Senin, 19 Mei 2014

Jokowi Tak Peroleh Suara 76 Persen di Pilpres, Walkot Ini Akan Mundur

Bukan Hadi Rudyatmo namanya kalau tak mengumbar pernyataan mengejutkan. Baru saja, Ketua DPC PDI Perjuangan yang juga Walikota Solo ini, berniat akan mengundurkan diri dari jabatan ketua partai moncong putih di Kota Bengawan.
Bersamaan dengan deklarasi Capres-Cawapres Jokowi-JK, Senin (19/5/2014), Rudy, panggilan akrab dia, tetap komitmen menyatakan mundur dari jabatan Ketua DPC PDI Perjuangan, jika perolehan suara Capres PDI Perjuangan di Solo dalam Pilpres Juli mendatang, kurang dari 76 persen.

Tahap Selanjutnya: Tes Kesehatan Jokowi-JK

Pasangan bakal calon presiden (bacapres) Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) dijadwalkan akan menjalani tes kesehatan pada Kamis (22/5). "Kita telah serahkan dokumen yang diperlukan pada jam 14.15 pada hari ini Senin (19/5). Pertama kami ucapkan terima kasih kepada Ketu KPU dn seluruh jajarannya yang telah memberikan memberikan pelayanan yanv baik kepada kami dan selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan kesehatan pada hari Kamis," ujar bacapres PDI-P Joko Widodo, di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (19/5/2014).

Jokowi-JK Resmi Daftar di KPU, PDIP Minta Restu Rakyat Indonesia

Capres PDIP Joko Widodo dan cawapres Jusuf Kalla selesai mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dalam pidato sambutannya, Jokowi bersiap untuk melakukan tes kesehatan sebagai syarat selanjutnya.
"Jadi telah diserahkan dokumen administrasi yang diperlukan pada pukul 14.20 WIB pada hari Senin 19 Mei 2014, hari ini.

Tiba di KPU, Jokowi-JK Diterima Ketua KPU

Bakal Calon Presiden Joko widodo dan Bakal Calon Wakil Presiden Jusuf Kallatiba di Komisi Pemilihan Umum untuk mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014.

Elite Empat Parpol Dampingi Jokowi-Kalla Daftar ke KPU

Bakal calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla usai menandatangani pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Senin (19/5/2014). Mereka datang didampingi elite empat partai koalisi yakni PDI Perjuangan, NasDem, PKB dan Hanura.
Elite PDI Perjuangan nampak hadir antara lain adalah Puan Maharani, Sekjen PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo, Wasekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Rieke Diah Pitaloka, Ahmad Basarah, Olly Dondokambey, Eriko Sutarduga, Maruarar Sirait.

Mayoritas Golkar di Daerah Dukung Jokowi-JK

Politikus partai Golkar Poempida Hidayatullah mengatakan banyak kader Golkar yang tak setuju dengan dukungan Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie pada pencapresan Prabowo Subianto. "Banyak pengurus daerah yang sudah menghubungi saya dan menyatakan siap mensukseskan Jokowi-JK," kata Poempida saat dihubungi, Senin, 19 Mei 2014.
Menurut Poempida, dukungan dari pengurus daerah tak akan membawa struktur Golkar secara resmi. Dukungan akan diberikan secara individu. Sedangkan struktur resmi partai tetap akan tunduk dengan keputusan Aburizal sesuai dengan hasil Rapimnas Golkar Ahad lalu. Selain dari pengurus daerah, dukungan terhadap pasangan Jokowi-JK kata Poempida juga disampaikan oleh sejumlah pengurus organisasi sayap dan pendiri Golkar. "Dukungan kami anggap sah-sah saja selama tak membawa dan menggunakan atribut partai."
Pencalonan JK sebagai wakil presiden mendampingi Jokowi, kata Poempida, juga tak membawa atribut partai Golkar. Pengusaha asal Makassar itu maju dalam kapasitas personal. Menurut Poempida, selama ini survei yang dilakukan terhadap Jusuf Kalla selalu dalam kapasitas personal dan bukan sebagai mantan Ketua Umum Golkar. "Elektabilitas Kalla itu tinggi itu secara pribadi dan tak pernah dikorelasikan sebagai kader partai Golkar."
Meski tak mendapat restu partai, sejumlah kader Golkar yang tergabung dalam tim pemenangan JK, kata Poempida, tetap akan bertugas. Mereka akan mensosialisasikan dan kampanye Jokowi dan JK. Namun Poempida memastikan bila menang nanti, tim pemenangan JK tak berniat mengambil alih kepemimpinan di Golkar seperti pada 2004 lalu. "Kami tak akan melakukkan manuver politik, kami hormati keputusan partai dan kami hanya akan fokus memenangkan Jokowi-JK."
Deklarasi Jusuf Kalla maju mendampingi Joko Widodo dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan diresmikan pagi tadi, Senin, 19 Mei 2014. Deklarasi dilakukan di Gedung Joeang '45 di jalan Menteng Raya Jakarta Pusat. Namun siang ini, Ketum Golkar Aburizal Bakrie resmi menyatakan dukungan partainya pada pencapresan Prabowo-Hatta.  [tempo]

