Sebanyak 200 orang perwakilan alumni mahasiswa Universitas Trisakti, Universitas Jember, ITS, ITB, UGM, Universitas Sam Ratulangi Manado dan Universitas Hasanudin Makassar juga ikut mendukung Joko Widodo (Jokowi) menjadi Capres PDIP yang bertarung dalam pilres mendatang.
Hal itu diungkapkan Amarsyah, juru bicara Komunitas Perguruan Tinggi saat menggelar aksi bersepeda sambil membawa spanduk bertuliskan Komunitas Perguruan Tinggi Pilih Jokowi, di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Minggu (11/5) pagi.
Amarsyah yang juga menjadi perwakilan dari alumni mahasiswa ITB ini, menginginkan Indonesia bisa menjadi lebih baik ke depan saat Jokowi terpilih menjadi Presiden.
Arsip terlengkap seputar kegiatan Jokowi mulai tahun 2013 hingga Jokowi Terindikasi Melindungi Koruptor.
Minggu, 11 Mei 2014
PDIP: Deklarasi Cawapres Jokowi Akan Dibicarakan dengan NasDem dan PKB
PDIP belum juga mengumumkan kandidat cawapres bagi capresnya, Joko
Widodo. Partai banteng moncong putih ini akan mengajak bicara
partai-partai yang sudah diajak kerja sama.
"Belum (akan deklarasi). Besok tanggal 12 saja baru pengumuman hasil Rekap Pileg oleh KPU. Yang pasti, waktu deklarasi capres-cawapres akan ditentukan berdasarkan komunikasi dengan Ketua Umum NasDem dan PKB," kata Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Eriko Sotarduga, Minggu (11/5/2014).
Pembicaraan hanya berkutat pada waktu deklarasi cawapres Jokowi. Soal sosok yang akan ditunjuk, sepenuhnya diserahkan pada keputusan Jokowi dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Belum (akan deklarasi). Besok tanggal 12 saja baru pengumuman hasil Rekap Pileg oleh KPU. Yang pasti, waktu deklarasi capres-cawapres akan ditentukan berdasarkan komunikasi dengan Ketua Umum NasDem dan PKB," kata Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Eriko Sotarduga, Minggu (11/5/2014).
Pembicaraan hanya berkutat pada waktu deklarasi cawapres Jokowi. Soal sosok yang akan ditunjuk, sepenuhnya diserahkan pada keputusan Jokowi dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Bertemu Ketua MUI Sulsel, Jokowi Diberi Masukan Soal Cawapres
Bakal calon presiden yang diusung PDIP, NasDem dan PKB, Joko Widodo
(Jokowi) pagi tadi bertemu dengan Ketua MUI Sulawesi Selatan (Sulsel),
Anre Gurutta Haji (AGH) Sanusi Baco. Dalam pertemuan itu, Jokowi mengaku
banyak diberi wejangan, termasuk soal cawapres.
Pertemuan itu dilakukan di Pondok Pesantren Nahdatul Ullum di Maros, Sulsel. Jokowi mengaku mendatangi Sanusi Baco untuk bersilaturrahmi.
"Kita silaturrahmi dengan Kyai Sanusi Baco, Ketua MUI Sulsel. Ya ke sana diberi tausiyah, wejangan-wejangan dan masukan banyak," kata Jokowi usai menandatangani MoU dengan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Pelabuhan Peti Kemas Makassar, Minggu (11/5/2014).
Pertemuan itu dilakukan di Pondok Pesantren Nahdatul Ullum di Maros, Sulsel. Jokowi mengaku mendatangi Sanusi Baco untuk bersilaturrahmi.
"Kita silaturrahmi dengan Kyai Sanusi Baco, Ketua MUI Sulsel. Ya ke sana diberi tausiyah, wejangan-wejangan dan masukan banyak," kata Jokowi usai menandatangani MoU dengan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Pelabuhan Peti Kemas Makassar, Minggu (11/5/2014).
Masuk Bursa Cawapres, Basis Massa Abraham Samad Masih Kurang
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad dan Wakil Presiden RI periode 2004-2009 Jusuf Kalla (JK) disebut sebagai dua nama yang bakal menjadi calon wakil presiden, mendampingi calon presiden PDIP Joko Widodo alias Jokowi.
