Menjelang sore hari, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) memulai
blusukan. Saat menuju ke Kali Pakin, kendaraan Jokowi terjebak
kemacetan.
Jokowi menggunakan mobil Toyota Land Cruiser bernopol B
1961 RFR meninggalkan Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan,
Jakarta Pusat, Senin (22/4/2013).
Mobil Jokowi bergerak ke arah Jl Gunung Sahari, lalu belok ke Jl Lodan Raya.
Tiba-tiba
mobil Jokowi terjebak macet selama hampir setengah jam. Mobil Jokowi
diadang mobil kontainer dan di sisi kanan ada truk.
Mobil orang nomor satu di Jakarta itu terkunci tidak bergerak selama setengah jam.
Melihat
kemacetan tidak kunjung terurai, 2 staf Jokowi turun tangan. Dua pria
berpakaian safari warna hitam sibuk mengurai kemacetan.
Akhirnya mobil Jokowi meluncur dengan lancar memasuki Pelabuhan Sunda Kelapa.
Namun
kemacetan lagi-lagi mengadang Jokowi tepat di depan Galangan VOC, Jl
Pakin, Jakarta Utara. Informasi sementara, Jokowi akan meninjau Kali
Pakin.
Kali Pakin merupakan kali yang dinormalisasi di Jakarta.
Kali itu dikeruk hingga kedalamannya menjadi 5 meter. Ini bertujuan agar
air yang melewati sungai tersebut bisa mengalir lancar hingga ke waduk
Pluit. Ini. Bertujuan agar peristiwa banjir di sekitar Waduk Pluit
Januari 2013 tidak terulang kembali.
Sumber :
news.detik.com
Arsip terlengkap seputar kegiatan Jokowi mulai tahun 2013 hingga Jokowi Terindikasi Melindungi Koruptor.
Senin, 22 April 2013
Jokowi Bangun 85 Rumah Deret Percontohan di Tanah Tinggi
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi)
siap membangun 85 rumah deret percontohan dalam rangka penataan kawasan rawan kebakaran di Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru,
Jakarta Pusat,
"38 (Perkampungan) proses semuanya. Pertama nanti Tanah Tinggi sebagai contoh dulu. Hari ini sudah diberikan gambarnya, langsung kerjakan" kata Jokowi.
Hal ini disampaikan Jokowi di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2013).
Menurut dia, sedikitnya 80 hingga 85 rumah deret bakal dibangun.
"Soalnya di situ jumlahnya tidak banyak, hanya 80 sampai 85 rumah deret" ujar dia.
Kampung apa nanti namanya, Pak?
"Kampung kebakaran. Hahaha.... Ya kayak deretlah, bukan kampung deret, tapi rumah deret," jawab Jokowi.
Sumber :
news.detik.com
Berita Serupa :
- megapolitan.kompas.com : "Tanah Tinggi, Lokasi Pertama yang Ditata Jokowi"
- merdeka.com : "Jokowi janji sulap Tanah Tinggi jadi contoh penataan kampung"
"38 (Perkampungan) proses semuanya. Pertama nanti Tanah Tinggi sebagai contoh dulu. Hari ini sudah diberikan gambarnya, langsung kerjakan" kata Jokowi.
Hal ini disampaikan Jokowi di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2013).
Menurut dia, sedikitnya 80 hingga 85 rumah deret bakal dibangun.
"Soalnya di situ jumlahnya tidak banyak, hanya 80 sampai 85 rumah deret" ujar dia.
Kampung apa nanti namanya, Pak?
"Kampung kebakaran. Hahaha.... Ya kayak deretlah, bukan kampung deret, tapi rumah deret," jawab Jokowi.
Sumber :
news.detik.com
Berita Serupa :
- megapolitan.kompas.com : "Tanah Tinggi, Lokasi Pertama yang Ditata Jokowi"
- merdeka.com : "Jokowi janji sulap Tanah Tinggi jadi contoh penataan kampung"
Jokowi: Lurah Lama Kalau Sampai Nggak Terpilih Lagi Kebangetan
Lelang jabatan lurah dan camat masih dalam proses. Bagi Gubernur DKI
Jakarta Joko Widodo (Jokowi), lurah lama memiliki peluang besar terpilih
karena menguasai masalah dan wilayah.
Pria asli Solo ini bahkan sudah menyiapkan tempat bagi lurah-lurah yang nantinya gagal dalam seleksi.
"Kita sudah siapkan plan-nya untuk menuju ke tempat yang lain. Tapi menurut saya mestinya lurah dan camat yang lama itu lebih daripada yang baru daftar, karena menguasai masalah dan wilayah. Kalau sampai nggak terpilih berarti sudah kebangeten," papar Jokowi.
Hal ini disampaikan Jokowi di Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2013).
Menurut Jokowi, reformasi birokrasi salah satunya bisa dimulai dari seleksi dan promosi jabatan secara terbuka.
"Artinya menunjukkan prestasi dulu baru kita memberikan sesuatu. Kalau remunerasi itu, kita memberikan sesuatu dulu, baru disuruh berprestasi. Kalau yang ini kan berbeda," ujar dia.
Kelebihan kedua, kata Jokowi, seleksinya terbuka. Selain itu, ada assessment, dan tahapan psikotes.
"Kita jadi ngerti staf tertentu cocok di sebelah mana, kekurangannya apa dan ini terbuka. Apalagi proses seleksi memang baru. Mudah-mudahan kita dapatkan yang punya kemampuan dan kompetensi," kata Jokowi.
Sumber :
news.detik.com
Pria asli Solo ini bahkan sudah menyiapkan tempat bagi lurah-lurah yang nantinya gagal dalam seleksi.
"Kita sudah siapkan plan-nya untuk menuju ke tempat yang lain. Tapi menurut saya mestinya lurah dan camat yang lama itu lebih daripada yang baru daftar, karena menguasai masalah dan wilayah. Kalau sampai nggak terpilih berarti sudah kebangeten," papar Jokowi.
Hal ini disampaikan Jokowi di Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2013).
Menurut Jokowi, reformasi birokrasi salah satunya bisa dimulai dari seleksi dan promosi jabatan secara terbuka.
"Artinya menunjukkan prestasi dulu baru kita memberikan sesuatu. Kalau remunerasi itu, kita memberikan sesuatu dulu, baru disuruh berprestasi. Kalau yang ini kan berbeda," ujar dia.
Kelebihan kedua, kata Jokowi, seleksinya terbuka. Selain itu, ada assessment, dan tahapan psikotes.
"Kita jadi ngerti staf tertentu cocok di sebelah mana, kekurangannya apa dan ini terbuka. Apalagi proses seleksi memang baru. Mudah-mudahan kita dapatkan yang punya kemampuan dan kompetensi," kata Jokowi.
Sumber :
news.detik.com
Cari pengganti 4 pejabat DKI yang kosong, Jokowi surati DPRD
Kekosongan empat jabatan eselon II di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta
saat ini, menurut Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) telah
melayangkan surat kedua kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
DKI Jakarta, terkait rekomendasi pengangkatan keempat posisi yang kosong
tersebut.
"Sudah saya saya surati lagi, sudah surat ke-dua. Hari ini mau saya layangkan surat lagi. Ini sebetulnya bukan persetujuan, tapi pertimbangan. Tapi etika saya masih menyurati lagi yang ke-dua," ujar Jokowi di Kantor Balai Kota, Jakarta, Senin (22/4/2013).
Jokowi menjelaskan bahwa dirinya hanya ingin mengikuti prosedur pengangkatan keempat pejabat eselon II itu. Oleh sebab itu, dia mengharapkan DPRD DKI segera memberikan surat rekomendasi kepada calon yang telah diajukan Pemprov DKI.
Jokowi menambahkan kekosongan jabatan itu tidak akan mempengaruhi roda pemerintahan Ibu Kota.
Keempat posisi jabatan yang kosong adalah Wali Kota Jakarta Barat karena Burhanuddin mengundurkan diri setelah mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) 2014 DPRD DKI Jakarta dari Partai Gerinda. Kemudian Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Sukarno yang telah memasuki masa pensiun sejak 1 April 2013 lalu. Selanjutnya adalah Wali Kota Jakarta Selatan yang sebelumnya dijabat oleh Anas Effendi dan dimutasi sebagai Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah. Terakhir adalah posisi Sekretaris Kota Jakarta Timur yang kosong setelah Husein Murad dipromosikan menjadi Wakil Wali Kota Jakarta Timur.
Sementara itu menurut Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana, pihaknya belum memberikan jawaban karena belum sempat membahas pengajuan nama bakal calon wali kota yang diajukan. Ia berjanji akan mempercepat proses pemilihan jabatan wali kota tersebut.
"Belum sempat dibahas, nanti kami bahas disetujui atau tidak. Kalau nama yang rekomendasikan tidak disetujui, akan dicari nama lainnya," kata Triwisaksana.
Sementara waktu, kekosongan jabatan wali kota diisi oleh pelaksana tugas (Plt) untuk masing-masing wilayah. Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Syamsudin Noor ditunjuk sebagai Plt Wali Kota Jakarta Selatan. Sementara untuk wilayah Jakarta Barat, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan Sylviana Murni ditunjuk sebagai Plt Wali Kota Jakarta Barat.
Berita Serupa :
- megapolitan.kompas.com : "Lambatnya DPRD Bikin Jokowi Gemas"
- news.detik.com : "Tanya Nasib Wali Kota, Jokowi Surati DPRD Lagi"
"Sudah saya saya surati lagi, sudah surat ke-dua. Hari ini mau saya layangkan surat lagi. Ini sebetulnya bukan persetujuan, tapi pertimbangan. Tapi etika saya masih menyurati lagi yang ke-dua," ujar Jokowi di Kantor Balai Kota, Jakarta, Senin (22/4/2013).
Jokowi menjelaskan bahwa dirinya hanya ingin mengikuti prosedur pengangkatan keempat pejabat eselon II itu. Oleh sebab itu, dia mengharapkan DPRD DKI segera memberikan surat rekomendasi kepada calon yang telah diajukan Pemprov DKI.
Jokowi menambahkan kekosongan jabatan itu tidak akan mempengaruhi roda pemerintahan Ibu Kota.
Keempat posisi jabatan yang kosong adalah Wali Kota Jakarta Barat karena Burhanuddin mengundurkan diri setelah mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) 2014 DPRD DKI Jakarta dari Partai Gerinda. Kemudian Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Sukarno yang telah memasuki masa pensiun sejak 1 April 2013 lalu. Selanjutnya adalah Wali Kota Jakarta Selatan yang sebelumnya dijabat oleh Anas Effendi dan dimutasi sebagai Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah. Terakhir adalah posisi Sekretaris Kota Jakarta Timur yang kosong setelah Husein Murad dipromosikan menjadi Wakil Wali Kota Jakarta Timur.
Sementara itu menurut Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana, pihaknya belum memberikan jawaban karena belum sempat membahas pengajuan nama bakal calon wali kota yang diajukan. Ia berjanji akan mempercepat proses pemilihan jabatan wali kota tersebut.
"Belum sempat dibahas, nanti kami bahas disetujui atau tidak. Kalau nama yang rekomendasikan tidak disetujui, akan dicari nama lainnya," kata Triwisaksana.
Sementara waktu, kekosongan jabatan wali kota diisi oleh pelaksana tugas (Plt) untuk masing-masing wilayah. Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Syamsudin Noor ditunjuk sebagai Plt Wali Kota Jakarta Selatan. Sementara untuk wilayah Jakarta Barat, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan Sylviana Murni ditunjuk sebagai Plt Wali Kota Jakarta Barat.