Tarian Papua akan Sambut Jokowi-JK di KPU

Rombongan Jokowi-JK mulai bergerak ke Kantor KPU untuk mendaftarkan diri. Di sana sudah menunggu ratusan orang pendukungnya dan beberapa di antaranya menarikan tarian Papua.
Para penari tersebut dari kelompok BARAJP Papua. Mereka menari di luar pagar Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta, Senin (19/5/2014).
Kehadiran ratusan orang pendukung ini menarik perhatian para penjual jajanan. Semakin banyak saja penjaja makanan dan minuman yang ikut 'memeriahkan' suasana.

Jokowi-JK Daftar ke KPU, Pendukungnya Hujan-hujanan di Luar


Massa pendukung Joko Widodo dan Jusuf Kalla tetap memberikan dukungan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden tersebut meski hujan deras mengguyur kawasan Jakarta, Senin (19/5/2014) siang.

Di Belakang Jokowi, Jusuf Kalla Berusaha Gowes Sepeda Dibantu Ajudan


Bakal calon wakil presiden Jusuf Kalla dibimbing oleh ajudannya sepanjang kayuhan sepeda dari Jalan Teuku Umar 27A menuju ke Kantor KPU di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat. Ia melaju di belakang sepeda Jokowi.

Wiranto Kaget HT Dukung Prabowo

Ketua Umum Partai Hanura Wiranto tampaknya belum mengetahui keputusan Ketua Dewan Pertimbangan Hanura Hary Tanoesoedibjo (HT) yang mendukung Prabowo Subianto.
Saat ditanyakan perihal tersebut, Wiranto tampak sedikit kaget, meski ia berusaha menyembunyikan kekagetannya tersebut.
"Oh iya? Emang iya? Saya belum tahu karena seharian ini saya di sini," ujar Wiranto di depan kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, (19/5/2014).

Di Rumah Mega, Jokowi-JK Diminta Tandatangani Berkas

Setelah deklarasi, pasangan Jokowi-Jusuf Kalla akan segera mendatangi Komisi Pemilihan Umum, siang ini. Namun sebelum itu, keduanya menyempatkan diri menandatangani sejumlah berkas yang akan dibawa untuk mendaftar sebagai capres dan cawapres.
Jokowi dan Jusuf Kalla sempat memberikan sambutan setelah tiba di kediaman Ketua Umum PDIP, Megawati Seokarnoputri, di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Setelah itu, Tjahjo Kumolo yang bertindak sebagai pembawa acara meminta Jokowi- Jusuf Kalla yang diusung oleh PDIP, NasDem, PKB dan Hanura, melakukan penandatanganan.

Jokowi-JK Bergerak ke Rumah Mega, Menteng Raya Macet Total

Usai deklarasi pasangan capres-cawapres Joko Widodo - Jusuf Kalla resmi dilakukan dan telah berakhir di Gedung Joang, Jalan Menteng Raya, Menteng, Jakarta Pusat.

