Sabtu, 07 Juni 2014

Khofifah Yakin 65% Suara Jatim untuk Jokowi-JK

Ketua Tim Pemenangan Jokowi-JK Khofifah Indar Parawansa optimistis mampu meraup 65 persen suara di Jawa Timur untuk Jokowi-JK. Pasalnya, Ketua Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ini yakin semua anggotanya ikut mendukung Jokowi-JK.
Khofifah yang ditemui di Kediri, Jawa Timur, Sabtu (7/6/2014) menyatakan, timnya akan bekerja keras untuk memenangkan. Mereka juga akan menteralisir isu-isu buruk tentang Jokowi.

Anies: Reformasi TNI/Polri Diciderai Jika Ada Oknum Aparat Tak Netral

Juru bicara pasangan Jokowi-Jusuf Kalla, Anies Baswedan mengungkapkan adanya oknum-oknum TNI menggiring masyarakat kepada pasangan tertentu menciderai netralitas TNI yang sudah diperjuangkan sejak reformasi 1998 lalu.
Anies tegaskan, sejak reformasi 1998, TNI dan Polri telah bekerja keras untuk menata diri, membebaskan diri dari keterlibatan Politik Praktis.

Hendropriyono Prediksikan Jokowi-JK akan Dicurangi

Tim Pemenangan pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Muhammad Jusuf Kalla, kembali menegaskan agar tim relawan JKWJK memasang mata dan telinga, serta mencatat apabila terjadi kecurangan yang melibatkan aparat negara, dalam hal ini Bintara Pembina Desa (Babinsa).
‎Salah seorang tim pemenangan JKWJK AM Hendropriyono mengingatkan kepada relawan JKWJK agar mewaspadai kecurangan di tengah masyarakat.

Jokowi Nggak Neko-neko

Dalam kunjungan maraton di Bogor, capres Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan berkunjung ke dapur redaksi Radar Bogor di Graha Pena, Jalan KH Abdullah Bin Nuh nomor 30 Kota Bogor.
Tiba sekitar pukul 13:30, Jokowi mengenakan kemeja khas kotak-kotak, dan dikawal oleh sejumlah perwakilan partai koalisi. Di Graha Pena, Jokowi berdiskusi singkat dengan CEO Radar Bogor Group Hazairin Sitepu. Sabtu (7/6/2014).

24 Tim Relawan Jokowi-JK Pekanbaru Dikukuhkan

Calon wakil presiden nomor urut 2 Jusuf Kalla mengukuhkan 24 Tim Relawan Jokowi-JK di Posko Tim Pemenangan Jokowi-JK, Jl Gajah Mada, Pekanbaru, Riau, Sabtu (7/6/2014). Acara pengukuhan dihadiri ratusan relawan dari masing-masing tim.
Kunjungan JK di Posko Pemenangan Jokowi-JK disambut langusng Ketua DPW Partai NasDem Riau, Iskandar Hosein yang juga menjabar sebagai Bendahara Tim Koalisi Riau.

Laskar Santri Nusantara Bentuk Posko Pemenangan Jokowi-JK

Laskar Santri Nusantara (LSN) mendukung calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK). Sebagai bentuk dukungan, LSN meresmikan posko pemenangan Jokowi-JK. Pokso itu sekaligus menjadi sentral perjuangan.
"Eksistensi posko pemenangan merupakan wujud keseriusan LSN untuk memenangkan Jokowi-JK pada pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres) 9 Juli mendatang," kata Ketua Dewan Penasehat Nasional LSN, Marwan Jafar saat peresmian posko LSN, di Jakarta, Sabtu (7/6/2014).

Kampanye di Bogor, Jokowi Bagi-bagi Pin dan Kaos ke Pedagang

Usai mengunjungi sesepuh habib di Jalan Masjid, Empang Raya, Bogor, Jawa Barat, calon presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung meluncur ke lokasi kampanye terbuka di Lapangan Siaga, Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat. Sepanjang perjalanan, Jokowi diiringi para relawannya sambil berorasi untuk mendukung Jokowi menang di pilpres mendatang.

TimAd Jokowi-JK: Bawaslu Akan Panggil Panglima TNI

Tim Advokasi Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo - Jusuf Kalla atau Jokowi-JK mendapat informasi bahwa Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) akan memanggil Panglima TNI Jenderal Moeldoko.
Pemanggilan tersebut berkaitan dengan dugaan oknum Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang berusaha mengarahkan masyarakat memilih salah satu pasangan calon tertentu.

Jokowi Belanja Tomat di Pasar Anyar

Setelah mengunjungi kediaman Habib Khalifah, Jokowi melanjutkan kegiatannya dengan blusukan ke Pasar Anyar, Jalan Sawah Jajar, Bogor, Jawa Barat. Tak hanya blusukan, Gubernur DKI Jakarta non-aktif ini juga menyempatkan berbelanja.
Setibanya di Pasar Anyar, pria berperawakan kurus ini langsung berbelanja tomat dan sayuran. Jokowi membayar dua kali lipat dari harga seharusnya.