Berita Serupa :
- megapolitan.kompas.com : "Lambatnya DPRD Bikin Jokowi Gemas"
- news.detik.com : "Tanya Nasib Wali Kota, Jokowi Surati DPRD Lagi"
Jokowi Bagi Bagi Batik Untuk Seragam Wartawan Hari Kamis
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) memang penuh kejutan. Kali
ini, Jokowi membagikan oleh oleh baju batik lengan pendek warna warni untuk para
wartawan.
Oleh oleh dari Solo tersebut awalnya dibawa oleh seorang staf Jokowi ke ruang ballroom Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2013).
Tumpukan batik itu dikemas dalam kantong plastik warna hitam. Modelnya pun ada untuk kemeja laki-laki dan kemeja perempuan dengan berbagai ukuran S hingga XL.
Satu per satu wartawan menerima oleh oleh tersebut.
"Asyiiik. Terimakasih, Pak," kata para wartawan kegirangan. Jokowi senyam senyum melihat ulah para pencari berita itu.
"Ini saya kan habis dari Solo. Beli di pasar" kata Jokowi yang mengenakan stelan jas warna hitam dan dasi warna merah itu.
Beli di mana batiknya, Pak? "Kampung batik Kauman," jawab Jokowi sambil tersenyum.
Jokowi berpesan agar batik itu dipakai oleh wartawan. "Ini buat dipakai Hari Kamis," kata Jokowi.
Sumber :
news.detik.com
Oleh oleh dari Solo tersebut awalnya dibawa oleh seorang staf Jokowi ke ruang ballroom Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2013).
Tumpukan batik itu dikemas dalam kantong plastik warna hitam. Modelnya pun ada untuk kemeja laki-laki dan kemeja perempuan dengan berbagai ukuran S hingga XL.
Satu per satu wartawan menerima oleh oleh tersebut.
"Asyiiik. Terimakasih, Pak," kata para wartawan kegirangan. Jokowi senyam senyum melihat ulah para pencari berita itu.
"Ini saya kan habis dari Solo. Beli di pasar" kata Jokowi yang mengenakan stelan jas warna hitam dan dasi warna merah itu.
Beli di mana batiknya, Pak? "Kampung batik Kauman," jawab Jokowi sambil tersenyum.
Jokowi berpesan agar batik itu dipakai oleh wartawan. "Ini buat dipakai Hari Kamis," kata Jokowi.
Sumber :
news.detik.com
Jokowi Minta Pelajar SLTP Stop Corat Coret Seragam
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) berdoa agar semua pelajar tingkat SLTP yang
mengikuti ujian nasional (UN) lulus. Selain itu, Jokowi juga berpesan agar tradisi corat coret
seragam sekolah dihentikan.
"Harapannya lulus semua, baik semua" kata Jokowi di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2013).
Menurut dia, pelaksanaan UN tingkat SLTP di Jakarta berjalan lancar. "Nggak ada laporan. Kalau nggak ada laporan berarti dah berjalan dengan baik," ujar dia.
Jokowi juga berencana mengumpulkan siswa siswi SLTP di Jakarta seperti di SMU beberapa waktu yang lalu.
"Perlakuannya sama. Ya bolehlah satu, dua, tiga, empat, lima, enam nggak apa-apa. Untuk memunculkan tradisi baru. Setelah UN nggak ada coret coret. Kalau dulu yang coret coret seribu, sekarang bisa cuma satu, dua, syukur-syukur nggak ada sama sekali," kata Jokowi.
Sumber :
news.detik.com
"Harapannya lulus semua, baik semua" kata Jokowi di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2013).
Menurut dia, pelaksanaan UN tingkat SLTP di Jakarta berjalan lancar. "Nggak ada laporan. Kalau nggak ada laporan berarti dah berjalan dengan baik," ujar dia.
Jokowi juga berencana mengumpulkan siswa siswi SLTP di Jakarta seperti di SMU beberapa waktu yang lalu.
"Perlakuannya sama. Ya bolehlah satu, dua, tiga, empat, lima, enam nggak apa-apa. Untuk memunculkan tradisi baru. Setelah UN nggak ada coret coret. Kalau dulu yang coret coret seribu, sekarang bisa cuma satu, dua, syukur-syukur nggak ada sama sekali," kata Jokowi.
Sumber :
news.detik.com
Pekan Ini, Jokowi Janji Umumkan Pemenang Proyek MRT
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) memberi kepastian soal
pengerjaan pembangunan transportasi berbasis massa, atau Mass Rapid
Transit (MRT). Jokowi memastikan pembangunan proyek tersebut bakal
dikerjakan pada akhir bulan ini.
"MRT pokoknya akhir bulan," kata Jokowi di Kantor Balai Kota, Jakarta, Senin (22/4).
Untuk pemenang tender pelaksana proyek, Jokowi mengakui akan mengumumkan pada pekan ini. Namun dirinya belum mengetahui kapan hari pengumuman pemenang lelang tersebut.
"Minggu ini ya pemenangnya lah, pemenang artinya udah mau dimulai. Lah orang akhir bulan sudah mau di mulai. Tapi nanti resmilah, harinya enggak tahu," jelas Jokowi.
Sebelumnya, Politikus PDIP itu terlihat kesal rencana pembangunan MRT belum juga ada titik temu. Pada awalnya, Jokowi berhasil melakukan renegosiasi terkait pembagian beban pengembalian utang ke JICA (Japan International Cooperation Agency).
Awalnya DKI Jakarta menanggung 58 persen, pemerintah pusat 42 persen. Setelah dilakukan renegosiasi, pembagian beban menjadi 51 persen DKI sedangkan 49 pemerintah pusat.
"Kemarin kelihatan sudah beres tapi muncul lagi permasalahan seperti itu. Ini yang sudah lima bulan ini kita garap gak selesai-selesai masalah prosedur, masalah administrasi," kata Jokowi.
"Masalah prosedur, masalah administrasi, masalah prosedur, masalah administrasi, masalah prosedur, masalah administrasi, masalah prosedur, masalah administrasi, masalah prosedur, masalah administrasi," katanya dengan nada ketus.
Walaupun demikian, Jokowi menargetkan persoalan dan pembangunan MRT akan dia selesaikan pada bulan ini. Dirinya akan terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak-pihak terkait.
"Ya ini saya beri target agar bulan ini agar segera diumumkan. Ini semuanya kebut pararel. Terus terang kalau seperti ini masalah administrasi itu capek !" kata Jokowi.
Sumber :
merdeka.com
Berita Serupa :
- metrotvnews.com : "Jokowi: MRT Pokoknya Akhir Bulan Depan!"
"MRT pokoknya akhir bulan," kata Jokowi di Kantor Balai Kota, Jakarta, Senin (22/4).
Untuk pemenang tender pelaksana proyek, Jokowi mengakui akan mengumumkan pada pekan ini. Namun dirinya belum mengetahui kapan hari pengumuman pemenang lelang tersebut.
"Minggu ini ya pemenangnya lah, pemenang artinya udah mau dimulai. Lah orang akhir bulan sudah mau di mulai. Tapi nanti resmilah, harinya enggak tahu," jelas Jokowi.
Sebelumnya, Politikus PDIP itu terlihat kesal rencana pembangunan MRT belum juga ada titik temu. Pada awalnya, Jokowi berhasil melakukan renegosiasi terkait pembagian beban pengembalian utang ke JICA (Japan International Cooperation Agency).
Awalnya DKI Jakarta menanggung 58 persen, pemerintah pusat 42 persen. Setelah dilakukan renegosiasi, pembagian beban menjadi 51 persen DKI sedangkan 49 pemerintah pusat.
"Kemarin kelihatan sudah beres tapi muncul lagi permasalahan seperti itu. Ini yang sudah lima bulan ini kita garap gak selesai-selesai masalah prosedur, masalah administrasi," kata Jokowi.
"Masalah prosedur, masalah administrasi, masalah prosedur, masalah administrasi, masalah prosedur, masalah administrasi, masalah prosedur, masalah administrasi, masalah prosedur, masalah administrasi," katanya dengan nada ketus.
Walaupun demikian, Jokowi menargetkan persoalan dan pembangunan MRT akan dia selesaikan pada bulan ini. Dirinya akan terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak-pihak terkait.
"Ya ini saya beri target agar bulan ini agar segera diumumkan. Ini semuanya kebut pararel. Terus terang kalau seperti ini masalah administrasi itu capek !" kata Jokowi.
Sumber :
merdeka.com
Berita Serupa :
- metrotvnews.com : "Jokowi: MRT Pokoknya Akhir Bulan Depan!"
Ini Tanggapan Jokowi Akan Digugat Buruh
Joko Widodo enggan menyikapi rencana gugatan yang akan dilakukan buruh
kepadanya. Menurutnya, setiap kebijakan yang diambil pasti selalu menuai
pro dan kontra.
Menurut Jokowi, ia menetapkan UMP DKI 2013 sebesar Rp 2,2 juta atas dasar persetujuan dari semua pihak terkait, baik itu buruh, maupun perusahaan/pengusaha.
"Ya gimana? Memang ada yang ingin upah naik, ada juga yang enggak mau," kata pria yang akrab disapa Jokowi itu.
Sementara, tim advokasi buruh, Maruli menjelaskan, gugatan untuk Joko Widodo dilakukan terkait penangguhan penetapan UMP yang disinyalir penuh dengan kecurangan. Penangguhan itu tidak sesuai dengan Pasal 90 Undang-undang Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan.
Menurutnya, dalam UU itu diatur bahwa suatu perusahaan boleh melaksanakan penangguhan UMP setelah mengalami kerugian minimal selama dua tahun berturut-turut. Aturan itu juga diamanatkan dalam keputusan Menakertrans Nomor 231/2003 tentang tata cara pelaksanaan penangguhan UMP.
"Kita telah melakukan kajian, dan nyatanya perusahaan tidak merugi. Buktinya tetap ada lemburan, order tetap ada, dan perusahaan enggak melakukan audit," kata Maruli, saat dihubungi wartawan, Senin (22/4/2013).
Ia menyampaikan, kecurangan lain tampak dari upaya perusahaan mengintimidasi buruh. Intimidasi itu berbentuk kekerasan fisik, sampai ancaman pemutusan kontrak kerja (PHK).
"Ada perusahaan di daerah Cakung yang mengerahkan preman untuk mengintimidasi. Maka kami ajukan gugatan, mudah-mudahan Jokowi mau mengevaluasi jajarannya, khususnya Dinas Tenaga Kerja," ujarnya.
Gubernur DKI Jakarta akan digugat melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Gugatan itu terkait penangguhan penetapan upah minimum provinsi (UMP) dan akan didaftarkan ke PTUN pada Senin (22/4/2013) siang ini.
Sumber :
megapolitan.kompas.com
Menurut Jokowi, ia menetapkan UMP DKI 2013 sebesar Rp 2,2 juta atas dasar persetujuan dari semua pihak terkait, baik itu buruh, maupun perusahaan/pengusaha.
"Ya gimana? Memang ada yang ingin upah naik, ada juga yang enggak mau," kata pria yang akrab disapa Jokowi itu.
Sementara, tim advokasi buruh, Maruli menjelaskan, gugatan untuk Joko Widodo dilakukan terkait penangguhan penetapan UMP yang disinyalir penuh dengan kecurangan. Penangguhan itu tidak sesuai dengan Pasal 90 Undang-undang Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan.
