Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memastikan bahwa penerapan sistem
pelat nomor genap-ganjil akan berlaku dalam beberapa bulan ke depan.
Saat ini proses kalkulasi sosial, politik, dan ekonomi masih terus
dikaji agar kebijakan ini berjalan efektif.
"Iya pasti tahun ini.
Hitungan bulan, jangan hitungan tahun. Tergantung kalkulasinya," kata
Jokowi, di Balaikota Jakarta, Senin (4/3/2013) malam.
Mantan Wali
Kota Surakarta ini menjelaskan, proses kalkulasi harus dilakukan
sedetail mungkin. Misalnya mengenai jumlah bus yang diperlukan untuk
mengangkut warga yang beralih dari kendaraan pribadi, perhitungan
ekonomi dari sisi distribusi logistik, efektivitas penggunaan stiker,
dan lain sebagainya. Dengan semua itu, Jokowi berharap Juni mendatang
sistem ini bisa mulai berlaku.
"Pokoknya saya minta dihitung
detail, jangan asal mutusin, nanti keliru kan repot. Harus hati-hati,
masalah stiker juga masih ragu efektif atau nggak. Kalau nggak efektif ya nggak perlu pakai stiker," ujarnya.
Kebijakan
nomor polisi ganjil-genap ini dibuat untuk menekan volume kendaraan di
Ibu Kota, khususnya di pusat kota, dan sekaligus menggiring masyarakat
untuk beralih ke transportasi massal. Adapun lokasi yang diusulkan
untuk pemberlakuannya adalah jalan raya eks 3 in 1, Sudirman, Thamrin,
Gatot Subroto, dan Rasuna Said.
Ganjil-genap akan diberlakukan
mulai pukul 06.00-20.00, setiap hari, kecuali Sabtu, Minggu dan hari
libur nasional. Peraturan ini berlaku pada mobil pribadi dan selanjutnya
menyasar ke sepeda motor.
Genap-ganjil ditandai dengan angka
terakhir di pelat nomor. Angka 1,3,5,7,9 masuk dalam ganjil (stiker
hijau), dan 0,2,4,6,8 masuk dalam genap (stiker merah). Untuk memudahkan
masyarakat, penentuan genap-ganjil akan dilakukan mengikuti tanggal di
setiap harinya. Genap-ganjil tak berlaku untuk kendaraan umum dan
angkutan barang.
Sumber :
http://lipsus.kompas.com
Arsip terlengkap seputar kegiatan Jokowi mulai tahun 2013 hingga Jokowi Terindikasi Melindungi Koruptor.
Senin, 04 Maret 2013
Jokowi Ingin Ganjil Genap Diputus Tahun Ini
Sistem nomor polisi kendaraan ganjil genap masih memerlukan pembahasan secara menyeluruh.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) belum berani memutuskan pemberlakukan sistem pembatasan nomor kendaraan guna mengatasi kemacetan di ibu kota tersebut.
"Ini masih agak panjang. Saya lihat memang perlu ada kesiapan yang lebih mateng. Sehingga nanti muncul sebagai produk kebijakan, itu betul-betul sudah diterima. Sosialisasinya harus matang. Semuanya siap," ujar Jokowi usai pembahasan masterplan transportasi massa Jabodetabek, di Kemenhub, Senin (4/3).
Dia tak ingin ketidaksiapan masyarakat menjadi pembenaran untuk 'permainan' sejumlah pihak. "Jangan sampai karena massa tidak siap, kemudian ngakali. Lah inilah yang biasanya menyebabkan kegagalan karena ada akal mengakal," kata dia.
Menurut Jokowi, kalkulasi yang dilakukan Dinas Perhubungan DKI Jakarta belum sampai disampaikan ke dirinya. Kalkulasi yang dimaksudnya antara lain tentang kebutuhan bus untuk mengangkut pengguna mobil kendaraan pribadi yang beralih ke transportasi massa setelah kebijakan itu diterapkan. Dia juga ingin mengetahui jumlah orang yang pindah dari transportasi pribadi ke transportasi massa.
"Kalau saya tidak diberi hitungan detil kemudian suruh eksekusi kebijkan, ya gak mau saya," tukas mantan Walikota Surakarta itu.
Lalu, apakah kebijakan itu bisa terlaksana tahun 2013? Jokowi menginginkan agar kebijakan tersebut dapat terlaksana dalam hitungan bulan.
"Iya, hitungan bulan, jangan tahun," kata Jokowi.
Sumber :
http://www.metrotvnews.com
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) belum berani memutuskan pemberlakukan sistem pembatasan nomor kendaraan guna mengatasi kemacetan di ibu kota tersebut.
"Ini masih agak panjang. Saya lihat memang perlu ada kesiapan yang lebih mateng. Sehingga nanti muncul sebagai produk kebijakan, itu betul-betul sudah diterima. Sosialisasinya harus matang. Semuanya siap," ujar Jokowi usai pembahasan masterplan transportasi massa Jabodetabek, di Kemenhub, Senin (4/3).
Dia tak ingin ketidaksiapan masyarakat menjadi pembenaran untuk 'permainan' sejumlah pihak. "Jangan sampai karena massa tidak siap, kemudian ngakali. Lah inilah yang biasanya menyebabkan kegagalan karena ada akal mengakal," kata dia.
Menurut Jokowi, kalkulasi yang dilakukan Dinas Perhubungan DKI Jakarta belum sampai disampaikan ke dirinya. Kalkulasi yang dimaksudnya antara lain tentang kebutuhan bus untuk mengangkut pengguna mobil kendaraan pribadi yang beralih ke transportasi massa setelah kebijakan itu diterapkan. Dia juga ingin mengetahui jumlah orang yang pindah dari transportasi pribadi ke transportasi massa.
"Kalau saya tidak diberi hitungan detil kemudian suruh eksekusi kebijkan, ya gak mau saya," tukas mantan Walikota Surakarta itu.
Lalu, apakah kebijakan itu bisa terlaksana tahun 2013? Jokowi menginginkan agar kebijakan tersebut dapat terlaksana dalam hitungan bulan.
"Iya, hitungan bulan, jangan tahun," kata Jokowi.
Sumber :
http://www.metrotvnews.com
"Wanti-wanti" Jokowi soal transportasi
Gubernur DKI
Jakarta Joko Widodo atau biasa disebut Jokowi punya komentar soal
rencana integrasi transportasi umum di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang
dan Bekasi yang dibahas di Kementerian Perhubungan
"Jangan hanya jadi rencana tapi tidak tahu kapan mau diwujudkan," katanya saat acara paparan "Masterplan Transportasi Jabodetabek" di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin.
Jokowi ingin agar rencana tersebut segera dilaksanakan. "Mau pakai APBN silakan, mau pakai APBD silakan, atau mau pakai sistem investasi atau swasta juga boleh," katanya.
Dia mengatakan bahwa pertemuan yang menghadirkan perwakilan dari setiap kota tersebut bisa memperjelas acuan rencana.
"Kalau sering ketemu seperti ini acuan jadi jelas," katanya.
Jokowi mengemukakan untuk integrasi transportasi umum ini, Jakarta akan mengambil porsi sesuai dengan wilayahnya dan disesuaikan dengan rencana besar Kementerian Perhubungan.
"Kalau tidak dihubungkan ya enggak akan nyambung," katanya.
Jokowi tidak merinci bagian yang akan diintegrasikan sesuai dengan rencana tersebut. Gubernur mengatakan anggaran untuk integrasi sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.
"Sudah ada, tapi kan memang harus terkoneksi," katanya.
Sumber :
http://www.antaranews.com
"Jangan hanya jadi rencana tapi tidak tahu kapan mau diwujudkan," katanya saat acara paparan "Masterplan Transportasi Jabodetabek" di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin.
Jokowi ingin agar rencana tersebut segera dilaksanakan. "Mau pakai APBN silakan, mau pakai APBD silakan, atau mau pakai sistem investasi atau swasta juga boleh," katanya.
Dia mengatakan bahwa pertemuan yang menghadirkan perwakilan dari setiap kota tersebut bisa memperjelas acuan rencana.
"Kalau sering ketemu seperti ini acuan jadi jelas," katanya.
Jokowi mengemukakan untuk integrasi transportasi umum ini, Jakarta akan mengambil porsi sesuai dengan wilayahnya dan disesuaikan dengan rencana besar Kementerian Perhubungan.
"Kalau tidak dihubungkan ya enggak akan nyambung," katanya.
Jokowi tidak merinci bagian yang akan diintegrasikan sesuai dengan rencana tersebut. Gubernur mengatakan anggaran untuk integrasi sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.
"Sudah ada, tapi kan memang harus terkoneksi," katanya.
Sumber :
http://www.antaranews.com
Jokowi: Kalau Perlu yang Ganteng, Hubungi Saya
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mendapat tawaran memerankan seorang tokoh dalam film berjudul Finding Srimulat. Bukan menjawab berminat atau tidak, ia justru malah melontarkan guyonan.
"Lah itu perlu yang ganteng enggak? Kalau perlu yang ganteng, baru hubungi saya," kata Jokowi di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2013).
Film berjudul Finding Srimulat rencananya akan dirilis pada 11 April 2013 nanti. Film ini akan dibintangi komedian Srimulat, seperti Gogon, Kadir, Tessy, dan Nunung.
Selain itu, Reza Rahardian, Rianty Cartwright, dan Nadila Ernesta juga akan ikut bermain dalam film yang disutradarai oleh Charlez Gozali ini.
Film ini sebenarnya bukan menceritakan tentang sejarah berdirinya kelompok lawak yang dibangun oleh seniman Teguh Slamet Rahardjo di Solo, pada 1950-an. Namun, kisahnya lebih menitikberatkan pada menghidupkan kembali kejayaan Srimulat.
Para komedian Srimulat itu tampil sebagai cameo, alias diri mereka sendiri. Jokowi mengaku menerima tawaran bermain di film itu sekitar tiga atau empat tahun lalu, tepatnya ketika ia masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta. Namun, sampai saat ini, Jokowi belum menjawab tawaran tersebut.
"Saya sudah lupa, itu kan sekitar empat, tiga tahun lalu. Enggak ganteng gini disuruh main, ada-ada saja," ujarnya.
