Senin, 09 Desember 2013

Menurut Feng Shui, Jokowi Pasti Menjadi Presiden RI ke-7

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) memang belum menegaskan secara resmi akan mencalonkan diri sebagai kandidat capres untuk Pipres 2014.
Tapi banyak kalangan yang menjagokan pria asal Solo itu untuk ikut bertanding. Apalagi, dari analisis Ba Zi atau astrologi China, Jokowi punya kans besar untuk memenangi Pilpres. Hanya, ada syarat-syarat tertentu yang mesti dipenuhi.
Menurut perhitungan Mas Dian, MRE, pakar feng shui, Jokowi yang punya tanggal kelahiran 21 Juni 1961 itu punya bintang langit yang cukup bagus pada 2014. Sebagai pria bershio Kerbau,

Jokowi: Kita Perlu Banyak Mengubah Sistem

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berharap agar sistem kerja di Pemprov DKI Jakarta bisa menjadi lebih transparan agar birokrasi menjadi bersih dan sehat.
Hal itu dikatakan Jokowi usai peringati Hari Antikorupsi Sedunia dengan tema 'Mewujudkan Indonesia yang Bersih, Transparan Tanpa Korupsi' di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/12/2013).
"Kita memang perlu banyak merubah sistem. Banyak harus membenahi sistem. Perbaiki sistem," kata Jokowi.

PDIP Telah Siapkan Wakil Gubernur DKI Pengganti Ahok


Dorongan yang sangat keras dari sejumlah kalangan agar Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) untuk maju sebagai capres di Pemilu 2014, memunculkan berbagai skenario perubahan pimpian DKI Jakarta yang tentu akan diambil alih oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) jika Jokowi maju capres dan berhasil menjadi presiden.
"Menurut Undang-undang memang wakilnya yang maju jika gubernurnya tak bisa melanjutkan masa jabatannya," kata Ketua DPP PDIP Trimedya Panjaitan saat dihubungi, Senin (9/12/2013).

Jokowi Peringati Hari Antikorupsi di Taman Suropati


Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengadiri peringatan Hari Anti Korupsi se-Dunia di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat. Acara ini dihadiri oleh Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) DKI, masyarakat, guru dan pelajar SD.
Jokowi tiba di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat pukul 07.45 WIB, Senin (9/12/2013). Jokowi yang mengenakan kaos kerah berwarna putih bertuliskan, 'Mewujudkan Indonesia Bersih, Transparan Tanpa Korupsi', membuka acara diskusi pada pukul 07.55 WIB.

Diplomasi Mie Belitung: Mega dari Meja Jokowi ke Meja Ahok


Suasana santap Mie Bangka dan Sayur Lodeh di rumah Megawati Soekarnoputri Minggu (8/12/2013) berlangsung cukup hangat. Megawati bahkan sempat berpindah meja, dari meja yang ditempati Joko Widodo (Jokowi) ke meja yang ditempati Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Saya satu table sama Pak Ahok, dan Bu Mega satu table sama Jokowi. Tapi Bu Mega juga pindah tempat ke table Pak Ahok," kata Ketua DPP PDIP Trimedya Pandjaitan saat dihubungi, Senin (9/12/2013).

Diplomasi Mie Belitung: Mega Bahas Kesiapan Ahok Gantikan Jokowi di DKI?

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sempat menyatakan siap memimpin Jakarta jika Jokowi nyapres. Setelah pernyataan itu, Megawati mengundang Ahok makan siang bersama. Ada apa gerangan?
"Itu cuma Bu Mega yang tahu," jawab Ketua DPP PDIP Trimedya Panjaitan saat dihubungi, Senin (9/12/2013).
Memang tak biasanya Ahok yang notabene politikus Partai Gerindra diundang ke rumah Megawati, biasanya hanya Gubernur DKI Jakarta Joko WIdodo (Jokowi) yang berkunjung.