Peneliti Pol-Tracking Arya Budi menyatakan, secara geoelektroral, Jokowi dengan Samad cocok karena pria asal Makassar itu merupakan representasi luar Jawa. Namun secara figur, Samad masih memiliki kekurangan.
"Secara figur Abraham Samad masih kurang karena basis massa dan basis politiknya yang lemah," kata Arya saat dihubungi Minggu (11/5/2014).
Peneliti Pol-Tracking Arya Budi menyatakan, secara geoelektroral, Jokowi dengan Samad cocok karena pria asal Makassar itu merupakan representasi luar Jawa. Namun secara figur, Samad masih memiliki kekurangan.
"Secara figur Abraham Samad masih kurang karena basis massa dan basis politiknya yang lemah," kata Arya saat dihubungi Minggu (11/5/2014).
Spanduk 'Jokowi Bikin Malu Orang Solo' di Tengah Demo Tolak Pencapresan
Ratusan warga Cipinang Muara Jakarta Timur menggelar aksi tetap mendukung Joko Widodo untuk menyelesaikan pekerjaannya menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Dengan kata lain, tetap mendukung jadi gubernur tapi menolak pencapresan Jokowi.
Dalam pawai mengelilingi sekitar kawasan Kanal Banjir Timur (KBT), warga juga membawa seekor kambing dan seseorang yang mengenakan topeng bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut.
Dengan kata lain, tetap mendukung jadi gubernur tapi menolak pencapresan Jokowi.
Dalam pawai mengelilingi sekitar kawasan Kanal Banjir Timur (KBT), warga juga membawa seekor kambing dan seseorang yang mengenakan topeng bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut.
Sakit Hati dengna PKB, Fans Rhoma Sumsel Tak Sudi Pilih Jokowi
Pasca-keputusan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berkoalisi dengan PDI Perjuangan (PDIP) dan membatalkan mencalonkan Rhoma Irama sebagai calon presiden (capres), para fans si Raja Dangdut, sapaan akrab Rhoma, langsung bereaksi.
Salah satu basis pendukung Rhoma di Sumatera Selatan. Mereka langsung berkomentar terkait gagalnya Rhoma nyapres. Mereka memutuskan tak bakal mendukung Joko Widodo (Jokowi) pada pemilihan legislatif (Pileg) 9 Juli mendatang.
Salah satu basis pendukung Rhoma di Sumatera Selatan. Mereka langsung berkomentar terkait gagalnya Rhoma nyapres. Mereka memutuskan tak bakal mendukung Joko Widodo (Jokowi) pada pemilihan legislatif (Pileg) 9 Juli mendatang.
Pohan: Jokowi Lugu Tapi Ambigu
Protes Capres PDI Perjuangan Jokowi terhadap melejitnya suara Partai Demokrat dari hasil rekapitulasi akhir KPU, menimbulkan sikap protes dari kader Demokrat.
Wakil Sekjen DPP Demokrat Ramadhan Pohan menilai aneh dengan sikap protes Jokowi tersebut.
"Jokowi terlalu lugu. Apanya sih kok dibilang melejit. Apa dia meragukan KPU? Dia ambigu, bingung sepertinya," kata Ramadhan, saat dihubungi, Minggu (11/5/2014).
Wakil Sekjen DPP Demokrat Ramadhan Pohan menilai aneh dengan sikap protes Jokowi tersebut.
"Jokowi terlalu lugu. Apanya sih kok dibilang melejit. Apa dia meragukan KPU? Dia ambigu, bingung sepertinya," kata Ramadhan, saat dihubungi, Minggu (11/5/2014).
Ramadhan Pohan: Jokowi Panik
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (PD), Ramadhan Pohan, menilai
komentar Jokowi soal hasil rekapitulasi suara nasional Pemilihan
Legislatif versi Komisi Pemilihan Umum yang mempertanyakan hasil suara
PD yang mencapai 10 persen sebagai tanda kepanikan.