Sumber :
http://megapolitan.kompas.com
"Lah itu perlu yang ganteng enggak? Kalau perlu yang ganteng, baru hubungi saya," kata Jokowi di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2013).
Film berjudul Finding Srimulat rencananya akan dirilis pada 11 April 2013 nanti. Film ini akan dibintangi komedian Srimulat, seperti Gogon, Kadir, Tessy, dan Nunung.
Selain itu, Reza Rahardian, Rianty Cartwright, dan Nadila Ernesta juga akan ikut bermain dalam film yang disutradarai oleh Charlez Gozali ini.
Film ini sebenarnya bukan menceritakan tentang sejarah berdirinya kelompok lawak yang dibangun oleh seniman Teguh Slamet Rahardjo di Solo, pada 1950-an. Namun, kisahnya lebih menitikberatkan pada menghidupkan kembali kejayaan Srimulat.
Para komedian Srimulat itu tampil sebagai cameo, alias diri mereka sendiri. Jokowi mengaku menerima tawaran bermain di film itu sekitar tiga atau empat tahun lalu, tepatnya ketika ia masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta. Namun, sampai saat ini, Jokowi belum menjawab tawaran tersebut.
"Saya sudah lupa, itu kan sekitar empat, tiga tahun lalu. Enggak ganteng gini disuruh main, ada-ada saja," ujarnya.
Sumber :
http://megapolitan.kompas.com
Jokowi: Jangan Studi Lagi, Langsung Kerjakan!
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo meminta semua pihak terkait tidak
lagi menyibukkan diri dengan melakukan studi soal pembangunan dan
pengembangan transportasi angkutan massal di Jakarta serta wilayah
penopang. Ia menegaskan, saat ini langkah yang harus ditempuh adalah
mengeksekusi proses pembangunan transportasi tersebut sesuai masterplan
di Jabodetabek.
"Studinya sudah banyak, dan enggak perlu studi-studi lagi. Yang paling penting langsung dikerjakan, dilaksanakan, tetapi tetap mengacu pada masterplan transportasi massal Jabodetabek," kata Jokowi, menanggapi paparan yang dilakukan Kementerian Perhubungan, Senin (4/3/2013), di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan memberikan paparan tentang masterplan transportasi massal di Jabodetabek. Paparan itu disampaikan di depan Jokowi dan kepala dinas terkait, serta pihak yang mewakili daerah-daerah penyangga.
Dalam masterplan Kemenhub, angkutan massal di Jabodetabek akan terintegrasi pada 2020. Untuk jalur darat, Kemenhub akan membangun 30 trayek busway dan 15 trayek bus pengumpan dengan prediksi jumlah penumpang mencapai 2,7 juta setiap hari. Guna menopang jumlah penumpang itu, akan disediakan 738 bus gandeng dan 169 bus tunggal.
Selain itu, infrastruktur penopang lain juga masuk dalam masterplan Kemenhub, yakni pembangunan koridor busway, fasilitas park and ride, fasilitas integrasi antar-moda, dan fasilitas pejalan kaki serta pengendara sepeda. Fasilitas terintegrasi itu akan ada di 17 lokasi, dan park and ride yang ada saat ini akan ditambah lagi di sembilan lokasi baru.
Sementara itu, untuk yang berbasis rel, total jaringan kereta api di Jabodetabek saat ini membentang sepanjang 170,2 kilometer dan dalam masterplan akan diperpanjang menjadi 585 kilometer untuk diintegrasikan dengan busway, kereta bandara, dan juga mass rapid transit (MRT). Anggaran pembangunannya berasal dari Pemerintah Pusat sekitar Rp 109 triliun, dan investasi swasta sekitar Rp 191 triliun.
Menanggapi itu, Jokowi enggan mengambil pusing. Ia memilih untuk mendorong semua pihak melakukan percepatan dalam mewujudkan pengembangan dan pembangunan transportasi massal seperti yang direncanakan. Ditargetkan, semua masterplan Kemenhub, baik darat maupun yang berbasis rel, akan mulai dikerjakan pada tahun ini dan akan rampung pada 2020.
"Apa yang kita rencanakan, kita lakukan percepatan. Mau pakai APBN, APBD, atau investor swasta silakan. Yang penting sisi pelayanan harus segera diwujudkan, jangan hanya bicara rencana-rencana terus, harus segera diwujudkan," ujarnya.
Sumber :
http://megapolitan.kompas.com
"Studinya sudah banyak, dan enggak perlu studi-studi lagi. Yang paling penting langsung dikerjakan, dilaksanakan, tetapi tetap mengacu pada masterplan transportasi massal Jabodetabek," kata Jokowi, menanggapi paparan yang dilakukan Kementerian Perhubungan, Senin (4/3/2013), di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan memberikan paparan tentang masterplan transportasi massal di Jabodetabek. Paparan itu disampaikan di depan Jokowi dan kepala dinas terkait, serta pihak yang mewakili daerah-daerah penyangga.
Dalam masterplan Kemenhub, angkutan massal di Jabodetabek akan terintegrasi pada 2020. Untuk jalur darat, Kemenhub akan membangun 30 trayek busway dan 15 trayek bus pengumpan dengan prediksi jumlah penumpang mencapai 2,7 juta setiap hari. Guna menopang jumlah penumpang itu, akan disediakan 738 bus gandeng dan 169 bus tunggal.
Selain itu, infrastruktur penopang lain juga masuk dalam masterplan Kemenhub, yakni pembangunan koridor busway, fasilitas park and ride, fasilitas integrasi antar-moda, dan fasilitas pejalan kaki serta pengendara sepeda. Fasilitas terintegrasi itu akan ada di 17 lokasi, dan park and ride yang ada saat ini akan ditambah lagi di sembilan lokasi baru.
Sementara itu, untuk yang berbasis rel, total jaringan kereta api di Jabodetabek saat ini membentang sepanjang 170,2 kilometer dan dalam masterplan akan diperpanjang menjadi 585 kilometer untuk diintegrasikan dengan busway, kereta bandara, dan juga mass rapid transit (MRT). Anggaran pembangunannya berasal dari Pemerintah Pusat sekitar Rp 109 triliun, dan investasi swasta sekitar Rp 191 triliun.
Menanggapi itu, Jokowi enggan mengambil pusing. Ia memilih untuk mendorong semua pihak melakukan percepatan dalam mewujudkan pengembangan dan pembangunan transportasi massal seperti yang direncanakan. Ditargetkan, semua masterplan Kemenhub, baik darat maupun yang berbasis rel, akan mulai dikerjakan pada tahun ini dan akan rampung pada 2020.
"Apa yang kita rencanakan, kita lakukan percepatan. Mau pakai APBN, APBD, atau investor swasta silakan. Yang penting sisi pelayanan harus segera diwujudkan, jangan hanya bicara rencana-rencana terus, harus segera diwujudkan," ujarnya.
Sumber :
http://megapolitan.kompas.com
Jokowi: Liburan saya kan kampanye
Setelah menjadi juru kampanye di Jawa Barat beberapa waktu lalu,
Gubernur DKI Joko Widodo kembali melakukan hal yang sama di Sumatera
Utara. Kali ini, Jokowi menjadi jurkam cagub dari PDIP Effendi Simbolon.
Kegiatan Jokowi itu ternyata menuai kritik dari sejumlah kalangan. Namun bagi Jokowi, kegiatan itu tak mengganggu tanggung jawabnya sebagai gubernur karena dilakukan di hari libur.
"Apa, cuma hari Minggu saja kok. Kalau yang lain kan libur, kalau saya kan kampanye, liburan di sana. Liburan saya kan kampanye," kata Jokowi di Kantor Kemenhub, Jakarta, Senin (4/3).
Jokowi enggan dibilang dirinya mengutamakan partai daripada kepentingan warga Jakarta. Menurutnya, dirinya kampanye disaat hari libur.
"Kalau Senin sampai Jumat baru itu mengutamakan. Cuma setengah hari aja kok dipermasalahkan. Ini kan masalah pertemanan, dulu saya juga kan dibantu," katanya.
Seperti diketahui, Jokowi pergi ke Medan pada Sabtu sore (2/3). Pada hari Minggunya, Jokowi didaulat menjadi juru kampanye untuk pemenangan Effendi Simbolon sebagai calon gubernur Sumatera Utara.
Sumber :
http://www.merdeka.com
Kegiatan Jokowi itu ternyata menuai kritik dari sejumlah kalangan. Namun bagi Jokowi, kegiatan itu tak mengganggu tanggung jawabnya sebagai gubernur karena dilakukan di hari libur.
"Apa, cuma hari Minggu saja kok. Kalau yang lain kan libur, kalau saya kan kampanye, liburan di sana. Liburan saya kan kampanye," kata Jokowi di Kantor Kemenhub, Jakarta, Senin (4/3).
Jokowi enggan dibilang dirinya mengutamakan partai daripada kepentingan warga Jakarta. Menurutnya, dirinya kampanye disaat hari libur.
"Kalau Senin sampai Jumat baru itu mengutamakan. Cuma setengah hari aja kok dipermasalahkan. Ini kan masalah pertemanan, dulu saya juga kan dibantu," katanya.
Seperti diketahui, Jokowi pergi ke Medan pada Sabtu sore (2/3). Pada hari Minggunya, Jokowi didaulat menjadi juru kampanye untuk pemenangan Effendi Simbolon sebagai calon gubernur Sumatera Utara.
Sumber :
http://www.merdeka.com
Jokowi Hadiri Pemaparan Masterplan Transportasi Massal Jabodetabek
Sepulang dari Medan dalam rangka kampanye untuk Cagub nomor urut 2, Effendi Simbolon - Jumiran Abdi, pagi ini pukul 11:00 WIB, gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), hadiri Pemaparan Masterplan Tansportasi Massal Jabodetabek di Aula Kemenhub. Dari
Kemenhub hadir Wakil Menteri Pehubungan, Dirjen Perkeretapian, Dirjen
Pehubungan Darat, selain itu, hadir pula pejabat Bappenas.