Minggu, 08 Desember 2013

Wacanakan Rhoma Duet dengan Jokowi, Gaya Politisi Lama

Wacana duet Rhoma Irama-Joko Widodo (Jokowi) pada pemilu 2014 mendapatkan reaksi. Pernyataan Rhoma untuk berpasangan dengan Gubernur DKI Jakarta itu dianggap sebagai politisi yang pragmatis.
"Terlalu, menunjukkan Rhoma tidak beda dengan politisi pada umumnya politisi cenderung pragmatis," kata Pengamat Politik Burhanudin Muhtadi di Jakarta, Minggu (8/12/2013).

PDIP Cuma Manfaatkan Kepopuleran, Tapi Tak Pernah Bantu Jokowi

Semenjak menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, nama Joko Widodo (Jokowi) kian meroket di berbagai survei. Popularitas PDI Perjuangan sebagai partai pengusung, turut terdongkrak naik.
"Sekarang saja sumbangnya dapat dihitung. Lihat saja persentase PDI Perjuangan pada pemilu 2009 kan suaranya belum melambung tinggi. Setelah ada Jokowi popularitas PDIP kan naik drastis," kata pengamat politik Arbi Sanit di TIM, Jakarta, Minggu, (8/13/2013).

Cerita Teten Soal Makan Siang di Rumah Mega Bersama Jokowi dan Ahok

Teten Masduki salah satu yang diundang Megawati untuk makan siang bersama di Jl Teuku Umar, Jakarta. Pegiat antikorupsi yang juga pernah maju menjadi Cawagub Jabar ini mengaku dalam jamuan makan siang itu tak ada hal khusus yang dibicarakan.
"Ini makan siang masakan Ahok, makan mie Bangka," kata Teten saat berbincang dengan detikcom, Minggu (8/12/2013).

Komentar Penonton Kirab Budaya

Penampilan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan Wakilnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di atas kereta kencana menghibur warga Jakarta. Salah seorang pengunjung bernama Umi (39) mengaku senang bisa melihat Jokowi-Ahok dengan kostum raja.
"Senang punya pemimpin yang bisa menghibur rakyatnya, sampai pakai kostum begitu," ujar Umi kepada wartawan, Minggu (8/12/2013).

Ketika Kuda Kereta Kencana Jokowi-Ahok Sempat 'Mengamuk' karena Kamera

Ribuan warga DKI Jakarta tumpah ruang di kawasan Monas untuk memotret Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan Wakilnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengendarai kereta kencana. Sayangnya, flash atau kilatan cahaya dari kamera warga, membuat kuda yang mengawal Jokowi Ahok sempat 'mengamuk' 2 kali saat pawai.
Para satpol PP dan pengawal yang mengelilingi kereta kencana Jokowi-Ahok memberikan peringatan bagi para warga agar tak menggunakan flash kamera. Namun, peringatan ini masih tak digubris sebagian warga.

Usai Makan Mie Bilitung, Jokowi-Ahok Naik Kereta Kencana


Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan dan wakilnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali duduk bersama. Setelah di meja makan di rumah Megawati, kini bersama duduk di kereta kencana. Jokowi menjadi kusir dan Ahok duduk mendampingi di sebelahnya.
Dalam acara kirab budaya keraton yang digelar di Monas, Minggu (8/12/2013) itu, Jokowi dan Ahok kompak memakai baju betawi ala Pangeran Jayakarta.

Teka Teki Mie Belitung dan Sayur Lodeh di Rumah Mega

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan wakilnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kompak datang untuk makan siang di rumah Megawati Soekarno Putri. Ahok ternyata punya misi khusus untuk Mega. Apa itu?
"Bu Mega katanya sudah lama nggak makan bakmi Belitung. Ya sudah saya yang ke sini aja, saya bawa ibu dan tante. Kita masak mi Belitung di sini," ujar Ahok di kediaman Mega di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Minggu (8/12/2013).

Keluar dari Rumah Mega Barengan, Jokowi-Ahok: Ini Urusannya Makan Mie

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan wakilnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) keluar bersamaan usai jamuan santap siang di rumah Megawati di Jl Teuku Umar, Jakarta Pusat. Keduanya tampak santai dan menebar senyum. Tak ada yang khusus dalam jamuan makan siang ini. Termasuk pembicaraan Capres atau soal DKI 1.
"Ini urusannya makan mie," kata Jokowi di kediaman Mega, Minggu (8/12/2013).