Menurutnya, dalam UU itu diatur bahwa suatu perusahaan boleh melaksanakan penangguhan UMP setelah mengalami kerugian minimal selama dua tahun berturut-turut. Aturan itu juga diamanatkan dalam keputusan Menakertrans Nomor 231/2003 tentang tata cara pelaksanaan penangguhan UMP.
"Kita telah melakukan kajian, dan nyatanya perusahaan tidak merugi. Buktinya tetap ada lemburan, order tetap ada, dan perusahaan enggak melakukan audit," kata Maruli, saat dihubungi wartawan, Senin (22/4/2013).
Ia menyampaikan, kecurangan lain tampak dari upaya perusahaan mengintimidasi buruh. Intimidasi itu berbentuk kekerasan fisik, sampai ancaman pemutusan kontrak kerja (PHK).
"Ada perusahaan di daerah Cakung yang mengerahkan preman untuk mengintimidasi. Maka kami ajukan gugatan, mudah-mudahan Jokowi mau mengevaluasi jajarannya, khususnya Dinas Tenaga Kerja," ujarnya.
Gubernur DKI Jakarta akan digugat melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Gugatan itu terkait penangguhan penetapan upah minimum provinsi (UMP) dan akan didaftarkan ke PTUN pada Senin (22/4/2013) siang ini.
Sumber :
megapolitan.kompas.com
Jokowi janji teruskan proyek JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang
Rencana menghentikan proyek Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung
Melayu-Tanah Abang kemungkinan akan dilakukan. Hal itu terungkap setelah
Gubernur DKI Jakart Joko Widodo membenarkan bahwa ada masalah dala
proyek tersebut.Jokowi menjelaskan, problem yang paling
mengganggu dalam proyek JLNT itu adalah mengenai anggarannya. Meski bisa
dicari solusi melalui APBD Perubahan, tapi dirinya menyayangkan waktu
yang dikorbankan akibat masalah tersebut.
"Ya, sedikit ada problem, masalah penganggaran saja. Rugi waktu memang, (karena) harusnya akhir tahun selesai," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Senin (22/4/2013).
Ia menyampaikan, masalah anggaran dalam proyek itu terjadi karena kendala teknis di lapangan. Target penyelesaian akhir tahun membuat proyek itu tidak dianggarkan di tahun berikutnya.
"Ternyata enggak selesai, sehingga kalau (proyek) ini dilanjutkan ndak ada anggarannya. Makanya harus dianggarkan ke anggaran perubahan," ujarnya.
Secara terpisah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama telah memberi sinyal untuk menghentikan proyek JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang. Hal itu terlihat dari inisiatifnya yang meminta Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengaudit penggunaan anggaran proyek tersebut.
Basuki mengungkapkan, audit itu untuk mengetahui indikasi wanprestasi dalam proyek tersebut. Jika diteruskan, ia mengatakan, akan melakukan tender ulang atau mekanisme lainnya.
Awalnya, pembangunan jalan layang tersebut ditargetkan selesai akhir tahun 2012, namun penyelesaiannya molor. Menurut informasi, pengerjaan proyek molor atau bahkan mandek karena Basuki memangkas anggaran untuk proyek tersebut.
Ada tiga paket dalam pengerjaan JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang, yaitu paket Casablanca, paket Prof Dr Satrio, dan paket Mas Mansyur. Di antara ketiga paket itu, masih ada satu paket yang masih dalam pengerjaan, yaitu paket Mas Mansyur.
JLNT ini direncanakan akan selesai pada pertengahan tahun ini. Berdasarkan desain awal, JLNT ini memiliki dua pilar di kiri kanan Jalan Prof Dr Satrio, namun karena ada pipa air baku, desain berubah dari dua jalur arah timur dan barat disatukan, di sisi kanan Jalan Satrio.
Hal itulah yang membuat pembangunan di daerah persimpangan Jalan Sudirman itu lebih lambat dibandingkan area pekerjaan lainnya. Sementara itu, di Jalan Prof Dr Satrio, sudah tidak ada pekerjaan apapun. Anggaran proyek JLNT ini menghabiskan sekitar Rp 840 miliar.
Sumber :
merdeka.com
Berita Serupa :
- megapolitan.kompas.com : "Jokowi: Proyek JLNT Terkendala Anggaran"
"Ya, sedikit ada problem, masalah penganggaran saja. Rugi waktu memang, (karena) harusnya akhir tahun selesai," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Senin (22/4/2013).
Ia menyampaikan, masalah anggaran dalam proyek itu terjadi karena kendala teknis di lapangan. Target penyelesaian akhir tahun membuat proyek itu tidak dianggarkan di tahun berikutnya.
"Ternyata enggak selesai, sehingga kalau (proyek) ini dilanjutkan ndak ada anggarannya. Makanya harus dianggarkan ke anggaran perubahan," ujarnya.
Secara terpisah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama telah memberi sinyal untuk menghentikan proyek JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang. Hal itu terlihat dari inisiatifnya yang meminta Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengaudit penggunaan anggaran proyek tersebut.
Basuki mengungkapkan, audit itu untuk mengetahui indikasi wanprestasi dalam proyek tersebut. Jika diteruskan, ia mengatakan, akan melakukan tender ulang atau mekanisme lainnya.
Awalnya, pembangunan jalan layang tersebut ditargetkan selesai akhir tahun 2012, namun penyelesaiannya molor. Menurut informasi, pengerjaan proyek molor atau bahkan mandek karena Basuki memangkas anggaran untuk proyek tersebut.
Ada tiga paket dalam pengerjaan JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang, yaitu paket Casablanca, paket Prof Dr Satrio, dan paket Mas Mansyur. Di antara ketiga paket itu, masih ada satu paket yang masih dalam pengerjaan, yaitu paket Mas Mansyur.
JLNT ini direncanakan akan selesai pada pertengahan tahun ini. Berdasarkan desain awal, JLNT ini memiliki dua pilar di kiri kanan Jalan Prof Dr Satrio, namun karena ada pipa air baku, desain berubah dari dua jalur arah timur dan barat disatukan, di sisi kanan Jalan Satrio.
Hal itulah yang membuat pembangunan di daerah persimpangan Jalan Sudirman itu lebih lambat dibandingkan area pekerjaan lainnya. Sementara itu, di Jalan Prof Dr Satrio, sudah tidak ada pekerjaan apapun. Anggaran proyek JLNT ini menghabiskan sekitar Rp 840 miliar.
Sumber :
merdeka.com
Berita Serupa :
- megapolitan.kompas.com : "Jokowi: Proyek JLNT Terkendala Anggaran"
Edo Kondologit: Jokowi Culun Tapi Jago Sikat Orang
Edo Kondologit mengungkapkan kekagumannya pada sosok Joko Widodo.
Menurutnya, Gubernur DKI Jakarta tersebut culun, namun tegas dalam
bertindak.
"Pak Jokowi itu kan mukanya culun tapi tahu-tahu sikat orang," kata Edo, saat ditemui wartawan, dalam acara Pameran foto dan patung "Asmat: The Spirit of Agats", Grand Indonesia, Minggu (21/4/2013) malam.
Sesama Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dia mendukung Jokowi untuk mencalonkan diri sebagai Presiden 2014. Menurut dia, saat ini masyarakat Indonesia membutuhkan pemimpin yang sederhana dan mau turun ke lapangan, seperti yang kerap dilakukan Jokowi selama enam bulan menjadi Gubernur DKI.
"Indonesia butuh orang baik seperti Pak Jokowi," cetusnya.
Namun, Edo menyatakan dukungan politik tersebut hanya pendapat pribadi, bukan sesama anggota PDI Perjuangan. Ia juga belum tahu apakah petinggi partai banteng moncong putih itu akan mencalonkan Jokowi sebagai presiden.
Edo yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif DPR pada Pemilu 2014 daerah pemilihan (dapil) Papua berjanji, jika Jokowi menjadi presiden dan dirinya terpilih menjadi anggota DPR, pria kelahiran Sorong, Papua, itu akan mengajak Jokowi blusukan ke tanah kelahirannya.
"Tapi, ini semua pendapat pribadi saya saja. Karena memang kita butuh pemimpin kayak begitu. Untuk Indonesia yang benar, butuh yang benar juga. Pokoknya Jokowi for President," seru Edo sambil membentuk tangannya menjadi 'metal'.
Di sisi lain, Edo juga tak menampik kalau masyarakat Ibu Kota masih membutuhkan Jokowi. Waktu enam bulan, kata dia, masih belum cukup untuk dapat mewujudkan program unggulan Jokowi-Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama.
Satu hal yang sudah diwujudkan oleh Jokowi-Basuki, kata Edo, adalah menciptakan sebuah birokrasi yang transparan dan terbuka.
"Perubahan yang saya lihat pas Jokowi-Ahok (sapaan akrab Basuki) masuk, Jakarta ini sudah amburadul. Sekian puluh Gubernur pimpin Jakarta, mana pernah Jakarta kayak begini. Itu orang sangat tegas, jangan lihat tampangnya, tapi karakter dia. Saya yakin, Pak Jokowi mau membawa Jakarta ke jalan yang benar," puji Edo.
Sumber :
megapolitan.kompas.com
"Pak Jokowi itu kan mukanya culun tapi tahu-tahu sikat orang," kata Edo, saat ditemui wartawan, dalam acara Pameran foto dan patung "Asmat: The Spirit of Agats", Grand Indonesia, Minggu (21/4/2013) malam.
Sesama Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dia mendukung Jokowi untuk mencalonkan diri sebagai Presiden 2014. Menurut dia, saat ini masyarakat Indonesia membutuhkan pemimpin yang sederhana dan mau turun ke lapangan, seperti yang kerap dilakukan Jokowi selama enam bulan menjadi Gubernur DKI.
"Indonesia butuh orang baik seperti Pak Jokowi," cetusnya.
Namun, Edo menyatakan dukungan politik tersebut hanya pendapat pribadi, bukan sesama anggota PDI Perjuangan. Ia juga belum tahu apakah petinggi partai banteng moncong putih itu akan mencalonkan Jokowi sebagai presiden.
Edo yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif DPR pada Pemilu 2014 daerah pemilihan (dapil) Papua berjanji, jika Jokowi menjadi presiden dan dirinya terpilih menjadi anggota DPR, pria kelahiran Sorong, Papua, itu akan mengajak Jokowi blusukan ke tanah kelahirannya.
"Tapi, ini semua pendapat pribadi saya saja. Karena memang kita butuh pemimpin kayak begitu. Untuk Indonesia yang benar, butuh yang benar juga. Pokoknya Jokowi for President," seru Edo sambil membentuk tangannya menjadi 'metal'.
Di sisi lain, Edo juga tak menampik kalau masyarakat Ibu Kota masih membutuhkan Jokowi. Waktu enam bulan, kata dia, masih belum cukup untuk dapat mewujudkan program unggulan Jokowi-Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama.
Satu hal yang sudah diwujudkan oleh Jokowi-Basuki, kata Edo, adalah menciptakan sebuah birokrasi yang transparan dan terbuka.
"Perubahan yang saya lihat pas Jokowi-Ahok (sapaan akrab Basuki) masuk, Jakarta ini sudah amburadul. Sekian puluh Gubernur pimpin Jakarta, mana pernah Jakarta kayak begini. Itu orang sangat tegas, jangan lihat tampangnya, tapi karakter dia. Saya yakin, Pak Jokowi mau membawa Jakarta ke jalan yang benar," puji Edo.