Minggu, 03 Maret 2013
Jokowi: Pemimpin Itu Tak Perlu Pintar, yang Penting Jujur & Bersih
Kehadiran Jokowi di Sumatera Utara (Sumut) dimanfaatkan partainya untuk
mengikuti serangkaian kegiatan. Dia pun didaulat menjadi orator utama
dalam peringatan HUT PDI Perjuangan ke-40 di Kabupaten Deli Serdang.
Di hadapan ribuan warga yang memenuhi Wisma Tiberias di Lubuk Pakam, Jokowi menyatakan untuk menjadi pemimpin seseorang itu harus mampu mengutamakan rakyat. Pemimpin harus mendatangi rakyat setiap hari, mencari tahu apa masalahnya dan memberikan solusi atas persoalan yang tengah dihadapi mereka.
"Pemimpin itu gak perlu pintar, nanti malah minterin rakyatnya, yang penting jujur dan bersih. Rakyat adalah nomor satu. Setiap hari datangi mereka. Keluhannya apa, kesulitannya apa. Carikan kebijakan agar mereka bisa keluar dari problem persoalan yang ada. Jangan sampai rakyat gak makan, pemimpinnya diam saja. Tidak benar pemimpin seperti itu," tukas Jokowi, Minggu (3/3/2013).
Pemimpin, kata Jokowi, haruslah mengerti persoalan yang dialami rakyat. Jika tidak bisa ke rumah sakit, buat kebijakan sehingga mereka bisa ke rumah sakit. Jika tidak bisa sekolah, harus membuat kebijakan sehingga mereka bisa sekolah. APBD bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat.
"Yang pentingnya APBD-nya, jangan... ?" tukas Jokowi.
"Dikorupsi...,“ sambung ribuan peserta pertemuan dengan kompak.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menceritakan tentang apa yang dia lakukan ketika mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta. Situasinya dia dan Ahok sama-sama tidak punya uang.
"Awalnya saya kira Ahok itu Cina kaya, ternyata juga gak punya duit," tukas Jokowi yang disambut tawa para peserta.
Karena sama-sama tidak punya uang, maka kedua membekali diri dengan semangat. Dengan bekal itu kemudian mendatangi pasar demi pasar, dari kampung ke kampung, dari rumah ke rumah. Membeberkan kepada rakyat apa yang menjadi tawaran programnya.
"Ternyata rakyat senang. Putaran pertama menang, ngalahin yang punya uang triliunan. Ya sudah putaran kedua tak tinggal tidur," tukas Jokowi yang disambut tawa hadirin.
Sebab itu kepada pasangan yang diusung PDI Perjuangan dalam Pilgub Sumut, Jokowi berpesan untuk selalu mengedepankan rakyat. Menjadikan solusi untuk mengatasi masalah rakyat sebagai bagian dari kebijakan yang diambilnya jika terpilih kelak.
Sumber :
http://news.detik.com
Di hadapan ribuan warga yang memenuhi Wisma Tiberias di Lubuk Pakam, Jokowi menyatakan untuk menjadi pemimpin seseorang itu harus mampu mengutamakan rakyat. Pemimpin harus mendatangi rakyat setiap hari, mencari tahu apa masalahnya dan memberikan solusi atas persoalan yang tengah dihadapi mereka.
"Pemimpin itu gak perlu pintar, nanti malah minterin rakyatnya, yang penting jujur dan bersih. Rakyat adalah nomor satu. Setiap hari datangi mereka. Keluhannya apa, kesulitannya apa. Carikan kebijakan agar mereka bisa keluar dari problem persoalan yang ada. Jangan sampai rakyat gak makan, pemimpinnya diam saja. Tidak benar pemimpin seperti itu," tukas Jokowi, Minggu (3/3/2013).
Pemimpin, kata Jokowi, haruslah mengerti persoalan yang dialami rakyat. Jika tidak bisa ke rumah sakit, buat kebijakan sehingga mereka bisa ke rumah sakit. Jika tidak bisa sekolah, harus membuat kebijakan sehingga mereka bisa sekolah. APBD bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat.
"Yang pentingnya APBD-nya, jangan... ?" tukas Jokowi.
"Dikorupsi...,“ sambung ribuan peserta pertemuan dengan kompak.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menceritakan tentang apa yang dia lakukan ketika mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta. Situasinya dia dan Ahok sama-sama tidak punya uang.
"Awalnya saya kira Ahok itu Cina kaya, ternyata juga gak punya duit," tukas Jokowi yang disambut tawa para peserta.
Karena sama-sama tidak punya uang, maka kedua membekali diri dengan semangat. Dengan bekal itu kemudian mendatangi pasar demi pasar, dari kampung ke kampung, dari rumah ke rumah. Membeberkan kepada rakyat apa yang menjadi tawaran programnya.
"Ternyata rakyat senang. Putaran pertama menang, ngalahin yang punya uang triliunan. Ya sudah putaran kedua tak tinggal tidur," tukas Jokowi yang disambut tawa hadirin.
Sebab itu kepada pasangan yang diusung PDI Perjuangan dalam Pilgub Sumut, Jokowi berpesan untuk selalu mengedepankan rakyat. Menjadikan solusi untuk mengatasi masalah rakyat sebagai bagian dari kebijakan yang diambilnya jika terpilih kelak.
Sumber :
http://news.detik.com
Usai Lari Pagi, Jokowi Blusukan di Pasar Medan
Gubernur
DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), tampaknya tidak mengenal kata lelah.
Meski baru mengakhiri aktivitas hingga tengah malam, Minggu pagi Jokowi
kembali sibuk menyapa warga kota Medan, Sumatera Utara.
Mengawali aktivitas pagi, Jokowi mengikuti olahraga bersama di lapangan Gaperta, Medan. Mantan Wali Kota Solo itu, dikerumuni warga yang ingin berfoto atau sekedar bersalaman.
Tak lama berolahraga, Jokowi yang didampingi pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) Effendi MS Simbolon-Jumiran Abdi (ESJA), menyambangi warga yang berolahraga di taman Teladan. Di tempat itu, Jokowi kembali dieluk-elukkan ratusan warga yang tidak menyangka bisa berolahraga bersama pria kalem tersebut.
Usai lari pagi, Jokowi bersama pasangan ESJA sarapan lontong sayur di Jalan dr Mansyur dan melanjutkan kebiasaannya, blusukan ke Pasar Setiabudi.
Para pedagang dan pembeli pun kaget melihat kedatangan orang nomor 1 di DKI Jakarta itu. Salah seorang pedagang bahkan sempat berceletuk melihat kerumunan warga.
"Macam Jokowi aja yang datang, sampai ramai sekali kayak gini," celetuk pedagang tanpa menyadari kalau Jokowi memang betul hadir, Minggu (3/3/2013).
Saat mengetahui yang sosok di depannya benar Jokowi, sang pedagang pun dengan semangat menyalami Jokowi yang tersenyum-senyum.
Setelah berkeliling di Pasar Setiabudi, Jokowi juga menyempatkan blusukan di Pasar Simpang Limun. Jokowi melanjutkan kegiatan ke Lubuk Pakam untuk akan mengikuti acara temu kader dan menjadi juru kampanye pasangan ESJA di Lapangan Merdeka, Medan.
Sumber : http://news.okezone.com
Mengawali aktivitas pagi, Jokowi mengikuti olahraga bersama di lapangan Gaperta, Medan. Mantan Wali Kota Solo itu, dikerumuni warga yang ingin berfoto atau sekedar bersalaman.
Tak lama berolahraga, Jokowi yang didampingi pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) Effendi MS Simbolon-Jumiran Abdi (ESJA), menyambangi warga yang berolahraga di taman Teladan. Di tempat itu, Jokowi kembali dieluk-elukkan ratusan warga yang tidak menyangka bisa berolahraga bersama pria kalem tersebut.
Usai lari pagi, Jokowi bersama pasangan ESJA sarapan lontong sayur di Jalan dr Mansyur dan melanjutkan kebiasaannya, blusukan ke Pasar Setiabudi.
Para pedagang dan pembeli pun kaget melihat kedatangan orang nomor 1 di DKI Jakarta itu. Salah seorang pedagang bahkan sempat berceletuk melihat kerumunan warga.
"Macam Jokowi aja yang datang, sampai ramai sekali kayak gini," celetuk pedagang tanpa menyadari kalau Jokowi memang betul hadir, Minggu (3/3/2013).
Saat mengetahui yang sosok di depannya benar Jokowi, sang pedagang pun dengan semangat menyalami Jokowi yang tersenyum-senyum.
Setelah berkeliling di Pasar Setiabudi, Jokowi juga menyempatkan blusukan di Pasar Simpang Limun. Jokowi melanjutkan kegiatan ke Lubuk Pakam untuk akan mengikuti acara temu kader dan menjadi juru kampanye pasangan ESJA di Lapangan Merdeka, Medan.
Sumber : http://news.okezone.com
Senam di Stadion Teladan Medan, Jokowi Disambut Antusias Warga
Fenomena ketenaran Jokowi rupanya terpancar hingga ke pulau Sumatera.
Hari kedua di Medan, Minggu (3/3/2013), dia mendatangi konsentrasi
massa, dimulai dari tempat senam pagi, hingga ke tempat kuliner di Ibu
Kota Sumatera Utara. Warga pun menyerbunya dengan antusias.
Sekitar Pukul 06.00 WIB , Jokowi sudah ke Lapangan Makesdam I/BB di Jalan Abdul Manaf Lubis. Bersama calon Wakil Gubernur Sumut Jumiran Abdi ikut senam bersama warga. Tak sampai satu jam, Jokowi digeser timnya untuk ikut senam di Stadion Teladan, Jalan Stadion.
Di kedua tempat ini, seperti biasa ratusan warga mengerumuni. Bersalaman dan mengajak berfoto. Keriuhan yang memang dimaksudkan untuk begitu. Warga pun bersemangat memanggil Gubernur DKI Jakarta.
"Pak, Jokowi.. Pak Jokowi..!!!" ujar para warga yang didominasi ibu-ibu.
Seterusnya Jokowi sarapan lontong di Jalan Dokter Mansyur. Dari sini dia lalu mengunjungi pasar di Jalan Setia Budi. Bertanya-tanya kepada pedagang. Aksi blusukan model yang sama juga dilakukan di Pasar Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja.
