 19 KPU tingkat provinsi yang menyelesaikan proses rekapitulasi, sedangkan 14 KPU provinsi lainnya kemungkinan menyelesaikan tugasnya pada hari ini.