Wanda Hamidah Ngaku Sudah Dukung Jokowi Sejak Pilgub DKI

Politikus PAN, Wanda Hamidah, lebih memilih mendukung Jokowi-JK di Pilpres 2014. Padahal, PAN mendukung pasangan Prabowo-Hatta.
Mantan Bendahara Umum PAN di era Ketua Umum Soetrisno Bachir itu mengaku sudah mendukung Jokowi sejak Pilgub DKI 2012 lalu. Padahal saat itu PAN mendukung pasangan cagub cawagub DKI, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli.

Prabowo Apa Adanya, Jokowi Gila Pencitraan

Capres nomor urut 2, Joko Widodo (Jokowi) menyindir capres nomor urut 1, Prabowo Subianto sebagai kandidat yang gemar hidup mewah dan hanya merakyat lima tahun sekali. 
Gubernur DKI Jakarta nonaktif tersebut juga menyentil, kegemaran Prabowo yang selalu kampanye di hotel sebagai hal yang tidak merakyat. Berbeda dengan dirinya yang memilih kampanye di kampung hingga dekat dengan rakyat.
Merasa bosnya disindir, Fadli Zon sontak angkat bicara. Menurut wakil ketua umum Partai Gerindra itu, Prabowo bukan termasuk tipe manusia yang gemar pencitraan.

Habib Khalifah: Alhamdulillah Kedatangan Capres

Kedatangan calon presiden nomor urut 1 Joko Widodo ke kediaman Habib Khalifah disambut positif. Meski tak menyatakan dukungan resmi, Habib tetap mendoakan pria yang akrab disapa Jokowi ini.

Tak Mudah Bagi Jokowi Dapat 60% Suara Meski Di Kandang Sendiri

Jawa Tengah selama ini dikenal sebagai basis PDIP. Maka dari itu, tim pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla menargetkan bisa meraup 70 persen suara di Jateng.
Koordinator wilayah pemenangan calon presiden dan calon wakil presiden, Joko Widodo-Jusuf Kalla wilayah Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengatakan, pasangan tersebut berusaha merebut hati masyarakat untuk memenangkan Pilpres 9 Juli 2014.
"Strateginya adalah memenangkan hati masyarakat. Masyarakat ingin disapa. Saya yakin capres yang diusung koalisi PDIP, NasDem, PKB, Hanura dan PKPI akan mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat Pulau Jawa," kata Ganjar ketika dijumpai di Media Center Pemenangan Jokowi-JK, Jalan Cemara, Jakarta Pusat, Rabu (4/6/2014).

Bawaslu Segera Tentukan Nasib Jokowi

Anggota Badan Pengawas Pemilu, Nelson Simanjuntak, mengatakan siang ini lembaganya akan memberikan kesimpulan ihwal dugaan curi start kampanye yang dilakukan calon presiden Joko Widodo alias Jokowi. Menurut dia, Jokowi bisa terancam sanksi jika terbukti melakukan pelanggaran Pemilu.
"Sekitar pukul 14.00 nanti akan kami sampaikan," ujar dia, di kantor Bawaslu, Sabtu (7/6/2014).

Jokowi dan Habib Khalifah Adakan Pertemuan Tertutup

Calon presiden nomor urut 2 Joko Widodo menemui Habib Khalifah beserta keluarga di Kelurahan Empang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/6/2014).

Jokowi Ziarah ke Makam Habib Abdullah Bin Mukhsin Al Athas di Empang Bogor

Capres Joko Widodo menyambangi Masjid Empang, Bogor. Jokowi menemui Habib Abdullah Bin Alatas, dan salat zuhur berjamaah dengan sang pemuka agama lantas berziarah.
Jokowi tiba di Masjid Empang Bogor, Jawa Barat, pukul 11.53 WIB, Sabtu (7/6/2014). Politikus PDIP ini mengenakan peci dan baju kotak-kotak khasnya.
Begitu Jokowi turun dari mobil, ratusan warga berebut untuk salaman dan mencium tangan Jokowi.

Ke Masjid Kramat Empang, Jokowi Disambut Ratusan Warga

Setelah melakukan klarifikasi di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), calon presiden Joko Widodo melanjutkan kunjungan kampanye dengan mengunjungi Masjid Kramat Empang di Bogor Selatan, Jawa Barat.
Jokowi tiba sekitar pukul 11.50 WIB, Sabtu (7/6/2014), disambut ratusan warga dan pendukungnya. Kedatangan dia juga disambut Habib Abdullah bin Husein Alattas.

Jokowi Minta Bawaslu Usut Tuntas Kampanye Hitam

Calon presiden nomor urut 2 Joko Widodo meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengusut tuntas adanya black campaign yang marak menjelang Pemilu Presiden 9 Juli mendatang. Hal itu ia sampaikan ketika memberi klarifikasi atas dugaan pelanggaran kampanye kepada Bawaslu.
"Oh ya, tadi saya sampaikan kepada Bawaslu, black campaign sudah meresahkan. Saya minta kampanye hitam seperti obor rakyat dan lainnya, betul-betul dicari dan diperiksa karena meresahkan masyarakat," kata Jokowi di Media Center Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (7/6/2014).