Bara Jokowi Beraksi di Monas

Dukungan terhadap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) agar menjadi presiden terus menguat. Di sela-sela festival keraton sedunia di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, muncul Barisan Relawan Jokowi Presiden 2014. Mereka membentangkan spanduk sepanjang 6 meter bergambar wajah Jokowi. Lokasinya berjarak sekitar 15 meter dari ruang pameran kereta kencana dalam festival keraton.
Relawan Jokowi memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk dukungan agar Jokowi menjadi presiden dalam pemilihan presiden 2014.

Diplomasi Mie Belitung

Biasanya Megawati Soekarnoputri hanya berakhir pekan bersama kader terbaiknya Joko Widodo (Jokowi), namun kali ini, Mega juga mengajak wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan beberapa tokoh ke rumahnya. Ada apakah gerangan?
Pantauan di lokasi, Minggu (7/12/2013), Jokowi tiba di rumah Megawati Jalan Teuku Umar, Jakarta, pukul 11.54 WIB dengan menggunakan baju kemeja putih khasnya. Usai memasuki kediaman Mega pintu pagar langsung ditutup oleh petugas.

Jokowi Pantau Simulasi Penanggulangan Banjir di Waduk Pluit

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) hadiri acara simulasi penanggulangan bencana di Waduk Pluit, Jakarta Utara. Acara simulasi tersebut merupakan acara yang diadakan BNPB Pusat dan BNPB DKI Jakarta.
Jokowi hadir di Waduk Pluit menggunakan mobil Land Cruiser warna hitam B 1961 RFR. Jokowi datang menggunakan kaos lengan panjang bewarna merah-putih. Kedatangan Jokowi seperti biasa disambut dengan meriah oleh warga sekitar.

PBB Deklarasikan Yusril Capres untuk Dongkrak Elektabilitas Partai

Partai Bulan Bintang mendeklarasikan ketua majelis syuronya, Yusril Ihza Mahendra, sebagai calon presiden 2014, Minggu 8 Desember 2013. Seiring dengan itu, PBB mulai menjaring aspirasi di internal partai terkait tokoh yang hendak dipasangkan dengan Yusril sebagai calon wakil presiden. Dua orang yang diminati oleh Yusril ternyata adalah, Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) atau Puan Maharani Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang merupakan putri kandung Megawati Soekarnoputri.

Sabtu, 07 Desember 2013

Dosen Universitas Bengkulu: Jokowi Tak Pernah Jadi Imam


Sosok Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) memang terus mengundang simpati warga masyarakat, tak hanya di Jakarta, namun juga di berbagai daerah.
Saat ini, ketika muncul desakan agar ia menjadi presiden, ternyata ada lapisan masyarakat yang menginginkan mantan Wali Kota Solo ini sesekali memimpin shalat atau menjadi imam di salah satu masjid (meskipun sesungguhnya Jokowi telah berkali-kali melakukannya, lihat foto-foto dokumentasi berikut).
"Jokowi luar biasa sebagai calon presiden dari cara kerja, ketegasan, dan lain-lain namun sayangnya, tidak pernah masyarakat melihat dia sesekali memimpin shalat atau menjadi imam di masjid," kata salah seorang dosen Universitas Bengkulu, Lamhir Syam Sinaga, Sabtu (7/12/2813).

Investor Asing Ingin Dengar Jokowi Pidato dalam Bahasa Inggris

Pemberitaan di berbagai media massa yang selalu masif positif, ketenaran Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) membahana ke seluruh penjuru dunia. Hal ini membuat warga negara asing penasaran. Bahkan, pada beberapa acara seminar tentang ekonomi Indonesia mengundang politikus kondang itu, ada beberapa investor asing jauh-jauh datang hanya ingin bertemu Jokowi.
"Ada acara kita mengundang pak Jokowi untuk sesi sore, tapi setelah ditunggu-tunggu tidak datang.