Jokowi berada di Medan sejak, Sabtu (2/3/2013). Kedatangannya dimaksudkan untuk mendongkrak pasangan yang diusung PDI Perjuangan dalam Pilgub Sumut 7 Maret mendatang. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sejak kemarin juga berada di Medan. Bagi Mega, ini adalah kedatangannya yang ketiga untuk mendongkrak popularitas calon yang mereka usung.
Sumber :
http://news.detik.com
Sekitar Pukul 06.00 WIB , Jokowi sudah ke Lapangan Makesdam I/BB di Jalan Abdul Manaf Lubis. Bersama calon Wakil Gubernur Sumut Jumiran Abdi ikut senam bersama warga. Tak sampai satu jam, Jokowi digeser timnya untuk ikut senam di Stadion Teladan, Jalan Stadion.
Di kedua tempat ini, seperti biasa ratusan warga mengerumuni. Bersalaman dan mengajak berfoto. Keriuhan yang memang dimaksudkan untuk begitu. Warga pun bersemangat memanggil Gubernur DKI Jakarta.
"Pak, Jokowi.. Pak Jokowi..!!!" ujar para warga yang didominasi ibu-ibu.
Seterusnya Jokowi sarapan lontong di Jalan Dokter Mansyur. Dari sini dia lalu mengunjungi pasar di Jalan Setia Budi. Bertanya-tanya kepada pedagang. Aksi blusukan model yang sama juga dilakukan di Pasar Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja.
Jokowi berada di Medan sejak, Sabtu (2/3/2013). Kedatangannya dimaksudkan untuk mendongkrak pasangan yang diusung PDI Perjuangan dalam Pilgub Sumut 7 Maret mendatang. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sejak kemarin juga berada di Medan. Bagi Mega, ini adalah kedatangannya yang ketiga untuk mendongkrak popularitas calon yang mereka usung.
Sumber :
http://news.detik.com
Sabtu, 02 Maret 2013
Jokowi makan malam menu Medan
Dalam safari kampanye, Jokowi memanfaatkan kedatangannya ke Medan, Sumatera Utara (Sumut) untuk
menyoba kuliner di kota tersebut. Dia mencoba berbagai makanan mulai
dari sate, nasi goreng hingga durian.
Seusai menggelar salat Maghrib di Masjid Raya Almashun, Jalan Sisingamangaraja, Sabtu (2/3/2013) Jokowi berjalan kaki sekitar 100 meter menuju ke Amaliun Foodcourt di Jalan Amaliun. Di sini dia mencoba makanan standar, nasi goreng spesial dan sate kacang.
Dia tak berkomentar banyak soal kualitas makanan. Hanya saja dia tak bisa menutupi ekspresi risih karena mejanya dikelilingi puluhan orang yang ingin tahu dia makan apa. Apalagi menu pesanannya relatif lama datang.
Setelah itu Jokowi dan rombongan bergerak ke lokasi jajanan durian Ucok Durian di Jalan Iskandar Muda. Di sini dia mencoba berbagai rasa durian.
"Habis tujuh batu. Saya suka yang manis rasanya," kata Jokowi yang didampingi calon Wakil Gubernur Sumut Jumiran Abdi.
Setelah itu, Jokowi dan rombongan bergerak ke pusat jajanan malam Merdeka Walk di Lapangan Merdeka, Jalan Balai Kota. Dia tiba sekitar pukul 21.30 WIB, dan masih belum memesan makanan karena masih dikerubungi warga.
Jokowi datang ke Medan untuk menjadi juru kampanye pasangan cagub yang diusung PDI Perjuangan. Ada serangkaian kegiatan yang akan diikuti Jokowi termasuk menjadi orator utama kampanye pada Minggu (3/3/2013) bersama Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Sumber :
http://news.detik.com
Seusai menggelar salat Maghrib di Masjid Raya Almashun, Jalan Sisingamangaraja, Sabtu (2/3/2013) Jokowi berjalan kaki sekitar 100 meter menuju ke Amaliun Foodcourt di Jalan Amaliun. Di sini dia mencoba makanan standar, nasi goreng spesial dan sate kacang.
Dia tak berkomentar banyak soal kualitas makanan. Hanya saja dia tak bisa menutupi ekspresi risih karena mejanya dikelilingi puluhan orang yang ingin tahu dia makan apa. Apalagi menu pesanannya relatif lama datang.
Setelah itu Jokowi dan rombongan bergerak ke lokasi jajanan durian Ucok Durian di Jalan Iskandar Muda. Di sini dia mencoba berbagai rasa durian.
"Habis tujuh batu. Saya suka yang manis rasanya," kata Jokowi yang didampingi calon Wakil Gubernur Sumut Jumiran Abdi.
Setelah itu, Jokowi dan rombongan bergerak ke pusat jajanan malam Merdeka Walk di Lapangan Merdeka, Jalan Balai Kota. Dia tiba sekitar pukul 21.30 WIB, dan masih belum memesan makanan karena masih dikerubungi warga.
Jokowi datang ke Medan untuk menjadi juru kampanye pasangan cagub yang diusung PDI Perjuangan. Ada serangkaian kegiatan yang akan diikuti Jokowi termasuk menjadi orator utama kampanye pada Minggu (3/3/2013) bersama Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Sumber :
http://news.detik.com
Jokowi tiba di Polonia
Gubernur DKI
Jakarta Joko Widodo (Jokowi) akhirnya tiba di Medan, Sabtu (2/3/2013)
sekitar pukul 18:00 WIB. Jokowi datang ke Medan untuk menghadiri dua acara, yakni pelantikan
pengurus Laskar Joko Tingkir Sumut yang digelar malam ini, serta
Kampanye akbar pasangan calon gubernur sumut Effendi Simbolon - Djumiran
Abdi yang akan digelar Minggu (3/3) besok di Lapangan Merdeka Medan.
Kedatangan Jokowi pun mencuri perhatian warga yang tengah berada di bandara. Ramainya, kader dan partisipan PDIP serta masyarakat yang cukup antusias untuk bertemu, membuat terminal kedatangan penumpang domestik Bandara Polonia menjadi penuh.
Setelah turun dari pesawat, Jokowi langsung menuju terminal VIP Bandara Polonia Medan, untuk menemui Ketua Umum PDIP Megawati, yang sudah lebih dulu tiba.
Jokowi selanjutnya bergerak menuju Mesjid Raya Medan untuk menggelar solat magrib, sembari berziarah ke makan Mantan Gubernur Tengku Rizal Nurdin.
Usai ziarah, Jokowi pun melanjutkan perjalanannya ke pusat jajanan di Amaliun Foodcourt dan Pagaruyung untuk menikmati makan malam. Sembari menyapa dan mengajak warga memilih pasangan ESJA pada 7 Maret mendatang.
Kedatangan Jokowi pun mencuri perhatian warga yang tengah berada di bandara. Ramainya, kader dan partisipan PDIP serta masyarakat yang cukup antusias untuk bertemu, membuat terminal kedatangan penumpang domestik Bandara Polonia menjadi penuh.
Setelah turun dari pesawat, Jokowi langsung menuju terminal VIP Bandara Polonia Medan, untuk menemui Ketua Umum PDIP Megawati, yang sudah lebih dulu tiba.
Jokowi selanjutnya bergerak menuju Mesjid Raya Medan untuk menggelar solat magrib, sembari berziarah ke makan Mantan Gubernur Tengku Rizal Nurdin.
Usai ziarah, Jokowi pun melanjutkan perjalanannya ke pusat jajanan di Amaliun Foodcourt dan Pagaruyung untuk menikmati makan malam. Sembari menyapa dan mengajak warga memilih pasangan ESJA pada 7 Maret mendatang.
Kampanye Jokowi berlisensi Mendagri
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo telah mengantongi izin dari Kementerian
Dalam Negeri (Kemendagri) terkait aktivitasnya sebagai juru kampanye
pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara yang diusung
PDI Perjuangan, Effendi Simbolon dan Djumari Abdi. Hal itu diungkapkan
Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Reydonnyzar Moenek, Sabtu
(2/2/3/2013) petang.
"Sudah ada surat cutinya, diajukan Senin atau Selasa (lalu)," ujar Reydonnyzar.
Menurut Rey, Jokowi mengajukan cuti selama dua hari, yakni 2 dan 3 Maret 2013. Ia mengungkapkan, Jokowi mendapat mandat khusus dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) untuk membantu kampanye Effendi-Djumari di Sumatera Utara.
Sesuai Pasal 79 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah, permohonan cuti diberikan dua minggu sebelum hari H. Meski demikian, lanjut Rey, surat permohonan Jokowi telah lengkap secara administratif.
"Tapi selama Kemendagri cukup waktu merespons ya direspons. Administrasinya lengkap," ujarnya.
Sebelumnya, Jokowi terlambat mengirimkan surat permohonan izin cuti untuk menjadi juru kampanye salah satu pemilihan kepala daerah sehingga Kementerian Dalam Negeri tidak cukup waktu untuk mengeluarkan izin. Jokowi sendiri telah bertolak dari Jakarta menuju Medan, Sumatera Utara, pada Sabtu sore kemarin.
Sumber :
http://megapolitan.kompas.com
"Sudah ada surat cutinya, diajukan Senin atau Selasa (lalu)," ujar Reydonnyzar.
Menurut Rey, Jokowi mengajukan cuti selama dua hari, yakni 2 dan 3 Maret 2013. Ia mengungkapkan, Jokowi mendapat mandat khusus dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) untuk membantu kampanye Effendi-Djumari di Sumatera Utara.
Sesuai Pasal 79 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah, permohonan cuti diberikan dua minggu sebelum hari H. Meski demikian, lanjut Rey, surat permohonan Jokowi telah lengkap secara administratif.
"Tapi selama Kemendagri cukup waktu merespons ya direspons. Administrasinya lengkap," ujarnya.
Sebelumnya, Jokowi terlambat mengirimkan surat permohonan izin cuti untuk menjadi juru kampanye salah satu pemilihan kepala daerah sehingga Kementerian Dalam Negeri tidak cukup waktu untuk mengeluarkan izin. Jokowi sendiri telah bertolak dari Jakarta menuju Medan, Sumatera Utara, pada Sabtu sore kemarin.