Sumber :
megapolitan.kompas.com
Ujian Nasional SMP, Ini Komentar Jokowi
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menyatakan belum menerima laporan penyimpangan dan masalah pelaksanaan ujian nasional untuk tingkat SMP/MTs yang dimulai hari ini. Ia juga berharap pelaksanaan UN di Ibu Kota tidak mengalami masalah dan lancar seperti pelaksanaan ujian untuk tingkat SMA dan sederajat pada pekan lalu.
"Sampai detik ini tidak ada masalah, semoga baik-baik," kata Joko Widodo saat ditemui di Bandara Halim Perdanakusuma, Senin, 22 April 2013.
Pelaksanaan ujian tingkat SMA dan sederajat sempat menimbulkan masalah sehingga waktunya dimundurkan. Meski Jakarta tidak termasuk dalam 11 provinsi yang ujiannya tertunda, masalah tersebut juga menjadi kewaspadaan untuk pelaksanaan ujian tingkat SMP/MTs.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memastikan pelaksanaan UN untuk SMP/MTs akan serentak di seluruh Indonesia. Peserta ujian mencapai 3.717.498 siswa dari 51.163 sekolah di 33 provinsi dengan jumlah pengawas sebanyak 417.266 orang.
Di Jakarta, peserta ujian yang akan mengikuti UN tercatat ada 115.822 siswa tingkat SMP. Pada tingkat madrasah tsanawiyah ada 15.968 siswa dan SMP luar biasa 91 siswa. Selain itu, peserta paket B juga tercatat sebanyak 3.339 siswa.
Sehari menjelang pelaksanaan ujian, soal UN telah tiba di Jakarta. Naskah soal yang dicetak oleh PT Temprina Media Grafika di Surabaya ini sudah diterima oleh setiap rayon. Untuk wilayah Jakarta Pusat, Soal UN disimpan di SMPN 1 Cikini. Naskah soal UN Jakarta Selatan disimpan di SMPN 19 Kebayoran dan naskah soal UN Jakarta Barat disimpan di SMPN 45 Cengkareng.
Sedangkan untuk naskah soal UN Jakarta Timur, panitia menyimpannya di SMPN 255 Duren Sawit. SMPN 30 Koja dijadikan penyimpanan soal UN untuk daerah Jakarta Utara.
Sumber :
www.tempo.co
Berita Serupa :
- jpnn.com : "Jokowi Pastikan UN SMP Tak Ada Masalah"
- news.detik.com : "UN SMP di Jakarta, Jokowi: Sampai Detik Ini Nggak Ada Masalah"
"Sampai detik ini tidak ada masalah, semoga baik-baik," kata Joko Widodo saat ditemui di Bandara Halim Perdanakusuma, Senin, 22 April 2013.
Pelaksanaan ujian tingkat SMA dan sederajat sempat menimbulkan masalah sehingga waktunya dimundurkan. Meski Jakarta tidak termasuk dalam 11 provinsi yang ujiannya tertunda, masalah tersebut juga menjadi kewaspadaan untuk pelaksanaan ujian tingkat SMP/MTs.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memastikan pelaksanaan UN untuk SMP/MTs akan serentak di seluruh Indonesia. Peserta ujian mencapai 3.717.498 siswa dari 51.163 sekolah di 33 provinsi dengan jumlah pengawas sebanyak 417.266 orang.
Di Jakarta, peserta ujian yang akan mengikuti UN tercatat ada 115.822 siswa tingkat SMP. Pada tingkat madrasah tsanawiyah ada 15.968 siswa dan SMP luar biasa 91 siswa. Selain itu, peserta paket B juga tercatat sebanyak 3.339 siswa.
Sehari menjelang pelaksanaan ujian, soal UN telah tiba di Jakarta. Naskah soal yang dicetak oleh PT Temprina Media Grafika di Surabaya ini sudah diterima oleh setiap rayon. Untuk wilayah Jakarta Pusat, Soal UN disimpan di SMPN 1 Cikini. Naskah soal UN Jakarta Selatan disimpan di SMPN 19 Kebayoran dan naskah soal UN Jakarta Barat disimpan di SMPN 45 Cengkareng.
Sedangkan untuk naskah soal UN Jakarta Timur, panitia menyimpannya di SMPN 255 Duren Sawit. SMPN 30 Koja dijadikan penyimpanan soal UN untuk daerah Jakarta Utara.
Sumber :
www.tempo.co
Berita Serupa :
- jpnn.com : "Jokowi Pastikan UN SMP Tak Ada Masalah"
- news.detik.com : "UN SMP di Jakarta, Jokowi: Sampai Detik Ini Nggak Ada Masalah"
Jokowi Lepas Kepergian SBY
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), hadir di Bandara Halim
Perdana Kusuma dalam acara pelepasan kepergian dinas Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono (SBY) ke Singapura, Senin (22/4/2013).
Jokowi tiba di Halim Perdana Kusuma tampak mengenakan setelan jas.
Setibanya di Bandara, Jokowi langsung menyalami orang nomor satu di Indonesia itu. Setelah SBY masuk ke dalam pesawat, Jokowi kemudian kembali menuju area aman dan masih menunggu hingga pesawat Garuda Indonesia Airways tinggal landas.
Pada saat pesawat tinggal landas, Jokowi tampak melambaikan tangan ke arah pesawat.
Sebagaimana diketahui, SBY akan melalukan kunjungan ke tiga negara di antaranya Singapura, Myanmar dan Brunei Darusalam.
Sumber :
jakarta.okezone.com
Jokowi tiba di Halim Perdana Kusuma tampak mengenakan setelan jas.
Setibanya di Bandara, Jokowi langsung menyalami orang nomor satu di Indonesia itu. Setelah SBY masuk ke dalam pesawat, Jokowi kemudian kembali menuju area aman dan masih menunggu hingga pesawat Garuda Indonesia Airways tinggal landas.
Pada saat pesawat tinggal landas, Jokowi tampak melambaikan tangan ke arah pesawat.
Sebagaimana diketahui, SBY akan melalukan kunjungan ke tiga negara di antaranya Singapura, Myanmar dan Brunei Darusalam.
Sumber :
jakarta.okezone.com
Ulasan: Jokowi Ragu Lanjutkan MRT?
Gubernur DKI Joko Widodo terkesan ragu-ragu dalam melanjutkan proyek
Mass Rapid Transit. Persoalannya, ada klausul yang menyebutkan pidana
atas permasalahan dalam proyek. Jokowi pun meminta waktu untuk
membicarakan masalah ini.
DPRD Jakarta menilai Gubernur Joko Widodo wajib meneken surat pernyataan tanggung jawab mutlak. "Apa pun resiko yang harus diterima," kata Wakil Ketua Komisi Perhubungan, Santoso, ketika dihubungi pada Ahad, 21 April 2013.
Menurut Santoso, surat pernyataan tersebut merupakan sebuah aturan dalam proyek kerja sama antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Intinya adalah adanya penjamin dari sebuah proyek, terutama soal anggaran. Berbeda dari proyek yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat. Model kerja sama itu selalu government to governmet atau G to G.
Santoso mengatakan surat pernyataan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 169/PMK.07/2008 tentang tata cara penyaluhan hibah kepada pemerintah daerah itu kunci dari berjalannya proyek Mass Rapid Transit. Maka, kata dia, hukumnya wajib.
Surat pernyataan ini memang bersifat mengikat. Cuma, Santoso melanjutkan, yang diikat adalah jabatan. Artinya jika gubernur berganti, masalah dalam proyek tersebut ditanggung oleh penggantinya. "Karena pertanggungjawaban jatuh ke Gubernur di masa itu," katanya.
Sumber :
www.tempo.com
DPRD Jakarta menilai Gubernur Joko Widodo wajib meneken surat pernyataan tanggung jawab mutlak. "Apa pun resiko yang harus diterima," kata Wakil Ketua Komisi Perhubungan, Santoso, ketika dihubungi pada Ahad, 21 April 2013.
Menurut Santoso, surat pernyataan tersebut merupakan sebuah aturan dalam proyek kerja sama antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Intinya adalah adanya penjamin dari sebuah proyek, terutama soal anggaran. Berbeda dari proyek yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat. Model kerja sama itu selalu government to governmet atau G to G.
Santoso mengatakan surat pernyataan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 169/PMK.07/2008 tentang tata cara penyaluhan hibah kepada pemerintah daerah itu kunci dari berjalannya proyek Mass Rapid Transit. Maka, kata dia, hukumnya wajib.
Surat pernyataan ini memang bersifat mengikat. Cuma, Santoso melanjutkan, yang diikat adalah jabatan. Artinya jika gubernur berganti, masalah dalam proyek tersebut ditanggung oleh penggantinya. "Karena pertanggungjawaban jatuh ke Gubernur di masa itu," katanya.
Sumber :
www.tempo.com
Minggu, 21 April 2013
Hari ke-2 Tanpa Jokowi
Hari ini merupakan hari ke-2 hilangnya berita-berita seputar Jokowi dari berbagai media masa dan media sosial. Ketidakaktifan Jokowi ditengarai dengan diwakilkannya peresmian Sekretariat Satuan Tugas (Satgas) Nasional PDIP yang berada di kawasan
Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (21/4/2013).
Pada peresmian tersebut, Jokowi diwakili oleh Walikota Jakarta Pusat, Saefullah. Menurut Saefullah, Jokowi berhalangan dalam acara peresmian dikarenakan Jokowi sedang berada di luar kota. (Menurut informasi yang berhasil redaksi himpun, Jokowi berada di Solo, Jawa Tengah, untuk menengok kampung halamannya).
"Pertama saya mau meminta maaf, karena Pak Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, tidak bisa hadir. Saya menggantikan beliau sebagai perwakilan dari pemprov DKI. Semoga satgas bisa bekerja sama dengan TNI dan polisi di Jakarta Pusat, saya kira semua ingin damai, agar kesejahteraan masyarakat bisa terus meningkat," kata Saefullah dalam sambutannya, Minggu (21/4/2013).
Upacara peresmian dilakukan di jalan di depan Sekretariat Satgas, Jalan Cideng Barat no 3, Gambir, Jakarta Pusat. Gedung berlantai 3 itu telah dicat merah, warna khas partai berlambang moncong putih itu.
Upacara dimulai pukul 10.45 WIB. Hadir sekitar 300 anggota Satgas yang mengenakan seragam hitam-hitam.
Selama upacara berlangsung, sebagian Jalan Cideng Barat ditutup sementara. Namun, lalu lintas di sekitar lokasi terpantau ramai lancar karena volume kendaraan tidak terlalu tinggi.
Pada peresmian tersebut, Jokowi diwakili oleh Walikota Jakarta Pusat, Saefullah. Menurut Saefullah, Jokowi berhalangan dalam acara peresmian dikarenakan Jokowi sedang berada di luar kota. (Menurut informasi yang berhasil redaksi himpun, Jokowi berada di Solo, Jawa Tengah, untuk menengok kampung halamannya).
"Pertama saya mau meminta maaf, karena Pak Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, tidak bisa hadir. Saya menggantikan beliau sebagai perwakilan dari pemprov DKI. Semoga satgas bisa bekerja sama dengan TNI dan polisi di Jakarta Pusat, saya kira semua ingin damai, agar kesejahteraan masyarakat bisa terus meningkat," kata Saefullah dalam sambutannya, Minggu (21/4/2013).