Jokowi Dianggap Plinplan Soal Cawapres
Pengamat politik dan kebijakan publik Andrinof Chaniago menilai calon wakil presiden pendamping Joko Widodo masih berputar pada tiga nama. Mereka adalah Jusuf Kalla, Abraham Samad, dan Ryamizard Ryacudu. "Nama keempat, Mahfud Md., kadang muncul, kadang tidak," kata Andrinof saat dihubungi, Minggu (11/5/2014).
Walhasil, Andrinof menilai pernyataan Jokowi, sapaan Joko Widodo, yang menggambarkan ihwal proses pencarian wakil presiden yang mulai mengerucut tidaklah benar. Sebelumnya, saat hendak bertolak ke Manado, Jokowi menyebutkan calon wakilnya mengerucut pada dua nama, yakni Jusuf Kalla dan Abraham Samad.
Walhasil, Andrinof menilai pernyataan Jokowi, sapaan Joko Widodo, yang menggambarkan ihwal proses pencarian wakil presiden yang mulai mengerucut tidaklah benar. Sebelumnya, saat hendak bertolak ke Manado, Jokowi menyebutkan calon wakilnya mengerucut pada dua nama, yakni Jusuf Kalla dan Abraham Samad.
Deklarasi Jokowi-Yasin Sebagai 'Kakak-Adik'
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) berada di Makassar, Sulawesi
Selatan untuk menandatangani nota kesepakatan bersama (MoU) dengan
Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo. Dalam kesempatan itu,
keduanya tampak akrab dan saling memanggil adik-kakak.
"Adik saya yang saya banggakan, yang sekaligus calon presiden Indonesia. Selamat datang Bapak Jokowi di Makassar," kata Yasin Limpo.
Hal itu dikatakan Yasin saat mengawali sambutannya mengenai MOU Perdagangan Antar Pulau di Pelabuhan Peti Kemas Makassar, Minggu (11/5/2014). Dalam kerjasama ini, pihak Sulsel mengirimkan 7 kontainer beras dan 1 kontainer ikan untuk dipasarkan di Jakarta.
"Adik saya yang saya banggakan, yang sekaligus calon presiden Indonesia. Selamat datang Bapak Jokowi di Makassar," kata Yasin Limpo.
Hal itu dikatakan Yasin saat mengawali sambutannya mengenai MOU Perdagangan Antar Pulau di Pelabuhan Peti Kemas Makassar, Minggu (11/5/2014). Dalam kerjasama ini, pihak Sulsel mengirimkan 7 kontainer beras dan 1 kontainer ikan untuk dipasarkan di Jakarta.
Jokowi Sebut Yasin Limpo 'Kakak', Langsung Bikin MoU Dagang Dalam Sehari
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengadakan perjanjian nota kesepakatan bersama (MoU) Perdagangan Antar Pulau dengan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo. Kegiatan ini dilakukan di sela-sela kunjungan politik Jokowi di Makassar.
Mbah Roso Berniat ke Jakarta Serahkan Kain Tandatangan Dukung Jokowi
Relawan Jokowi Center Kabupaten Pati, menggelar aksi tanda tangan
dukungan pencapresan Jokowi di halaman Stadion Joyokusumo, Pati, Jawa
Tengah, Minggu (11/5/2014).
Koordinator Jokowi Center Kabupaten Pati Imam Suroso mengatakan, aksi tanda tangan pada 100 meter kain ini untuk mengumpulkan tanda tangan dukungan.
"Ternyata, antusiasme warga yang mendukung pencapresan Jokowi luar biasa. Mudah-mudahan, Jokowi ketika jadi presiden nanti mampu membawa Indonesia juara, seperti saat dia memimpin Solo menjadi juara tiga dunia," kata Imam Suroso.
Koordinator Jokowi Center Kabupaten Pati Imam Suroso mengatakan, aksi tanda tangan pada 100 meter kain ini untuk mengumpulkan tanda tangan dukungan.
"Ternyata, antusiasme warga yang mendukung pencapresan Jokowi luar biasa. Mudah-mudahan, Jokowi ketika jadi presiden nanti mampu membawa Indonesia juara, seperti saat dia memimpin Solo menjadi juara tiga dunia," kata Imam Suroso.