Sumber :
http://megapolitan.kompas.com
Jokowi berangkat ke Medan
Memenuhi tugas dari partainya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) berangkat ke Medan untuk kampanye Cagub nomor urut 2, Effendi Simbolon. Jokowi bersama rombongan berangkat seusai acara Bamus Betawi ke Bandara Soekarno-Hatta. Jokowi
diketahui pergi ke Sumatera Utara tidak didampingi oleh sang istri,
Iriana. Pria yang suka blusukan itu pergi seorang diri ke Medan untuk
membantu rekan separtainya memenangkan pesta demokrasi di Sumatra Utara.
Sehari sebelumnya, Jumat (1/3/2013), Jokowi sempat mengatakan bahwa dirinya akan bertolak ke Sumatera Utara. "Mungkin saya ke Medan, kan cuma sehari, Minggu sore sudah pulang," ujarnya.
Meski demikian, Jokowi hanya tertawa ketika ditanya wartawan terkait apakah dirinya sudah mengajukan izin untuk cuti atau belum ke Kementrian Dalam Negri.
Sehari sebelumnya, Jumat (1/3/2013), Jokowi sempat mengatakan bahwa dirinya akan bertolak ke Sumatera Utara. "Mungkin saya ke Medan, kan cuma sehari, Minggu sore sudah pulang," ujarnya.
Meski demikian, Jokowi hanya tertawa ketika ditanya wartawan terkait apakah dirinya sudah mengajukan izin untuk cuti atau belum ke Kementrian Dalam Negri.
Jokowi hadiri Pembukaan Musyawarah Besar ke-6 Bamus Betawi
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) siang ini menghadiri Pembukaan
Musyawarah Besar ke VI, Badan Musyawarah (Bamus) Masyarakat Betawi yang
digelar di Pondok Gede, Jakarta Timur.
Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz. Disamping itu juga tampak hadir sejumlah tokoh Bamus Betawi, serta organisasi Betawi dan tentunya Ketua Bamus Betawi Nachrowi Ramli.
Yang menarik adalah bertemunya pertemuan antara Jokowi dengan Nachrowi. Pantauan Okezone, Sabtu (2/3/2013), kedua tokoh kondang di DKI Jakarta itu tampak akrab. Bahkan sesekali kerap hadir tawa kecil, saat kedua tokoh tersebut berdiskusi.
Hal ini tentu sangat mengejutkan, mengingat Nachrowi adalah salah satu pesaing Jokowi dalam Pilkada DKI Jakarta lalu.
Nachrowi yang kala itu berpasangan dengan Fauzi Bowo (Foke) mampu meluncur ke putaran kedua, sebelum akhirnya dikalahkan Jokowi-Ahok.
Dalam Pembukaan Musyawarah Besar ke VI Badan Musyawarah (Bamus) Masyarakat Betawi, Ketua Bamus Masyarakat Betawi Nachrowi Ramli (Nara) menyinggung Pilkada DKI Jakarta lalu.
Dia menghimbau kepada seluruh simpatisan Bamus Betawi untuk mengucapkan selamat, dan mendukung kinerja pasangan Jokowi-Ahok, selama menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
"Kita beberapa saat lalu menjalani Pemilihan Gubernur. Bamus Betawi ikut dalam politik itu. Maka kita kita ucapkan selamat pada Bapak Joko Widodo dan Bapak Basuki, dan mudah-mudahan beliau diberi kesehatan, kesuksesan, dan masyarakat diberi kesejahteraan," kata Nara.
Nara mengucapkan terima kasih kepada Jokowi, yang telah membuat kebijakan melestarikan kebudayaan masyarakat Betawi. Diantaranya adalah peraturan pemakaian pakaian adat Betawi, untuk seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta seluruh bangunan yang diwajibkan menggunakan ornamen Betawi.
"Ke depan bahwa Betawi mampu bersaing dan mengawali propinsi Jakarta. Keempat adalah adanya masjid. Pak Gubernur pengen di Jakarta ada masjid yang bentuknya ornamen Betawi. Kelima adalah pembangunan perkampungan budaya Betawi," terang Nara.
Pada kesempatan yang sama, politikus Partai Demokrat ini juga menginformasikan kepada Jokowi, bahwa seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) Betawi telah sepenuhnya mendukung program-program Pemerintah DKI Jakarta, terutama yang terkait dengan pelestarian budaya Betawi.
"Kita juga terima kasih pada Pak Gubernur ditengah kesibukanya bisa menyempatkan hadir. Bahkan kita sampaikan pada seluruh organisasi kemasyarakatan Betawi, bahwa Pak Gubernur telah mengambil langkah untuk kemajuan masyarakat Betawi," tegasnya.
Sumber :
http://jakarta.okezone.com
Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz. Disamping itu juga tampak hadir sejumlah tokoh Bamus Betawi, serta organisasi Betawi dan tentunya Ketua Bamus Betawi Nachrowi Ramli.
Yang menarik adalah bertemunya pertemuan antara Jokowi dengan Nachrowi. Pantauan Okezone, Sabtu (2/3/2013), kedua tokoh kondang di DKI Jakarta itu tampak akrab. Bahkan sesekali kerap hadir tawa kecil, saat kedua tokoh tersebut berdiskusi.
Hal ini tentu sangat mengejutkan, mengingat Nachrowi adalah salah satu pesaing Jokowi dalam Pilkada DKI Jakarta lalu.
Nachrowi yang kala itu berpasangan dengan Fauzi Bowo (Foke) mampu meluncur ke putaran kedua, sebelum akhirnya dikalahkan Jokowi-Ahok.
Dalam Pembukaan Musyawarah Besar ke VI Badan Musyawarah (Bamus) Masyarakat Betawi, Ketua Bamus Masyarakat Betawi Nachrowi Ramli (Nara) menyinggung Pilkada DKI Jakarta lalu.
Dia menghimbau kepada seluruh simpatisan Bamus Betawi untuk mengucapkan selamat, dan mendukung kinerja pasangan Jokowi-Ahok, selama menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
"Kita beberapa saat lalu menjalani Pemilihan Gubernur. Bamus Betawi ikut dalam politik itu. Maka kita kita ucapkan selamat pada Bapak Joko Widodo dan Bapak Basuki, dan mudah-mudahan beliau diberi kesehatan, kesuksesan, dan masyarakat diberi kesejahteraan," kata Nara.
Nara mengucapkan terima kasih kepada Jokowi, yang telah membuat kebijakan melestarikan kebudayaan masyarakat Betawi. Diantaranya adalah peraturan pemakaian pakaian adat Betawi, untuk seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta seluruh bangunan yang diwajibkan menggunakan ornamen Betawi.
"Ke depan bahwa Betawi mampu bersaing dan mengawali propinsi Jakarta. Keempat adalah adanya masjid. Pak Gubernur pengen di Jakarta ada masjid yang bentuknya ornamen Betawi. Kelima adalah pembangunan perkampungan budaya Betawi," terang Nara.
Pada kesempatan yang sama, politikus Partai Demokrat ini juga menginformasikan kepada Jokowi, bahwa seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) Betawi telah sepenuhnya mendukung program-program Pemerintah DKI Jakarta, terutama yang terkait dengan pelestarian budaya Betawi.
"Kita juga terima kasih pada Pak Gubernur ditengah kesibukanya bisa menyempatkan hadir. Bahkan kita sampaikan pada seluruh organisasi kemasyarakatan Betawi, bahwa Pak Gubernur telah mengambil langkah untuk kemajuan masyarakat Betawi," tegasnya.
Sumber :
http://jakarta.okezone.com
Jokowi Akan Renovasi IKJ dan TIM
Setelah mengunjungi kantor arsip HB Jassin di komplek Taman Ismail
Marzuki (TIM), Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) langsung
melihat pembangunan gedung Institut Kesenian Jakarta (IKJ).
Saat memantau kondisi gedung, Jokowi terlihat prihatin karena sampai saat ini keinginan pihak pengelola untuk melakukan renovasi belum terealisasi. Jokowi sendiri berjanji akan segera merealisasikan proses renovasi TIM dan IKJ.
"Ini sudah berapa tahun enggak disentuh sama sekali. Ini akan kita bangun total. Rp469 miliar, tahun ini Rp157 miliar, tahun depan Insya Allah sudah rampung," kata Jokowi di lokasi, Sabtu (2/3/2013).
Jokowi menegaskan, renovasi kampus IKJ akan difokuskan pada pembangunan lahan parkir di lantai bawah, sebagaimana rancangan pihak IKJ sendiri.
"Ya dua tahun harus selesai secara keseluruhan. Karena memang baik IKJ maupun TIM baik sekali. Yang paling penting tata ruangnya diatur. Parkir di bawah, dan ini sudah ada masterplan-nya," tutup Jokowi.
Sumber :
jakarta.okezone.com
Saat memantau kondisi gedung, Jokowi terlihat prihatin karena sampai saat ini keinginan pihak pengelola untuk melakukan renovasi belum terealisasi. Jokowi sendiri berjanji akan segera merealisasikan proses renovasi TIM dan IKJ.
"Ini sudah berapa tahun enggak disentuh sama sekali. Ini akan kita bangun total. Rp469 miliar, tahun ini Rp157 miliar, tahun depan Insya Allah sudah rampung," kata Jokowi di lokasi, Sabtu (2/3/2013).
Jokowi menegaskan, renovasi kampus IKJ akan difokuskan pada pembangunan lahan parkir di lantai bawah, sebagaimana rancangan pihak IKJ sendiri.
"Ya dua tahun harus selesai secara keseluruhan. Karena memang baik IKJ maupun TIM baik sekali. Yang paling penting tata ruangnya diatur. Parkir di bawah, dan ini sudah ada masterplan-nya," tutup Jokowi.
Sumber :
jakarta.okezone.com
Jokowi akan bangun Pantai Impian di Marunda
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) bermimpi menambah pantai publik di Jakarta. Berbeda dengan Ancol, warga tidak akan dipungut biaya jika berkunjung.