Upacara peresmian dilakukan di jalan di depan Sekretariat Satgas, Jalan Cideng Barat no 3, Gambir, Jakarta Pusat. Gedung berlantai 3 itu telah dicat merah, warna khas partai berlambang moncong putih itu.
Upacara dimulai pukul 10.45 WIB. Hadir sekitar 300 anggota Satgas yang mengenakan seragam hitam-hitam.
Selama upacara berlangsung, sebagian Jalan Cideng Barat ditutup sementara. Namun, lalu lintas di sekitar lokasi terpantau ramai lancar karena volume kendaraan tidak terlalu tinggi.
Sabtu, 20 April 2013
Suatu Hari Tanpa Jokowi
Ketersinggungan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, yang akrab dipanggil Jokowi, bermula ketika Jokowi diisukan
sakit gara-gara tidak hadir di acara kunjungan Menteri Perdagangan Gita
Wirjawan dan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi di Pasar Cibubur, Jakarta
Timur, hingga hari ini, Sabtu (20/4/13) masih jadi ‘buah bibir’ di berbagai media sosial.
Saat menanggapi berita tersebut, Jokowi langsung menepis. “Saya sehat wal’afiat, tidak sakit !” kata Jokowi, di Balaikota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (19/4/2013), seusai kunjungannya ke Petukangan dan Makam Mbak Priok.
Jokowi menengaskan dirinya tidak perlu hadir, karena tidak efektif menghadiri sebuah acara yang sudah dihadiri dua menteri dan Wali kota Jakarta Timur.
“Saya tidak suka diatur-atur, itu kurang efektif. Di sana (Cibubur) kan sudah ada Bu Menteri, Pak Menteri, Wali Kota dan BPOM. Jadi, saya lebih baik urusin masalah Jakarta,” tegasnya.
Seperti ramai diberitakan, Jumat (19/4/2013), Menteri Perdagangan Gita Wirjawan dan Nafsiah Mboi melakukan kunjungan ke Pasar Cibubur, Jalan Lapangan Tembak, Ciracas, Jakarta Timur. Sedianya, acara kunjungan ini juga dihadirkan Gubernur Jokowi.
Tetapi Jokowi dalam waktu bersamaan lebih memilih melakukan peninjauan ke Jalan Petukangan Selatan, Jakarta Selatan.
Di Petukangan, Jokowi mengajak warga berdialog terkait masalah pembebasan lahan yang dipakai proyek pembangunan jalan tol Jakarta Outer Ring Road West 2 (JORR W2). Kemudian, Jokowi melanjutkan kunjungannya ke Makam Mbah Priok, Koja, Jakarta.
Sampai berita ini diturunkan, Sabtu (20/4/2013), belum satupun media masa menurunkan berita berita tentang aksi/kegiatan Jokowi. Barangkali ini waktu yang paling baik buat Jokowi untuk menenangkan diri dan mengobati luka ketersingungan di hari Jumat kemarin.
Selamat beristirahat pak Jokowi ...
Saat menanggapi berita tersebut, Jokowi langsung menepis. “Saya sehat wal’afiat, tidak sakit !” kata Jokowi, di Balaikota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (19/4/2013), seusai kunjungannya ke Petukangan dan Makam Mbak Priok.
Jokowi menengaskan dirinya tidak perlu hadir, karena tidak efektif menghadiri sebuah acara yang sudah dihadiri dua menteri dan Wali kota Jakarta Timur.
“Saya tidak suka diatur-atur, itu kurang efektif. Di sana (Cibubur) kan sudah ada Bu Menteri, Pak Menteri, Wali Kota dan BPOM. Jadi, saya lebih baik urusin masalah Jakarta,” tegasnya.
Seperti ramai diberitakan, Jumat (19/4/2013), Menteri Perdagangan Gita Wirjawan dan Nafsiah Mboi melakukan kunjungan ke Pasar Cibubur, Jalan Lapangan Tembak, Ciracas, Jakarta Timur. Sedianya, acara kunjungan ini juga dihadirkan Gubernur Jokowi.
Tetapi Jokowi dalam waktu bersamaan lebih memilih melakukan peninjauan ke Jalan Petukangan Selatan, Jakarta Selatan.
Di Petukangan, Jokowi mengajak warga berdialog terkait masalah pembebasan lahan yang dipakai proyek pembangunan jalan tol Jakarta Outer Ring Road West 2 (JORR W2). Kemudian, Jokowi melanjutkan kunjungannya ke Makam Mbah Priok, Koja, Jakarta.
Sampai berita ini diturunkan, Sabtu (20/4/2013), belum satupun media masa menurunkan berita berita tentang aksi/kegiatan Jokowi. Barangkali ini waktu yang paling baik buat Jokowi untuk menenangkan diri dan mengobati luka ketersingungan di hari Jumat kemarin.
Selamat beristirahat pak Jokowi ...
Jumat, 19 April 2013
Jokowi Tetapkan Sylviana Murni Menjadi Plt Walikota Jakarta Barat
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Sylviana Murni
sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Jakarta Barat. Penunjukan
tersebut berlaku hingga DPRD DKI Jakarta memutuskan siapa pejabat yang
akan menjadi Walikota Jakarta Barat.
"Iya Plt Walikota Jakarta Barat, iya benar,"ucap Sylviana melalui pesan singkatnya, Jumat (19/4/2013).
Penunjukan ini pun dibenarkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). "Iya, Bu Sylvi (Plt)," ujar Ahok saat dikonfirmasi di Balai Kota DKI.
Untuk diketahui, saat ini ada 4 posisi pejabat eselon II di jajaran Pemprov DKI yang sedang kosong. Keempat jabatan yang kosong yaitu Walikota Jakarta Selatan, Anas Effendi yang dipindahkan menjadi Kepala Badan Perpustasaan dan Arsip Daerah. Kemudian Sekretaris Kota Jakarta Timur, yang dijabat oleh Husein Murad, dipromosikan menjadi Wakil Walikota Jakarta Timur.
Selain itu, Walikota Jakarta Barat, Burhanuddin dan Wakil Walikota Jakarta Barat, Sukarno, juga sudah tidak menjabat. Burhanudin tidak menjabat karena mengundurkan diri karena mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) 2014 DPRD DKI Jakarta dari Partai Gerinda. Sedangkan Sukarno telah memasuki masa pensiun pada 1 April lalu.
Sementara itu, Jokowi pun mengaku sudah mengajukan nama calon pengisi jabatan tersebut ke DPRD DKI. Namun hingga saat ini masih belum diputuskan.
"Sudah satu setengah bulan lalu kita ajukan ke dewan, yang Selatan dan Barat. Sampai sekarang belum ada (jawaban)," terang Jokowi beberapa waktu lalu.
Sumber :
news.detik.com
Berita Serupa :
- merdeka.com : "Jokowi tunjuk Sylviana Murni jadi Plt wali kota Jakbar"
"Iya Plt Walikota Jakarta Barat, iya benar,"ucap Sylviana melalui pesan singkatnya, Jumat (19/4/2013).
Penunjukan ini pun dibenarkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). "Iya, Bu Sylvi (Plt)," ujar Ahok saat dikonfirmasi di Balai Kota DKI.
Untuk diketahui, saat ini ada 4 posisi pejabat eselon II di jajaran Pemprov DKI yang sedang kosong. Keempat jabatan yang kosong yaitu Walikota Jakarta Selatan, Anas Effendi yang dipindahkan menjadi Kepala Badan Perpustasaan dan Arsip Daerah. Kemudian Sekretaris Kota Jakarta Timur, yang dijabat oleh Husein Murad, dipromosikan menjadi Wakil Walikota Jakarta Timur.
Selain itu, Walikota Jakarta Barat, Burhanuddin dan Wakil Walikota Jakarta Barat, Sukarno, juga sudah tidak menjabat. Burhanudin tidak menjabat karena mengundurkan diri karena mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) 2014 DPRD DKI Jakarta dari Partai Gerinda. Sedangkan Sukarno telah memasuki masa pensiun pada 1 April lalu.
Sementara itu, Jokowi pun mengaku sudah mengajukan nama calon pengisi jabatan tersebut ke DPRD DKI. Namun hingga saat ini masih belum diputuskan.
"Sudah satu setengah bulan lalu kita ajukan ke dewan, yang Selatan dan Barat. Sampai sekarang belum ada (jawaban)," terang Jokowi beberapa waktu lalu.
Sumber :
news.detik.com
Berita Serupa :
- merdeka.com : "Jokowi tunjuk Sylviana Murni jadi Plt wali kota Jakbar"
Saran Jokowi Soal Ujian Nasional
Polemik pelaksanaan ujian nasional (UN) mengundang komentar banyak
pihak. Tak hanya siswa peserta dan praktisi pendidikan, Gubernur DKI
Jakarta Joko Widodo juga ikut memberikan komentar dan sarannya.
Dijumpai di Balaikota Jakarta, pria yang akrab disapa Jokowi itu mengimbau agar pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mempertimbangkan agar nantinya proses pencetakan naskah UN dapat diserahkan ke percetakan di daerah. Usulan itu dilontarkan dengan pertimbangan kemudahan proses distribusi dan dapat mencegah peluang terjadinya penundaan UN akibat keterlambatan cetak dan pengiriman naskah soal. Di luar itu, proses pencetakan menjadi lebih ringan karena dibagi di seluruh provinsi.
"Lebih baik kalau (pencetakan) itu didelegasikan ke daerah, jadi distribusinya lebih mudah," kata Jokowi, Jumat (19/4/2013).
Mengenai teknisnya, mantan Wali Kota Surakarta ini menjelaskan, Kemdikbud dapat memberikan bahan naskah (soft copy) ke tiap-tiap provinsi. Ia percaya cara seperti itu akan lebih efektif ketimbang pemusatan lokasi percetakan yang seluruhnya berada di Pulau Jawa.
"Artinya, jauh-jauh hari sudah didistribusikan soft copy-nya ke daerah. Kalau ada bocor, tentu harus diberi sanksi, tapi percayalah, masak enggak percaya sama daerah. Kalau saya percaya, distribusi jadi lebih mudah," ujarnya.
Pelaksanaan UN tingkat SMA/SMK/MA atau sederajat tahun ini tidak dapat dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Pelaksanaan UN di 11 provinsi di Indonesia tengah terpaksa diundur karena naskah soal ujian terlambat dikirimkan. Sebelas provinsi itu terpaksa memulai UN pada Kamis (18/4/2013), sementara 22 provinsi lain tetap sesuai jadwal, yakni mulai Senin (15/4/2013).
Setelah UN di 11 provinsi ditunda, masalah kedua muncul. Pada UN "gelombang kedua" itu, sejumlah gangguan juga masih ditemukan, salah satunya karena buruknya distribusi naskah soal UN. Pencetakan naskah UN dilakukan oleh enam perusahaan yang seluruhnya beroperasi di Pulau Jawa, yakni Kudus, Sidoarjo, Semarang, Surabaya, Tangerang, dan dua perusahaan percetakan asal Bogor.
Secara pribadi, Jokowi tidak sepakat dengan penggunaan UN sebagai satu-satunya alat ukur kelulusan siswa. Ia setuju adanya UN apabila ujian digelar untuk memetakan kualitas pendidikan nasional.