Warga Pati Galang Tanda Tangan Dukung Jokowi
Puluhan relawan pemenangan Jokowi yang tergabung dalam Jokowi Center
Kabupaten Pati, menggelar aksi pengumpulan tanda tangan di halaman
Stadion Joyokusumo, Minggu (11/5/2014).
Tanda tangan tersebut, bakal dijadikan bukti autentik warga mendukung Joko Widodo sebagai calon presiden.
Aksi tanda tangan tersebut, dibubuhkan pada selembar kain putih sepanjang 100 meter.
Tanda tangan tersebut, bakal dijadikan bukti autentik warga mendukung Joko Widodo sebagai calon presiden.
Aksi tanda tangan tersebut, dibubuhkan pada selembar kain putih sepanjang 100 meter.
Jokowi Tegaskan Tak Ada Bagi-bagi Kursi untuk PKB
Joko Widodo membantah bila kesediaan PKB mendukung PDP dan Nasdem untuk mengusung pencapresannya didasari politik transaksional. Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan koalisi ini untuk menghindari lobi politik dalam setiap kebijakan."Saya sudah bilang tidak ada bicara itu. Apakah mungkin kerja sama itu tidak bagi-bagi kursi? Dan ini yang kita tawarkan, ternyata terbukti. Dengan tidak membagi-bagi kue, kursi, menteri itu juga mau bekerja sama," ujar pria dengan panggilan Jokowi ini di Hotel Aryaduta, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (11/5/2014).
Relawan Jokowi Perkenalkan Figur Jokowi Kepada Anak Muda di Jakarta
Relawan Jokowi yang bernama For WI memperkenalkan figur Jokowi,
capres PDI-P, ke anak muda di Jakarta . Relawan yang bernama For WI itu
mejeng dengan menyebarkan ikatan kepala bertuliskan jokowi for president
dan mengajak para anak muda untuk berfoto selfie dihadapan spanduk
terbentang bewarna putih yang mendukung pencalonan presiden Jokowi.
Aksi ini dimulai pada pukul 06:00 WIB, Minggu (11/5/2014). Aksi ini masih berlangsung pada pukul 08:00 WIB. Aksi ini dilakukan oleh ratusan orang yang tergabung dalam relawan For WI.
Aksi ini dimulai pada pukul 06:00 WIB, Minggu (11/5/2014). Aksi ini masih berlangsung pada pukul 08:00 WIB. Aksi ini dilakukan oleh ratusan orang yang tergabung dalam relawan For WI.
Heboh Opini Revolusi Mental, Jokowi Diminta Santai
Pengamat politik dan kebijakan publik Andrinof Chaniago meminta calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo, santai menghadapi serangan negatif di dunia maya sebagai tanggapan tulisan Revolusi Mental. Tulisan Jokowi, sapaan Joko Widodo, itu dikritik oleh sejumlah pengguna media sosial Twitter karena dianggap bukan murni buah karya Gubernur DKI Jakarta tersebut.
"Jokowi memang bukan penulis, tapi bukan berarti dia tak punya ide dan gagasan," kata Andrinof saat dihubungi Tempo Minggu (11/5/2014).
"Jokowi memang bukan penulis, tapi bukan berarti dia tak punya ide dan gagasan," kata Andrinof saat dihubungi Tempo Minggu (11/5/2014).
Warga Cikini Tolak Jokowi Nyapres
Bila di Bundaran Hotel Indonesia (HI) ada ribuan warga Papua yang menggelar aksi mendukung Joko Widodo (Jokowi) maju sebagai capres pada Pilpres 29 April nanti, maka sikap aksi berbeda digelar ratusan warga Cipinang, Timur. Mereka justru keberatan dengan pencapresan Jokowi yang kini masih menjabat gubernur DKI.
"Intinya kami keberatan (Jokowi nyapres), karena masalah Jakarta belum beres. Karena kami sebenarnya masih sayang dia (Jokowi) menjadi Gubernur," kata warga Cikini, M Latif, kepada merdeka.com, Minggu (11/5/2014).
"Intinya kami keberatan (Jokowi nyapres), karena masalah Jakarta belum beres. Karena kami sebenarnya masih sayang dia (Jokowi) menjadi Gubernur," kata warga Cikini, M Latif, kepada merdeka.com, Minggu (11/5/2014).