Jokowi masih merahasiakan lokasi pantai itu. Tapi Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberikan sedikit bocoran.
"Kemungkinan Marunda lah," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta.
Ahok menjelaskan, konsep pengerjaan proyek pantai ini tidak ada bedanya dengan pulau impiannya. Dia menegaskan, pembangunan ini bukan proyek dadakan karena sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Provinsi (RPJMD).
"Oh pastinya sudah dong, jadi bukan ide saya. Itu udah tanda tangan Pak Foke kok. Malah ada yang dihibah," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ahok berharap semua pembangunan yang dilakukannya bersama Jokowi akan memperbaiki kondisi tata ruang di Jakarta. Baik jumlah penduduk, infrastruktur, ruang terbuka hijau dan moda transportasi yang tersedia tumbuh merata.
"Kita banyak minta pendapat ini substansinya apa. Kita harus menyesuaikan jumlah penduduk dengan infrastruktur jalan dengan transportasi, ruang terbuka hijau jelas. Kita sampaikan tadi, itu yang harus kita hitung," ungkap mantan anggota DPR ini.
Dia mencontohkan seperti di wilayah selatan Jakarta. Menurutnya, kondisi jalan di daerah itu terlalu sempit untuk jumlah penduduk yang cukup padat ditambah lagi banyaknya gedung bertingkat.
"Kayak di Jl Antasari, itu kan daerah serapan," ujarnya.
Sumber :
http://www.merdeka.com
Jokowi masih merahasiakan lokasi pantai itu. Tapi Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberikan sedikit bocoran.
"Kemungkinan Marunda lah," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta.
Ahok menjelaskan, konsep pengerjaan proyek pantai ini tidak ada bedanya dengan pulau impiannya. Dia menegaskan, pembangunan ini bukan proyek dadakan karena sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Provinsi (RPJMD).
"Oh pastinya sudah dong, jadi bukan ide saya. Itu udah tanda tangan Pak Foke kok. Malah ada yang dihibah," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ahok berharap semua pembangunan yang dilakukannya bersama Jokowi akan memperbaiki kondisi tata ruang di Jakarta. Baik jumlah penduduk, infrastruktur, ruang terbuka hijau dan moda transportasi yang tersedia tumbuh merata.
"Kita banyak minta pendapat ini substansinya apa. Kita harus menyesuaikan jumlah penduduk dengan infrastruktur jalan dengan transportasi, ruang terbuka hijau jelas. Kita sampaikan tadi, itu yang harus kita hitung," ungkap mantan anggota DPR ini.
Dia mencontohkan seperti di wilayah selatan Jakarta. Menurutnya, kondisi jalan di daerah itu terlalu sempit untuk jumlah penduduk yang cukup padat ditambah lagi banyaknya gedung bertingkat.
"Kayak di Jl Antasari, itu kan daerah serapan," ujarnya.
Sumber :
http://www.merdeka.com
Jokowi Akan Pindahkan Kantor Arsip HB Jassin
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pagi ini, Sabtu (2/3/2013) melakukan
kunjungan ke Taman Ismail Marzuki (TIM). Jokowi yang mengenakan pakaian
khas Betawi ini tiba di lokasi pada pukul 09.00 WIB. Begitu tiba
di lokasi, Jokowi yang ditemani Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
DKI Jakarta langsung mengunjungi Gedung Kearsipan HB Jassin.
Di lokasi tersebut, orang nomor satu di ibu kota itu langsung melihat-lihat foto dan dokumen-dokumen yang ada di tempat tersebut. Rencananya, kantor kearsipan HB. Jassin akan dipindahkan ke dekat Gedung Arsip Nasional.
Jokowi tampak antusias menengok foto-foto, koleksi buku dan kliping. Namun, Jokowi terkejut karena buku-buku yang bertumpuk itu tampak menguning tak terawat
"Waduh!" kata Jokowi saat melihat buku-buku dan kliping yang tampak kuning di Pusat Dokumen Sasta HB Jassin, TIM, Jakarta Pusat
"Anggaran tahun ini telah kita siapkan kira-kira Rp1,2 miliar. Saya targetkan dua tahun selesai," kata Jokowi kepada wartawan di lokasi, Sabtu (2/3/2013).
Selain itu, Jokowi juga berjanji akan segera melakukan digitalisasi terhadap dokumen-dokumen yang tersimpan di tempat tersebut.
Sumber :
http://jakarta.okezone.com
Di lokasi tersebut, orang nomor satu di ibu kota itu langsung melihat-lihat foto dan dokumen-dokumen yang ada di tempat tersebut. Rencananya, kantor kearsipan HB. Jassin akan dipindahkan ke dekat Gedung Arsip Nasional.
Jokowi tampak antusias menengok foto-foto, koleksi buku dan kliping. Namun, Jokowi terkejut karena buku-buku yang bertumpuk itu tampak menguning tak terawat
"Waduh!" kata Jokowi saat melihat buku-buku dan kliping yang tampak kuning di Pusat Dokumen Sasta HB Jassin, TIM, Jakarta Pusat
"Anggaran tahun ini telah kita siapkan kira-kira Rp1,2 miliar. Saya targetkan dua tahun selesai," kata Jokowi kepada wartawan di lokasi, Sabtu (2/3/2013).
Selain itu, Jokowi juga berjanji akan segera melakukan digitalisasi terhadap dokumen-dokumen yang tersimpan di tempat tersebut.
Sumber :
http://jakarta.okezone.com
Jumat, 01 Maret 2013
Jokowi: Cakupan Call Centre 119 diperluas
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menginginkan agar sistem penanganan gawat darurat terpadu (SPGDT) melalui call centre 119 dapat berkembang pada sistem informasi lain. Salah satu contohnya adalah laporan serta informasi kebakaran dan lainnya.
"Itu konsepnya sama, akan menjadi sebuah sistem yang akan menginformasikan tidak hanya bidang kesehatan, tapi lainnya," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Jumat (1/3/2013).
Mantan Wali Kota Surakarta ini menegaskan, sistem tersebut baru mulai digulirkan hari ini dan akan dikembangkan setelah sistemnya dianggap berjalan dengan baik. Sistem bebas pulsa ini berjalan dengan topangan dana APBD dan dibantu oleh pemerintah pusat. Ke depan, SPGDT akan dicoba dan merambah provinsi lain di Indonesia.
"Ini nyoba dulu di kesehatan seperti apa. Nanti kita coba ke bidang lain, kira-kira meluncurnya akan seperti itulah. Misalnya, kamar kosong di mana itu kita bisa tahu, bisa mengarahkan, kemudian butuh ambulans bisa diinfo, bisa cepat dijemput," ujarnya.
Sebelumnya, Pemprov DKI menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan PT Askes. Penandatanganan itu dibarengi dengan peluncuran SPGDT yang mengintegrasikan sumber daya manusia serta fasilitas medis di Jakarta.
Sistem call centre itu berada di bawah koordinasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Pengguna dari warga DKI sudah sebanyak 3.611 panggilan hingga hari ini. Kegiatan SPGDT itu juga merupakan program Kementerian Kesehatan yang bekerja sama dengan asosiasi rumah sakit vertikal dan Dinas Kesehatan DKI.
Saat ini, sistem tersebut baru terintegrasi dengan sembilan rumah sakit, yaitu RSUD Cengkareng, RSUD Koja, RSUD Tarakan, RSJP Harapan Kita, RSAP Harapan Kita, Ambulans Gawat Darurat DKI, RSUP Fatmawati, RS Cipto Mangunkusumo, dan RS Persahabatan. Dalam satu bulan ke depan, SPGDT Dinas Kesehatan DKI akan segera terkoneksi dengan 92 rumah sakit yang bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta.
Saat ini, ada empat operator yang bekerja 24 jam menerima panggilan telepon dari warga. SPGDT juga melayani informasi nomor-nomor telepon suku dinas, rumah sakit, dan layanan ambulans.
Integrasi data di tahap awal adalah informasi rekapitulasi data kapasitas ruang rawat yang tersedia di semua rumah sakit yang tergabung dalam sistem SPGDT secara real time. Pada tahap selanjutnya, data yang diintegrasikan akan lebih mendalam dan kompleks dengan tujuan untuk menanggulangi situasi gawat darurat korban secepat mungkin. "Jumlah line yang ada di call centre Dinkes pada tahap awal adalah 4 seat. Namun, akan diperbanyak secara bertahap," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dien Emawati.
Sumber :
megapolitan.kompas.com
"Itu konsepnya sama, akan menjadi sebuah sistem yang akan menginformasikan tidak hanya bidang kesehatan, tapi lainnya," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Jumat (1/3/2013).
Mantan Wali Kota Surakarta ini menegaskan, sistem tersebut baru mulai digulirkan hari ini dan akan dikembangkan setelah sistemnya dianggap berjalan dengan baik. Sistem bebas pulsa ini berjalan dengan topangan dana APBD dan dibantu oleh pemerintah pusat. Ke depan, SPGDT akan dicoba dan merambah provinsi lain di Indonesia.
"Ini nyoba dulu di kesehatan seperti apa. Nanti kita coba ke bidang lain, kira-kira meluncurnya akan seperti itulah. Misalnya, kamar kosong di mana itu kita bisa tahu, bisa mengarahkan, kemudian butuh ambulans bisa diinfo, bisa cepat dijemput," ujarnya.
Sebelumnya, Pemprov DKI menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan PT Askes. Penandatanganan itu dibarengi dengan peluncuran SPGDT yang mengintegrasikan sumber daya manusia serta fasilitas medis di Jakarta.
Sistem call centre itu berada di bawah koordinasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Pengguna dari warga DKI sudah sebanyak 3.611 panggilan hingga hari ini. Kegiatan SPGDT itu juga merupakan program Kementerian Kesehatan yang bekerja sama dengan asosiasi rumah sakit vertikal dan Dinas Kesehatan DKI.
Saat ini, sistem tersebut baru terintegrasi dengan sembilan rumah sakit, yaitu RSUD Cengkareng, RSUD Koja, RSUD Tarakan, RSJP Harapan Kita, RSAP Harapan Kita, Ambulans Gawat Darurat DKI, RSUP Fatmawati, RS Cipto Mangunkusumo, dan RS Persahabatan. Dalam satu bulan ke depan, SPGDT Dinas Kesehatan DKI akan segera terkoneksi dengan 92 rumah sakit yang bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta.