Sumber :
megapolitan.kompas.com
Dijumpai di Balaikota Jakarta, pria yang akrab disapa Jokowi itu mengimbau agar pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mempertimbangkan agar nantinya proses pencetakan naskah UN dapat diserahkan ke percetakan di daerah. Usulan itu dilontarkan dengan pertimbangan kemudahan proses distribusi dan dapat mencegah peluang terjadinya penundaan UN akibat keterlambatan cetak dan pengiriman naskah soal. Di luar itu, proses pencetakan menjadi lebih ringan karena dibagi di seluruh provinsi.
"Lebih baik kalau (pencetakan) itu didelegasikan ke daerah, jadi distribusinya lebih mudah," kata Jokowi, Jumat (19/4/2013).
Mengenai teknisnya, mantan Wali Kota Surakarta ini menjelaskan, Kemdikbud dapat memberikan bahan naskah (soft copy) ke tiap-tiap provinsi. Ia percaya cara seperti itu akan lebih efektif ketimbang pemusatan lokasi percetakan yang seluruhnya berada di Pulau Jawa.
"Artinya, jauh-jauh hari sudah didistribusikan soft copy-nya ke daerah. Kalau ada bocor, tentu harus diberi sanksi, tapi percayalah, masak enggak percaya sama daerah. Kalau saya percaya, distribusi jadi lebih mudah," ujarnya.
Pelaksanaan UN tingkat SMA/SMK/MA atau sederajat tahun ini tidak dapat dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Pelaksanaan UN di 11 provinsi di Indonesia tengah terpaksa diundur karena naskah soal ujian terlambat dikirimkan. Sebelas provinsi itu terpaksa memulai UN pada Kamis (18/4/2013), sementara 22 provinsi lain tetap sesuai jadwal, yakni mulai Senin (15/4/2013).
Setelah UN di 11 provinsi ditunda, masalah kedua muncul. Pada UN "gelombang kedua" itu, sejumlah gangguan juga masih ditemukan, salah satunya karena buruknya distribusi naskah soal UN. Pencetakan naskah UN dilakukan oleh enam perusahaan yang seluruhnya beroperasi di Pulau Jawa, yakni Kudus, Sidoarjo, Semarang, Surabaya, Tangerang, dan dua perusahaan percetakan asal Bogor.
Secara pribadi, Jokowi tidak sepakat dengan penggunaan UN sebagai satu-satunya alat ukur kelulusan siswa. Ia setuju adanya UN apabila ujian digelar untuk memetakan kualitas pendidikan nasional.
Sumber :
megapolitan.kompas.com
Jokowi: Penanganan Banjir Masih Proses Lelang
Di musim pancaroba, banjir masih menyambangi Jakarta. Proses
penanggulangan banjir bencana tahunan itu terus dikebut dan masih dalam
tahap proses lelang.
"Ya semua, ada untuk pengerukan ada untuk alat-alat berat, ada untuk pembebasan tanah. Mulai proses pematokan tapi belum pada tahap proses pembayaran semuanya, rusunnya juga sama," kata papar Jokowi saat santap siang di kawasan Jakarta Utara, Jumat (19/4/2013).
Proses lelang juga dilakukan untuk pembangunan di Ciliwung, Sunter Angke, Pesanggrahan. "Masih pada proses-proses berjalan semuanya. Semua harus pakai proses lelang, kalau duitnya ada tapi tidak pakai proses lelang kan bisa masalah," papar Jokowi.
Jokowi bersyukur tidak ada kendala dalam normalisasi sungai. Selain itu, menurut dia, beberapa sungai yang mengarah ke Waduk Pluit terus dikeruk.
"Pluit-nya tiap hari terus dikeruk. Tapi memang itu bukan dari APBD karena kalau dari APBD memerlukan proses administrasi, proses lelang, itu kan memakan waktu. Yang kita dahulukan yang di Pluit itu," ujar Jokowi.
Ia menambahkan pompa-pompa penyedot banjir juga masih dilelang. "Ini juga proses lelang ini juga paling nongol November. Bus yang 1.000 Kopaja, Metro Mini maupun yang 600 busway itu proses lelang semuanya," kata dia.
Sampai kapan bisa dilakukan? "Kira-kira 40 hari dari dua minggu yang lalu. Kira-kira sebulan lagi," kata Jokowi.
Sumber :
news.detik.com
"Ya semua, ada untuk pengerukan ada untuk alat-alat berat, ada untuk pembebasan tanah. Mulai proses pematokan tapi belum pada tahap proses pembayaran semuanya, rusunnya juga sama," kata papar Jokowi saat santap siang di kawasan Jakarta Utara, Jumat (19/4/2013).
Proses lelang juga dilakukan untuk pembangunan di Ciliwung, Sunter Angke, Pesanggrahan. "Masih pada proses-proses berjalan semuanya. Semua harus pakai proses lelang, kalau duitnya ada tapi tidak pakai proses lelang kan bisa masalah," papar Jokowi.
Jokowi bersyukur tidak ada kendala dalam normalisasi sungai. Selain itu, menurut dia, beberapa sungai yang mengarah ke Waduk Pluit terus dikeruk.
"Pluit-nya tiap hari terus dikeruk. Tapi memang itu bukan dari APBD karena kalau dari APBD memerlukan proses administrasi, proses lelang, itu kan memakan waktu. Yang kita dahulukan yang di Pluit itu," ujar Jokowi.
Ia menambahkan pompa-pompa penyedot banjir juga masih dilelang. "Ini juga proses lelang ini juga paling nongol November. Bus yang 1.000 Kopaja, Metro Mini maupun yang 600 busway itu proses lelang semuanya," kata dia.
Sampai kapan bisa dilakukan? "Kira-kira 40 hari dari dua minggu yang lalu. Kira-kira sebulan lagi," kata Jokowi.
Sumber :
news.detik.com
Dibalik "Sakit Jokowi": Tidak Temani Dua Menteri Karena Tak Mau Diatur Atur
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengungkapkan alasan dia tidak
menemani Menteri Perdagangan RI, Gita Wirjawan dan Menteri Kesehatan,
Nafsiah Mboi dalam acara pencanangan pasar bebas bahan berbahaya, di
Pasar Cibubur, Lapangan Tembak, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat
(19/4/2013).
"Saya ga suka diatur-atur. Itu juga kurang efektif karena sudah ada Bu Menteri dan Pak Menteri, Walikota juga ada" kata pria yang akrab disapa Jokowi kepada wartawan di Rumah Makan Medan Baru, Sunter, Jakarta Utara, Jumat.
Jokowi menjelaskan bahwa dirinya hanya ingin menyelesaikan masalah-masalah yang ada di Jakarta. Pasalnya, masalah tersebut sudah cukup lama tidak terselesaikan.
"Saya hanya ingin menyelesaikan masalah-masalah pemerintah yang sudah lama tidak terselesaikan sebagai contoh proyek pembangunan jalan tol JORR W2, trus ke makam Mbah Priok juga," imbuhnya.
Kemudian, mantan Walikota Surakarta itu menjelaskan bahwa dia memiliki firasat bahwa setelah dia datang ke lapangan masalah dapat terselesaikan.
"Kalau persoalan-persoalan seperti ini perlu adanya pendekatan-pendekatan yang lunak. Bukan soal pendekatan secara keuangan atau represif," tuntasnya.
Sumber :
jakarta.tribunnews.com
Berita Serupa :
- megapolitan.kompas.com : "Jokowi Batal ke Acara Menteri Karena Tak Suka Diatur"
- news.detik.com : "Absen Temani Gita & Nafsiah, Jokowi: Saya Nggak Sakit, Sehat Wal'afiat"
"Saya ga suka diatur-atur. Itu juga kurang efektif karena sudah ada Bu Menteri dan Pak Menteri, Walikota juga ada" kata pria yang akrab disapa Jokowi kepada wartawan di Rumah Makan Medan Baru, Sunter, Jakarta Utara, Jumat.
Jokowi menjelaskan bahwa dirinya hanya ingin menyelesaikan masalah-masalah yang ada di Jakarta. Pasalnya, masalah tersebut sudah cukup lama tidak terselesaikan.
"Saya hanya ingin menyelesaikan masalah-masalah pemerintah yang sudah lama tidak terselesaikan sebagai contoh proyek pembangunan jalan tol JORR W2, trus ke makam Mbah Priok juga," imbuhnya.
Kemudian, mantan Walikota Surakarta itu menjelaskan bahwa dia memiliki firasat bahwa setelah dia datang ke lapangan masalah dapat terselesaikan.
"Kalau persoalan-persoalan seperti ini perlu adanya pendekatan-pendekatan yang lunak. Bukan soal pendekatan secara keuangan atau represif," tuntasnya.
Sumber :
jakarta.tribunnews.com
Berita Serupa :
- megapolitan.kompas.com : "Jokowi Batal ke Acara Menteri Karena Tak Suka Diatur"
- news.detik.com : "Absen Temani Gita & Nafsiah, Jokowi: Saya Nggak Sakit, Sehat Wal'afiat"
Jokowi: Siswa Wajib Berpakaian Adat Saat Pengumuman UN
Pengumuman ujian nasional (UN) tahun ini bakal tampil beda. Gubernur DKI
Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meminta siswa-siswi di Jakarta mengenakan
baju adat Nusantara di hari nan mendebarkan itu.
"Kita mulai dari Jakarta. Pas pengumuman sudah diwajibkan pakai baju adat Nusantara. Ada lomba," kata Jokowi saat santap siang di kawasan Jakarta Utara, Jumat (19/4/2013).
Jokowi mengimbau siswa-siswi peserta UN tidak melakukan aksi corat-coret dan mengisi waktu dengan kegiatan yang positif. "Bisa naik gunung, bersih-bersih lingkungan sekolah dan yang paling penting setelah ada kelulusan jangan ada corat-coret baju," wanti-wantinya.
Pria 51 tahun itu mengaku tidak mengantongi laporan yang memberitahukan aksi corat-coret para pelajar di Ibu Kota. "Semuanya baik-baik saja karena di Jakarta dekat dengan sumber semuanya," kata dia.
Jokowi berpendapat UN ke depan sebaiknya didelegasikan ke daerah. Dengan begitu, distribusinya lebih dekat dan daerah lebih menguasai daerahnya.
"Jangan disentralisir didistribusikan daerah lalu dikirim ke sekolah-sekolah. Jadi artinya yang dikirim dari pusat itu hanya soft copy saja. Kirim lalu cetak, bisa selesai," saran Jokowi.
Sumber :
news.detik.com
"Kita mulai dari Jakarta. Pas pengumuman sudah diwajibkan pakai baju adat Nusantara. Ada lomba," kata Jokowi saat santap siang di kawasan Jakarta Utara, Jumat (19/4/2013).
Jokowi mengimbau siswa-siswi peserta UN tidak melakukan aksi corat-coret dan mengisi waktu dengan kegiatan yang positif. "Bisa naik gunung, bersih-bersih lingkungan sekolah dan yang paling penting setelah ada kelulusan jangan ada corat-coret baju," wanti-wantinya.
Pria 51 tahun itu mengaku tidak mengantongi laporan yang memberitahukan aksi corat-coret para pelajar di Ibu Kota. "Semuanya baik-baik saja karena di Jakarta dekat dengan sumber semuanya," kata dia.
Jokowi berpendapat UN ke depan sebaiknya didelegasikan ke daerah. Dengan begitu, distribusinya lebih dekat dan daerah lebih menguasai daerahnya.
"Jangan disentralisir didistribusikan daerah lalu dikirim ke sekolah-sekolah. Jadi artinya yang dikirim dari pusat itu hanya soft copy saja. Kirim lalu cetak, bisa selesai," saran Jokowi.