Projo:Penentuan Cawapres Jokowi di Menit Akhir
Bursa calon wakil presiden PDI Perjuangan dinilai belum mengerucut ke satu nama. Menurut Koordinator Nasional Kader dan Simpatisan PDI Perjuangan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi, penyebutan nama tokoh yang seolah pasti bakal dipilih menjadi pendamping Jokowi hanya intermezzo sambil menunggu keputusan resmi. “Penentuan cawapres Jokowi di injury time,” katanya via pesan pendek pada Minggu (11/5/2014).
Ia mengatakan, tokoh yang terpilih bisa saja berubah di menit-menit akhir sehingga bukan bekas Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla atau Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad. Calon akan diputuskan dekat dengan batas akhir pendaftaran calon presiden dan wakil presiden ke Komisi Pemilihan Umum. Berdasarkan jadwal, pendaftaran dibuka pada 18 Mei sampai 20 Mei 2014.
Ia mengatakan, tokoh yang terpilih bisa saja berubah di menit-menit akhir sehingga bukan bekas Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla atau Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad. Calon akan diputuskan dekat dengan batas akhir pendaftaran calon presiden dan wakil presiden ke Komisi Pemilihan Umum. Berdasarkan jadwal, pendaftaran dibuka pada 18 Mei sampai 20 Mei 2014.
Rilis Rhoma Irama Terkait Koalisi PKB-PDIP-NasDem
PKB resmi bergabung dengan PDIP dan NasDem mengusung calon presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pemilu presiden 9 Juli nanti. Dukungan itu diputuskan dalam rapat Dewan Syuro PKB di Jombang, Jawa Timur.
Ini Kata Tweeps Soal Revolusi Mental Jokowi
Beragam tanggapan muncul dari pengguna Twitter tentang tulisan calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo, berjudul Revolusi Mental di sebuah koran nasional.
Banyak tweeps, sebutan pengguna jejaring sosial micro blogger itu, yang mencibir tulisan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Sebagai contoh Heriady Hrd, pemilik akun @heri015, yang mempertanyakan makna Revolusi Mental. "Revolusi mental? Termasuk mental plin plan, sekarang bilang itu besok ini, termasuk mental jongos, apa-apa tanya Bu Mega," tulisnya seperti dikutip Tempo, Minggu (11/5/2014).
Banyak tweeps, sebutan pengguna jejaring sosial micro blogger itu, yang mencibir tulisan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Sebagai contoh Heriady Hrd, pemilik akun @heri015, yang mempertanyakan makna Revolusi Mental. "Revolusi mental? Termasuk mental plin plan, sekarang bilang itu besok ini, termasuk mental jongos, apa-apa tanya Bu Mega," tulisnya seperti dikutip Tempo, Minggu (11/5/2014).
Muhaimin Yakin Jokowi Menang karena Nahdliyin-Marhaen Bersatu
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meyakini koalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bakal efektif untuk memenangkan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 9 Juli 2014.
Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, keyakinan itu berdasarkan fakta kedua partai sama-sama memiliki basis massa riil. PKB memiliki basis massa Nahdliyin (NU) dan PDIP memiliki kaum marhaen.
Kedua basis massa tersebut secara struktur sosial mendominasi kalangan masyarakat, khususnya di pulau Jawa.
Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, keyakinan itu berdasarkan fakta kedua partai sama-sama memiliki basis massa riil. PKB memiliki basis massa Nahdliyin (NU) dan PDIP memiliki kaum marhaen.
Kedua basis massa tersebut secara struktur sosial mendominasi kalangan masyarakat, khususnya di pulau Jawa.
Jokowi Diminta Buka Dialog Jakarta-Papua
Capres Joko Widodo (Jokowi) yang diusung PDIP diminta membuka dialog antara Jakarta dan Papua, apabila kelak terpilih menjadi presiden pada periode berikutnya.
Deklarator Komunitas Relawan Peduli Papua Bangkit, Benny Lefan, mengatakan dengan adanya dialog antara pemerintah pusat dan masyarakat di pedalaman Papua maka pemerintah diharapkan mampu menyerap semua aspirasi warga setempat.