Saat ini, ada empat operator yang bekerja 24 jam menerima panggilan telepon dari warga. SPGDT juga melayani informasi nomor-nomor telepon suku dinas, rumah sakit, dan layanan ambulans.
Integrasi data di tahap awal adalah informasi rekapitulasi data kapasitas ruang rawat yang tersedia di semua rumah sakit yang tergabung dalam sistem SPGDT secara real time. Pada tahap selanjutnya, data yang diintegrasikan akan lebih mendalam dan kompleks dengan tujuan untuk menanggulangi situasi gawat darurat korban secepat mungkin. "Jumlah line yang ada di call centre Dinkes pada tahap awal adalah 4 seat. Namun, akan diperbanyak secara bertahap," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dien Emawati.
Sumber :
megapolitan.kompas.com
Jadi Jurkam PDIP di Medan, Jokowi: Minggu Sore Juga Balik
Ikon baru PDIP, Joko Widodo (Jokowi), akan bertolak ke Medan untuk
menjadi juru kampanye calon Gubernur Sumut Effendi Simbolon pada Minggu 3
Maret. Namun sore harinya, Jokowi akan kembali lagi ke Jakarta.
"Iya mungkin jadi (ke Medan)," ujar Jokowi di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2013).
Jokowi mengatakan, kepergiannya ke Medan hanya sebentar, tidak sampai satu hari. "Paling Minggu sore sudah balik lagi ke Jakarta," katanya.
Sementara itu, saat disinggung soal perizinan cuti, Jokowi mengatakan dirinya pergi menjadi juru kampanye hanya di saat hari libur saja.
"Kan perginya hari Minggu," terang Jokowi.
Sebelumnya, Jokowi direncanakan akan menjadi juru kampanye Effendi Simbolon di Medan pada tanggal 23-24 Februari. Namun rencana tersebut batal karena Jokowi letih.
Sumber :
news.detik.com
"Iya mungkin jadi (ke Medan)," ujar Jokowi di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2013).
Jokowi mengatakan, kepergiannya ke Medan hanya sebentar, tidak sampai satu hari. "Paling Minggu sore sudah balik lagi ke Jakarta," katanya.
Sementara itu, saat disinggung soal perizinan cuti, Jokowi mengatakan dirinya pergi menjadi juru kampanye hanya di saat hari libur saja.
"Kan perginya hari Minggu," terang Jokowi.
Sebelumnya, Jokowi direncanakan akan menjadi juru kampanye Effendi Simbolon di Medan pada tanggal 23-24 Februari. Namun rencana tersebut batal karena Jokowi letih.
Sumber :
news.detik.com
Jokowi Restui Sayembara Waduk Riario
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo merestui rencana digelarnya
sayembara penataan Waduk Riario di Jakarta Timur. Ia mempersilakan
semuanya untuk ikut andil dalam sayembara tersebut.
Jokowi menegaskan, para peserta sayembara bisa menampilkan desain terbaiknya. Ia berpesan, desain waduk itu harus melingkup fasilitas rekreasi, penanggulangan banjir, botanical garden, dan waduk hijau.
"Saya kasih tahu biar semua ikut berpartisiapsi, kasih desain terbaik. Yang jelas fungsi-fungsinya lengkap," kata mantan Wali Kota Surakarta ini di Balaikota Jakarta, Jumat (1/3/2013).
Penataan Waduk Riario ini merupakan salah satu upaya memenuhi target 30 persen ruang terbuka hijau (RTH). Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Catharina Suryowati mengatakan, rencananya Pemprov DKI akan melaksanakan pembebasan lahan seluas 25 hektar tersebut tahun ini.
"Sekarang lahan itu masih milik developer PT Pulomas Jaya dan Pemda mau bebaskan lahan tahun ini, mau dibeli yang sudah bersertifikat dan anggarannya memang bertahap," kata Catharina.
Sumber :
http://megapolitan.kompas.com
Jokowi menegaskan, para peserta sayembara bisa menampilkan desain terbaiknya. Ia berpesan, desain waduk itu harus melingkup fasilitas rekreasi, penanggulangan banjir, botanical garden, dan waduk hijau.
"Saya kasih tahu biar semua ikut berpartisiapsi, kasih desain terbaik. Yang jelas fungsi-fungsinya lengkap," kata mantan Wali Kota Surakarta ini di Balaikota Jakarta, Jumat (1/3/2013).
Penataan Waduk Riario ini merupakan salah satu upaya memenuhi target 30 persen ruang terbuka hijau (RTH). Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Catharina Suryowati mengatakan, rencananya Pemprov DKI akan melaksanakan pembebasan lahan seluas 25 hektar tersebut tahun ini.
"Sekarang lahan itu masih milik developer PT Pulomas Jaya dan Pemda mau bebaskan lahan tahun ini, mau dibeli yang sudah bersertifikat dan anggarannya memang bertahap," kata Catharina.
Sumber :
http://megapolitan.kompas.com
Jokowi Minta Pendapat Psikolog Soal Pelecehan Seksual Wakepsek
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menyayangkan perbuatan Guru sekaligus
Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri di kawasan Matraman berinisial T (46)
yang memaksa MA (17), muridnya sendiri untuk melakukan oral seks.
"Itu sebuah contoh yang tidak baik. Kalau benar, harus dicopot," ujar Joko Widodo di Restoran Bumbu Desa, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2013).
Joko Widodo juga mengatakan, dirinya akan meminta pendapat ke para psikolog mengenai fenomena pelecehan seksual ini.
Pasalnya, kasus seksual di Jakarta Timur di awal tahun 2013 ini cukup menghebohkan. Mulai dari kasus RI yang meninggal akibat kekerasan seksual sampai adanya kasus pelecehan seksual yang dialami MA.
"Saya harus konsultasi dulu ke banyak pihak, ke psikolog," kata pria yang akrab disapa Jokowi ini.
Sumber :
jakarta.tribunnews.com
"Itu sebuah contoh yang tidak baik. Kalau benar, harus dicopot," ujar Joko Widodo di Restoran Bumbu Desa, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2013).
Joko Widodo juga mengatakan, dirinya akan meminta pendapat ke para psikolog mengenai fenomena pelecehan seksual ini.
Pasalnya, kasus seksual di Jakarta Timur di awal tahun 2013 ini cukup menghebohkan. Mulai dari kasus RI yang meninggal akibat kekerasan seksual sampai adanya kasus pelecehan seksual yang dialami MA.
"Saya harus konsultasi dulu ke banyak pihak, ke psikolog," kata pria yang akrab disapa Jokowi ini.
Sumber :
jakarta.tribunnews.com
Jokowi Perintahkan Copot Wakil Kepala SMA Pencabul Siswa
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan
DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto segera mencopot wakil kepala SMA Negeri
di kawasan Utan Kayu, Jakarta Timur. Guru berinisial T itu diduga
melakukan tindakan pencabulan kepada murid wanitanya.
"Tadi sudah saya cek, sudah perintahkan untuk lepas jabatannya sebagai wakil kepala sekolah, juga sebagai guru," ujar Joko Widodo usai makan siang di sebuah restoran di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (1/3).
Menurut mantan Wali Kota Surakarta yang biasa disapa Jokowi itu, tindakan T merupakan suatu penyimpangan moral seorang manusia. Tindakannya juga tidak mencerminkan statusnya sebagai seorang pendidik.
"Karena itu contoh yang tidak baik, terakhir kalau memang benar, harus kita copot. Yang paling penting ini harus diperbaiki, jangan sampai ada kejadian seperti ini," kata Jokowi.
Terkait kondisi mental korban, Jokowi mengaku belum mengetahui. Dia masih menunggu laporan dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Jokowi berjanji akan berkonsultasi juga dengan psikolog untuk memulihkan kondisi korban.
Seperti diberitakan, guru T mencabuli muridnya. Pencabulan berulang sampai empat kali. Tak kuat dengan tekanan, siswi dan keluarga melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya. Namun, sejak laporan itu sang siswi mengalami intimidasi dari sejumlah guru sekolah.
Sumber :
www.metrotvnews.com
"Tadi sudah saya cek, sudah perintahkan untuk lepas jabatannya sebagai wakil kepala sekolah, juga sebagai guru," ujar Joko Widodo usai makan siang di sebuah restoran di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (1/3).
Menurut mantan Wali Kota Surakarta yang biasa disapa Jokowi itu, tindakan T merupakan suatu penyimpangan moral seorang manusia. Tindakannya juga tidak mencerminkan statusnya sebagai seorang pendidik.
"Karena itu contoh yang tidak baik, terakhir kalau memang benar, harus kita copot. Yang paling penting ini harus diperbaiki, jangan sampai ada kejadian seperti ini," kata Jokowi.
Terkait kondisi mental korban, Jokowi mengaku belum mengetahui. Dia masih menunggu laporan dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Jokowi berjanji akan berkonsultasi juga dengan psikolog untuk memulihkan kondisi korban.
Seperti diberitakan, guru T mencabuli muridnya. Pencabulan berulang sampai empat kali. Tak kuat dengan tekanan, siswi dan keluarga melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya. Namun, sejak laporan itu sang siswi mengalami intimidasi dari sejumlah guru sekolah.
Sumber :
www.metrotvnews.com
Jokowi Soroti Kriminalitas: Jakarta Timur Perlu Perhatian Khusus
Angka kriminalitas di Jakarta Timur melonjak tajam. Beragam aksi
kejahatan yang terjadi di kota itu menyedot perhatian Gubernur DKI
Jakarta Joko Widodo (Jokowi) untuk memberantasnya.
"Itu perlu perhatian khusus di Timur karena paling padat," kata Jokowi mengomentari tingginya tingkat kriminalitas di Jakarta Timur.
Hal ini disampaikan Jokowi di Rumah Makan Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2013).
Jokowi sudah memerintahkan aparat Satpol PP diberdayakan menjaga titik-titik yang rawan kejahatan.