Sumber :
news.detik.com
Pintu Dikunci, Jokowi Tak Bisa Masuk Makam Mbah Priok
Usai mengunjungi warga Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta
Selatan, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo berkunjung ke makam kramat
Mbah Priok di TPU Dobo, Koja, Jakarta Utara. Namun Jokowi tidak bisa
masuk ke makam karena Habib Ali, yang bertugas menjaga makam tidak ada.
Jokowi yang tampak mengenakan baju khas betawi sadariah, tiba di Makam Mbah Priok pukul 11.15 WIB. Namun sayangnya, orang nomor 1 di DKI tersebut tidak bisa masuk ke areal makam.
"Maaf Pak, makam Mbah Priok dari pagi sudah dikunci. Habib Ali juga sedang berada di Pekojan," kata salah satu petugas penjaga makam Mbah Priok, Jumat (19/4/2013).
Jokowi mengatakan, kunjungannya tersebut hanya ingin menjalin tali silaturahmi saja, tidak ada kaitannya dengan rencana pembangunan jalan tol yang bersinggungan langsung dengan areal makam.
"Enggak ada apa-apa. Cuma silahturahmi saja. Satu kali, dua kali, tiga kali, lima kali, kan silaturahmi bagus. Enggak ada apa-apa," ujar Jokowi
Jokowi juga mengatakan, kunjungannya ke Makam Mbah Priok memang sengaja dilakukkanya tanpa perencanaan. Sebab, pria asal Solo ini ingin melihat sendiri kondisi riil di lapangan.
Sumber :
news.detik.com
Berita Serupa :
- jakarta.tribunnews.com : "Kunjungan Dadakan Jokowi, Makam Mbah Priok Dikunci"
Jokowi yang tampak mengenakan baju khas betawi sadariah, tiba di Makam Mbah Priok pukul 11.15 WIB. Namun sayangnya, orang nomor 1 di DKI tersebut tidak bisa masuk ke areal makam.
"Maaf Pak, makam Mbah Priok dari pagi sudah dikunci. Habib Ali juga sedang berada di Pekojan," kata salah satu petugas penjaga makam Mbah Priok, Jumat (19/4/2013).
Jokowi mengatakan, kunjungannya tersebut hanya ingin menjalin tali silaturahmi saja, tidak ada kaitannya dengan rencana pembangunan jalan tol yang bersinggungan langsung dengan areal makam.
"Enggak ada apa-apa. Cuma silahturahmi saja. Satu kali, dua kali, tiga kali, lima kali, kan silaturahmi bagus. Enggak ada apa-apa," ujar Jokowi
Jokowi juga mengatakan, kunjungannya ke Makam Mbah Priok memang sengaja dilakukkanya tanpa perencanaan. Sebab, pria asal Solo ini ingin melihat sendiri kondisi riil di lapangan.
Sumber :
news.detik.com
Berita Serupa :
- jakarta.tribunnews.com : "Kunjungan Dadakan Jokowi, Makam Mbah Priok Dikunci"
Jokowi Ajak Warga Petukangan Makan-makan Sambil Negosiasi Harga Lahan
Dialog Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan warga Petukangan
yang memprotes pembangunan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road West 2
(JORR W2) berlangsung cair. Jokowi akan mentraktir warga makan makan
sambil negosiasi ganti rugi lahan.
"Sebenarnya warga mau harganya berapa?" kata Jokowi kepada warga setempat yang diwakili Ketua RW 6, Ahmad, di Kelurahan Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2013).
"Kami tidak bicara angka dulu. Kami mengajak Bapak musyawarah dengan kami," jawab Ahmad.
"Ya ini kan musyawarah. Saya datang untuk musyawarah," kata Jokowi dengan penuh kesabaran.
Ahmad malah meminta Jokowi melihat dengan seksama wilayahnya untuk menentukan harga lahan. Warga Petukangan merupakan penduduk asli setempat dan telah menetap bertahun-tahun di wilayah tersebut.
"Artinya kami biasa kerja, dan akan kehilangan kerjaan. Anak kami sekolah harus pindah. Di daerah kami saja untuk sekolah dari TK sampai S3 saja sudah ada. Wilayah kami tidak pernah banjir. Tidak akan pernah banjir. artinya kalau banjir itu tanda-tanda sudah kiamat, Pak," papar Ahmad panjang lebar.
Dengan kondisi itu, menurut Ahmad, wilayah di Petukangan bisa dibilang strategis dan ekonomis. "Tentunya Bapak bisa menilai, bisa memperkirakan," ujar dia.
Jokowi kemudian menanggapi keluh kesah warganya itu. "Kalau gitu, minggu depan. Nanti warga bicara dulu dengan warga yang kena terus nanti kita ketemu tanggal 24 April hari Rabu, jam terserah pagi siang terserah. Nanti kita makan ajalah di mana, di rumah makan saja, makan-makan," kata Jokowi.
"Apalagi yang mau disampaikan?" kata Jokowi lagi.
Warga Petukangan sepertinya sedikit bisa berlega hati. Mereka tidak mengajukan pertanyaan lagi dan seolah puas dan setuju dengan solusi Jokowi tersebut.
"Kalau harga ini kan rembukan dulu dengan perwakilan yang ada. Nanti Rabu kalau sudah sambung tentukan ya. Oke... sudah ya Rabu. Sebelum ketemu ngomong dulu antar warga, nanti kita ketemu sudah matang," kata Jokowi yang berseragam Betawi itu.
"Iyaaaa....Pak. Kami warga Petukangan mendukung Bapak sepenuhnya!" teriak warga kompak.
Jokowi menilai protes warga Petukangan terhadap rencana pembangunan tol sebatas masalah komunikasi. Ia berharap warga Petukangan tidak merasa dirugikan dan tetap senang.
Sumber :
news.detik.com
Berita Serupa :
- megapolitan.kompas.com : "Tepati Janji, Jokowi Datangi Warga Petukangan Selatan"
- merdeka.com : "Jokowi belum putuskan ganti rugi buat warga Petukangan"
"Sebenarnya warga mau harganya berapa?" kata Jokowi kepada warga setempat yang diwakili Ketua RW 6, Ahmad, di Kelurahan Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2013).
"Kami tidak bicara angka dulu. Kami mengajak Bapak musyawarah dengan kami," jawab Ahmad.
"Ya ini kan musyawarah. Saya datang untuk musyawarah," kata Jokowi dengan penuh kesabaran.
Ahmad malah meminta Jokowi melihat dengan seksama wilayahnya untuk menentukan harga lahan. Warga Petukangan merupakan penduduk asli setempat dan telah menetap bertahun-tahun di wilayah tersebut.
"Artinya kami biasa kerja, dan akan kehilangan kerjaan. Anak kami sekolah harus pindah. Di daerah kami saja untuk sekolah dari TK sampai S3 saja sudah ada. Wilayah kami tidak pernah banjir. Tidak akan pernah banjir. artinya kalau banjir itu tanda-tanda sudah kiamat, Pak," papar Ahmad panjang lebar.
Dengan kondisi itu, menurut Ahmad, wilayah di Petukangan bisa dibilang strategis dan ekonomis. "Tentunya Bapak bisa menilai, bisa memperkirakan," ujar dia.
Jokowi kemudian menanggapi keluh kesah warganya itu. "Kalau gitu, minggu depan. Nanti warga bicara dulu dengan warga yang kena terus nanti kita ketemu tanggal 24 April hari Rabu, jam terserah pagi siang terserah. Nanti kita makan ajalah di mana, di rumah makan saja, makan-makan," kata Jokowi.
"Apalagi yang mau disampaikan?" kata Jokowi lagi.
Warga Petukangan sepertinya sedikit bisa berlega hati. Mereka tidak mengajukan pertanyaan lagi dan seolah puas dan setuju dengan solusi Jokowi tersebut.
"Kalau harga ini kan rembukan dulu dengan perwakilan yang ada. Nanti Rabu kalau sudah sambung tentukan ya. Oke... sudah ya Rabu. Sebelum ketemu ngomong dulu antar warga, nanti kita ketemu sudah matang," kata Jokowi yang berseragam Betawi itu.
"Iyaaaa....Pak. Kami warga Petukangan mendukung Bapak sepenuhnya!" teriak warga kompak.
Jokowi menilai protes warga Petukangan terhadap rencana pembangunan tol sebatas masalah komunikasi. Ia berharap warga Petukangan tidak merasa dirugikan dan tetap senang.
Sumber :
news.detik.com
Berita Serupa :
- megapolitan.kompas.com : "Tepati Janji, Jokowi Datangi Warga Petukangan Selatan"
- merdeka.com : "Jokowi belum putuskan ganti rugi buat warga Petukangan"
Jokowi Mendadak Sakit
Sedianya pagi ini Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, mendampingi Mendag
Gita Wirjawan dan Menkes Nafsiah Mboi di Pasar Cibubur, Jakarta Timur,
untuk pencanangan pasar bebas dari bahan berbahaya. Namun akibat sakit,
dirinya batal mengikuti agenda kerja tersebut.
Alasan tidak hadirnya Jokowi ini diungkapkan oleh Menkes Nafsiah Mboi. Dirinya dicegat wartawan di lokasi acara setelah berkeliling pasar, Jumat (19/4/2013).
"Sayang sekali Pak Gubernur sedang tidak sehat. Katanya mendadak nggak enak badan," ujar Nafsiah.
"Kita doakan Pak Jokowi lekas sembuh. Saya tahu dia sangat peduli dengan hal ini (program pasar bebas bahan berbahaya -red)," sambungnya.
Program pasar bebas bahan berbahaya adalah upaya sertifikasi terhadap pedagang bahan pangan dan jamu di pasar-pasar tradisional oleh Pemprov DKI Jakarta. Selanjutnya program sertifikasi ini mencakup hingga kios kaki lima di seluruh wilayah DKI Jakarta.
"Kita mau buat label. Di tokonya ditempel stiker yang menandakan sudah dicek oleh BPOM dan pemda. Di toko jamu, di penjual ikan, tahu dan lainnya. Kita ingin memulai semua yang dijual di pasar itu aman dari bahan-bahan berbahaya. Jadi nanti yang belanja itu benar-benar aman," kata Jokowi di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, Rabu (20/3/2013).
Sumber :
news.detik.com
Alasan tidak hadirnya Jokowi ini diungkapkan oleh Menkes Nafsiah Mboi. Dirinya dicegat wartawan di lokasi acara setelah berkeliling pasar, Jumat (19/4/2013).
"Sayang sekali Pak Gubernur sedang tidak sehat. Katanya mendadak nggak enak badan," ujar Nafsiah.
"Kita doakan Pak Jokowi lekas sembuh. Saya tahu dia sangat peduli dengan hal ini (program pasar bebas bahan berbahaya -red)," sambungnya.
Program pasar bebas bahan berbahaya adalah upaya sertifikasi terhadap pedagang bahan pangan dan jamu di pasar-pasar tradisional oleh Pemprov DKI Jakarta. Selanjutnya program sertifikasi ini mencakup hingga kios kaki lima di seluruh wilayah DKI Jakarta.
"Kita mau buat label. Di tokonya ditempel stiker yang menandakan sudah dicek oleh BPOM dan pemda. Di toko jamu, di penjual ikan, tahu dan lainnya. Kita ingin memulai semua yang dijual di pasar itu aman dari bahan-bahan berbahaya. Jadi nanti yang belanja itu benar-benar aman," kata Jokowi di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, Rabu (20/3/2013).