Fungsionaris Golkar, Charles Bonar Sirait Dukung Jokowi-JK

Satu lagi kader Partai Golkar menyatakan dukungannya terhadap calon presiden nomor urut 1 Joko Widodo. Presenter dan pembawa acara Charles Bonar Sirait resmi memutuskan mendukung Jokowi-JK, Sabtu (7/6/2014)
"Keputusan sudah bulat, saya sudah lama memperhatikan dan mengamati rekam jejak Jokowi, bahkan sejak masih menjadi Walikota Solo saya sudah mengamatinya," ujar Charles melalui keterangan pers yang diterima Metrotvnews.com, Sabtu (7/6/2014).

Charles Honoris: Pak Jokowi Santai Kok

Ketua Taruna Merah Putih  DKI Jakarta Charles Honoris menanggapi pernyataan politisi Partai Demokrat Marzuki Alie yang menyindir Jokowi panik.
"Jokowi tidak panik karena ada arus besar yang mendukung Jokowi-JK. Layaknya tim pemenangan itu diarahkan oleh pemenang. Pasca pileg kemarin, saya rasa cukup jelas bahwa besarnya pengaruh Marzuki Ali kepada pemilih tidak signifikan," ujarnya dalam pernyataannya yang disampaikan kepada Tribunnews.com, Sabtu (7/6/2014).

Alasan Jokowi Baru Sekarang Menghadap Bawaslu

Calon presiden nomor urut 2 Joko Widodo akhirnya memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu setelah dua kali dikirimi surat pemanggilan. Tapi, pria yang akrab disapa Jokowi ini punya alasan tersendiri.
Padatnya jadwal kampanye ke daerah-daerah tak memungkinkan Jokowi datang pada pemanggilan pertama dan kedua. "Saya telah menjawab tertulis, kami sampaikan tidak ada menyampaikan visi misi. Tapi mereka meminta saya datang tapi saat surat datang saya sudah di Papua. Yang namnya diminta ya saya datang," kata Jokowi di Media Center Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (7/6/2014).

Ray Rangkuti: Bawaslu Jangan Berlebihan Soal Pemanggilan Jokowi

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) disarankan tidak berlebihan alias tidak lebay dalam menangani dugaan pelanggaran aturan kampanye Pilpres.
Untuk pelanggaran ringan yang sifatnya administratif, Bawaslu agar bekerja secara proporsional, jangan terkesan malah menjadikan kasus dugaan pelanggaran ringan sebagai panggung agar dianggap bekerja.
"Kenapa malah ke hal yang sifatnya administratif, pelanggaran ringan, yang bukan pidana pemilu justru seperti dijadikan panggung.

Jokowi Bantah Lakukan Kampanye Saat Ambil Nomor Urut di KPU

Calon Presiden RI 2014-2019, Joko Widodo, membantah telah melakukan kampanye saat pengambilan nomor urut calon presiden dan wakil presiden di Komisi Pemilihan Umum (KPU), pekan lalu.
Saat diperiksa di Badan Pengawas Pemilihan umum (Bawaslu), Jokowi mengatakan tidak ada penyampaian visi-misi saat dia memberikan pidato singkat.

Klarifikasi, Jokowi Diterima Anggota Bawaslu

Calon Presiden Joko Widodo hari ini memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu. Jokowi datang ke Gedung Bawaslu di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu, 7 Juni 2014,sekitar pukul 09.10 WIB. Jokowi didampingi Teten Masduki dan tim pengacaranya, seperti Sirra Prayuna, Alexander Lay. Jokowi yang mengenakan baju kotak-kotak ke langsung naik ke lantai 2 untuk menunggu pihak Bawaslu mempersiapkan pertemuan.

Doa Anak Yatim untuk Kemenangan Jokowi-JK

Puluhan anak yatim piatu dari Panti Asuhan Al-AMin, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara berdoa bersama untuk kemenangan Jokowi-JK dalam bursa Pemilu Presiden 9 Juli mendatang.

Agenda Jokowi Hari Ini

Juru bicara tim pemenangan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Eva Kusuma Sundari, mengatakan hari ini Jokowi dijadwalkan akan menghadiri sejumlah pertemuan. "Jokowi akan keliling-keliling di sejumlah tempat," kata Eva saat dihubungi, Sabtu (7/6/2014).
Kegiatan Jokowi akan diawali dengan mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu. Jokowi ke Bawaslu untuk mengklarifikasi dugaan curi start kampanye yang dituduhkan Bawaslu.

Jokowi Penuhi Panggilan Bawaslu Hari Ini

Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pagi ini, Sabtu (7/6/2014). Jokowi akan mengklarifikasi pidatonya di Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dinilai melanggar ketentuan pemilu karena dilakukan sebelum masa kampanye. Pidato yang dipermasalahkan itu dilakukan saat Jokowi didampingi calon presiden Jusuf Kalla ke KPU untuk mengambil nomor urut dalam bursa pilpres 2014.