Deklarator Komunitas Relawan Peduli Papua Bangkit, Benny Lefan, mengatakan dengan adanya dialog antara pemerintah pusat dan masyarakat di pedalaman Papua maka pemerintah diharapkan mampu menyerap semua aspirasi warga setempat.
Warga Papua Dukung Jokowi Sebab Ingin Tutup Penambangan Freeport
Warga Papua yang tinggal di Jakarta beraksi di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Mereka mendukung pencapresan Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2014 nanti. Mereka juga yakin Jokowi, capres PDIP itu bakal menang satu putaran pada Pilpres 9 Juli nanti.
Aksi dukungan bagi Jokowi itu, diadakan oleh warga Papua yang mengatasnamakan dirinya Komunitas Relawan Peduli Papua Bangkit di tengah kerumunan warga ibu kota yang berolahraga saat Car Free Day di bundaran HI.
Aksi dukungan bagi Jokowi itu, diadakan oleh warga Papua yang mengatasnamakan dirinya Komunitas Relawan Peduli Papua Bangkit di tengah kerumunan warga ibu kota yang berolahraga saat Car Free Day di bundaran HI.
Kegiatan Jokowi di Sulsel Hari Ini
Setelah melakukan gerak jalan pagi bersama warga Makassar, Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan bertemu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel AGH Sanusi Baco, Minggu (11/5/2014) pagi ini.
Visa-visi Jokowi Akan Diterbitkan di Media Cetak
Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan (PDIP) Joko Widodo (Jokowi)
membenarkan tulisan dengan judul 'Revolusi Mental' dalam kolom opini
salah satu media cetak pada, Sabtu (10/5), adalah karyanya. Rencananya
dia akan melakukan hal itu secara terus menerus.
Kampanye Hitam Marak, Seknas Jokowi Tetap Solid
Menanggapi kampanye hitam yang makin marak terhadap Jokowi, presidium
Seknas Jokowi Dadang Juliantara memberi instruksi kepada para relawan
di 30 provinsi dan 100 kabupaten se Indonesia untuk tetap bersikap
santun dan bekerja keras. “Sebagaimana pesan tulisan tangan Jokowi
kepada Seknas di buku ‘Indonesia Memilih Jokowi’ terbitan PT Gramedia,”
ujarnya, Minggu (11/5/2014).
Ditemui di Jalan Brawijaya, Jakarta Dadang mengatakan, meski elektabilitas Jokowi tak tergoyahkan, tapi relawan Seknas tidak terlena dan berpuas diri seolah sudah merasa menang. Kepengurusan yang sudah terbentuk harus tetap dijaga dan dikembangkan hingga ke tingkat kecamatan.
Ditemui di Jalan Brawijaya, Jakarta Dadang mengatakan, meski elektabilitas Jokowi tak tergoyahkan, tapi relawan Seknas tidak terlena dan berpuas diri seolah sudah merasa menang. Kepengurusan yang sudah terbentuk harus tetap dijaga dan dikembangkan hingga ke tingkat kecamatan.
Pendamping Jokowi akan Jadi Bakal Cawapres PKB dan Nasdem Juga
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI Perjuangan) Megawati Soekarnoputri akan menjadi pemimpin kerjasama politik sejumlah partai politik yang mengusung Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden RI. Termasuk bertanggung jawab untuk memilih siapa bakal cawapres yang akan diusung koalisi PDI Perjuangan-Nasdem-PKB untuk dipasangkan dengan Jokowi.
"Mengenai cawapres Pak Jokowi, tentu cawapres PDI-P adalah cawapres PKB dan Partai Nasdem. Kita tak bicara siapa namanya," kata Ketua DPP PKB, Marwan Jafar, di Makassar, Minggu (11/5/2014).
"Mengenai cawapres Pak Jokowi, tentu cawapres PDI-P adalah cawapres PKB dan Partai Nasdem. Kita tak bicara siapa namanya," kata Ketua DPP PKB, Marwan Jafar, di Makassar, Minggu (11/5/2014).
Langganan:
Postingan (Atom)





