JK: Saya Siap Dampingi Pak Joko Widodo Sepenuh Hati

Jusuf Kalla resmi menjadi bakal cawapres pendamping Joko Widodo pada Pilpres mendatang. Atas terpilih dirinya, mantan Wapres Susilo Bambang Yudhoyono itu menyatakan kesiapan atas amanah tersebut.
"Saya ingin sampaikan terimakasih atas amanah yang diberikan pada saya. Saya nyatakan sepenuh hati siap untuk dampingi Bapak Jokowi, sebagai cawapres," ujar Jusuf Kalla saat menjawab pidato Jokowi di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, (19/5).
Sambutan JK yang tak kalah singkat dari Jokowi ini pun disambut antusias oleh para pendukung keduanya. Tepuk tangan riuh dan seruan diberikan untuk keduanya.

Jokowi: Bersama JK Yakin Bawa Perubahan

Calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi), Senin (19/5), resmi mengumumkan Jusuf Kalla sebagai calon wakil presiden (cawapres) yang bakal mendampinginya maju dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 pada 9 Juli mendatang.
"Tadi malam diputuskan oleh ibu Megawati Soekarnoputri bahwa Bapak Mohammad Jusuf Kalla akan mendampingi saya sebagai calon wakil presiden. Kami berdua akan membawa gerakan perubahan," kata Jokowi di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat.

Resmi Deklarasi, Jokowi: Cawapres Pendamping Saya Jusuf Kalla



Calon presiden PDI Perjuangan Joko Widodo mengumumkan secara resmi calon wakil presiden yang mendampinginya di Pemilihan Presiden 2014 di Gedung Joang, Jakarta Pusat, Senin 19 Mei 2014.

Di Gedung Joang, Jokowi dan JK Disambut Lagu Indonesia Pusaka

Calon presiden dan wakil presiden PDIP dan mitra koalisinya, Joko Widodo dan Jusuf Kalaa, sudah tiba di Gedung Joang 45, Cikini, Jakarta Pusat. Keduanya akan mendeklarasikan diri sebagai pasangan capres dan cawapres 2014.
Jokowi dan Jusuf Kalla yang sama-sama mengenakan kemeja putih tiba di Gedung Joang sekitar pukul 11.40 WIB. Kedatangan pasangan ini disambut lagu Indonesia Pusaka dan Indonesia Raya yang dinyanyikan Edo Kondologit.
Sebelumnya, Jokowi dan JK sempat makan siang bersama di warung soto tak jauh dari lokasi deklarasi. Kedatangan keduanya disambut ratusan warga yang sudah sejak pagi menunggu.

Istri Jokowi Terlihat Tegang Saat Makan Siang Bersama

Iriana Widodo, istri dari bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Joko Widodo nampak sedikit tegang ketika makan bersama dengan Jusuf Kalla beserta istri.
Keempatnya makan bersama di restoran khas betawi Soto H Ma'ruf di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (19/5/2014). Iriana duduk persis di samping kiri pria yang akrab disapa Jokowi ini.
Ketegangan itu terlihat dari raut wajah Iriana. Kedua matanya tidak bisa berhenti melirik kesana kemari.

Jokowi Jemput Bakal Cawapres di Gedung Joang

PDI Perjuangan hingga saat ini belum menyampaikan secara resmi nama bakal calon wakil presiden (cawapres) yang menjadi pasangan Joko Widodo (Jokowi).

Jelang Deklarasi, Jokowi Pamit ke Megawati



Calon presiden Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Joko Widodo berpamitan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebelum melakukan deklarasi ke Gedung Joang.
"Kami mohon pamit sebentar," ujarnya di kediaman Megawati, Senin (19/5/2014).
Jokowi menceritakan dia telah melakukan pembicaraan mengenai calon wakil presiden yang akan mendampinginya dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat Wiranto. Pembicaraan menurut Jokowi dilakukan hingga pukul 00.30 Senin 19 Mei 2014 dinihari.

Petinggi Golkar Sulut Datangi Teuku Umar Dukung Jokowi-JK

Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Sulawesi Utara Max Lumintang mendatangi kediaman Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta, hari ini Senin (19/5/2014).