"Tiga hari lalu saya perintahkan itu tunggu 24 jam. Terminal yang rawan. Ini juga aparat kepolisian sebagai penanggung jawab. Kami prosesnya membantu," ujar ayah 3 anak ini.
Kriminalitas yang mencolok belakangan ini antara lain dugaan pelecehan seksual oleh guru SMA di Jakarta Timur (Jaktim), ibu kandung yang tega membenamkan putranya gara-gara depresi, kasus dugaan sodomi dengan tersangka Syaiful dan Briptu Eko terhadap bocah 5 tahun di Ciracas.
Ada juga kasus perampokan nasabah Bank Mandiri, BNI dan seorang pegawai swasta di Penggilingan. Lalu ada perampokan sadis di Ciracas yang menewaskan siswa SMA bernama Kriston dan ayah dua anak, Jamhari.
Sumber :
http://news.detik.com
"Itu perlu perhatian khusus di Timur karena paling padat," kata Jokowi mengomentari tingginya tingkat kriminalitas di Jakarta Timur.
Hal ini disampaikan Jokowi di Rumah Makan Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2013).
Jokowi sudah memerintahkan aparat Satpol PP diberdayakan menjaga titik-titik yang rawan kejahatan.
"Tiga hari lalu saya perintahkan itu tunggu 24 jam. Terminal yang rawan. Ini juga aparat kepolisian sebagai penanggung jawab. Kami prosesnya membantu," ujar ayah 3 anak ini.
Kriminalitas yang mencolok belakangan ini antara lain dugaan pelecehan seksual oleh guru SMA di Jakarta Timur (Jaktim), ibu kandung yang tega membenamkan putranya gara-gara depresi, kasus dugaan sodomi dengan tersangka Syaiful dan Briptu Eko terhadap bocah 5 tahun di Ciracas.
Ada juga kasus perampokan nasabah Bank Mandiri, BNI dan seorang pegawai swasta di Penggilingan. Lalu ada perampokan sadis di Ciracas yang menewaskan siswa SMA bernama Kriston dan ayah dua anak, Jamhari.
Sumber :
http://news.detik.com
Jokowi: Jika Terbukti, Langsung Copot Guru SMA di Jaktim!
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) ikut turun tangan menangani
dugaan pencabulan guru berinisial T terhadap siswinya di sebuah SMA di Jakarta Timur. Ia memerintahkan guru itu dicopot bila terbukti.
"Jika terbukti dicopot PNS-nya. Tadi sudah saya cek. Sudah perintahkan lepas jabatan wakil, guru karena itu sebuah contoh yang tidak baik dan terakhir kalau benar (terbukti) harus kita copot, langsung kita copot," kata Jokowi.
Hal ini disampaikan Jokowi di Rumah Makan Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2013).
Saat kejadian, T menjabat sebagai wakil kepala sekolah bidang kesiswaan. Namun sejak Februari dia mundur dari jabatannya itu begitu kasus pencabulan itu mencuat.
Jokowi meminta dilakukan pembenahan supaya kasus serupa tidak terulang lagi. "Yang paling penting diperbaiki dan tidak ada kejadian ini lagi," ujar suami Iriana ini.
Bagaimana dengan perlindungan korban, Pak? "Itu set kedua. Ini dulu yang diselesaikan. Saya harus konsultasi dulu ke banyak pihak, ke psikolog," jawab Jokowi.
T Dilaporkan siswinya ke polisi atas tindakan 4 kali pencabulan berupa oral seks pada 26 Juni 2012 hingga Juli 2012. Si korban kini trauma.
T menyanggah dia melakukan pencabulan dan malah akan melaporkan balik siswi tersebut dengan tuduhan pencemaran nama baik.
Sedang Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menyebut ada ancaman untuk tidak lulus ujian nasional kepada siswi tersebut, sehingga ada oral seks. Karena itu, tim investigasi akan segera
Sumber :
http://news.detik.com
"Jika terbukti dicopot PNS-nya. Tadi sudah saya cek. Sudah perintahkan lepas jabatan wakil, guru karena itu sebuah contoh yang tidak baik dan terakhir kalau benar (terbukti) harus kita copot, langsung kita copot," kata Jokowi.
Hal ini disampaikan Jokowi di Rumah Makan Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2013).
Saat kejadian, T menjabat sebagai wakil kepala sekolah bidang kesiswaan. Namun sejak Februari dia mundur dari jabatannya itu begitu kasus pencabulan itu mencuat.
Jokowi meminta dilakukan pembenahan supaya kasus serupa tidak terulang lagi. "Yang paling penting diperbaiki dan tidak ada kejadian ini lagi," ujar suami Iriana ini.
Bagaimana dengan perlindungan korban, Pak? "Itu set kedua. Ini dulu yang diselesaikan. Saya harus konsultasi dulu ke banyak pihak, ke psikolog," jawab Jokowi.
T Dilaporkan siswinya ke polisi atas tindakan 4 kali pencabulan berupa oral seks pada 26 Juni 2012 hingga Juli 2012. Si korban kini trauma.
T menyanggah dia melakukan pencabulan dan malah akan melaporkan balik siswi tersebut dengan tuduhan pencemaran nama baik.
Sedang Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menyebut ada ancaman untuk tidak lulus ujian nasional kepada siswi tersebut, sehingga ada oral seks. Karena itu, tim investigasi akan segera
Sumber :
http://news.detik.com
Jokowi harap KJS tak salah sasaran
Niat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk memberi pelayanan kesehatan
murah bagi warga Jakarta melalui program Kartu Jakarta Sehat (KJS)
dirasa belum sepenuhnya maksimal. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya
pasien yang tidak semua tertampung oleh rumah sakit yang terdaftar
sebagai program KJS.
"Membludaknya pasien banyak yang tidak tertampung, sehingga ya ada kejadian-kejadiaan yang tidak diinginkan," kata Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi), di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (1//2/2013).
Namun begitu, jika program KJS tidak dikejar secepatnya, Jokowi khawatir akan banyak warga Jakarta yang sakit tidak tertangani. "Tapi, kalau enggak ada KJS juga bayangin, berapa ratus ribu yang tak terobati," imbuhnya.
Dia menyadari, saat ini Pemprov DKI melalui Dinas Kesehatan Jakarta masih terus mengupayakan penambahan fasilitas ruangan kelas III di RSUD maupun rumah sakit swasta. Selain itu, dinas kesehatan akan terus menambah fasilitas ICU dan NICU agar pasien KJS bisa mendapat penanganan lebih lengkap.
Saat program KJS diterapkan, permintaan pelayanan kesehatan warga Jakarta naik hingga 70 persen. Hal itu yang terus dikejar pihak Pemprov DKI agar program KJS benar-benar tidak salah sasaran.
"Ya dikejar fasilitas yang kurang ya dikejar, I'd belum ada dikejar, ruangannya kurang dikejar. Saya mau KJS enggak salah sasaran, itu saja," tegas Jokowi.
Sumber :
http://metro.sindonews.com
"Membludaknya pasien banyak yang tidak tertampung, sehingga ya ada kejadian-kejadiaan yang tidak diinginkan," kata Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi), di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (1//2/2013).
Namun begitu, jika program KJS tidak dikejar secepatnya, Jokowi khawatir akan banyak warga Jakarta yang sakit tidak tertangani. "Tapi, kalau enggak ada KJS juga bayangin, berapa ratus ribu yang tak terobati," imbuhnya.
Dia menyadari, saat ini Pemprov DKI melalui Dinas Kesehatan Jakarta masih terus mengupayakan penambahan fasilitas ruangan kelas III di RSUD maupun rumah sakit swasta. Selain itu, dinas kesehatan akan terus menambah fasilitas ICU dan NICU agar pasien KJS bisa mendapat penanganan lebih lengkap.
Saat program KJS diterapkan, permintaan pelayanan kesehatan warga Jakarta naik hingga 70 persen. Hal itu yang terus dikejar pihak Pemprov DKI agar program KJS benar-benar tidak salah sasaran.
"Ya dikejar fasilitas yang kurang ya dikejar, I'd belum ada dikejar, ruangannya kurang dikejar. Saya mau KJS enggak salah sasaran, itu saja," tegas Jokowi.
Sumber :
http://metro.sindonews.com
Jokowi Minta Tak Ada Monopoli Bajaj
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo meminta tidaka ada monopoli dalam
proses lelang dan seleksi pengadaan dan peremajaan bajaj. "Saya hanya
minta jangan ada monopoli. Kalau ada PT, mainkan dengan anak perusahaan,
itu sama saja," kata Jokowi, Jumat (1/3/2013).
Bersama jajaran asisten pemerintahan dan dinas perhubungan, Jokowi menerima perwakilan pemilik bajaj di ruang rapat. Mereka mengeluhkan beratnya syarat lelang dan kurangnya sosialisasi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menata dan meremajakan bajaj sebagai angkutan permukiman.
Berdasarkan data dinas perhubungan, sekitar separuh dari 14.000 bajaj yang beroperasi di Jakarta tak laik jalan dan tidak dilengkapi surat resmi. "Saya juga minta sosialisasi harus diperbanyak," kata Jokowi.
Menanggapi permintaan sebagian besar pemilik bajaj untuk membatalkan hasil lelang, Jokowi menolak. Lelang dinilai sudah sesuai aturan.
Sumber :
http://megapolitan.kompas.com
Bersama jajaran asisten pemerintahan dan dinas perhubungan, Jokowi menerima perwakilan pemilik bajaj di ruang rapat. Mereka mengeluhkan beratnya syarat lelang dan kurangnya sosialisasi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menata dan meremajakan bajaj sebagai angkutan permukiman.
Berdasarkan data dinas perhubungan, sekitar separuh dari 14.000 bajaj yang beroperasi di Jakarta tak laik jalan dan tidak dilengkapi surat resmi. "Saya juga minta sosialisasi harus diperbanyak," kata Jokowi.
Menanggapi permintaan sebagian besar pemilik bajaj untuk membatalkan hasil lelang, Jokowi menolak. Lelang dinilai sudah sesuai aturan.
Sumber :
http://megapolitan.kompas.com
Langganan:
Postingan (Atom)