Sumber :
news.detik.com
Tanpa Didampingi Jokowi, Menkes dan Mendag Tinjau Pasar Cibubur
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dijadwalkan menghadiri acara acara
pencanangan pasar bebas bahan berbahaya, di Pasar Cibubur, Jalan
Lapangan Tembak, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (19/4/2013).
Dalam acara yang dihadiri Menteri Perdagangan Gita ita Wirjawan dan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi ini, Jokowi malah tak hadir tanpa alasan. Padahal, masyarakat dan dua menteri telah menunggunya sejak pukul 07.00 WIB sampai pukul 09.00 WIB.
Tanpa didampingi Jokowi, Gita dan Nafsiah langsung masuk ke pasar meninjau kondisi pasar dan dagangannya. Jokowi diwakili oleh Walikota Jakarta Timur Krisdianto, Kepala Dinas Kesehatan DKI Dien Emmawati, Kepala PD Pasar Jaya, Djangga Lubis dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Lucky Slamet.
Sebelumnya, agenda Jokowi ke pasar Cibubur sudah dirilis secara resmi oleh Pusat Humas dan Komunikasi dan Informasi Pemprov DKI Jakarta. Dalam agenda tersebut disebutkan Jokowi pada pukul 08.30 WIB mengunjungi Pasar Cibubur untuk menyerahkan secara simbolis rompi pengawas bahan berbahaya kepada petugas pasar.
Sejumlah pedagang dan pengunjung Pasar Cibubur pun antusias menunggu orang nomor satu di Jakarta tersebut. Namun sayang, Jokowi batal datang.
Sumber :
jakarta.tribunnews.com
Dalam acara yang dihadiri Menteri Perdagangan Gita ita Wirjawan dan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi ini, Jokowi malah tak hadir tanpa alasan. Padahal, masyarakat dan dua menteri telah menunggunya sejak pukul 07.00 WIB sampai pukul 09.00 WIB.
Tanpa didampingi Jokowi, Gita dan Nafsiah langsung masuk ke pasar meninjau kondisi pasar dan dagangannya. Jokowi diwakili oleh Walikota Jakarta Timur Krisdianto, Kepala Dinas Kesehatan DKI Dien Emmawati, Kepala PD Pasar Jaya, Djangga Lubis dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Lucky Slamet.
Sebelumnya, agenda Jokowi ke pasar Cibubur sudah dirilis secara resmi oleh Pusat Humas dan Komunikasi dan Informasi Pemprov DKI Jakarta. Dalam agenda tersebut disebutkan Jokowi pada pukul 08.30 WIB mengunjungi Pasar Cibubur untuk menyerahkan secara simbolis rompi pengawas bahan berbahaya kepada petugas pasar.
Sejumlah pedagang dan pengunjung Pasar Cibubur pun antusias menunggu orang nomor satu di Jakarta tersebut. Namun sayang, Jokowi batal datang.
Sumber :
jakarta.tribunnews.com
Jokowi Batal Hadir, Ini Jawaban Gita Wirjawan
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo batal hadir ke acara pencanangan pasar
bebas bahan berbahaya, di Pasar Cibubur, Lapangan Tembak, Ciracas,
Jakarta Timur, Jumat (19/4/2013). Jokowi memilih kegemarannya, blusukan meski dua menteri dan masyarakat telah menunggu kehadirannya di acara tersebut.
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan yang ditanya wartawan terkait batalnya Jokowi hadir di acara tersebut, mengaku tidak kecewa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 09.30, Jokowi berada di Kelurahan Petukangan Selatan untuk meninjau lokasi proyek pembangunan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) W2. Jokowi datang ke lokasi itu untuk menepati janjinya kepada warga sekitar yang lahannya digusur untuk pembangunan jalan tol itu.
Di Pasar Cibubur, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, dan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi telah menunggunya lebih dari satu jam. Sampai pukul 09.50 Jokowi tak juga muncul dan Mendag Gita Wirjawan tampak meninggalkan jalannya acara. Saat dimintai komentarnya, Gita tak menjawab banyak dan langsung masuk ke dalam mobil.
"Insya Allah di kesempatan lain bisa bertemu (Jokowi). Enggak, enggak kecewa," kata Gita.
Selain dua menteri itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dien Emmawati dan Direktur Utama PD Pasar Jaya Djangga Lubis tampak hadir di acara itu. Puluhan warga telah menunggu sejak pagi. Informasi mengenai kedatangan Jokowi cepat menyebar dari mulut ke mulut.
Sumber :
megapolitan.kompas.com
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan yang ditanya wartawan terkait batalnya Jokowi hadir di acara tersebut, mengaku tidak kecewa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 09.30, Jokowi berada di Kelurahan Petukangan Selatan untuk meninjau lokasi proyek pembangunan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) W2. Jokowi datang ke lokasi itu untuk menepati janjinya kepada warga sekitar yang lahannya digusur untuk pembangunan jalan tol itu.
Di Pasar Cibubur, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, dan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi telah menunggunya lebih dari satu jam. Sampai pukul 09.50 Jokowi tak juga muncul dan Mendag Gita Wirjawan tampak meninggalkan jalannya acara. Saat dimintai komentarnya, Gita tak menjawab banyak dan langsung masuk ke dalam mobil.
"Insya Allah di kesempatan lain bisa bertemu (Jokowi). Enggak, enggak kecewa," kata Gita.
Selain dua menteri itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dien Emmawati dan Direktur Utama PD Pasar Jaya Djangga Lubis tampak hadir di acara itu. Puluhan warga telah menunggu sejak pagi. Informasi mengenai kedatangan Jokowi cepat menyebar dari mulut ke mulut.
Sumber :
megapolitan.kompas.com
Jokowi Paksa Dua Menteri Menunggu
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo hari ini dijadwalkan menghadiri
acara pencanangan pasar bebas bahan berbahaya, di Pasar Cibubur,
Lapangan Tembak, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (19/4/2013). Namun,
Jokowi malah telat hadir tanpa alasan. Padahal, masyarakat dan dua
menteri telah menunggunya berjam-jam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Jokowi akan berangkat ke Pasar Cibubur pukul 08.00 dari rumah dinasnya di Jalan Taman Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat. Karena sesuai agenda gubernur yang dirilis Humas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jokowi akan hadir di Pasar Cibubur pada pukul 08.30. Namun, sekitar pukul 07.40, Jokowi keluar dari rumah dinasnya dan meluncur ke Balaikota Jakarta. Sampai pukul 08.50, Jokowi belum juga berangkat sehingga acara terpaksa ditunda, menunggu kabar dari Jokowi.
Acara pencanangan pasar bebas bahan berbahaya dihadiri Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, dan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi yang akhirnya terpaksa menunggu di kantor Pasar Cibubur. Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Dien Emmawati dan Direktur Utama PD Pasar Jaya Djangga Lubis tampak mendampingi kedua menteri tersebut.
Sebelumnya, Jokowi sempat menyatakan antusiasmenya untuk mewujudkan pasar di Jakarta terbebas dari bahan berbahaya dengan menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Di lokasi, puluhan masyarakat telah menunggu sejak pagi. Informasi mengenai kedatangan Jokowi cepat menyebar dari mulut ke mulut.
Sumber :
megapolitan.kompas.com
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Jokowi akan berangkat ke Pasar Cibubur pukul 08.00 dari rumah dinasnya di Jalan Taman Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat. Karena sesuai agenda gubernur yang dirilis Humas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jokowi akan hadir di Pasar Cibubur pada pukul 08.30. Namun, sekitar pukul 07.40, Jokowi keluar dari rumah dinasnya dan meluncur ke Balaikota Jakarta. Sampai pukul 08.50, Jokowi belum juga berangkat sehingga acara terpaksa ditunda, menunggu kabar dari Jokowi.
Acara pencanangan pasar bebas bahan berbahaya dihadiri Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, dan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi yang akhirnya terpaksa menunggu di kantor Pasar Cibubur. Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Dien Emmawati dan Direktur Utama PD Pasar Jaya Djangga Lubis tampak mendampingi kedua menteri tersebut.
Sebelumnya, Jokowi sempat menyatakan antusiasmenya untuk mewujudkan pasar di Jakarta terbebas dari bahan berbahaya dengan menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Di lokasi, puluhan masyarakat telah menunggu sejak pagi. Informasi mengenai kedatangan Jokowi cepat menyebar dari mulut ke mulut.
Sumber :
megapolitan.kompas.com
Jokowi Batal Temani Gita Wirjawan dan Nafsiah Mboi ke Pasar
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo sedianya menemani Menteri Perdagangan,
Gita wirjawan dan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, di Pasar Cibubur,
Jakarta Timur dalam acara pencanangan pasar bebas dari bahan berbahaya.
Tapi entah kenapa, orang nomor 1 DKI tersebut batal datang.
Pantauan detikcom, Jumat (19/4/2013) di Pasar Cibubur, Jalan Lapangan Tembak, Ciracas, Jakarta Timur, Gita Wirjawan yang menaiki Toyota Innova B 1893 RFO tiba pukul 08.25 WIB. Sedangkan Nafsiah Mboi tiba menggunakan mobil Toyota Crown Royal Saloon RI 30 tiba pukul 08.35 WIB.
Akhirnya, tanpa didampingi Jokowi, Gita dan Nafsiah langsung masuk ke pasar meninjau kondisi pasar dan dagangannya. Dua orang menteri ini didampingi oleh oleh Kepala Dinas Kesehatan DKI Dien Emmawati dan Kepala PD Pasar Jaya, Djangga Lubis. Kunjungan ini juga diikuti oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Sebelumnya, agenda Jokowi ke pasar Cibubur sudah dirilis secara resmi oleh Pusat Humas dan Komunikasi dan Informasi Pemprov DKI Jakarta. Dalam agenda tersebut disebutkan Jokowi pada pukul 08.30 mengunjungi Pasar Cibubur untuk menyerahkan secara simbolis rompi pengawas bahan berbahaya kepada petugas pasar.
Namun hingga pukul 09.30 WIB Jokowi tak kunjung tiba.
Sumber :
news.detik.com
Pantauan detikcom, Jumat (19/4/2013) di Pasar Cibubur, Jalan Lapangan Tembak, Ciracas, Jakarta Timur, Gita Wirjawan yang menaiki Toyota Innova B 1893 RFO tiba pukul 08.25 WIB. Sedangkan Nafsiah Mboi tiba menggunakan mobil Toyota Crown Royal Saloon RI 30 tiba pukul 08.35 WIB.
Akhirnya, tanpa didampingi Jokowi, Gita dan Nafsiah langsung masuk ke pasar meninjau kondisi pasar dan dagangannya. Dua orang menteri ini didampingi oleh oleh Kepala Dinas Kesehatan DKI Dien Emmawati dan Kepala PD Pasar Jaya, Djangga Lubis. Kunjungan ini juga diikuti oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Sebelumnya, agenda Jokowi ke pasar Cibubur sudah dirilis secara resmi oleh Pusat Humas dan Komunikasi dan Informasi Pemprov DKI Jakarta. Dalam agenda tersebut disebutkan Jokowi pada pukul 08.30 mengunjungi Pasar Cibubur untuk menyerahkan secara simbolis rompi pengawas bahan berbahaya kepada petugas pasar.
Namun hingga pukul 09.30 WIB Jokowi tak kunjung tiba.
Sumber :
news.detik.com
Langganan:
Postingan (Atom)



