Penandatangan Kerjasama Partai-partai Pendukung Jokowi


Akhirnya seluruh petinggi partai anggota koalisi pendukung Joko Widodo alias Jokowi sebagai presiden secara resmi menandatangani berkas dukungan terhadap pencapresan Jokowi.

Ratusan Wartawan dan Masyarakat Menunggu Kedatangan Jokowi-JK, Menteng Macet

Ratusan wartawan dari media cetak dan elektronik serta masyarakat terus menunggu kedatangan Calon Presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) dengan wakilnya Jusuf Kalla (JK) di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat. Rencananya Jokowi-JK akan mendeklarasikan dirinya sebagai Capres dan Cawapres resmi untuk bertarung dalam Pemilu Presiden pada 9 Juli mendatang.
Dari Pantauan Beritasatu di lokasi, waga cukup antuasis untuk mendatangi Gedung Joang 45. Sejak pagi tadi, wartawan dan masyarakat sudah tak sabar menunggu kedatangan Capres dan Cawapres idaman mereka.

Ada Perjanjian 'Pra Nikah' Jokowi-JK Tapi Rahasia

Bakal calon presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memutuskan untuk memilih Jusuf Kalla (JK) sebagai cawapres Jokowi. Sebelum akhirnya memutuskan JK sebagai cawapres ternyata PDI Perjuangan bersama koalisinya menyodorkan beberapa perjanjian rahasia 'pra nikah' kepada JK.
Perjanjian tersebut dilakukan agar nantinya yang dikhawatirkan banyak pihak terjadi fenomena 'matahari kembar' antara Jokowi dan JK tidak terjadi.

Bos MNC Masih Wait and See

Partai Hanura resmi gabung PDIP untuk mengusung Jokowi sebagai capres di pilpres nanti. Bagaimana dengan nasib media MNC Group, milik Ketua Bappilu Hanura Hary Tanoesoedibjo (HT) yang kemarin sering menyudutkan Jokowi?
Wakil Ketua Bappilu Hanura yang juga tangan kanan (HT), Arya Sinulingga menyatakan, sikap politik HT saat ini masih menunggu dan memantau. Termasuk juga soal dukungan MNC Group kepada capres di pilpres nanti.

Pengamat: JK Cawapres Jokowi, Kalau Golkar tak Merapat Bakalan Rugi

Pengamat Komunikasi Politik Polcomm Institute Heri Budianto menilai kerugian besar bagi Partai Golkar apabila tidak mendukung Jusuf Kalla (JK) secara resmi dengan bergabung dalam perahu koalisi PDIP, NasDem, PKB dan Hanura.
"Saya melihat semakin jelas JK diusung, dan ini sebenarnya bisa dimanfaatkan oleh Golkar," ungkap Heri kepada Tribunnews.com, Senin (19/5/2014).
Jika pada akhirnya Golkar tidak merapat ke PDIP, imbuhnya, justru mesin partai Golkar akan kesulitan bekerja maksimal. Sebab JK secara personal masih memiliki pengaruh yang kuat di Golkar dan banyak memiliki kader-kader setia di pengurusan maupun fungsionaris Golkar.

Siaga di Gedung Joang, Relawan Jokowi: "Pokoke Jokowi"

Semakin siang, tempat deklarasi bakal calon presiden, Joko Widodo, di Gedung Joang 45 tambah meriah. Gedung ini, pukul 10.00 WIB, diramaikan oleh belasan Barisan Relawan Jokowi. Para relawan itu mengenakan baju merah dan putih bergambar Jokowi.
Mereka pun meneriakkan dukungannya ke Jokowi. "Pokoke Jokowi! Pokoke Jokowi!" teriak simpatisan Jokowi sembari mengibarkan bendera bergambar Jokowi, Gedung Joang 45, Jalan Menteng Raya 31, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/5/2014).

Jokowi-JK Beri Sentimen Positif Pasar

Pengumuman calon wakil presiden dari calon presiden PDI Perjuangan Joko Widodo hari ini dinilai bisa menjadi sentimen positif bagi pasar.