Mulai Tahun 2014 IMB Wajib Sumur Resapan

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) akan memperketat pembangunan sumur resapan di Jakarta, mulai tahun 2014 yang akan datang.
Jokowi ini akan menahan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) bagi Mal maupun Apartemen yang tak menyertakan pembuatan sumur resapan saat pembangunannya.
"Bikin sumur resapan mudah dan murah kok. Kita akan tegas. Yang penting air bisa masuk ke dalam tanah," kata Jokowi, Sabtu (7/12/2013).

Jokowi Bingung Pilih Sekda

Hampir sepuluh bulan, kursi Sekda Provinsi DKI Jakarta dibiarkan kosong. Kontan saja baik DPRD maupun elemen masyarakat menilai Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) bingung memilih sekda. Padahal kekosongan sekda berpengaruh pada pelayanan kepada warga.
Agar pelayanan tak terganggu, Jokowi didesak segera memilih sekda baru, sehingga roda pemerintahan tidak terganggu. “Kenapa harus bingung, pilih saja diantara pejabat yang sudah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan,” tegas Wakil Ketua DPRD Triwitjaksana, Sabtu (7/12/2013).

Jokowi Muncul di Kerumunan Festival Keraton

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menghadiri rangkaian acara pagelaran agung pada Festival Keraton Sedunia, Sabtu (7/12/2013). Jokowi hadir pada pukul 16.40 dengan mengenakan pakaian khasnya, kemeja putih lengan panjang yang digulung sesikut, celana panjang hitam, dan sepatu kets coklat.
Sebelumnya, Jokowi diketahui bertolak ke Solo pada hari ini untuk menghadiri acara wisuda putrinya di Universitas Negeri Solo. Festival Keraton sendiri sebelumnya sudah dibuka oleh Jokowi pada Jumat (5/12/2013), lalu dengan dirinya berpenampilan seperti raja.

Jokowi Belum Putuskan Naik Kuda Atau Kereta Kencana

Menjelang pelaksanaan Kirab Budaya Keraton yang digelar di Monas, Jakarta Pusat, pada Minggu (8/12/2013), Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) masih bimbang, apakah akan naik kuda atau kereta kencana. Menurutnya, pilihan itu masih akan diputuskan sebelum kirab budaya berlangsung.
"Saya belum tahu, mau naik kuda apa kereta kencana. Semua sudah siap, kita lihat saja besok," kata Jokowi usai menghadiri prosesi wisuda putrinya, Kahiyang Ayu (22) di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (7/12/2013).
Jokowi mengatakan persiapan arak-arakan Kirab Budaya Pagelaran Agung Keraton Sedunia sudah matang. Menurut Jokowi, pada kirab budaya nanti, ada 30 kereta kencana yang akan digunakan oleh para raja keraton nusantara dan mancanegara.

Jokowi Takkan Paksa Putrinya ke Jakarta Sehabis Lulus Kuliah

Istri Gubernur DKI Jakarta, Iriana Jokowi tak akan memaksa putrinya Kahiyang Ayu (22), ikut kedua orangtuanya ke Jakarta usai menyelesaikan kuliahnya di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Ayang, panggilan putri kedua Jokowi tersebut, diberikan kebebasan penuh untuk memilih tempat tinggal dan pekerjaan nantinya.
Hal tersebut dikemukakan oleh Iriana Jokowi pada saat mengahdiri prosesi wisuda putrinya, Kahiyang Ayu.

Jokowi Bikin Gaduh di UNS

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara wisuda putrinya yang bernama Kahiyang Ayu di kampus Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo, Sabtu, (7/12/2013).
Kahiyang Ayu adalah anak Jokowi nomor dua tersebut lulus dari Fakultas Ilmu dan Teknologi Pangan UNS dengan Indek Prertasi Kumulatif (IPK) 3,12.

Jokowi Tiba di UNS

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) pagi ini Sabtu, (7/12/2013) menghadiri prosesi wisuda Universitas Sebelas Maret (UNS) periode II tahun akademik 2013/2014.
Kehadiran Jokowi bukan untuk memberikan orasi ilmiah atau pidato kepada para wisudawan.
Jokowi datang ke UNS untuk menghadiri prosesi wisuda putrinya, Kahiyang Ayu (22), yang akrab disapa Ayang.